Will We Be Back ?
Disclaimer :
SS501 punya DSP & Triple S .
Semua member hanya milik Tuhan & Orangtua mereka, right ?
Cast :
All Member SS501
Kim Hyun Joong
Heo Young Saeng
Kim Kyu Jong
Park Jung Min
Kim Hyung Jun
Summary :
" Hyung, suatu saat nanti aku yakin, kita semua pasti akan tampil berlima lagi . Kita akan bersinar seperti bintang diatas sana . Gomawo untuk semuanya hyung . " – HyungJun
Genre :
Friendship, Bromance
Mianhae ane update fic abal-abal ini lamaaaa banget. Di Batam cuacanya jelek, jadi susah buat update :( , jadi ini chapter ane bikin semaksimal mungkin . Gomapta untuk semuanya, baik itu review, fav, atau follownya . Kritik dan saran kalian sangat membantu . Udah segitu aja cuap-cuapnya . Silahkan dibaca ~~
Chapter 3
7D Present
Author POV
Kicauan burung-burung di pagi ini sudah terdengar, menandakan bahwa matahari mulai beranjak dari tidur panjangnya . Seakan-akan ikut mengajak semua makhluk dimuka bumi ini untuk bangun, dan memulai hari mereka lebih baik dari kemarin . Terlihat seorang namja chubby dengan lesung pipitnya, sedang menyeduh teh hijaunya . Sesekali matanya terpejam menyesap aroma dari teh hijau didepannya . Lalu dia berjalan pelan menuju ruang tengah sambil menghidupkan televisi dan mengotak-atik channelnya . Baru sebentar namja yang diketahui sebagai Lead Vocal SS501, YoungSaeng duduk di sofa, getaran smartphonenya mengalihkan perhatiannya . Dengan segera, YoungSaeng membuka pesan masuk itu, lalu senyuman cerah langsung terpatri diwajahnya .
Author POV End
YoungSaeng POV
Aku tersenyum sesaat setelah membaca pesan masuk dari HyunJoong-hyung . Sepertinya dia baru melihat pesanku pagi ini . Aku hanya menatap smartphone ku, sambil meraih teh hijau yang kutaruh di meja sambil menyesapnya .
From : Alien Hyung
"YoungSaeng-ah, mian aku baru membalas pesanmu . Ne, gomawo atas ucapanmu , my Lion :P . Ne, hari ini aku akan ikut berkumpul bersama kalian . Sudahkah kau memberitahu yang lain ? Dimana kita berkumpul ? Oh, dan satu lagi . Aku mendapat kue dari fans kita kemarin, rencananya aku ingin kita memakannya bersama hari ini . Bagaimana, kau mau ?"
Aku tertawa pelan sambil meletakkan cangkir tehku dimeja, lalu segera kubalas pesannya .
To : Alien Hyung
"Kau sok romantis hyung memanggilku seperti itu -_- . Aku senang kau ikut , aku sudah beritahu yang lain . Kita berkumpul jam 10 di StarBucks dekat kantor DSP dulu, kau ingat hyung ? Ne, aku sangat mau mencicipinya hyung, yang lain pasti sangat senang mendengar ini ^^"
Kukirim pesan itu ke HyunJoong-hyung sambil kembali memandang siaran televisi didepanku . 3 menit kemudian , dia kembali membalas pesanku .
From : Alien Hyung
" Ne, aku ingat . Aku akan datang kesana . Jja, aku mandi dulu ne, annyeong :D" aku hanya geleng-geleng maklum, ternyata sifat Alien itu belum sepenuhnya berubah . Walaupun awalnya aku sempat hopeless, karena – mungkin – dia sudah lupa anniv kami kemarin .
Jari lentikku segera meraih smartphone yang sempat kuabaikan sesaat, lalu mencari video itu . Yup,video yang kami – aku, KyuJong, JungMin, HyungJun – buat sebagai pesan untuk para Triple S . Lalu kubuka video itu . Untuk beberapa saat, aku terdiam menatap layar smartphoneku hingga melihat beberapa adegan lucu divideo itu . Aku bahkan sempat tak percaya, bagaimana JungMin terlihat setinggi itu ? Seingatku tingginya hampir sama seperti HyungJun . Aku tertawa saat melihat HyungJun menjadi korban bully kami semua . Walaupun sekarang badannya terlihat 'agak' kekar daripada dulu, ternyata sifat manjanya masih ada . Sampai video itu selesai, aku beranjak dari sofa dan berjalan menuju kamarku . Segera aku mengambil handuk, lalu berjalan kekamar mandi . Pastinya untuk mandi, ya kan ?
"Guys, I'm coming yuhuuu ~~" kataku bersenandung dengan agak sedikit errr…. manis, mungkin ? Biarlah, toh yang dengar cuma aku :)
YoungSaeng POV End
Author POV
Setelah kita lihat uri Otter yang bersenandung ria dikamar mandi, mari kita lihat ditempat lain . Seorang namja dengan rambut cepaknya yang baru saja keluar dari kamar mandi . Namja itu mengenakan kaos hitam tipis dengan celana army-nya . Yup, sekarang KyuJong sehabis mandi dan berjalan menuju lokernya . Mengambil beberapa helai pakaian untuk hang-out nya bersama member yang lain . Tapi sepertinya dia tengah menelepon seseorang, hingga –
"Yak, Gorilla . Ada apa menghubungiku ? Aku sudah bangun dan jangan terus-terusan menghubungiku . Kau tau ? Kalau aku marah, itu dapat mengurangi kadar kesexy-an ku . Bagaimana kalau nanti para fans kecewa ? Bagaimana – "
"Yayaya, 'sopan' sekali kau memanggilku tanpa kata 'hyung', huh ? Ye, mian untuk itu, aku hanya berusaha membangunkanmu karena Baby sudah merengek padaku . Sedang apa kau sekarang ?" KyuJong balas memotong perkataan JungMin tak kalah cepatnya . Siapa yang tidak kesal, saat niat baikmu malah dibalas seperti itu ?
"Aku sedang menyisir rambutku sekarang, sebentar lagi kan kita akan berkumpul, hyungie ~" kata JungMin dengan intonasi yang sangaaaat sexy
"Hentikan suara konyolmu, Kuda . Memang sekarang sudah jam berapa ? Tumben kau cepat ?" KyuJong balik bertanya tanpa tau bagaimana lawan bicaranya –
"Hey Gorilla, apa kau tak punya jam disana ? Sekarang sudah jam 9.15, kau tau ? Cepatlah bersiap, aku tidak mau lama-lama menunggumu ." balik memarahinya sama seperti awal tadi . KyuJong sampai menepuk jidatnya pelan . Kenapa dia terlihat konyol sekarang ?
"Oh, yasudah . Kalau begitu aku tutup dulu telponnya ." KyuJong memutuskan teleponnya sepihak, meninggalkan lokernya dan menuju kamar mandi – lagi untuk mengganti bajunya . Kita lihat bagaimana sang Sexy Charisma nan jauh disana ~~
Author POV End
JungMin POV
Aku sekarang sedang didepan cermin . Kulihat pantulan diriku sekarang . Rambut yang sedikit panjang yang sudah sangat rapi, baju oblong berwarna abu nisti dengan celana jeans hitam . Aku memakai sepatu sneakers berwarna Metalik Silver . Perfect, tapi tidak dengan raut wajahku .
"— dasar Gorilla cepak, memutuskan teleponnya sendiri . Bilang saja sedang irit pulsa, blek :P ." ejekku sambil menatap layar smartphoneku sehabis ditelepon KyuJong-hyung tadi . Lalu aku menatap cermin didepanku, dan –
"Untuk apa aku memakinya ? Kok aku terlihat bodoh sekarang ?" aku bermonolog sendiri, berharap pantulan diriku dicermin bisa menjawab pertanyaan bodohku .
Kuhiraukan omonganku tadi . Aku yang ingin mengambil parfum didekat meja nakas terhenti, sekarang aku malah mengambil sebuah figura foto berukuran sedang, dengan foto kami berlima yang sedang bercosplay ria . Ada HyunJoong-hyung dengan gaya reporternya, YoungSaeng-hyung yang terlihat cantik dengan rambut blow shortnya , KyuJong-hyung terlihat 'aneh' dengan pakaian wanitanya . Aku yang sedang berpose peace dengan rambut yang sama dengan YoungSaeng-hyung, hanya saja aku memakai kacamata sebagai hiasan kepalaku, dan juga si Kura-Kura itu yang memegang banner SS501, dengan pakaian khas anak sekolah yeoja dan rambutnya yang dijepit .
Aku tersenyum geli menatap foto ini, sedikit mengingat masa laluku saat bersama mereka . Ketika aku sedang menikmati memandang foto itu, kulihat pesan masuk di handphone ku . Kuraih benda persegi panjang itu, dan melihat pesannya .
From : Kura-Kura
"Mal, kau dimana ? Aku sudah sampai di StarBucks sekarang . Cepatlah datang, temani aku :3 ." pesan dari si Manja itu dengan aksen imut diakhirnya . Lalu kubalas lagi pesannya .
To : Kura-Kura
"Ne kura-kura, aku segera kesana ."
Setelah mengirim pesan itu, kuletakkan pigura foto itu dan berjalan keluar menuju ruang tamu . Kuambil kunci mobil dimeja tamu, lalu bergegas menuju bagasi . Karena terlalu semangat, aku sampai lupa mengunci pintu rumah dan kembali lagi kesana . Setelah pasti terkunci, aku segera berlari ke bagasi dan masuk ke mobil . Dengan pelan, kujalankan mobil melewati pagar rumah yang telah kubuka otomatis, lalu pagar itu tertutup kembali . Sepertinya hari ini menyenangkan, seiring detak jantungku yang semakin cepat . Hyungdeuuul ~~~ I'm coming babe -_-
JungMin POV End
Author POV
Setelah JungMin pergi menuju StarBucks, sekarang kita lihat apa yang dilakukan oleh HyunJoong . Saat ini HyunJoong telah selesai mandi, dengan pakaian yang telah melekat ditubuhnya . HyunJoong sekarang sudah mengenakan kemeja panjang dengan belang putih – merah yang lengannya dilipat selengan, celana coboy berwarna kecoklatan dan sepatu boot sedang . Kini HyunJoong sedang menyisir rambutnya . Tak lupa dia memakai parfumnya . Setelah dirasa cukup – tampan –, HyunJoong berjalan keluar kamar menuju dapur, lebih tepatnya kulkas untuk mengambil kue kemarin . Dikeluarkannya kue itu beserta kotaknya . HyunJoong mengintip sedikit melalui celah kotak kue itu untuk memastikan kuenya baik-baik saja .
"Ternyata masih bagus, kukira sudah meleleh ." kata HyunJoong pelan . Kalau dipikir-pikir, sejak kapan kue tar yang diletakkan dikulkas bisa meleleh ? Entahlah, mungkin itu pemikiran HyunJoong yang terlampau ehem… benar .
Setelah memastikan tidak ada lagi yang tertinggal, HyunJoong segera keluar rumah . Hari ini HyunJoong berencana mengendarai motor Ninja Kawasaki hijaunya untuk segera sampai kesana . Sambil membawa kuenya, ia berjalan riang menuju bagasi . Sesampainya disana HyunJoong langsung menghidupkan mesin motornya . Jam menunujukkan pukul 9, berarti HyunJoong masih punya waktu cukup lama untuk sampai kesana . Segera dipegas motornya, dan berjalan keluar menuju suatu tempat, memastikan apakah tempat 'itu' masih bagus saat mereka terakhir kali kesana 1 tahun yang lalu .
Kalau itu HyunJoong, mari kita beralih ke YoungSaeng dan KyuJong . Sekarang namja chubby itu sedang menunggu KyuJong di camp militernya sambil bersandar di kap samping mobil sport putihnya. YoungSaeng yang mengenakan jaket baseball berwarna merah, dengan kaos orange tanpa lengan didalamnya, juga celana jeans hitam dan sepatu kets coklat . Terlihat santai namun casual dengan perwakannya yang sedikit mungil .
Lalu dari arah pintu keluar camp tersebut, keluarlah namja yang lumayan tinggi menggunakan topi hitam, kaos dongker polos dipadu kemeja hitam selengan yang dibuka seluruh kancingnya . Celana dan sepatu yang sama dengan YoungSaeng, hanya saja warna sepatunya hitam . Segera dihampiri – atau lebih tepatnya berlari – hyungnya yang terlihat sedikit risih karena jadi pusat perhatian beberapa orang disana .
"Ah, mian hyung membuatmu lama . Apa kau keberatan menjemputku disini ?" kata KyuJong sambil mengatur nafasnya yang terengah-engah .
YoungSaeng mengalihkan pandangannya ke belakangnya, ternyata KyuJong yang sedang mengatur nafasnya sehabis berlari . "Aniya, gwenchana Jong-ah, kajja kita pergi sekarang . Yang lain pasti sudah menunggu ." kata YoungSaeng santai sambil memakai kacamata brown-black-nya . Lalu berjalan menuju kursi kemudi diseberangnya . KyuJong juga terlihat mengikuti YoungSaeng disamping kursi kemudi YoungSaeng . Sesaat KyuJong bingung melihat YoungSaeng yang terdiam, hingga YoungSaeng menatapnya dan mengeluarkan suaranya .
"Ready for today, Gorilla ?" kata YoungSaeng yang terlihat sangat bersemangat . Dilihat dari senyumnya yang begitu lebar hingga matanya tenggelam membentuk lengkungan bulan sabit . Demi Tuhan, sejak mereka memutuskan untuk bersolo karir, dia tidak pernah melihat YoungSaeng sesenang itu .
Segera dibuyarkan lamunanya sambil mengerjapkan matanya berulang kali, dan kini KyuJong tak kalah semangat membalas sapaan semangat hyung tembemnya itu .
"Ye, hyung . Aku siap . Ready go for fuuunnn !" kata KyuJong sambil mengangkat kepalan kedua tangannya . YoungSaeng hanya tertawa kecil, lalu perlahan menjalankan mobil sport-nya menuju tempat hang out mereka .
Author POV End
HyungJun POV
Saat ini aku sedang menunggu hyung-hyungku di StarBucks . Aku kesini diantar oleh Allen Kibum, adikku . Tepatnya dipojok kanan ruangan ini yang dekat dengan jendela, namun sedikit terhalangi rerumputan hias untuk menjaga privasi kami . Aku memandang coffee latte didepanku bosan, kenapa mereka semua lama sekali ? Apa mereka lupa ? Berkali-kali aku mengirim pesan untuk mereka, tapi tak ada satu pun pesanku yang mereka balas . Dengan sedikit kesal, kubanting buku daftar menu di café ini yang malah membuat semua orang yang sedang disini menatapku, sudahlah ramai pula . Segera aku berdiri dan sedikit membungkukkan badanku kearah mereka sebagai permintaan maafku telah mengganggu kenyamanan mereka . Ketika mendongak, aku dapat jelas melihat beberapa pelayan di meja kasir yang sedang berkumpul, mungkin, sedang terkikik geli sambil memandang kearahku . Aku hanya menggaruk pipiku pelan, lalu duduk karena saking malunya . Kulihat pintu café ini terbuka, dan kulihat seorang namja dengan tubuh kekarnya berjalan kearahku .
"Hey, itu HyunJoong oppa bukan ? Lihatlah, dia sangat tampan ya . Aku jadi ingin memeluknya ." telingaku agak sedikit berjengit mendengar bisikan yeoja didepan mejaku . Kutatap lagi orang yang baru saja memasuki café ini, orang itu menggunakan masker sambil meletakkan kotak yang dibawanya dimejaku . Hey, siapa dia ? Aku berpikir dia orang yang mengantarkan delivery . Tapi, aku tidak memesan makanan apapun, apalagi dia tidak memakai pakaian khas seorang pengantar delivery . Kutatap lagi saat dia mulai duduk didepanku dan membuka kacamatanya . Pikiranku belum sepenuhnya pulih sampai –
"Jangan menatapku seperti itu, Baby . Seperti tidak pernah melihatku saja ." aku langsung kaget mendengar suara beratnya . Suara ini ….
"HyunJoong hyuuung ! Aku rindu padamu ^^ . Kenapa badanmu sebesar ini, hah ? Aku sampai tak tanda kalau kau tak segera membuka maskermu ." kataku dengan jerit tertahan dan langsung memegang lengannya . Sedikit menahan diriku agar tak memeluknya, ingat ini ditempat umum .
"Aku juga Baby, bagaimana kabarmu ? Wah, lihat ototmu ini . Baby manja kita sudah besar, huh ?" kata HyunJoong hyung meledekku . Aku hanya memakai kaos oblong berwarna abu-abu selengan yang kugulung sedikit keatas, menampakkan sedikit otot bisep tanganku yang berbentuk itu . Celana pendek putih selutut dengan sepatu putih yang berkesan santai, mengingat cuaca saat ini sedang cerah . Kini aku dan HyunJoong hyung sudah duduk . Dia duduk didepanku sambil melihat daftar menu .
"Yah, setidaknya aku masih kalah kekar dengan badanmu, hyung . Eh, ini apa hyung ?" kataku menunjuk kotak yang agak besar didepanku, sepertinya kue . HyunJoong hyung segera meraih kotak itu mendekat tanpa mengalihkan bacaannya didaftar menu .
"Secret, nanti kau juga tahu ." kata HyunJoong hyung santai sambil memanggil pelayan . Ia memesan pancake madu 2 tumpuk dan chocolate tea . Aku hanya mencibir pelan kearahnya, yang malah membuatnya tertawa pelan dan langsung mencubit pipiku .
"Dasar kura-kura manja . Dicuekin sebentar saja sudah marah ." aku hanya tersenyum dan menampilkan jari peace kearahnya . Hingga pintu café disana terbuka lagi, menampilkan 2 namja yang sudah pasti kukenal .
HyungJun POV End
Author POV
Mobil sport Hyundai putih itu kini terparkir tepat diseberang café tempat mereka berkumpul . Hingga beberapa saat mobil itu berhenti, muncullah dari dalam sana 2 orang namja yang entah kenapa memicu perhatian orang-orang yang lalu lalang untuk melihatnya . YoungSaeng membuka kacamata yang dipakainya, sedikit berlari kearah pintu penumpang disampingnya untuk menghampiri KyuJong yang juga barusan keluar .
"Ayo hyung, kita kesana . Aku sudah tak sabar bertemu mereka ." KyuJong menunjuk café diseberangnya, sambil mengajak YoungSaeng untuk segera kesana . Hingga ia tidak memperhatikan kalau orang yang diajaknya kini tengah serius menatap suatu benda yang menyita perhatian YoungSaeng saat ini .
'Bukankah itu motor HyunJoong hyung ? Apa mungkin dia sudah datang ?' batin YoungSaeng bertanya-tanya . Sesaat kemudian, ia baru sadar kalau sudah ditinggal KyuJong beberapa langkah didepannya . YoungSaeng sedikit mempercepat larinya menyusul KyuJong yang meninggalkannya . Sedikit mencibir pelan sambil menggembungkan pipinya, yang malah membuat beberapa orang gemas ingin mencubit pipinya .
Ketika mereka memasuki café ini, aroma minuman khas kopi langsung menyeruak . KyuJong dan YoungSaeng mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan, mencari orang yang mungkin sudah agak lama menunggu mereka . Hingga disudut ruangan itulah, KyuJong melihat jelas 2 orang yang sedang terlihat gembira, yang sudah pasti sangat dikenalinya . Tanpa aba-aba, KyuJong langsung menarik YoungSaeng yang celingukan dan langsung menuju meja nomor 5 disana .
Author POV End
KyuJong POV
Begitu aku memasuki café ini, aku langsung mengedarkan pandanganku kesegala arah . Pastinya untuk mencari mereka . Yah, kalau saja mereka memakai penyamaran, itu akan lebih lama lagi mencarinya, kan ? Tapi itu tak berlangsung lama, saat aku melihat disudut ruangan yang dekat dengan jendela di café ini, 2 orang namja yang sedang tertawa bersama . Yang berbadan kekar sedang mencubit pipi seorang namja berbaby face itu . Dengan senyum lebar, aku langsung menarik tangan YoungSaeng hyung tanpa memperdulikannya yang terlihat bingung .
Setelah sampai dimeja mereka, entah kenapa aku berinisiatif untuk mengerjai mereka sebentar, apalagi posisi mereka yang membelakangi kami pasti akan lebih mudah .Segera kuberikan kode agar YoungSaeng hyung mendekat, dan membisikkan rencanaku padanya . YoungSaeng hyung sepertinya menurut, langsung saja aku mengambil posisi dibelakang mereka, sedangkan YoungSaeng hyung terlihat mempersiapkan suara 'memukau'nya disamping meja mereka . Seperti pelayan lainnya, YoungSaeng hyung membungkukkan badannya dan mulai berbicara .
" Mianhae tuan-tuan telah menunggu lama, ini makanannya ~ ." kata Saengi hyung dengan aksen khas suara noona pelayan . Suaranya yang lembut memang mudah untuk bertransformasi menjadi suara wanita .
"Oooh, nde noona . Goma – eh, YoungSaeng hyung ? " HyungJun yang terlalu asik berbicara tiba-tiba kaget, melihat orang yang dikenalnya kini berdiri disampingnya sambil memperlihatkan senyum sumringahnya .
YoungSaeng mencubit pelan lengan Maknae itu " Kau, berani-beraninya mengataiku noona, Baby ." Aku langsung berdiri disamping Saengi hyung sambil memegang pundaknya . HyunJoong hyung yang melihat kami berdiri menepuk kursi kosong disampingnya, sebagai simbol agar mereka duduk disampingnya . YoungSaeng hyung langsung duduk disamping HyunJoong hyung, lalu aku duduk disamping YoungSaeng hyung .
"Bagaimana kabar kalian, My Lion & Gorilla ?" kulihat YoungSaeng hyung terkekeh kecil sambil memukul pundak kekar HyunJoong hyung pelan saat mengucapkannya, sambil mengerling genit kearah kami .
"Kami baik-baik saja hyung, dan berhenti bertingkah seperti itu ." HyunJoong hyung hanya mengeluarkan cengirannya menanggapi ucapanku .
"Kau sendiri, bagaimana kabarnya ? Kulihat kau makin subur Alien ."
"Aku ? Semakin subur ? Seharusnya aku yang bertanya, Otter . Pipimu tak segembul dulu ."
"Berarti kesuburan YoungSaeng hyung diambil HyunJoong hyung dong ? " celetuk HyungJun polos, sesaat kemudian kami langsung tertawa saat melihat HyungJun dijitak sayang oleh HyunJoong hyung karena ucapannya barusan .
"Eh, dimana JungMin ? Si Kuda itu lama sekali sih ? "
Aku baru sadar kalau JungMin belum datang . YoungSaeng hyung yang mendengarnya langsung mengambil smartphonenya dan mengetikkan beberapa nomor yang sudah pasti dihafalnya diluar kepala . Wajahnya langsung berubah murung sesaat setelah menelepon, dan langsung meletakkan smartphonenya di meja .
"Nomornya tak aktif ." YoungSaeng hyung langsung menatap kami semua dengan pandangan murung .
HyunJoong hyung yang berada disampingnya langsung mengusap punggung YoungSaeng hyung pelan " Dia pasti datang, Saengi . Jangan khawatir ."
Sesaat keheningan langsung menyergap meja kami, yang tadinya ramai dan hangat . Mataku menelusuri orang yang berlalu lalang lewat jendela disampingku . Lalu kulihat sesosok jangkung dengan rambut yang agak panjang berlari sambil terengah-engah kearah café ini . Bukankah itu….
KyuJong POV End
JungMin POV
Arrggh, kenapa ban mobil ini harus pecah ? Tak tahukah kau hari ini adalah hari penting untukku ? Kutatap jam tangan dipergelangan tangan kiriku, sudah 15 menit aku terlambat . Aku menggerutu pelan, lalu aku menelepon bengkel langgananku untuk memperbaiki mobilku di pinggir jalan sekarang . Setelah sudah pasti,kumasukkan samrtphoneku kekantong celanaku, dan langsung berlari menuju StarBucks yang jaraknya sekitar 1,5 km dari sini . Aku berlari sambil mencari-cari apakah ada taksi yang lewat . Karena sudah panik, akhirnya aku memutuskan untuk berlari kesana . Mereka pasti sudah lama menungguku .
20 Minute Later
Aku mengatur napasku yang terengah-engah sambil bertumpu pada lututku saking lelahnya . Akhirnya aku sampai juga disini . Aku melihat sekeliling, apa mereka sudah datang ? Lalu mataku tertuju pada motor hijau dan mobil sport putih diseberang sana . Itu pasti punya mereka .
Aku langsung memasuki café dengan tergesa-gesa, mencari dimana mereka berada . Saat melihat mereka terdiam, aku merasa bersalah . Apa mereka mengkhawatirkanku ? Tanpa pikir panjang aku langsung berjalan kearah meja mereka . Mereka sepertinya kaget saat melihatku yang acak-acakan menghampiri mereka .
"Mianhae yeorobun, aku terlambat . Tadi ban mobilku pecah dan aku harus berlari kesini karena tidak ada taksi yang lewat . Kalian semua pasti lama menunggku, maafkan aku ." aku membungkukkan badanku dihadapan mereka, bagaimanapun juga aku salah karena terlambat .
"Gwenchana Min-ah, kami semua hanya khawatir padamu . Duduklah disamping Baby, sana sana ." KyuJong hyung mendorong pelan bokongku untuk segera duduk disamping HyungJun .
Aku berjalan pelan menuju kursi disamping HyungJun . Ketika aku duduk, suasana kembali hening . HyungJun kelihatannya ingin mengatakan sesuatu sambil memandang coffee lattenya, yang sepertinya sudah dingin . HyunJoong hyung tak kalah cueknya, dia memotong pancake madunya tanpa melihat kearah kami . Kalau YoungSaeng hyung dan KyuJong hyung, mereka terlihat memesan makanan, yah walaupun akhirnya aku hanya sebagai patung disini . Jujur, aku tak suka saat-saat canggung seperti ini . Aku ingin berkata pada mereka, tapi sebelumnya aku meraih buku daftar menu yang tergeletak dimeja, membacanya sebentar lalu aku memanggil pelayan untuk memesan secangkir Mocaccino saja .
JungMin POV End
Author POV
Setelah pelayan itu pergi dari hadapan mereka, semuanya kembali sunyi . Mereka sibuk dengan kegiatan mereka sendiri . JungMin yang merasakan hal canggung ini berbisik ke HyungJun .
"Hey, ada apa ? Kenapa begitu aku datang kalian diam ? Kalian marah padaku ? " JungMin hanya berani bertanya pada HyungJun disampingnya .
HyungJun hanya diam tak menyahut pertanyaan JungMin . HyungJun malah menyeruput kopinya pelan sambil menatap HyunJoong diseberangnya . Ada tatapan kepastian di matanya, seakan-akan ingin mengatakan sesuatu yang dipendamnya daritadi .
"Hyungdeul – " HyungJun menatap semua hyungnya yang kini melihat kearahnya . Mereka mengalihkan pandangan mereka ke Maknae yang kini menatap mereka semua, dengan tatapan seakan-akan bertanya Ada-apa-?
"HyunJoong hyung, a-aa-aku…. mianhae atas perkataanku kemarin padamu, " HyungJun menghentikan ucapannya sejenak sambil menunduk, dengan menghela napas pelan ia kembali mendongak untuk menatap semua hyungnya, terutama orang yang aa tepat diseberangnya ini .
"Kemarin aku meneleponmu, sebenarnya hanya untuk menanyakan kabarmu dan seputar konsermu hyung . Tapi entah kenapa, aku malah langsung teringat tentang kita semua . Sebagai Leader, aku tau kau sangat sibuk dengan karir solomu . Tapi, apa kau sudah lihat video yang kami berempat buat untuk fans hyung ? Sebagai pesan agar mereka mau menunggu kita ?" kini HyunJoong menatap manik mata HyungJun dengan pandangan yang sulit diartikan .
"Lalu, selama ini kau yang paling jarang menghubungi kami hyung . Bukan apa-apa, hanya saja… kau terlihat seakan tidak peduli pada kami lagi hyung…" HyungJun meremas ujung bajunya sendiri disamping tubuhnya, sambil menahan air mata yang mungkin sewaktu-waktu akan lolos dari matanya . Dia sudah dewasa, bukan seperti dulu saat mereka bersama, mungkin dia bisa bermanja-manja dengan mereka .
Sedangkan yang lain hanya saling menatap satu sama lain. Ya, mereka tahu arah pembicaraan ini . YoungSaeng hanya menatap HyunJoong dan HyungJun bergantian . 2 orang dengan nama yang hampir mirip ini sepertinya terlibat pembicaraan yang serius kemarin .
"Apakah… tak terpikirkan olehmu untuk sekedar menanyakan kabar pada kami, hyung ? Kau bilang, kita tak pernah bubar, iya kan ? Berarti kau masih punya tanggung jawab untuk memperhatikan kami hyung, sedikiiit saja ." kini JungMin mengelus punggung HyungJun pelan . Dia tau, walaupun orang disampingnya ini sering membuatnya kesal, HyungJun juga punya perasaan . Setidaknya, HyungJun pasti belum bisa lepas dari perhatian yang biasa ditunjukkan hyungnya untuknya . Maknae manja itu meremas tangan JungMin yang tergeletak disampingnya, meluapkan emosi yang tiba-tiba datang dibenaknya . JungMin yang sedari tadi ingin mengatakan sesuatu, mendadak terdiam . Sepertinya ia harus menghilangkan niatnya untuk berbicara, karena perkataanya mungkin menambah suasana tegang saat ini .
HyunJoong hanya menatap HyungJun tajam . Cukup ! Ia lelah harus seperti ini . Ia tahu, selama ini ia memang jarang menghubungi mereka, bukan karena terlalu sibuk bekerja, tapi sibuk memikirkan bagaimana nasib mereka kedepan, apalagi pihak agensinya sepertinya enggan untuk melepaskannya kembali ke dongsaeng-dongsaengnya, menyuruhnya agar fokus menjadi artis solo saja . Bahkan pelayan yang baru saja datang membawa pesanan KyuMinSaeng tadi, bergidik ngeri merasakan atmosfer tidak mengenakkan dari orang-orang dimeja ini . Segera diletakkannya pesanan mereka di meja, lalu membungkuk sedikit dan berjalan cepat tanpa mengucapkan sepatah katapun .
HyunJoong mengalihkan tatapannya dari mata HyungJun yang kelihatan berkaca-kaca . Dalam hati ia merutuk, kenapa dongsaengnya itu belum dewasa juga ? Tapi disisi lain, ia maklum . Kurangnya perhatian, ditambah kerasnya industri musik Korea saat ini, pasti dia juga merasakan hal yang sama seperti dirinya .
Sedangkan yang lain hanya diam, harap-harap cemas terhadapa apa yang terjadi selanjutnya . Tapi mereka langsung dikagetkan saat sang Leader langsung berdiri . Tatapan matanya mungkin tak setajam tadi, tapi sepertinya ini takkan baik . Mereka semua memandang HyunJoong takut, takut kalau tiba-tiba HyunJoong kehilangan kendali emosi dan malah berkelahi disini, tapi orang yang ditatap hanya mengeluarkan dompetnya sambil meletakkan beberapa lembar uang dimeja kasir .
"Kurasa sudah cukup, kalian semua ikut aku kesebuah tempat . Biarkan saja makanan kalian disini, semuanya sudah kubayar . Kajja ." HyunJoong malah mengeluarkan senyumnya sambil menatap semua dongsaengnya, tak lupa sambil menjinjing kotak yang dibawanya tadi . Dia berjalan pelan mendahului mereka yang masih cengo menatap kepergian orang tertua di grup mereka itu .
Beberapa saat setelah kebingungan mereka, YoungSaeng langsung angkat bicara saat melihat HyunJoong sudah mengendarai motornya, menunggu mereka agar segera menyusulnya .
"Ayo cepat, kita susul dia . Jun-ah, kau naik mobil dengan JungMin, ne ? " YoungSaeng segera melihat HyungJun yang sepertinya juga masih bingung .
"A-ah, nde hyung . Eh, tapi kan mobil JungMin…."
YoungSaeng menepuk pipinya pelan, lupa kalau mobil JungMin sedang diperbaiki . "Ahh, ya sudah , Kajja kemobilku ." Youngsaeng berjalan mendahului mereka, sedangkan KyuMinJun terlihat mengekor YoungSaeng dibelakang .
Ketika KyuMinJun sampai diluar, YoungSaeng sudah berlari keseberang sambil menyuruh mereka agar menunggu ditempat mereka berdiri sekarang . Segera YoungSaeng masuk & menghidupkan mobilnya, keluar dari area parkir menuju tempat 3 dongsaengnya . Setelah mereka semua sudah masuk ke mobil, HyunJoong langsung melesat diikuti YoungSaeng dkk dibelakangnya, menuju suatu tempat yang tadi dikatakan Leader mereka .
Author POV End
TBC
Akhirnya selesai juga . Yosh, itulah fic abal-abal ane . Mian ada typo, alur kecepatan, de el el yang mengganggu . Dah segitu aja, mungkin next chap bakalan end . Rencananya mau bikin 3 shoot, tapi… ntar aja deh . Gomapta buat semua yang udah mau baca :D
Big Thank's To :
LaraKyu, Roses, hyerin12shin, shawon20, Akita Fisayu, ryanFujoshiSN
Mian ane gak bisa balas satu-satu . Sekali lagi gomapta, mampir lagi ne ?
Sign,
7D
