.
Story © Me (yume-nyaa)
Kuroko no Basuke © Tadatoshi Fujimaki
Genre: Family, Humor? , Drama?
Rating: T?
WARNINGs: AU, Siscon(?), OOCs?, Typos?, Gaje, Alay.
.
.
"Aduh,.. Kalian ini ribut sekali." Ucap seorang laki-laki bersurai hitam.
"Anak-anak, kami pulang." Ucap seorang wanita bersurai merah muda.
"Okaa-san! Otou-san!" seru mu penuh kebahagiaan.
Lalu kamu pun melepaskan diri mu dari pelukan para kakak mu, dan langsung menghampiri ayah dan ibu mu dan memeluk mereka.
"Okaa-san, Otou-san, jangan ganggu acara kami dengan (Name). T-tapi, bukan berarti aku su—" belum sempat menyelesaikan kata-katanya, mulut Shintarou sudah ditutup oleh Tetsuya.
"Selamat datang kembali, Okaa-san, Otou-san."
"Tetsu-kun! Mama kangen dengan mu! Sini-sini, mama peluk!"
Tetsuya pun menurut dan berjalan perlahan ke arah Satsuki—ibu mereka—lalu Satsuki pun langsung memeluk anak kesayangannya itu.
"Chotto, Okaa-san, Otou-san! Ryouta ingin dipeluk juga, ssu!"
"Kau sudah dewasa, Ryouta!" bentak Shuuzo sang ayah.
Ryouta pun langsung menangis. Dan sang kakak kembar, Daiki, pun menepuk punggungnya.
"Terima kasih, Daikicchi, ternyata ka— EH? Kau menangis juga, ssu?!"
"Kalau Otou-san saja sampai membentakmu yang lebih muda 20 menit dari ku, apalagi aku jika minta dipeluk juga."
"Ternyata kita senasib, ssu." Ryouta juga ikut menepuk punggung Daiki.
"...Okaa-san bawa bahan kue yang ku minta, tidak?"
"Eh, itu, mama lupa membawanya. Maafkan mama, Atsushi."
"Okaa-san jahat. Aku akan menghancurkan Okaa-san."
Setelah mengatakan itu, Atsushi langsung mendapatkan deathglare dari papa Shuuzo.
.
Readers POV
Ah. Aku sampai lupa memperkenalkan mereka.
Perkenalkan, yang ini adalah ayah ku, Nijimura Shuuzo. Tentu saja, dia adalah kepala keluarga di sini. Dia mempunyai perusahaan yang sangat banyak, dan tersebar dimana-mana. Sekilas kalian juga tidak akan percaya umurnya sekarang sudah 47 tahun, karena wajahnya benar-benar awet muda.
Otou-san itu adalah tipe ayah yang tegas, tidak, SANGAT tegas terhadap anak-anaknya, apalagi ke Sei-nii-sama, Shin-nii, dan Atsushi-nii-san, karena mereka bertiga sudah bekerja. Tapi, disamping itu, Otou-san adalah ayah yang sangat sayang terhadap anak-anak nya, dan akan mengikuti setiap cita-cita anak nya. Yang harus di garis bawahi, jangan pernah berbicara dengannya ketika dia sedang tidak mood, atau sedang berduaan dengan Okaa-san.
Dan, yang kedua, ibu ku, Nijimura Satsuki. Kemana pun Otou-san pergi, Okaa-san akan selalu mendampingi nya. Bukan hanya karena dia istri nya, tetapi, karena Okaa-san juga bekerja sebagai assisten pribadi Otou-san. Sama seperti Otou-san, umur Okaa-san juga sudah tidak muda lagi, umurnya kini sudah 45 tahun. Tapi, wajahnya juga awet muda, bahkan terkadang ketika Okaa-san sedang berjalan bersama ku atau pergi ke sekolah ku, dia selalu di sebut sebagai kakak perempuan ku.
Okaa-san berbanding terbalik dengan Otou-san yang sangat tegas, Okaa-san ini adalah tipe ibu yang sangat memanjakan anaknya, dan selalu memberikan apa mau anak-anak nya, tapi tentu saja permintaan itu juga terbatas. Okaa-san ini terlihat sangat menyayangi ku, dan juga, kepada Tetsuya-onii-chan. Aku tidak terlalu mengerti alasannya, tapi, mungkin karena kita berdua itu yang paling muda di keluarga ini? Ya, sudahlah.
.
Normal POV
"Otou-sama, Okaa-sama, kenapa kalian sudah pulang sekarang? Bukannya masih seminggu lagi?" tanya Seijuuro mencoba untuk mengalihkan topik pembicaraan.
"Eh, soal itu, ya? Silahkan bertanya kepada papa." Ucap Satsuki sambil tersenyum lebar.
Kamu dan ke-enam saudara mu pun langsung menatap Shuuzo dengan tatapan yang sangat penasaran.
"Soal itu, papa sengaja menyelesaikan tugas di kantor lebih cepat. Lalu, berhubung besok hari minggu, dan kalian semua pasti libur. Jadi, Papa dan Mama ingin mengajak kalian jalan-jalan." jelas Shuuzo sambil melipat kedua tangannya di depan dada nya.
"Jalan-jalan? Kemana?" tanya Shintarou.
"Memangnya kalian semua ingin kemana?" tanya balik Shuuzo.
"Pantai." Ucap kalian kompak.
"Tentu saja, karena ini sudah memasuki musim panas." Seru Satsuki terlihat sangat senang, "Kalau begitu, anak-anak, cepat persiapkan barang yang akan kalian bawa untuk besok!"
"Aku jadi tidak sabar." Ucap mu dengan raut wajah senang.
"Aku tidak sabar ingin melihat gadis-gadis disana dengan biki—"
"Urusai, nanodayo." Ucap Shintarou memotong perkataan Daiki.
.
.
Esoknya. Semuanya terlihat sudah berkumpul di halaman rumah. Dari semua nya, terlihat Shintarou lah yang paling heboh barang bawaannya. Terlebih lagi, dia membawa ban renang!
"Shin-nii, kau bukan anak kecil lagi. Jadi jangan membawa itu."
"Ini adalah lucky item untuk cancer hari ini." Kata Shintarou sambil membetulkan letak kacamata nya yang padahal tidak miring sama sekali.
"Dan, Ryouta-nii, kenapa kau menggunakan jaket tebal dan topi musim dingin? Kau sudah gila?"
"Aku ini model, ssu! Jadi tidak mau gosong seperti Daikicchi!"
"Dasar ikemen! Kau tahu, kulit ini sebagai lambang kalau aku adalah pria sejati! Tidak sepertimu."
"Lalu, Atsushi-nii-san! Berapa banyak cemilan yang mau kau bawa?"
"Eh? Sangat banyak tentunya." Atsushi memeluk seluruh cemilannya seakan itu adalah kekasihnya yang sangat berharga.
"Oh, ya, apa kalian melihat Tetsuya-onii-chan dan Sei-nii-sama?" tanyamu.
Yang lain pun hanya menggelengkan kepalanya.
"Aku disini, (Name)-chan."
"Oh, jadi kau ada disi—Geh, sejak kapan?!"
"Sejak tadi."
Kamu sweatdrop. Padahal sudah lama bersama nya, tetapi tetap saja, kamu belum terbiasa dengan hawa keberadaannya itu.
"Anak-anak, apa semua nya sudah disini?" tanya Satsuki yang baru saja datang.
"Sei-nii-sama tidak ada disini."
"Oh, Sei-kun sedang membicarakan sesuatu dengan Papa didalam."
Tak butuh waktu yang lama pun, Seijuuro dan Shuuzo keluar dari dalam rumah. Terlihat wajah Seijuuro penuh dengan kebanggaan. Dan itu menimbulkan berjuta-juta pertanyaan dari kalian.
"Oh, ya, Otou-san, kita ini sangat banyak. Jadi kita harus menggunakan mobil lebih dari satu." Ucap Tetsuya.
"Ya, kita akan menggunakan dua mobil." Shuuzo tersenyum tidak jelas.
"Kalau begitu, mana supir nya?" tanya Daiki sambil mencari-cari.
"Supir?"
Daiki tidak terlalu tau siapa orang yang bicara 'Supir pakai tanda tanya' tadi, yang jelas, tiba-tiba ada sebuah gunting lewat tepat di sampingnya.
"Aku akan menyetir mobil ini. Jadi, siapa yang mau ikut denganku?" ucap Seijuuro sambil memainkan klakson mobil berwarna merah tersebut.
"Aku mau!" kamu dengan semangat langsung masuk kedalam dan duduk di kursi bagian depan.
"A-aku ingin dengan Otou-san saja."
Shintarou, Daiki dan Ryouta pun langsung berebut masuk kedalam mobil Shuuzo. Sedangkan Tetsuya dan Atsushi yang tidak terlalu peduli pun langsung masuk kedalam mobil Seijuuro.
Dan setelah para pelayan dirumah mereka membantu memasukkan barang-barang bawaan ke dalam mobil, mereka langsung berangkat. Menuju pantai, untuk mengisi hari minggu mereka.
.
.
.
.
.
TBC
langsung klik "next" okee~ :3
