Naruto : bukan punya saya

Rate : M

Warning : gaje, typo, fantasi, super power, alur berantakan, cerita aba-abal, mainstream, humor dll


.

.

.

.

.

.

.

.

.

anjay! jumpa lagi dengan Author yg gaje nya keterlaluan ahaha, hanya ingin mengucapkan terimakasih atas Review nya di chap kemarin terutama yg positif itu sangat membantu sekali memberikan ide. hmm jika ada yg tidak suka atau tidak senang dengan alur ceritanya ya tidak perlu di bacalah... Author menulis hanya karena hobi tidak lebih dan tidak kurang.

.

.

.

.

.

.

.

.

Enjoy..

.

.

.

.

.

.

.

Battle of Elemen : Recreation

Chapter 03

Youma adalah makhluk yang tercipta dari kegelapan di dunia ini, mereka sering muncul di berbagai tempat di seluruh dunia, Youma adalah makhluk pengancur dunia ini, dan untuk itulah Magician ada untuk melindungi dunia dari ancaman Youma, tapi tidak semua orang bisa menjadi Magician, hanya mereka yang terpilih lah yang bisa menjadi seseorang Magician untuk melawan para Youma. tugas dari seorang Magician adalah melindungi umat manusia dari serangan Youma, tapi banyak dari para Magician muda yang mengabaikan tugas mereka, mereka lebih suka bersenang-senang dengan kakuatan yang mereka miliki dan jarang berlatih. mereka tidak tau betapa mengerikanya melawan seekor Youma. kau akan mati jika lengah atau lemah. karena Youma tidak akan berbelas kasihan. mereka adalah makhluk yang kejam dan haus darah, Youma terkadang muncul dalam berbagai bentuk dan kekuatan. untuk itulah Akademi di buat untuk melatih dan mendidik para Magician muda, sejauh ini hanya ada 5 Akademi Magic, dan ke 5 sekolah sihir itu berada di 5 negara besar yang terpisahkan oleh perbatasan, dan salah satunya ada di Konoha.

ohh berbicara soal Youma, dia muncul di sebuah hutan yang jauh dari perbatasan kota Konoha, Youma itu berbentuk seperti Golem tanah raksasa, dia berjalan menuju ke arah kota. secara bersamaan seseorang berseragam Akademi Konoha dan memakai jubah putih berlari cepat ke arah Youma itu, dia melompat tinggi tidak jauh di hadapan Youma itu.

" Fire Art : Fire Ball! "

Duaar!

dia menyerang kaki kiri Youma yang berbentuk Golem itu dengan sihir bola Api tingkat A, kaki kiri Golem itu hancur saat terkena serangan bola Api, Golem itu pun jatuh tertunduk.

" itu bagus Itachi sekarang giliranku untuk tampil, Youma sialan aku akan mengikatmu, bersiaplah Spesial Art : Hell Chain! " ucap seseorang bernama Uzumaki Nagato, Itachi hanya menghela nafas bosan, rekanya itu memang banyak bicara saat bertugas. dari dalam tanah keluar puluhan rantai yang langsung mengikat tubuh Golem itu.

" Hinata-chan sekarang giliran mu untuk tampil, ayo bekukan monster sialan ini! " teriak Nagato heboh. Hinata menganguk mengerti, dia menyiapkan sihirnya.

" Spesial Art : Ice Blizzard! " ucap Hinata, dan dalam waktu singkat Golem itu sudah terbungkus Es, Nagato kagum dengan sihir Es Hinata, berapa kali pun dia melihatnya, sihir Es keluarga Hyuga memang hebat. tidak heran kalau Hyuga Hinata itu menjadi Magician clas SS, Nagato tidak sadar kalau dia juga Magician clas SS.

" kau berisik sekali Nagato "

" apa kau mengatakan sesuatu Itachi? " tanya Nagato, Itachi kembali menghela nafas, kenapa dia harus satu kelompok dengan Uzumaki berisik itu. tapi mau bagaimana lagi ini sudah keputusan kepala sekolah Senju Tsunade, jadi Itachi tidak bisa menolaknya.

beberapa tahun yang lalu kepala sekolah Akademi Magic Konoha, Senju Tsunade membentuk sebuah team yang terdiri dari 5 siswa paling berbakat di Akademi, mereka adalah Uzumaki Nagato, Uchiha Itachi, Hyuga Hinata, Senju Shion, dan yang terakhir adalah rahasia, karena yang terkuat itu tidak pernah menjunjukan dirinya di depan publik hanya Tuhan dan Author dan Tsunade saja yang tau.

" fiuh tadi itu, aku keren sekali, ya tidak Itachi? " tanya Nagato narsis, lengan kananya bersandar di pundak Itachi dengan santai. wajah Itachi jadi aneh menahan rasa kesal, sedangkan Hinata tersenyum kecil. mereka memang tidak pernah berubah, Uzumaki Nagato si mulut banyak dan Uchiha Itachi si muka tembok. jika keduanya bertemu selalu saja seperti itu.

saat ketiga nya sedang bercanda gurau, mereka tidak sadar bahwa ada sihir hitam berbentuk seperti bola dan sebesar bola tenis jatuh dari langit dan masuk kedalam tubuh Golem yang di bekukan Hinata.

Deg!

' perasan apa ini? ti-tidak mungkin! ' batin Hinata terkejut saat merasakan pancaran energi sihir yang sangat kuat, bukan hanya Hinata saja tapi Nagato dan Itachi juga merasakanya, seketika wajah Nagato menjadi serius. energi sihir ini, Nagato sangat mengenalnya, ini adalah energi dari Dark Magician, dari semua hal di dunia ini Nagato paling benci dengan Dark Magician.

Krak!

Prang!

mereka bertiga terkejut saat melihat Es yang membungkus golem itu hancur berkeping-keping bersama dengan golem nya, asap gelap keluar dari serpihan tubuh golem itu dan menyebar luas menghantam apa saja di sekitarnya, beberapa pepohonan bahkan sampai tumbang dan layu saat terkena asap itu. asap itu mendekati ketiga nya. Hinata yang melihat itu langsung bertindak cepat.

" Spesial Art : Ice Wall "

Hinata menginjak tanah dan dari dalam tanah kaluar tembok Es yang menjulang tinggi melindungi Hinata dan dua rekanya. Hinata terkejut saat sihir Es nya perlahan mencair tidak kuat menahan hantaman asap gelap itu, Hinata tidak akan membiarkan pertahananya jebol begitu saja, dia terus menerus memperbaiki tembok Es nya. beberapa menit kemudian akhirnya asap gelap itu lenyap, Hinata bisa bernafas lega, walaupun 60% energi sihir nya sudah terkuras untuk mempertahankan tembok Es tadi.

" Hinata apa kau baik-baik saja? "

tanya Itachi kawatir, Itachi tau Hinata pasti kehilangan sebagaian besar energi sihirnya. Hinata menjawabnya dengan anggukan, jujur tidak hanya energi nya yang terkuras tapi juga tenaganya, keringat membasahi wajah cantik Hinata. dia tidak menyangka akan jadi seperti ini, dan Hinata tau ini pasti ulah Dark Magician.

tepat seperti yang mereka fikirkan, tidak jauh di hadapan mereka terlihat seseorang memakai jubah hitam bertudung, dan berdiri di atas cabang pohon, wajahnya tidak terlihat karena dia memakai topeng rubah putih dengan corak merah.

" hmm jadi mereka Magician clas SS dari Konoha? heh! mereka terlihat lemah! " ucap orang itu atau kalian bisa memanggilnya Kitsune, Kitsune adalah kode name nya, nama aslinya masih rahasia. dia melompat turun dari atas pohon. Kitsune menyiapkan sihir nya untuk menyambut tamu dari Konoha itu.

" Dark Art : Shadow of hell "

langit tiba-tiba menjadi gelap dan dari dalam tanah keluar aura kegelapan yang menyembur seperti air. aura gelap itu menyebar luas dan mengarah pada tembok Es Hinata, aura hitam itu dengan sangat kuat menghantam tembok Es Hinata. Nagato Hinata dan Itachi terkejut secara tiba-tiba muncul lagi aura Dark Magician. bahkan kali ini lebih besar dari sebelumnya. tembok Es Hinata tidak kuat menahan terjangan sihir kegelapan Kitsune. Hinata mencoba terus memperbaiki pertahananya tapi sihir gelap itu sangatlah kuat. tembok Es itu pun perlahan retak, Nagato tidak tingal diam dia menyiapkan sihirnya.

" Spesial Art : Chain Metal Dragon! "

krak

Blaaaaaarr!

dari dalam tanah keluar rantai naga besi raksasa yang langsung mengamuk, amukan naga besi Nagato meratakan apa saja dalam radius 500 m, bahkan Kitsune sampai terpental saat terkena sambaran puluhan rantai yang keluar dari tubuh naga itu. setelah amukan naga basi itu mereda, bisa dilihat hutan yang tadinya di penuhi pepohonan langsung rata dengan tanah.

" Goaaarrrgg! "

rantai naga besi itu mengaum memekikan telinga, setelah berhasil meratakan hutan. terlihat Nagato Hinata dan Itachi berdiri di atas kepala naga besi itu, Itachi sedikit terkejut melihat sihir kelas S Nagato, karena jarang sekali Nagato menjadi serius seperti ini. dia tau kenapa Nagato memasang wajah serius seperti itu, Nagato dari dulu memang sangat benci pada penguna Elemen Dark jadi tidak heran kalau dia sampai menghancurkan hutan.

Nagato menajamkan penglihatanya, tidak jauh dari hadapan rantai naga besi raksasa itu terdapat bulatan hitam yang melayang, bulatan hitam itu hancur dan terlihat Kitsune yang melayang di udara dengan bantuan sayap yang terbuat dari Elemen kegelapan.

" well tadi itu hampir saja, hm orang Konoha yang menyedihkan, terutama kau yang dari clan Uzumaki " ejek Kitsune. Kitsune memang senang mempermainkan emosi lawanya. Nagato terlihat sangat marah, delapan rantai keluar dari punggung nya dan menari-nari dengan masing-masing unjung rantai nya yang tajam seperti pedang.

" Nagato-san tenangkan dirimu, dan kau.. apa tujuanmu melakukan semua ini? " ucap Hinata, dia mencoba menenangkan rekanya. karena bisa gawat kalau sampai Nagato lepas kendali dan mengamuk, dari semua Magician di kota Konoha, hanya Nagato lah yang paling berbahaya. Nagato meminta maaf pada Hinata, rantai di punggung nya kembali masuk ke dalam tubuhnya.

" tujuanku? tidak ada, aku hanya ingin sedikit bermain dengan Magician lemah seperti kalian.. " ucap sombong Kitsune, sekali lagi Kitsune berhasil memancing amarah, tapi kali ini bukan Nagato melainkan Itachi, Itachi merasa tidak terima di remehkan, tidak ada seorang pun yang boleh meremehkan prodigy dari clan Uchiha.

" jika itu mau mu! aku dengan senang hati akan, melenyapkan mu! Fire Art : Fire Head Dragon! " Itachi mengambil nafas dalam-dalam dan menyemburkan Api dalam jumlah banyak, Api itu membentuk kepala naga raksasa. kepala naga api itu mengarah pada Kitsune dan siap menghanguskanya. bukanya takut Kitsune malah menyeringai di balik topeng nya. dari balik lengan jubah Kitsune keluar dua pedang, Kitsune mengengam kedua pedang itu. dan saat kepala naga api itu sudah dekat Kitsune langsung mengunakan Teknik Non-Elemen.

" Stardevil Rampage! "

Jras! Jras! Jras!

Shing!

Kitsune menebas kepala naga api raksasa itu dengan sangat cepat, bahkan setiap ayunan dual sword Kitsune tidak bisa di lihat, benar-benar sangat cepat, kepala naga Api Itachi pun lenyap hanya dengan beberapa tebasan. Itachi Nagato dan juga Hinata tidak percaya sihir clas S dengan mudah bisa di lenyapkan, mereka benar-benar dibuat terkejut dengan kemampuan Kitsune, bukan hanya memiliki Elemen kegelapan saja tapi dia juga bisa mengunakan Non-Elemen.

Swus!

setelah menebas sihir Api Itachi, Kitsune melesat cepat ke arah ketiganya, Nagato yang melihat itu tidak akan membiarkan Kitsune berbuat semaunya, Nagato merentangkan tangan kananya ke depan, mulut naga besi itu terbuka lebar, dan dari dalam mulut naga itu keluarlah puluhan tidak tapi ratusan rantai yang langsung menyerang Kitsune.

Kitsune sedikit terkejut dengan kemampuan Nagato, tidak heran kalau Nagato itu di juluki si pembantai dari Konoha, kekuatannya bahkan melebihi perkiraanya. well tapi itu juga yang membuatnya tambah semangat. karena Kitsune merasa menemukan lawan yang setara.

Jras! Jras!

" ahaha bagus.. aku jadi bersemangat untuk menghabisi kalian ahahaha! "

Jras!

Kitsune semakin mengila, dia menebas puluhan rantai yang mendekatinya, tidak hanya puluhan mungkin sudah lebih dari ratusan rantai yang sudah di tebas dual sword Kitsune, dia semakin mengila menebas-nebas rantai Nagato. Nagato tidak mau kalah dia terus menerus menyerang Kitsune, dia juga memperbaiki setiap rantai yang di tebas Kitsune dan mengunakanya lagi untuk menyerang Kitsune.

Jras! Jras!

Duak!

" uhhgg! "

saat sedang gila-gilanya adu kekuatan dengan Nagato, Kitsune tidak sadar ada palu Es Hinata, palu Es itu langsung menghantam Kitsune dengan sangat keras, tubuh Kitsune pun terpental jauh, terombang ambing di udara. dan berakhir saat menghantam tebing.

Brak!

sunguh keras sekali, bahkan tebing itu sampai retak, tidak berhenti sampai disana saja, kali ini Itachi yang melesat maju dengan Api yang menyelimuti tubuhnya. dia melesat dengan kecepatan gila ke arah Kitsune dan langsung memukulnya.

" Fire Art : Fire First! "

Duak!

Brakk!

Blaaaarr!

sunguh gila pukulan dari Itachi itu membuat tebing itu langsung hancur, tubuh Kitsune lagi-lagi terpental. Hinata dengan kecepatan penuhnya menghilang dari atas kepala naga besi, dan muncul jauh dari dua rekanya, dia sudah siap untuk menyambut Kitsune dengan palu Es raksasa.

" Hyaaaaa! terima ini! Spesial Art : Ice Hammer! "

Duak!

Duaaar!

Hinata memukul Kitsune ke tanah dengan palu Es raksasa, tubuh Kitsune jatuh membentur tanah dengan sangat keras bahkan sampai menyebabkan guncangan beberapa saat. debu mengepul ke langit, Hinata dan Itachi muncul kembali di samping Nagato. mereka fikir itu sudah cukup untuk membuat si topeng rubah itu babak belur. tapi betapa salah nya mereka karena meremehkan Kitsune.

Blaar!

Nagato Itachi dan Hinata terkejut saat melihat tepat Kitsune jatuh tadi meledak, langit yang tadinya cerah berawan berubah menjadi gelap. debu itu menghilang dan terlihatlah Kitsune yang berdiri kokoh di hadapan Chain Metal Dragon Nagato. Kitsune melepaskan jubah nya dan membuangnya. terlihatlah surai kuning sebahu yang menari-nari tertiup hembusan angin, sisi kiri topeng Kitsune retak dan hancur, mereka bisa melihat sedikit wajah Kitsune, mata Kitsune berwarna biru laut, terlihat indah tapi sorot mata itu terlihat seperti tidak memiliki semangat hidup lagi.

" i-itu tidak mungkin! "

Hinata terkejut saat melihat ciri-ciri Kitsune yang sangat mirip seperti orang yang dia cintai, walaupun cuma sisi kiri atas saja wajahnya yang terlihat, tapi yang lebih mengejutkan lagi Kitsune memakai seragam Non-Academi berwarna hitam, Nagato dan Itachi juga sama dengan Hinata, mereka berdua terkejut tapi bukan karena seragam Kitsune melainkan mendali hitam yang ada di dada Kitsune, mendali itu berbintang 5, itu artinya Kitsune sudah melampaui batasan Magician clas S, pantas saja dia masih bisa bertahan walaupun sudah di hajar habis-habisan, ternyata rank Kitsune adalah Magician clas SS, sungguh sangat langka Magician clas SS apalagi yang mengunakan Elemen kegelapan. sepertinya Nagato memasang harus benar-benar serus untuk melenyapkan Kitsune jika tidak maka dirinya lah yang akan terbunuh, karena lawanya di tingkatan yang sama atau mungkin bisa lebih.

sedikit informasi tentang sekolah Kitsune. Non-Academi adalah Akademi ilegal atau bisa dibilang suatu organisasi tertentu di luar pemerintahan negara, Non-Academi dulu di buat untuk para pecundang yang di asingkan dari kota atau dalam artian lain di buang, karena mereka hanya bisa memakai Non-Elemen dan pemerintah hanya menginginkan yang bisa mengunakan Elemen, karena di anggap mampu mengalahkan Youma. untuk itulah mereka para Non-Elemen di buang di asingkan dari tempat kelahiran mereka, tapi sejak pergantian pemerintahan, penguna Non-Elemen sedikit bernasib baik karena mereka masih di terima di Academi. tapi hanya 2 dari 5 Academi yang menerima Non-Elemen, satu di Konoha dan satunya lagi di Suna.

Back to Story

aura hitam berkumpul di sekitar Kitsune, aura itu perlahan masuk ke dalam tubuh Kitsune, luka yang ada di sekujur tubuh Kitsune pun perlahan mulai sembuh. Kitsune melihat mereka yang berdiri di atas kepala naga besi, lebih tepatnya Kitsune hanya memperhatikan Hinata. dia tidak percaya dual sword nya di hancurkan oleh gadis itu.

Sebelumnya...

" uhhgg! "

tubuh Kitsune kembali terpental setelah di hantam pukulan berlapis sihir Itachi, dia terombang ambing dan berusaha menyeimbangkan tubuhnya. dan saat Kitsune sudah berhasil mengendalikan tubuhnya lagi, tiba-tiba Hinata sudah ada di belakangnya.

" Hyaaaaa! terima ini! Spesial Art : Ice Hammer! "

Hinata mengayunkan palu Es itu dan menghantam Kitsune, tapi sebelum nya Kitsune sudah menyilangkan dual sword untuk menahan serangan Hinata.

krak! Prang!

' mustahil..! '

batin Kitsune terkejut saat melihat dual sword nya hancur, karena tidak kuat menahan serangan palu Es Hinata. dan yang selanjutnya terjadi palu itu menghantam tubuh nya dengan sangat keras. Kitsune pun jatuh membentur tanah dengan sangat keras, bahkan dia bisa merasakan seluruh tulang di tubuhnya seperti remuk.

Sekarang...

itulah kilasan balik hancurnya dual sword Kitsune. padahal dual sword itu di buat oleh kepala sekolah Non-Academi, dan sudah di uji ketahananya dan kekuatannya. Kitsune yakin gadis clas SS dari Konoha itu memiliki semacam roh Elementalis di tubuhnya, karena tidak mungkin dual sword nya hancur hanya karena di hantam Elemen Es biasa. well tidak masalah jika dual sword nya hancur, saat kembali nanti dia akan hajar si maniak ular itu karena memberinya pedang sampah, Kitsune menyiapkan sihirnya.

" Dark Art : Devil Twins Sword! "

Elemen kegelapan berkumpul di kedua telapak tangan Kitsune, Elemen kegelapan itu membentuk dua pedang iblis berbilah hitam. Nagato yang melihat Kitsune akan menyerang sudah bersip menyambutnya. Kitsune menyeringai di balik topeng nya dan...

Swus!

Kitsune tiba-tiba menghilang dari tempatnya. " kemana dia? " ucap Nagato. Hinata dan Itachi pun terkejut saat melihat Kitsune tiba-tiba menghilang, mereka sudah bersiap untuk serangan tiba-tiba dari Kitsune, tapi sudah lama mereka bersiaga namun Kitsune sepertinya hilang entah kemana.

" sepertinya dia sudah mundur, Hinata-san coba kau- "

Jleb!

" Itachi! / Itachi-san! "

teriak Nagato dan juga Hinata saat melihat rekanya tertusuk pedang dari belakang, terlihat Kitsune yang berdiri di belakang Itachi dengan satu pedang nya yang menembus perut Itachi. Kitsune mencabut pedang nya dan menendang kepala Itachi.

Duak!

tubuh Itachi tejatuh dari atas kepala naga besi Nagato. emosi Nagato tak terkendali melihat rekanya tertusuk tepat di hadapanya. delapan rantai kaluar dari punggung Nagato. rantai itu menari-nari dengan aura merah mengerikan, wajah kiri Nagato sudah berubah menjadi besi dengan tanduk dan mata kuning.

" Arrrggg! "

Nagato berteriak histeris dan tanpa aba-aba langsung melesat menyerang Kitsune, tentu saja itu membuat Kitsune terkejut dan tidak siap dengan serangan dadakan Nagato.

Duak!

Nagato memukul dagu Kitsune dengan kuat hingga membuat tubuh Kitsune melayang, tidak berhenti di situ saja Nagato mengerahkan delapan rantainya untuk menyerang Kitsune.

Jleb! Jleb!

Jleb!

Mati Mati Matiiiiii..! "

Nagato mengila dia menusuk nusuk tubuh Kitsune yang masih melayang di udara dengan rantai nya. Hinata menutup mulutnya dia syok melihat pemandangan keji di hadapanya. apalagi yang melakukanya adalah rekanya sendiri, dia tau Nagato sangat marah karena dia juga marah saat melihat rekanya tertusuk tadi, tapi Hinata tidak percaya Nagato menjadi seperti itu. Nagato terus menerus menyerang Kitsune yang sudah tak berdaya, Nagato semakin brutal tak terkendali, tidak hanya menusuk tapi dia tanpa ampun menebas-nebas tubuh Kitsune menjadi beberapa bagian. Nagato berhenti karena ada yang aneh dengan tubuh Kitsune, kenapa Kitsune tidak mengeluarkan darah? padahal sudah dia potong-potong. tepat seperti dugaan Nagato potongan tubuh Kitsune itu berubah menjadi beberapa bola hitam. dan tidak lama kemudian bola-bola itu meledakan asap hitam yang membutakan Nagato, Hinata dan juga naga besi nya.

tidak jauh dari posisi mereka, Kitsune berdiri tenang, dia berjalan pelan ke arah Chain Metal Dragon itu, seperti nya rencananya berhasil dan sekarang waktunya untuk membersihkan semuanya. Kitsune bersiap mengunakan kemampuan Non-Elemen nya.

" Stardevil End! "

Swus!

Jras! Jras! Jras! Jras!

Shing!

Jleb!

dalam satu kedipan mata Kitsune lenyap dan menebas seluruh tubuh Chain Metal Dragon mengunakan dual sword devil miliknya. tebasan dual sword Kitsune benar-benar sangat-sangat cepat, bahkan mungkin lebih cepat dari Starburst Galaxy milik Naruto. Kitsune mengakhiri nya dengan menusuk punggung Nagato hinga menembus perutnya. asap hitam itu seketika lenyap. Hinata perlahan membuka matanya, betapa terkejutnya Hinata saat melihat Nagato di tusuk dari belakang oleh Kitsune. Kitsune melepaskan dual sword nya dan bergerak cepat ke arah Hinata. dia mencekik leher Hinata.

" Dark Art : Shadow Wings! "

aura kegelapan berkumpul di punggung Kitsune dan membentuk sayap yang terbuat dari bayangan. Kitsune melayang dengan mencekik leher Hinata. tepat setelah itu Chain Metal Dragon Nagato terbelah-belah menjadi beberapa potongan. naga besi itu pun runtuh bersama dengan Nagato.

" katakan padaku dimana Artefak itu? " tanya Kitsune, tapi Hinata tidak menjawabnya, dia berusaha lepas dari cekikan Kitsune. Kitsune kesal dan mengeratkan cekikanya.

" aku tau ini sakit, jadi cepat katakan di mana, Konoha menyimpan Artefak itu! "

" a.. a-ku.. ti-dak.. ta-.. tau.. ma-maks-ud mu "

jawab Hinata susah payah. Artefak? apa yang di bicarakan pria bertopeng ini. Hinata bahkan tidak tau Artefak apa yang di maksud Kitsune. cekikan Kitsune itu membuat Hinata tidak bisa bernafas lagi.

" jangan membodohiku, dimana kalian menyimpan Artefak Recreation! "

tanya Kitsune lagi tapi Hinata sudah terlebih dulu tak sadarkan diri dalam genggamanya. Kitsune menghela nafas, dia melepaskan Hinata. tubuh Hinata pun jatuh menyusul kedua rekanya.

" aku harus bilang apa pada guru, hhh mungkin untuk sementara ini, rencananya di tunda dulu, tapi pasti aku akan... "

Kitsune menghentikan ucapanya, dia membuka topeng rubahnya dan membuangnya, terlihatlah wajah yang sangat-sangat mirip dengan Naruto. postur tubuh yang sama, wajah yang sama, surai kuning yang sama, mereka seperti satu orang, tapi yang membedakan keduanya adalah warna mata kanan Kitsune yang berbeda, jika Naruto berwarna biru laut semuanya. sedangakan Kitsune yang kiri biru laut sedangkan yang kanan hitam legam.

" menjalankan project...

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

...Recreation! "

To be continue..

cukup sampai disini untuk chapter ini.. oh ya seperti biasa di bawah ini adalah daftar karakter beserta Elemen nya yang tampil di chapter kali ini..

.

.

.

.

Name : Kitsune (samaran)

Age : 18

Elemen Dark : Dark Art : Shadow of hell, Dark Art : Devil Twins Sword, Dark Art : Shadow Wings.

Non-Elemen : Stardevil Rampage, Stardevil End

.

Name : Uzumaki Nagato

Age : 20

Spesial Elemen : Spesial Art : Hell Chain, Spesial Art : Chain Metal Dragon.

.

Name : Hyuga Hinata

Age :19

Spesial Elemen : Spesial Art : Ice Blizzard, Spesial Art : Ice Wall, Spesial Art : Ice Hammer.

.

Name : Uchiha Itachi

Age : 20

Elemen Fire : Fire Art : Fire Ball, Fire Art : Fire Head Dragon, Fire Art : Fire First.

ok teman sampai bertemu lagi di chapter selanjutnya.. (kalau Author nya gk lupa buat update)

.

.

.

Bonus..

Naruto : Author-san kok aku gk tampil?

Author : oh kau akan tampil di chapter selanjutnya dan seterusnya.. tenang saja

Naruto : hh syukurlah Dattebayo

Kitsune : lalu bagaimana denganku?

Naruto : kau itu hanya karakter Antagonis yang di ciptakan hanya untuk membantu jalan cerita saja, kau tidak di butuhkan lagi.. Dattebayo

Kitsune : apa katamu! Kau ingin merasakan Stardevil End Ya Naruto!

Naruto : hoho ayo kita adu Stardevil End mu atau Starburst Galaxy ku yang paling cepat!

Author : tenang2 kalian berdua sama2 penting..

Liliana : aku penting gak Author-san?

Author/Naruto/Kitsune : ehh? Siapa kau?

Liliana : hehehe tungu saja di chapter selanjutnya...kyun~

Bonus End

Shiro log out!