You're All I Need
Chap 3
Genre : Romance, Drama
Rate : T
Pairing : KyuMin
Warning : GenderSwitch, Typo(s), Newbie, Abal, OOC
Summary :Persahabatan yang terjalin antara Kyuhyun dan Sungmin selama 10 tahun. Kyuhyun yang tidak pernah bisa jauh dari Sungmin dan merasa bahwa dirinyalah orang yang terpenting bagi Sungmin merasa terancam keberadaannya saat Sahabat Lama Sungmin datang kembali. Akankah Kyuhyun rela membagi perhatian "sahabatnya" pada orang lain?
Disclaimer : KyuMin milik mereka sendiri. Saya hanya meminjam cast dari mereka. Ini hanya sebuah Fanfiction dari seorang Newbie yang baru belajar menulis. FF ini murni milik saya. Mohon Perhatian dan dukunganya ^^
.
.
.
.
Di sebuah taman belakang kampus yang sejuk, terlihat kini dua orang tengah berbincang akrab. Seorang yeoja berpipi bulat, bermata indah, hidung mungil, serat bibir pulm tipis dengan warna pink menggoda. Sedangkan Sang namja yang berparas tampan, dan senyumnya yang menawan. Sungguh pemandangan ini akan membuat semua orang yang melihatnya menjadi iri. Siapa yang tidak akan iri melihat sepasang kekasih yang sama sempurnanya? Namun, sayangnya kedua orang yang tengah berbincang ini bukanlah sepasang kekasih. Mereka hanya sekedar bersahabat.
"Aku tidak menyangka Minnie-ah. Ternyata Ahjumma dan Ahjusshi masih mengingatku. Bahkan mereka masih terlihat seperti sepuluh tahun lalu, tidak bertambah tua sedikitpun. Dan oh… akhirnya aku dapat merasakan kembali lezatnya masakan Umma-mu, tahukah kau bahwa aku sangat merindukan masakan Umma-mu. Teuki Ahjumma memang seorang koki yang handal". Ucap Siwon girang. Tadi pagi Siwon memang sengaja menjemput Sungmin. Selain karena jam mata kuliah mereka yang sama, Siwon juga ingin bertemu dengan Leeteuk dan Kangin yang sudah dianggapnya sebagai Umma dan Appanya sendiri.
"Hahaha…Siwonnie kau sudah mengatakan itu berulang kali. Sepertinya sihir yang dipakai Umma-ku sangat berhasil ya". Sungmin melepaskan tawanya lagi. Sedari tadi Siwon tak henti - hentinya memuji masakan Umma-nya. Sepertinya pemuda ini memang sangat merindukan masakan Umma-nya.
"Tapi aku bersungguh – sungguh, Min. Masakan Umma-mu bahkan jauh lebih enak dari masakan koki handal di rumahku. Bagaimana jika Teuki Umma menjadi Umma-ku saja, Min? kau tahu kan Umma-ku tidak bisa memasak. Jadi kita bertukar Umma saja, kau kan juga pandai masak. Jadi tak masalah bukan?". Ucap Siwon serius
Sungmin terbelalak dan spontan berdiri sambil bertolak pinggang di depan Siwon. "Ya! Apa – apaan kau ini?! Masa kau mau menukar Umma-mu sendiri Choi Siwon! Dasar anak durhaka!". Geram Sungmin murka.
Siwon menjadi ciut seketika, "A-aku hanya bercanda, Min. Sungguh!". Ucap Siwon meyakinkan dan menyuruh Sungmin untuk kembali duduk.
"Heuh… mengapa sih kalian itu sama saja? Mau mengambil Umma-ku menjadi Umma kalian".
Siwon mengerutkan kening ketika mendengar kata 'kalian' yang terucap. "Kalian?" kata Siwon memastikan.
Sungmin mengangguk. "Hmm...Kalian. Kau dan Kyuhyun. Dia juga pernah mengatakan demikian. Dia ingin menukar Heechul Ahjumma yang galak dengan Umma-ku yang baik hati. Huh dasar!". Sungmin menggerutu sambil mengerucutkan bibirnya. Merasa kesal dengan dua sahabatnya ini.
"Min"
"Hmm?"
"Apa hubunganmu dengan Kyuhyun yang sebenarnya?".
Sungmin menolehkan kepalanya cepat ketika pertanyaan itu terlontar. "Aigoo…sebenarnya apa sih yang kalian pikirkan? Kenapa pertanyaan kalian sama, eoh? Siwonnie, aku sudah bilang padamu kemarin bukan? Kyuhyun dan aku adalah sahabat, sama seperti kau dan aku". Jelas Sungmin dengan penekanan di setiap katanya.
"Benarkah? Tapi aku merasa hubungan kalian tidak seperti hubungan kita. Tatapan mata kalian berbeda. Apa kau yakin hubungan kalian hanya sebatas sahabat? Bisa saja lebih, kan? Karena entah kenapa aku merasa masing – masing dari kalian menyimpan perasaan khusus yang lebih dari rasa sayang terhadap sahabat. Hanya saja, tidak ada di antara kalian yang menyadarinya. Atau mungkin...kalian tidak mau mengakuinya?". Ucap Siwon telak dengan tatapan mengintimidasinya pada Sungmin.
Sungmin yang ditatap seperti itu menelan ludahnya kelu. Entah mengapa dia menjadi sedikit gugup. "T-tidak ada apa – apa antara kami selain persahabatan, Siwonnie. A-aku bisa menjamin itu".
Masih dengan tatapan curiganya, Siwon makin memicingkan matanya melihat kegugupan Sungmin. "Kau yakin Lee Sungmin?".
Sungmin hanya bisa mengangguk kaku. Dan selanjutnya tatapan itu berganti menjadi sebuah senyuman manis. Siwon menjulurkan tangannya dan merangkul pundak Sungmin membuatnya semakin dekat. "Baguslah jika memang begitu". Jawab Siwon riang.
"Ya! Apa – apaan kau kuda jelek?!"
Sebuah suara bass mengganggu momen manis mereka. Seketika sang pemilik suara itu berada tepat dihadapan mereka. "Hey, kuda jelek. Cepat lepaskan rangkulanmu dari Minnie!". Sebuah nada perintah terucap kembali dari namja tersebut.
"Kyuhyunnie? Apa yang kau lakukan disini? Memangnya kau tidak ada jam kuliah?". Sungmin yang berhasil sadar dari keterkejutannya beberapa detik tadi membuka suara terlebih dahulu.
Kyuhyun mendengus kesal, Sungmin seperti tidak menginginkan kehadirannya di tempat ini. "Aku sudah selsai dari tiga puluh menit yang lalu. Aku menunggumu dari tadi di kantin, tapi kau tidak juga muncul. Malah bermesraan dengan Kuda ini!". Kyuhyun menunjuk tepat pada wajah Siwon. "Hey, kuda genit. Kenapa kau masih merangkul Minnie? Cepat lepaskan! Apa kau tuli?". Kyuhyun makin emosi melihat Siwon yang masih dengan santainya merangkul Minnie. Sedetik kemudian Siwon melepaskan rangkulannya dan melemparkan senyum misterius pada Kyuhyun. 'Cih..apa – apaan senyum itu? Asal tahu saja, senyumku lebih mempesona darimu'. Batin Kyuhyun.
"Aishh, siapa yang bermesraan Kyunnie. Kami hanya mengobrol, dosen yang harusnya mengajar di kelas kami tidak bisa masuk hari ini. Jadi, kami pakai waktu ini dengan bersantai". Ujar Sungmin cuek yang malah membuat emosi Kyuhyun meningkat. "Tapi tidak usah diiringi dengan adegan rangkul – rangkulan, kan?". Sungmin hanya menatap jengah Kyuhyun, dia malas menghadapi Kyuhyun saat ini.
"Hmm.. baiklah, aku rasa aku harus pergi. Aku ada janji dengan temanku. Annyeong Kyuhyun-ssi, Sungminnie". Siwon tersenyum manis dan membelai lembut surai hitam milik Sungmin sebelum beranjak pergi. Hal itu tentu saja makin membuat Cho Kyuhyun geram. 'sok manis' batinnya geram.
Kyuhyun melihat Sungmin yang masih memasang senyum sambil melihat kearah Siwon. Kyuhyun menghela nafas berat dan memposisikan diri duduk disebelah Sungmin. "Apa yang kalian lakukan disini? Mengapa kau bisa bersama Siwon?".
"Kami hanya mengobrol tadi. Siwon datang menjemputku karena memang kami mempunyai jadwal yang sama pagi ini. Lagipula dia juga ingin bertemu kedua orangtuaku".
"MWO?!". Kyuhyun membulatkan matanya terkejut. Dengan cepat dia memegang bahu Sungmin dengan kedua tangannya. "Apa tujuan kuda itu menemui Ahjusshi dan Ahjumma? Jangan katakan dia ingin melamarmu? Andwe! Tidak akan kuijinkan. Tidak akan pernah!".
"Ya! Lepaskan! Sakit tahu!". Sungmin mencoba melepaskan cengkraman pada bahunya yang memang sangat kuat. "Kau jangan berfikiran jauh seperti itu! Kau kan tahu Siwon adalah sahabatku. Umma dan Appa sudah sangat mengenal Siwon. Dia hanya berkunjung saja. Dan hey Kyuhyun-ah. Memangnya kenapa kalau Siwon melamarku, ha? Dulu kau selalu berusaha menjodohkanku dengan Jungmo. Kenapa sekarang aku malah tidak boleh dekat dengan Siwon?". Sungmin memicingkan matanya. Sementara Kyuhyun terlihat gugup.
"A-aku hanya tidak suka dengannya. Dia tidak pantas untukmu, Ming".
"Jadi, jika bukan Siwon yang melamarku, misalnya saja Jungmo Sunbae yang melakukannya. Itu berarti kau mengijinkannya?". Tanya Sungmin.
"Andwe! Aku tidak akan mengijinkan kau menikah dengan orang lain!". Kilah Kyuhyun cepat, sedikit tidak sadar dengan ucapannya sendiri.
Sungmin menaikan sebelah alisnya. "Maksudmu?"
"M-maksudku, a-aku...".Kyuhyun semakin gelagapan saat Sungmin memandanginya intens. 'aish, pabo! Apa yang baru saja kukatakan? Mengapa hatiku menjadi tak karuan begini?' Batin Kyuhyun bergejolak. "A-aku...aisshh sudahlah tidak usah dibahas lagi! Aku ingin memberitahumu tadi kalau akhir pekan ini kita akan pergi ke Taman Hiburan berdua". Ujar Kyuhyun segera mengalihkan pembicaraan.
Mendengar kata 'Taman Hiburan' membuat mata Sungmin berbinar. "Jeongmal? Kita akan ke Taman Hiburan? Berdua?". Tanya Sungmin antusias. Sungmin memang sangat menantikan ini, pergi ke Taman Hiburan lagi bersama Kyuhyun tentunya. Selama ini Kyuhyun selalu berkencan dengan 'kekasihnya' di akhir pekan. Jadilah Sungmin merasa sangat kesepian.
"Hmm". Kyuhyun menganggukan kepalanya dantersenyum tulus.
"Kyaaa...aku senang sekaliiiii! Terima kasih Kyuhyunnie". Sungmin dengan semangat empat limanya menubruk tubuh Kyuhyun dan memeluknya erat.
Deg~
'K-kenapa jantungku berdetak cepat lagi? Apa yang sebenarnya terjadi padaku?'.
.
.
.
~oOo~
.
.
.
Hari ini adalah akhir pekan. Hari yang sangat ditunggu – tunggu oleh semua orang. Hari dimana kau bisa menghabiskan waktu dengan bersenang – senang, atau beristirahat seharian dirumah. Begitupun dengan Kyuhyun dan Sungmin yang telah merencanakan akhir pekan ini dengan begitu indah. Namun, rencana indah itu lenyap seketika karena kehadiran seorang pengganggu.
"Kyuhyun-ah! Aku mau boneka panda itu~ jebal"
"Aku tidak ingin naik wahana itu! Sangat mengerikan. Kita naik bianglala saja yaa Kyu~"
"Aah~ aku lelah. Istirahat sebentar yaa~"
"Aku mau eskrim! Apa kau mau juga Kyu? Nanti biar aku yang membelikannya chagiyaa~"
Begitulah sikap pengganggu itu. Mood Sungmin langsung berubah total. Saat ini Sungmin malah merasa seperti obat nyamuk diantara mereka berdua. Sang yeoja sama sekali tidak menegur Sungmin, dan Kyuhyun pun sepertinya menikmati sikap manja yeoja itu, dia sama sekali tidak melawan. "Kyu~ Aaaaa"
Sungmin sudah tidak tahan dengan pemandangan ini. Dia bangkit dan berniat meninggalkan sepasang 'kekasih' yang sedang bermesraan itu sebelum Kyuhyun menahan tangannya. "Ming, kau mau kemana?"
Kyuhyun mendengus sebal. "Kemana lagi? Tentu saja pulang! Aku tidak mau mengganggu acara kencan kalian berdua!" Sungmin ingin menyentakan tangan Kyuhyun. Namun tidak bisa, genggaman itu terlalu kuat.
"Jika mau pulang, kenapa tidak dari saja. Kau lama sekali mengambil keputusan Sungmin-ah".
Amarah Sungmin sudah memuncak sekarang. "Baik! Aku akan pergi sekarang. Annyeong Vicky Eonnier". Sungmin mengeluarkan seluruh tenaganya untuk melepaskan genggaman tangan Kyuhyun.
"Ya! Minnie-ah tunggu aku!" Kyuhyun langsung bangkit berlari menyusul Sungmin dan meninggalkan Victoria yang masi duduk memanggil – manggil namanya.
Sreet
Tidak butuh waktu lama bagi Kyuhyun untuk menyusul Sungmin. Dia sudah membalikan tubuh Sungmin menghadapnya sekarang. "Kenapa kau ingin pulang, Ming? Kita bahkan belum memulai perjalanan kita".
"Bukankah daritadi seharusnya kita sudah memulainya? Tapi apa nyatanya, kita tidak bisa menikmati hari ini karena yeoja itu tiba – tiba datang. Oh tidak, sepertinya hanya aku yang tidak menikmatinya. Karena sepertinya kau sangat senang ketika Vicky Eonnie menempelmu ssperti tadi, benarkan Kyuhyun-ah?" Ujar Sungmin dengan nada dingin.
"Aku sama sekali tidak menikmatinya, Ming. Tapi aku juga tidak mengacuhkan Vic Noona begitu saja. Kau tahu kan dia sebenarnya orang baik. Sungguh aku tidak bermaksud untuk mengacuhkanmu". Ucap Kyuhyun memberi penjelasan.
"Sudahlah. Lebih baik kau kembali temani kekasihmu. Sana! Aku mau pulang saja". Ucap Sungmin tambah ketus.
Kyuhyun memperhatikan wajah Sungmin dengan seksama. "Ming, jangan katakan kau cemburu melihat kami berdua?". Kyuhyun bermaksud menggoda Sungmin. Namun jawaban yang terlontar membuat nafas Kyuhyun seakan berhenti seketika.
"Memang!". Jawab Sungmin spontan. "Tentu saja aku cemburu. Kau terlalu banyak menghabiskan waktu akhir pekanmu bersama dengan para yeoja centil. Tapi kau jarang sekali mengajakku jalan – jalan. Wajar jika sebagai sahabat aku merasa cemburu kan?". Sungmin langsung meralat kata – katanya tadi.
Kyuhyun tersenyum manis dan dengan perlahan menangkupkan wajah Sungmin pada kedua tangannya. "Maafkan aku, Ming. Aku berjanji mulai saat ini akan terus bersamamu. Menghabiskan waktu bersamamu di akhir pekan". Kyuhyun menurunkan tangannya dan menggenggam tangan Sungmin. "Kajja! Kita habiskan hari ini sesuai rencana".
"Aku sudah tidak mood hari ini". Ujar Sungmin masih dengan wajah cemberutnya. Namun Kyuhyun tetap menariknya, memaksanya untuk menghabiskan akhir pekan ini. Setidaknya rencana indah mereka harus tetap berjalan bukan?
.
.
"Ming~ ayolah jangan cemberut terus. Kita sudah menaiki semua wahana yang kau inginkan tadi. Mengapa wajahmu masih saja asam?". Kyuhyun menghela nafas sedikit frustasi. Sedari tadi wajah Sungmin tetap tidak berubah, datar.
"Aku kan sudah bilang padamu kalau aku sudah tidak bersemangat". Jawab Sungmin dingin. Matanya hanya fokus memandang kedepan. Kyuhyun hanya menunduk lemas. Usahanya sedari tadi tidak membuahkan hasil.
"Kyu~"
"Hmm"
"Aku ingin ke Namsan Tower sekarang"
.
.
.
.
"Kita sudah berada di Namsan Tower sekarang, Ming. Apakah kau masih betah memasang wajah masammu terus?".
Sungmin menolehkan kepalanya pada Kyuhyun yang sedang menatapnya. "Sebenarnya aku masih sedikit kesal padamu. Tapi sangat disayangkan jika kita memasang wajah cemberut disini". Kali ini senyuman khas seorang Lee Sungmin telah kembali. Membuat Kyuhyun akhirnya bisa bernafas lega.
"Akhirnya kau tersenyum juga. Kau jauh lebih manis saat tersenyum".
Degh~
"Ming"
"Y-ya?"
"Kau benar – benar hanya mengobrol kan dengan Siwon siang itu?"
"Sudah berapa kali aku menjelaskannya padamu Kyuhyunnie. Kenapa sih kau selalu menanyakan hal itu?". Tanya Sungmin heran.
"Aku hanya takut, Ming. Melihatmu tersenyum seperti itu selain padaku. Aku takut kau meninggalkanku. Apalagi dia adalah sahabatmu juga". Ucap Kyuhyun menundukan wajahnya.
"Aigoo..Kyuhyunnie. Tidak ada sahabat yang meninggalkan sahabatnya. Aku tak akan meninggalkanmu. Mengapa kau jadi seperti ini sekarang?". Sungmin sangat heran dengan sikap Kyuhyun. Sepertinya sejak kedatangan Siwon, Kyuhyun menjadi lebih kekanakan.
Kyuhyun menggeleng lemah. "Tapi, senyummu itu. Bisakah tidak kau berikan pada orang lain? Biarkanlah senyum itu tetap hanya menjadi milikku. Aku tidak akan pernah bisa rela Ming". Kyuhyun memandang Sungmin dengan tatapan sendunya.
"K-kau bicara apa Kyu? Memangnya apa yang bagus dari senyumku. Sudahlah kau tenang saja, aku tidak akan mungkin bisa meninggalkanmu. Karena semua yang kubutuhkan hanya dirimu". Ucap Sungmin dengan rona merah mulai menjalar. Sungmin merutuki dirinya sendiri. Bagaimana bisa ia merona hanya dengan mengatakan hal itu. Oh sungguh, Sungmin benar – benar sangat malu saat ini. Apalagi Kyuhyun kemudian tersenyum dan mengacak lembut rambutnya.
"Ehm.. pemandangan malam ini sangat indah ya Kyu. Jarang sekali aku melihat pemandangan seperti ini. Anginnya pun begitu sejuk". Ucap Sungmin memejamkan mata menikmati udara yang begitu sejuk.
"Kau benar Ming. Sangat indah". Kyuhyun melontarkan pendapatnya. Namun, yang sedang dipandanginya saat ini bukanlah pemandangan malam kota Seoul. Tetapi, seorang yeoja yang sudah bersamanya selama sepuluh tahun ini. Seorang yeoja yang saat ini tengah memejamkan mata disampingnya. Kyuhyun perlahan mendekati Sungmin yang masih memejamkan mata.
"Kau tahu, Ming? Kau begitu indah. Mengapa aku baru menyadarinya sekarang. Kau indah, Ming".
Merasa nafas Kyuhyun yang dekat dengan pipinya, Sungmin membuka matanya. Dan apa tadi yang Kyuhyun katakan? Dia indah? Sungmin menolehkan kepalanya dan betapa terkejutnya dia saat ini melihat jarak wajah mereka berdua yang begitu dekat hingga Sungmin dapat merasakan aroma mint yang keluar dari mulut Kyuhyun.
"Kyu–"
"Kau indah, Ming". Potong Kyuhyun segera sebelum mengeliminasi jarak diantara mereka yang sudah sangat tipis.
Chu~
.
.
.
.
.
TBC
.
.
.
.
Hehehehe *ketawa gaje*
Mian yaa lama chap ini.. hehehe #plakk
Maap juga karena terlalu pendek..
FYI sebenernya yang repost itu Cuma chap 1. Waktu itu aku pernah repost di sini juga, tapi entah kenapa kok malah jadi error gitu. Banyak kata – kata yang ilang dan itu ngebingungin. Ceritanya jadi ga enak dibaca.
aku memutuskan untuk menghapus FF ini dan memposting ulang dan untungnya setelah di post ulang, tidak error lagi seperti postingan pertama. Biar ga bingung, makanya aku tulis Repost. Begitu ceritanya, hehehe..
bales – bales review :
hyuknie : selain mesum, cemburuan adalah sifat dasar seorang evilmaknae, hehehe
MO ELF : ada apa dengan Vic?
Blue minra : *Author ikut geleng geleng kepala*
Vhentea : Nado annyeong ^^
Park Min Rin : Gomawo, tapi chap ini jadi lama, hehe. Maap suka kebiasaan *piss* sayangnya yang pernah di post Cuma chap 1, hehehe.. tapi akan diusahakan update kilat lagi kok ^^
HeeYeon : Itu karena Ming jarang berdoa, makanya yang diimpiin malah iblis -,-
Mitade13 : OMG! Aku unyu? Uwaaa makasih :* #plakk
TiffanyLee : Ne, Hwaiting!
Song HyoRa137 : Mwo? Nguras air mata? Kayaknya aku nulisnya sambil ketawa setan deh, haha gomawo udh review ^^
Guest : Ne, ini udah lanjut ^^
Margareth pumpkins : hem..bener ga yaa? Hehehe, Ne ini udh lanjut.
AIDASUNGJIN : Yeay..ini udah lanjuuutt ^^
Hyukfa : Kapan ya? Kapan – kapan aja deh :P aku yang ngapus say, abisnya jadi error gitu -,-
Isme : gemes? Cubit aja Kyunya. Gapapa kok aku ikhlas
Cho Kyuri Mappanyukki : *Kyuhyun : manggut – manggut*
Ega : taraaa...ini dia chap selanjutnya ^^
Kyurin Minnie : yeayyy...ini lanjut say
Iinx .artie1 : Evil ga akan kalah ama kuda.. yeaayyy
Kerorokeyen : sama, aku juga bingung *lohh?1
Kyuhyuniverse : yeaayyy
Cho min hyun forever kyumin : udah lanuut ^^
Qniee love nest : masih kok, kayaknya sih.. *lohh?1
joyKyuMin : gomawo.. oke oke, tungguin aja yaa ^^
KaRa : Mianhae :'( abis yg kepikiran Cuma Junmo sih, tapi tenang aja. Jungmo Cuma segitu doang kok munculnya
KyuNa Sarabghae : Ne, ini udah lanjuut.. gomawo ^^
Takara-hoshi : makasih makasih ^^ ini udh update, wlopun ga kilat sih, hehe
GG : maklum, namanya juga Kyuhyun
HyukBunnyMing : hehehe, jangan banyak banyak aah, mubazir ntar... ne ini udh lanjut ^^
.75 : Kyu kan pabo #digorok sparkyu
Chikyumin: Ini udah lenjut ^^
Kikihanni : aku juga mau banget kalau punya sahabat kayak Siwon dan Kyuhyun, hehehe
Cheyzee : asiikk di bilang baik, cihuuyy
DANHOBAKMING1 : Ne, gomawo ini udh lanjut ^^
Hyuni88 : Ming : Gamau wee :P
Monnom : soalnya ntar diceramahin ama ustadnya, hehehe... kasih ga yaa?
KMS kyuminshipper : Gwaenchana...makasih yaa udh review ^^
Kyuminalways89 : jiwa mesum Kyu ga bisa diilangin, ckc
lovelyMin21 : Ne, udh lanjut nih ^^
Tika : Annyeong.. makasih yaa, heheh jadi maluu
Special thanks to :
Hyukfa, Iinx . artie1, 137Line, Hyo Bin KyuminShipperShawol, Monnom, isme, Sparkyu-Min, Baya, Qniee love nest, AIDASUNGJIN , KimAeRin, Cho Kyuri Mappanyukki, blue minra, .75, Kyurin Minnie , Park Min Rin, kerorokeyen, MO ELF , hyuknie, cheyzee, Margareth pumpkins, Tiffany Lee, KyuNa Saranghae, kyuminalways89, pinkkyumin, HeeYeon, Vhentea, mitade13, Song HyoRa137, Guest, Ega, kyuhyuniverse, Cho min hyun forever kyumin, joyKyuMin, KaRa, takara-hoshi, GG, HyukBunnyMing, chikyumin, kikihanni, Hyuni88, KMS Kyuminshiper, LovelyMin21, Tika
Maaf kalo ada nama yang ga ketulis, mata saya udah 5 watt..
Oh yaa... siapa yang mau ikut saya nganterin uri leader wamil?
Bye bye,, see u next chap..
~ restiero ~
