Beautiful Girl

SasuSaku Songfic

Oneshoot

Deslaimer Masashi Kishimoto

Original story from UnDeath Reika Last Uchiha

Warning:

If you don't like SasuSaku, stay out from this fic! GaJe,OOC. Don't like? Don't Flame!

Disini semuanya ONESHOOT dan tidak nyambung. Kecuali chapter satu dan dua itu nyambung. Jadi diingatkan sekali lagi, chapter tiga dan seterusnya gak akan nyambung.


Sasuke POV

BRUUUUKK!

"Huuf.."

Aku dapat mendengar desahan nafasku sendiri setelah aku menghempaskan tubuhku ke tempat tidur. Ya, pekerjaan ini memang merepotkan –aku tidak peduli apakah rohku memang bertukar dengan si Nara itu sampai aku bisa berkata merepotkan- apa sebabnya? Geez... masalah perusahaan datang bertubi-tubi menghantamku seakan berkata 'Welcome To The Hell' kurasa aku akan mati hanya karena masalah perusahaan sialan itu. Apa yang mesti kulakukan sekarang? Huf.. pusing sudah kepalaku. Tanpa kusadari otakku mengingat kejadian dengan pemilik apartemen ini.

Flashback

"SASUKE!" teriak seorang perempuan berambut pirang yang kelihatan sudah berumur. Yang dipanggil hanya menolehkan kepala sambil mengangkat satu alisnya.

"Ada apa Tsunade-baasan?"

"Begini, keponakanku ingin tinggal di apartemen ini. Tapi tak ada kamar lain untuknya kecuali kamar disebelahmu. Apakah kau keberatan dia tinggal disitu? Mengingat kau melarang orang tinggal disebelah kamarmu." tanya Tsunade sedikit takut. Ya, apartemen itu ada karena Sasuke.

"Ciri-cirinya?"

"Euh.. dia perempuan. Tapi tenang saja! Dia anaknya kalem kok! Tidak seperti...siapa itu wanita rambut merah yang selalu di dekatmu?"

"Karin dan wanita itu hanya stalker yang tidak punya etika. Baiklah! Asal ingatkan padanya untuk tidak ribut! Aku memiliki banyak pekerjaan!"

"Tenang saja." ujar Tsunade tersenyum penuh arti,sambil berlalu. Sepertinya ada yang disembunyikan dari Sasuke seorang. Sang pemuda onyx itu hanya mengangkat alisnya saat melihat senyum Tsunade.

"Sepertinya ada yang disembunyikannya' batinnya.

Flashback Off

TIIIN TIIIIN!

BRUUUKKKK!

UGHH!

Aku mengelus-elus kepalaku yang sakit. Sudah pagi ternyata, dan aku ketiduran. Jatuh dari tempat tidur begini rasanya ternyata. Ugh.. siapa yang sembarangan membuat keributan ini? Dengan langkah malas kubuka jendela dan kujulurkan kepalaku. Kuangkat satu alisku ketika menangkap sebuah truk pindahan. Oh.. jadi gadis itu pindah sekarang? Hah.. siapa peduli? Lebih baik bersiap-siap untuk ke Kantor, dan jam berapa sekarang? Oh jam 7...

2 menit...

5 menit..

Tunggu, itu tadi jam 7?

OH MY! AKU BISA TELAT!

Cklek!

Aku mengunci pintu kamarku dengan lega. Aku masih bisa mengejar jam kerjaku yang ketinggalan ini! Dan saat aku membalikkan badanku untuk beranjak aku menatap tetangga baruku yang juga sedang menutup pintu. Tunggu! Dia..dia..dia kan...

10 tahun yang lalu...

"Aku Menyukaimu!"

"Maaf Sasuke, kurasa aku belum bisa." jawabnya sambil menundukkan kepala.

"Kenapa? Apakah kau tidak menyukaiku?"

"Maaf aku hanya harus kuliah di Oto atas permintaan Ayahku. Maaf Sasuke." dan dia meninggalkan sang Onyx sambil berlinang air mata. Tapi langkahnya terhenti saat tangannya digenggam kuat.

"Sa..su..ke?"

"Berjanjilah padaku suatu saat kau menerimaku!"

"Entahlah Sasuke. Tapi aku akan memikirkannya! Dan aku akan berusaha memenuhinya!"

Dan itu hari terakhir mata itu berpandangan.

Flashback Off

Ugh... padahal aku sudah bisa melupakannya... dan aku bisa merasakan dadaku berdegup kencang. Dia kembali lagi. Aku jatuh cinta...lagi. aku jatuh cinta lagi padanya setelah bertahun-tahun lamanya. Hanya dia yang bisa membuatku begini. Sudah berapa lama aku mencarinya dan kini aku menemukannya.

Beautiful girl, whenever you are

I knew when I saw you, you had opened the door

I knew that I'd love again after a long, long while

I'd love again

Dan gadis itu menolehkan kepala dan matanya membelalak kaget.

"Sasuke?" lalu dia mengembangkan senyum manisnya padaku. tapi aku berlalu meninggalkannya tanpa mengucapkan satu kata pun. Ugh.. apa yang kulakukan barusan? Sasuke kau,BODOH!

"Sa..su..ke..." dan Emerald itu membelalak dengan sempurna.

you said 'hello' and I turned to go

but something in your eyes left my heart beating so

I just knew that I'd love again after a long, long while

I'd love again

Ya... takdir ini sungguh mempermainkan kita. Memisahkan kita dan, sekarang mempertemukan kita lagi. Tapi apa daya? Waktu sudah merubah diriku sepenuhnya. Aku menganggap janji kita dulu hanyalah janji belaka. Janji yang terlalu kekanak-kanakkan.

It was destiny's game, for when love finally came on

Mungkin aku sempat hancur. Ketika aku mencarimu tapi ternyata hasil yang kudapat kau menghilang. Menghilang dari kehidupanku dengan hanya meninggalkan satu janji yang tak kuanggap lagi kini. Tapi, rasa ini masih ada untukmu dan aku tidak bisa mengungkapkannya.

I rushed in line only to fine that you were gone

wherever you are i fear that i might

have lost you forever, like a song in the night

Aku sebetulnya masih mencintaimu walau sudah sekian lamanya. Walau sudah lama kau meninggalkanku. Menghilang. Tapi.. jangan tanya kenapa aku pura-pura tak mengenalmu, aku juga tak tau. Apakah ini perlakuanku untuk membalasmu?

now that I've loved again, after a long, long while

I've loved again

Aku sudah mulai terbiasa dengan kehidupan baruku. Kini tiap pagi aku selalu mendapati kau yang memberiku senyuman ketika, aku keluar dari kamarku. Tapi aku tidak mau menanggapimu. Aku sudah terlalu lama menunggumu. Sampai pada suatu hari aku membentakmu.

"Tak usah memberiku senyuman! Jika kau hanya fansgirl biasa, tak usah pura-pura baik padaku!"

Dan aku kehilangan senyumnya sejak saat itu. Senyum yang tak lelah dia berikan padaku, dan kini aku menghancurkannya.

End Sasuke POV

Kaki itu melangkah lesu ke kamarnya. Tetes air mata masih mengalir deras tanpa henti. Dadanya terasa sakit bagai dirobek-robek. Pedih, kecewa, putus asa, semuanya bercampur aduk menjadi satu. Dapat digambarkan betapa hancurnya gadis Pink ini. Kata-kata menusuk itu serasa menghantamnya berkali-kali. 'Apakah keputusanku pindah kesini salah? Apa dia melupakan janji itu?' hanya itu yang ada di otaknya. Menghantuinya. Menemaninya di gelap ruangannya.

"Aku...keberadaanku.. tak diperlukannya." dan mata itu terpejam membawanya ke alam mimpi.

TAP TAP TAP

Sepatu hitam itu berbenturan dengan lantai dibawahnya dengan cepat.

"Argh... harusnya Dobe memberitahuku untuk mengirim e-mail itu lebih cepat tadi!" umpat pemuda berambut raven itu, sambil sekali-kali melirik jamnya. Saat dia melangkah ke kamarnya dan bersiap membuka pintunya dia mendengar suara pintu terbuka. Disebelahnya gadis Pink itu berjalan gontai. Rambutnya terayun-ayun. Disebelah tangannya memegang sebuah plastik hitam. Dan yang tak diduga, gadis itu membuang plastik tadi keluar ke jalanan di bawah, tanpa memperhatikan bahayanya karena mereka di lantai lima.

SYUUUT

Lalu gadis itu berbalik masuk ke kamarnya dan menutup pintu dengan keras. Sasuke hanya menatapnya tak mengerti. Tapi entah kenapa kakinya membawa dia berlari kencang ke lantai bawah.

"Bingo!" pekiknya saat mendapat plastik hitam itu. Lalu dia memutuskannya membawanya ke kamarnya.

beautiful girl, I'll search on for you

till all of your loveliness in my arms come true

Matanya onyx itu membelalak sempurna mendapati apa yang terdapat pada plastik itu. Foto dirinya dengan berbagai macam aktivitas, lalu foto hasil editan dengan gambar Sakura dan dirinya yang dipadukan. Dan buku harian Sakura...

5 September 2002

Sasuke besok mengikuti lomba basket. Aku khawatir padanya karena kakinya yang cedera akibat menolongku yang jatuh dari tangga beberapa hari lalu. Tapi dia tetap memaksakan mengikuti lomba basket. Mudah-mudahan timnya menang!

9 September 2002

Ino memberiku sebuah CD yang berjudul 'Beautiful Girl' aku yang tertarik, mendengarnya. Dan pada saat itu, aku ingin sekali Sasuke mengatakan padaku seperti di lirik lagu itu.

15 September 2002

Sebentar lagi masa SMA akan berakhir. Aku takut berpisah dengan Sasuke. Aku akan pindah kuliah di Oto. Tapi aku takut.

Mata Sasuke makin cepat membaca helai demi helai. Namanya selalu disebut di tiap lembar, di tiap baris dan di setiap tanggal. Dan matanya tiba-tiba terpaku pada satu kalimat.

Aku akan menepati janjiku pada Sasuke. Aishiteru Sasuke...

you've made me in love again, after a long, long while

TOK TOK TOK!

"Iya sebentar!" ucap suara serak Sakura.

Cklek

GREB

"Sas..Sasuke?"

"Sakura maafkan aku!" ucap Sasuke sambil memeluk Sakura dengan erat.

"Menjauhlah Sasuke. Sia-sia pengorbananku pindah kesini!" jerit Sakura dengan berlinang air mata sambil mendorong Sasuke.

"Saku-"

"Lepaskan!"

"Sakura-"

"LEPASKAN SAS-"

"SAKURA! You're... you're my beautiful girl." dan Sasuke dapat merasakan tubuh yang ada di dekapannya melemas dan berhenti memberontak.

in love again

and I'm glad that is you…

hmmmmm… beautiful girl..

Aishiteru Sakura...

OWARI

Gyaaaa! *blushing sendiri* kenapa aku buat fic gini? Padahal ga pinter bikin fic gini. Hiks..hiks.. Senpaaaaaaaaaaiiiii~ mohon bimbingannyaaaaaaaa~~~~~~~ *nangis sembah sujud*

Lumayanlah menghabiskan lima halaman MS Word hanya untuk ceritanya.

Okelah daripada banyak bacoted mending bales ripiewwww~ prikitiewww~

Cha-Nichi Kudo Oktora

Hehehe... makasih untuk pujiannya. *nyengir bahagia* dan makasih ripiew and favenya oneechan! ^^

Keep RNR?

Just Ana

Klo saku ga mati ga seru! XDD *author dirajam* disini Saku ada karena critanya ga berhubungan dengan chap satu dan dua. Ga usah manggil senpai... aku msih kelas tujuh... TToTT

Keep RNR?

Like a Star

Ga boleh? Saya juga ga tau. Hehehe... *nyengir*

Fidy Discrimination

UWAAA! Fid-fidyyyyy! Eeegghh...Rei kecekek disini kau peluk begitu erattt! Uggee,,,
ma' sama... ;) hehehe... nanti masuk IMB ya klo suka nyanyi! XDD euh.. kelanjutan kagak ada euy! Ini kan sebetulnya hanya kumpulan Oneshoot. Cuman Rei kemaren bikin chap satu dan dua nyambung karena pengen. XDD

Keep RNR? Muach! 3

Yusha'chan Higurashi

Makasih oneee~ *nangis bahagia* ini udah apdet..

Keep RNR?

Rin Akari Dai ichi

Ini udah diperbaiki Touchan. Hehehe...XDD

Ini udah apdet... RNR?

An Innocent People

Yo! Kalem mameeenn~ santai aja.. wkwkwk...

Oh salam kenal dulu ya! XDD

Nasehatin orang ga usah pake 'HEH' segala dong. klo kalian emang pengguna EYD tulen yang bisa mengkritik EYD kami pasti tau dong, cara nasehatin dengan baik! X)

Ini sudah diperbaiki. Apakah sudah berkenan di hati kalian?

Makasih udah sering memperhatikan fic saya yang ancur amburadul.

Oh ya nama kalian salah tuh!

Nama KALIAN itu AN Innocent people kan? Bisa mengerti dari yang saya bold? Bahwa kalian menyebut diri sebagai 'KAMI' yang artinya lebih dari SATU ORANG. AN itu untuk SATU orang. Jadi sebaiknya perbaiki nama kalian.

Keep RNR untuk mengkoreksi EYD saia?

Haruno Mya-chan

Ga apa-apa. Yang penting Oneechan berbaik hati mengripiew.^^

Makasih udah muji fic ini. Rei sendiri blushing tanpa sadar pas bikinnya. XDD

Oh ya makasih udah ripiew tiap fic Rei yang muncul. Rei minta maaf gak bisa ripiew punya Oneechan yang NaruSaku karena Rei ''Narusaku Haters'' hehe.. jadi klo baca Narusaku paling ga kuat. Makasih udah difave!

Keep RNR?

4ntk4-chan

Makasih. Keep RNR?

Hueh.. selese juga bales ripiew!

Untuk semua baik Silent Reader, atau yang ngeripiew makasih banyak ya!

Wanna ripiew?