Naruto belongs to Masashi Kishimoto
Happy Reading!
.
.
.
Sudah seminggu Sakura putus dari Sasori. Sakura terlihat lebih ceria sekarang, dan itu membuat Sasuke senang melihatnya. Sasuke pun berniat mengungkapkan perasaannya pada Sakura, tapi dia masih bingung akan mengatakan bagaimana.
Sasuke duduk di kelas dalam diam. Tiba-tiba Naruto datang menghampirinya. "Hoi! Teme, kenapa diam disini saja?" tanya pemuda berambut jabrik itu.
"Kau tau sifatkukan Dobe? lebih baik kau jangan menggangguku," ucap Sasuke dingin. Naruto mendelik kesal.
"Oh ya Teme, kudengar Sakura-chan putus dengan Sasori-senpai ya?" tanya Naruto (lagi).
"Hn."
"Wah.. berarti ini kesempatan yang paling tepat untukku," seru Naruto, Sasuke menatapnya penuh tanya. "Kau tau Teme? aku menyukai Sakura-chan sejak pertama kali bertemu dengannya." Sasuke terkejut dengan perkataan Naruto. Tetapi bukan Uchiha namanya kalau tidak bisa menyembunyikannya.
"Hn."
"Ayolah Teme.. bantu aku!"
"Cih, kau berisik Dobe! memangnya kau ingin kubantu apa?" tanya Sasuke gusar. Naruto tersenyum lebar.
"Kaukan teman ah bukan! bakan sahabat Sakura-chan! aku ingin kau membuatku dan Sakura-chan pacaran!" seru Naruto. Bagaimana bisa, jika Sasuke menjodohkan sahabat sekaligus gadis yang amat sangag dicintainya itu dengan temannya yang cerewet ini. Sepertinya Sasuke punya saingan baru lagi.
Sakura dan Sasuke berjalan pulang dalam diam. Dia masih saja terpikir dengan perkataan Naruto tadi. Sasuke kesal karena masih saja ada yang menghalanginya saat dia akan mengungkapkan perasaanya pada Sakura.
Gadis merah muda itu memandang Sasuke khawatir, karena dia melihat dari raut wajah pemuda tampan itu dia sedang banyak pikiran. Tanpa Sakura ketahui, yang sedang dipikirkan Sasuke adalah dirinya.
"Sasuke-kun, apa kau sakit?"
Sasuke memandang Sakura dan menggeleng. Sasuke yakin saat ini Sakura sedang mengkhawatirkannya. Sasuke tersenyum tipis dan mengacak rambut Sakura. "Tidak usah cemas begitu, aku baik-baik saja kok," kata Sasuke meyakinkan Sakura. Lalu gadis itu tersenyum manis pada Sasuke, melihat senyuman itu wajah Sasuke sedikit memerah tetapi segera disembunyikannya.
"Yap, sudah sampai! arigatou Sasuke-kun." Sasuke mengangguk dan permatitan pergi. Sakura menatap Sasuke sambil tersenyum. Entah kenapa dia merasa lebih nyaman dengan Sasuke daripada pada Sasori yang pernah jadi kekasihnya. Jujur saja Sakura masih mencintai Sasori sedikit tapi yang dia rasakan pada Sasuke lebih.
.
.
.
Sasuke mendengus kesal karena sedari tadi Naruto memohon padanya agar Sasuke memberikan nomor Sakura padanya. Tapi Sasuke tidak menghiraukannya. Naruto masih saja memohon akhirnya dengan SANGAT terpaksa, Sasuke memberikan nomor ponsel Sakura pada Naruto.
Hari demi hari berlalu, Sakura dan Sasuke sudah jarang pulang bersama dan ini membuat Sasuke bingung. Setiap Sasuke mengajaknya pulang, dia selalu mengatakan ada urusan dan berbagai alasan yang menurut Sasuke aneh.
Saat pulang sekolah, Sasuke mengikuti Sakura dan betapa terkejutnya dia melihat Sakura ternyata pulang dengan Naruto.
Dia mengepalkan tangannya yang tersembunyi di saku celananya. "Cih!"
Keesokan harinya..
Sakura sedang membaca di perpustkaan. Sasuke menghampirinya.
"Sasuke-kun?"
"Hn."
"Sedang apa disini?" tanya Sakura sambil menatap Sasuke. "Kulihat akhir-akhir ini kau sering bersama Dobe," kata Sasuke mencoba tetap tenang dan datar. "Dobe? oh.. maksudmu Naruto-kun? iya sih kau benar juga..heehe.."
What? Naruto-kun? sejak kapan Sakura memanggilnya dengan embel-embel 'kun' ?
"Aku tidak suka melihat kau dekat-dekat dengannya." kata-kata itu langsung saja keluar dari mulut Sasuke tanpa disadarinya. Sakura menganga mendengar kata Sasuke seketika itu kuga rona merah menghiasi wajah manisnya.
"Kau cemburu Sasuke-kun?" tanya Sakura langsung. Sasuke membelakan matanya dan langsung membuang muka. "Cih mana mungkin aku cemburu?" bantah Sasuke, tetapi Sakura masih tetap tidak menyerah untuk menggodai Uchiha bungsu ini.
"Ayolah mengaku saja.." goda Sakura lagi. Sasuke menggertakan giginya dan berteriak. "AKU TIDAK CEMBURU!" Spontan semua menatapnya dan penjaga perpustakaan menatap Sasuke tajam. Sakura terkikik geli melihat Sasuke.
"Uchiha sebaiknya anda keluar daripada membuat kekacauan disini!" bentaknya.
Sasuke langsung keluar sementara Sakura mengikutinya sambil terus tertawa.
"Hahah... maafkan aku Sasuke-kun," ucap Sakura diselinggi sedikit tawanya. Sasuke membuang muka.
Sakura menghentikan tawanya. "Oke, aku minta maaf deh! ayolah Sasuke-kun." Sakura memasang tampang memohonnya. "Hn, baiklah aku memaafkanmu. tapi awas saja jika kau melakukannya lagi!" Sakura tersenyum dan mengangguk.
Sasuke tersenyum melihat senyuman Sakura entah kenapa, walaupun dia kesal tadinya tapi saat melihat senyuman Sakura... rasa kesalnya langsung hilang begitu saja...
TBC
hai..hai.. aku balik lagi nge-lanjutin fic yang aneh inj ._.v. aku juga mau bilang makasih banget sama semua yang udah mau review ;) . pendek ya? iya aku juga tau kok -"...maaf lagi jika mengecewakan kalian...
Mind to Review?
Merry Christmas... :D
