KYUMIN/GOOD SUNBAE/CHAPTER THREE
Cho Kyuhyun
Lee Sungmin
Present
Reyza apriliyani
.GS.
.
Entah kenapa aku merasa, aku bukanlah yang terbaik untuk kyuhyun sunbae...
.
.
.
"ryeowook ah~" aku langsung menubruknya dengan pelukan.
"eh minnie.. kenapa?" ryeowook bingung melihatku.
"kamu tau... aku jadian sama kyuhyun sunbae.." aku memeluknya dengan erat.
"ehhh?! Jinjja?!" seru eunhyuk, ryeowook dan kibum.
"benarkah minnie? Kamu pasti hanya mimpi minnie... bangun bangun hari sudah pagi" ucap hyukie dengan mencubit cubit pipiku.
"aku serius.." pout. Aku kesal kenapa mereka bilang aku hanya bermimpi.
"minnie ah. Aku tau kau sangat ingin bersama kyuhyun sunbae, tetapi lihatlah kenyataannya." Ucap kibum dengan mengelus ngelus kepala ku.
"aish, kalian ini. Aku serius, benar benar serius. Aku jadian sama kyuhyun sunbae, kemarin saat pulang dari cafe dia memelukku dan mengatakan dia akan berusaha untukku." Aku mulai sedih, seburuk itukah aku untuk kyuhyun sunbae sampai sampai mereka semua tidak percaya dengan perkataanku.
"su-" perkataan wookie pun terpotong.
SRET
"eh. Kyuhyun sunbae, ada apa kesini? Ah.. club basket ya? Tunggu aku panggil-" saat aku ingin berbalik.
"bukan. Aku kesini, untuk menemuimu. Mau ke kantin?"
Mwoo? Kyuhyun sunbae kesini untuk mengajak ku ke kantin. Apakah ini ajakan pertama, ahh aku rasa muka ku memerah.
"heum. Baik ayo sunbae."
.
"aku masih tidak mempercayainya." Ucap hyukie.
"hei kamu tak boleh seperti itu hyukie, bila minnie bisa mendapatkan kyuhyun sunbae itu bagus bukan. Jadi dia tidak hanya bisa menghayal. Dan kita sebagai sahabat seharusnya mendukungnya." Ucap ryeowook dengan bijak.
"benar katamu wook. Aku ikut bahagia, setidaknya dia tidak berbohong. Tapi bagaimana bisa ya dia menaklukan kyuhyun sunbae yang dingin itu." Ucap kibum.
"aku rasa... karena kegigihkan dan kekeras kepala nya lee sungmin."
"hahahha"
Dan mereka pun tertawa bahagia. Mereka senang melihat sahabatnya sungmin bisa bersama orang yang diinginkannya.
.
"ini" kyuhyun sunbae menaruh sayuran ke piringku.
"eh, kenapa sunbae? Sunbae tak suka sayuran?" tanyaku.
"ya. Sangat tidak suka, aku sangat bermusuhan dengannya." Ah aku serasa melihat sisi lain dari kyuhyun sunbae.
"sunbae.. sayuran itu baik loh. Agar nanti pipi sunbae tidak bolong bolong seperti itu. Hahaha"
"jadi kamu mulai berani ya mengataiku.. terima ini" tiba tiba kyuhyun sunbae menyuapi makanan ke mulutku.
"uhuk uhuk.." dan aku pun tersedak-_-
"eh eh.. sungmin, mianhae.. mian" kyuhyun sunbae langsung kesebelahku dan memberikan minum dengan menepuk nepuk pundakku.
"ah gomawo sunbae." Saat aku menengok kesamping, aku melihat dengan jarak dekat muka kyuhyun sunbae. Muka ku pun memerah.
"ah sunbae, aku ingin ke toilet sebentar." Ucapku meninggalkannya.
"manis" lirih kyuhyun.
.
"aish,, tadi sangat dekat. Muka kyuhyun sunbae sangat tampan. Aa mukaku sangat merah sekarang. Aku malu." Aku bermalu ria di depan cermin.
"ah! Aku harus kembali, kyuhyun sunbae pasti menungguku." Ucapku, lalu langsung pergi meninggalkan toilet, tetapi.
Bruk.
"ah mian" ucapku lalu aku melihat jessica dan yoona dengan tampang sinisnya.
"minggir, kalau jalan lihat lihat dong." Ucap jessica.
"iya" lalu aku pun meninggalkan mereka. Tapi baru beberapa langkah, aku mendengar mereka membicarakan kyuhyun sunbae, jadinya aku nguping dulu deh sebentar.
.
"hey jess, udah lihat majalah sekolah belom? Ada kyuhyun oppa tau disana. Aaaa tampannya dia, makin hari dia makin perfect aja yah." Ucap yoona dengan semangat.
Ah kyuhyun sunbae, memang memiliki banyak pernggemar
"benarkah? Mana mana aku ingin lihat."
"eh tapi kamu tau ga jess. yeoja yang tadi menabrakmu itu yeojachingu nya kyuhyun oppa tau."
"what? Yeoja itu. Bohong, dia kan biasa banget, mana mau kyuhyun oppa bersama dengannya."
"benarkan? Aku saja merasa mereka tidak seimbang. Haruskah kita membuat anti kyumin. Hahah"
Apa kata mereka benar juga. Aku memang tidak seimbang dengan kyuhyun sunbae, kyuhyun sunbae yang sangat pekerja keras, tampan dan pintar. Berbeda denganku yang keras kepala, biasa saja dan tidak pintar. Aku memang tidak serasi dengan kyuhyun sunbae.
.
"ah sunbae. Mian lama. Apakah makanan sunbae sudah selesai. Ah aku harus kembali ke kelas. Duluan ya sunbae, bye" ucapku cepat lalu pergi meninggalnya.
"ah ya."
Setelah mendengar jawaban dari kyuhyun sunbae aku pun segera pergi meninggalkannya dan kembali ke kelas. Menaruh kepala ku di atas meja dengan muka yang jelek.
"eh, waeyo minnie-ah?" tanya ryeowook kepadaku.
"heung~~~~" aku hanya bergumam tak jelas dan tetap dengan wajah meratap.
"dia kenapa?" tanya hyukjae kepada ryeowook.
"molla, tiba tiba dia datang lalu langsung seperti itu" ucap ryeowook.
"apakah ini ada hubungannya dengan kyuhyun?" tanya kibum.
"mung-" lagi lagi ucapan ryeowook terpotong, mian ne wookie-ah.
"apakah aku tidak pantas untuk cho kyuhyun. Aku merasa kalau aku ini jauh berbeda dengan kyuhyun. Sangat berbeda" ucapku menyela ucapan ryeowook. Aku berbicara dengan nada lemasku.
"apakah kau baru menyadarinya sekarang.. ukhhh" tiba tiba kibum menonjok perut hyukjae.
Omongan hyukjae ada benarnya juga, itu membuatku lebih lemas lagi. Pasti mukaku sudah sangat sangat sangat mengerikan.
"lihat apa yang kau perbuat. Sudahlah minnie, jangan dengarkan apa kata orang. Mungkin mereka hanya iri kepadamu." Ucap kibum menyemangatiku, sambil melemparkan death glare ke hyukjae.
"ah terima kasih kibum-ah. Aku menyayangi kalian" ucapku dengan tersenyum.
.
Mengapa kata kata perempuan itu masih berkeliaran di kepalaku. Apakah aku harus melakukan sesuatu agar kyuhyun sunbae lebih menyukaiku? Apa yang harus aku lakukan?
.
"aku sudah melakukannya dengan benar. Kenapa malah seperti ini jadinya" runtuk ku. Lihat saja, sekarang rambutku sangat aneh, karena aku mencoba untuk merubahnya, niatnya ingin menjadi lebih baik, tapi kalau seperti ini malah nambah parah.
"oh tidak, aku telat. Sudah waktunya janjian." Ucapku sambil melihat ponsel. Aku pun segera berlari ketempat tujuanku.
Sesampainya disana aku melihat kyuhyun sunbae tertidur dengan posisi duduk.
"pasti sangat lelah belajar dan urusan klubnya. Tapi aku malah menyuruhnya untuk bertemu."
Tiba tiba saja dia membuka matanya.
"eh, sunbae. Maafkan aku terlambat." Ucapku.
"ah tidak apa apa. Eh rambutmu?" ucapnya sambil melihat ke arah rambutku. Apakah dia menyadari perubahan rambutku.
"apakah kamu terlambat bangun?" ugh... tiba tiba ada yang menusuk jantung ku. Padahal aku memerlukan waktu satu jam untuk membuat rambut seperti ini.
"oh iya. Aku membawa bantal duduk. Jika sunbae ingin tidur aku bisa menjadi tumpuan punggungmu. Kamu pasti lelah kan sunbae." Ucapku dengan cepat.
"tenang lah sedikit. Kamu pasti lelah karena selalu menghawatirkanku" ucapnya lalu memelukku. Aku merasa ini sangat nyaman. Padahal yang lelah itu dia.
.Tak jauh dari sana.
"hahahha apakah itu semua benar? Pasti sangat lucu" aku mendengar suara tawa seseorang, apa jangan jangan ada orang. Oh tidak apa yang akan mereka pikirkan bila melihat seorang cho kyuhyun berpelukan dengan orang sepertiku. Langsung saja aku melepaskan pelukan kyuhyun sunbae.
"ah, em, ga baik dilihat orang." Ucapku gugup.
"benar. Maaf" balasnya dingin. "aku akan membeli minuman dulu" ucapnya lagi dan meninggalkanku.
Tidak. Bukan ini yang aku mau. Kenapa dia meninggalkanku.
Langsung saja aku mengejarnya dan menarik belakang bajunya.
"walau hanya sedikit saja, aku ingin berada disamping sunbae. Tapi aku tidak pantas untuk orang hebat seperti sunbae. Karena aku selalu melakukan hal yang tidak berguna. Yang membuat sunbae menjadi susah." Aku mengeratkan tarikanku dibajunya.
Tiba tiba kyuhyun sunbae membalikkan badannya dan memelukku dengan erat.
"siapa yang bilang kau tidak pantas untukku. Dan siapa yang bilang juga bila aku ini hebat." Ucap kyuhyun sunbae.
"aku tak sehebat yang kau pikirkan. Kau tahu, aku selalu memikirkan hal aneh bila aku bersamamu. Seperti sekarang ini, melihat wajahmu aku ingin..." kyuhyun sunbae pun memegang bahuku. Apa yang akan dia lakukan. Dan apa yang maksudnya dengan hal aneh.
"kau tau. Melihat wajahmu yang memerah dan bibir plum mu yang ini membuat aku ingin mencicipinya."
CUP
Kyuhyun sunbae menciumku. Dan itu tepat dibibir. Oh tidak aku merasakan lututku lemas. Rasanya aku ingin jatuh, tapi tangan kyuhyun sunbae yang berada di pinggangku menahan hal tersebut.
"dengar, aku mencintaimu, sangat mencintaimu. Jadi jangan dengarkan kata kata orang cukup dengarkan kata kata ku. Kamu mengerti?" ucap kyuhyun sunbae kepadaku.
"ne kyuhyun sunbae. Aku mengerti." Ucapku malu malu.
"ah manis nya yeojachinguku. Jadi ingin menciumnya lagi. Dan satu lagi, jangan panggil aku sunbae."
"eh trus aku harus memanggil sunbae apa dong?" tanyaku.
"heum... panggil oppa, chagi juga boleh, atau yeobo. Yang terakhir sepertinya lebih baik" ucapan kyuhyun sunbae membuat pipimu memerah. Ah kyuhyun sunbae.
"baik sun- eh oppa."
"oppa.. kenapa tak yeobo?"
"ani, nanti saja kalau kita sudah menikah."
"jadi kau ingin menikah denganku heum?" tanyanya dengan menarik pinggangku agar lebih menempel dengannya.
"heum" aku menganggung malu malu. Dan..
CUP!
END
.
.
Tambahan
Kyuhyun pov
Hari ini aku akan bertemu dengan minnie, ah aku sudah tidak sabar. Lihat aku datang ketempat janjian sangat awal. Hehe. Sebernarnya aku sangat lelah, lebih baik aku tidur dulu. Mumpung masih ada waktu.
"pasti sangat lelah belajar dan urusan klubnya. Tapi aku malah menyuruhnya untuk bertemu."
Ugh.. aku seperti mendengar suara minnie. Aku pun membuka mataku
"eh, sunbae. Maafkan aku terlambat." Ucap minnie. Eh mengapa rambutnya berantakan.
"ah tidak apa apa. Eh rambutmu?" tapi itu membuatnya menjadi lebih manis.
"apakah kamu terlambat bangun?" eh tiba tiba mimik mukanya berubah, apakah aku salah berbicara.
"oh iya. Aku membawa bantal duduk. Jika sunbae ingin tidur aku bisa menjadi tumpuan punggungmu. Kamu pasti lelah kan sunbae." Apa yang dia bicarakan.
"tenang lah sedikit. Kamu pasti lelah karena selalu menghawatirkanku" dia sangat berisik, tapi aku menyukainya. Kupeluk saja dia supaya lebih tenang.
"hahahha apakah itu semua benar? Pasti sangat lucu"
Eh! Tiba tiba dia melepaskan pelukannya setelah mendengar tawa seseorang. Ada apa?
"ah, em, ga baik dilihat orang." Kenapa ga baik. Apakah dia malu.
"benar. Maaf" balasku dingin. "aku akan membeli minuman dulu" ucapku lagi dan meninggalkannya.
Mengapa dia harus merasa tak baik bila ada orang, bukannya dia yeojachinguku, harusnya itu tak apa apa.
DEG
Tiba tiba saja minnie menarik baju belakangku.
"walau hanya sedikit saja, aku ingin berada disamping sunbae. Tapi aku tidak pantas untuk orang hebat seperti sunbae. Karena aku selalu melakukan hal yang tidak berguna. Yang membuat sunbae menjadi susah." Suaranya terdengar parau apakah dia menahan tangis.
Aku pun membalikkan badan dan memeluknya dengan erat.
"siapa yang bilang kau tidak pantas untukku. Dan siapa yang bilang juga bila aku ini hebat." Ucapku.
"aku tak sehebat yang kau pikirkan. Kau tahu, aku selalu memikirkan hal aneh bila aku bersamamu. Seperti sekarang ini, melihat wajahmu aku ingin..." hanya dengan melihatnya saja aku ingin melakukan hal yang lebih. Lalu aku pun memegang bahunya.
"kau tau. Melihat wajahmu yang memerah dan bibir plum mu yang ini membuat aku ingin mencicipinya."
CUP
Aku menciumnya. Dan itu tepat di bibirnya. Sangat manis. Aku menyukainya.
"dengar, aku mencintaimu, sangat mencintaimu. Jadi jangan dengarkan kata kata orang cukup dengarkan kata kata ku. Kamu mengerti?" aku harap dia mengerti.
"ne kyuhyun sunbae. Aku mengerti." Aish, kenapa dia selalu memanggilku sunbae.
"ah manis nya yeojachinguku. Jadi ingin menciumnya lagi. Dan satu lagi, jangan panggil aku sunbae."
"eh trus aku harus memanggil sunbae apa dong?" tanyanya.
"heum... panggil oppa, chagi juga boleh, atau yeobo. Yang terakhir sepertinya lebih baik" hehehe panggilan yeobo memang sangat cocok. Jadi tidak sabar ingin membuatnya memanggilku seperti itu. Lihat pipi nya memerah. Aaa manisnya pacarku.
"baik sun- eh oppa."
"oppa.. kenapa tak yeobo?"
"ani, nanti saja kalau kita sudah menikah." Jadi dia ingin menikah denganku.
"jadi kau ingin menikah denganku heum?" tanyaku dengan memeluk pingangnya lebih erat.
"heum" ah jawaban yang sangat tepat. Tunggulah, aku akan melamarmu saat waktunya sudah tepat. Dan..
CUP!
END!
.
.
.
Yoshaaaa... Hello~
Ini chapther terakhir loh. Bagaimana? Respon kalian sangat saya butuhkan. Karena saya masih pemula dan memerlukan bimbingan. Terima kasih yang sudah banyak bertanya dan mengkomen chap sebelumnya. Jeongmal Gamsahamnida~
Tunggu ya ff ku yang lainnya. Dan semoga itu lebih baik. Dan aku benar benar mengharapkan komentar dari kalian semua yang membacanya. Arigatou Gozaimasu.
Jaa.. Sampai Jumpa
Thanks to
Guest, angel-si, vitahaemin, Guest, wuhan, terrezhen, cho sungkyu137, dewi. , dewikaa, sisKkamjong88, Cho Hyun Ah Sparkins 137, abilhikmah, melee, allea1186, Guest, Chominhyun, whey.k.
