Decslaimer: Bleach it's Tite Kubo, Temu Idola it's Akane Ukitake.

Genre: Humor (diragukan),Parody (ini juga diragukan).

Warning : Garing, A.U, Typo bertebaran, nyeleneh, gak nyambung, kurang pemakaian EYD.

Summary : Bagaimana kalau Ichigo d.k.k bertemu dengan para fansnya? Kerusuhan dan kegilaan apa yang bakal terjadi?

Note: Hai minna-san! Bener-bener gomen nih! Maaf bener kalau updatenya telat! Hehehe..soalnya author juga sibuk untuk latihan semester tahun ini. Bener-bener gomen! Semoga cerita ini menarik untuk dibaca. Dan bener-bener gomen kalau cerita ini agak nyeleneh penggunaan kalimatnya. Soalnya, akhir-akhir ini jarang nulis fic. Bener-bener gomen minna-san!

***HAPPY READING***

Chapter 3 : Persiapan Hueco Mundo

Bener-bener hari yang kelam di Hueco Mundo. #backsound suara piring pecah –plak- lolongan anjing.

#wait a minute, emangnya di hueco mundo ada anjing ya?

Entah ini jam berapa, yang pasti belum ada persiapan spesial dari makhluk-makhluk di Heuco Mundo . Author pun harus berualang kali mengecek jam tangan yang baru saja beli di Matahari.

#weh? Memang gak kepanasan tuh? Jauh amat beli di matahari?

#pamer…

Sebenarnya, ini jam 7 pagi atau jam 7 malam?

Masa bodoh dengan jam! Mau jam 10 kek, jam 11 kek, jam 25 kek(?). Yang terpenting adalah, author harus menjalankan tugas untuk mengawasi makhluk-makhluk nyeleneh disini .

#author bertanggung jawab –plak-

Kita gerayanggi rumah siapa dulu ya? #digampar! anak kecil sudah berani pakai kata tidak pantas.

Oh,ya author lupa! Mereka kan gak punya rumah!

#babak belur dihajar para arrancar!

Aha! Untung Ada Author! *serial baru di LocalTV yang bintangi khusus oleh author, jam 1 pagi. Nonton ya…-plak-

Mending ke istana aja deh, mudah-mudahan gak masuk jurang. Habis GELAP banget!

Istana Over Kontrak Super Gede milik Aizen dan Antek-Anteknya

"GIN! AMBILIN JAS GUE! CEPETAN!" teriak Aizen dari dalam kamarnya.

"IYA…IYA! GUE KAN CUMAN PUNYA 2 KAKI!" teriak Gin sambil tersenyum (?). Ia lalu menyerahkan sebuah jas pada Aizen. Benar-benar seperti di jarak hanya 10 langkah, mereka main teriak-teriakan! Author tidak menyangka mereka yang berparas tampan punya masalah dengan pendengaran.

"DASAR TOLOL! Bukan jas hujan! Belajar apa sih loe setahun? Katanya jenius! Gini aja loe gak tahu!" bentak Aizen. Author merasa miris. Seperti cerita ratapan pembantu tolol yang baru saja disutradarai oleh author sendiri –plak-

"AMBIL YANG WARNA HITAM DISANA!" perintah Aizen, sambil menunjuk lemari yang mempunyai tinggi 10m dan lebar 5m.

Miris sekali nasibmu Gin…turut berbela sungkawa…(?)

Setelah 5 jam mencari….

"Bagaimana sudah keren belum?" tanya Aizen sambil merapikan jas dan leher kemejanya di hadapan cermin. Ia meminta pendapat Gin yang tampak kelelahan.

"Sudah, sudah, tua-tua loe narsis juga ya? Ikut jadi presenter Kakek-Kakek Narsis ya?" jawab Gin sambil tersenyum. Author heran, sedih senang, gampang susah dan walau hari ini bakal terjadi kiamat, Gin tetap hobi dengan yang namanya tersenyum.

Mungkin ia menerapkan prinsip, "TERSENYUM ADALAH IBADAH!"

#backsound 'prok-prok-prok'

"Kurang ajar! Gue belum tua tahu! Loe tuh, rambut udah ubanan, masih aja dipelihara!"balas Aizen.

"What the Hell?" kata Gin, yang langsung menyanyikan lagu dari Avril Lavigne, "What The Hell?"

"Udah tua, sarap lagi!" gugam Aizen sambil menyisir rambutnya. Dan tampaknya tidak tertarik sama sekali dengan tarian got sampet ala Gin.

"Eh..eh..eh…Skip Beat udah mulai! Gue ambil ya!" ucap Luppi tanpa dosa kepada Ulquiorra yang awalnya sedang asyik menonton berita Reaksi.

"Whatever!" sahut Ulquiorra pasrah.

"By The Way , loe belum siap-siap?" tanya Luppi sambil nyomot oero-oero milik Ulquiorra.

"Ngapain?" tanya Ulquiorra dengan muka inconnect.

"Itu lho,kita kan bakal ketemu sama para fans kita. Masak loe mau ngecewaiin mereka" kata Luppi berpaling dengan Ulquiorra yang tampaknya, memang tidak tertarik dengan acara seperti ini. Alasannya adalah, dia takut bersaing dengan Ichigo untuk menggombal di depan Orihime. Secara, Ichigo menang 15 kali berturut-turut dalam Acara Raja Gombal Gembel di 7 Transparan.

"Tenang, loe pasti bisa ngalahin si alien berduri!" ucap Luppi seakan bisa membaca pikiran Ulquiorra.

"Thanks, gue harap itu jadi kenyataan! Tapi, loe punya saran gak untuk menarik perhatian Orihime-chan? Secara, loe kan cewek."

"SHIWON!" teriak Luppi ketika melihat Shiwon di depan televisi. Namun, teriakan ini salah didengar oleh Ulquiorra.

"She Want? Dia kira-kira minta apa?" tanya Ulquiorra yang tampaknya bener-bener serius menunggu jawaban Luppi.

"AH! SUJU!" teriak Luppi kembali.

"Ah? Souju? Bir Korea itu kan? Dia suka ya?" tanya Ulquiorra ragu-ragu.

"Bener-bener deh!"gugam Luppi sambil senyum-senyum sendiri melihat Shiwon di layar TV. Sebenarnya ia mengomentari ketampanan Shiwon, bukan memberi jawaban atas pertanyaan Ulquiorra.

"Oke, Thank's for your info Luppi! Gue traktir loe bakso Mas Yono nanti!" ucap Ulquiorra yang langsung pergi entah kemana.

"Apa? Mas Yono apaan?" pikir Luppi setelah tersadar dari lamunannya.

"Yei! Senangnya, kita bakal ke dunia manusia! Enaknya pakai baju apa ya?" gugam Nelliel

"Ah, tenang baby, biar akang aja yang milihin!" jawab Grimmjow dari luar jendela kamar Nelliel. Hal itu langsung membuatnya mendapat hadiah tamparan keras dari Nelliel.

"Dasar Mesum! Mau ngintip ya!" kata Nelliel menatap Grimmjow bagaikan seorang , pencuri yang bisa beraksi kapanpun. #author tidak akan jelaskan secara rinci karena fic ini bukan rated M.

"Ya gak lah! Gini-gini, gue masih alim daripada si jeruk purut!" ucap Grimmjow.

Ichigo di dunia manusia.

"Hatyi!"

"Duh, kok tiba-tiba jadi pilek ya?"

Back to Hueco Mundo

" Alim dari Hongkong! Udah deh! Ngapain juga kesini? Pake acara manjat lagi! Nanti dimarahin Aizen-sama!" ucap Nelliel yang tampaknya benar-benar tidak suka dengan adanya makhluk pengganggu tersebut.

"Habis, sms gak pernah, telepon gak pernah!" ucap Grimmjow dengan gaya lebay. Khas remaja jaman sekarang. *bayangin aja sendiri grimmjow dengan gaya lebay! Huwaa! Mengerikan!

"Aku gak punya pulsa!"balas Nelliel yang tidak kalah hebohnya.

" EKSPRESINYA MANA?" teriak sang sutradara dengan memakai toa.

Sebenarnya mereka lagi syutting iklan atau apa sih?

"Grimmjow maafin Nelliel ya…" ucap Harribel yang datang sambil menggebrak pintu kamar Nelliel

"Grimjow maafin neilei ya.." kata Nnoitra yang ikut-ikutan nimbrung.

"Grimmjow maafin aku ya.." setelah mengatakan hal tersebut. Nelliel dan Grimmjow berpelukan dengan jatuhan bunga bangkai yang diterbangkan oleh Lilynette dan Strakk.

Satu kata yang terucap dari bibir mereka yang melihat adengan itu, yaitu,

OH, SO SWEET….

"EKSPERSINYA MANA?"teriak sang sutradara lebih histeris lagi.

Semua sepakat untuk menjatuhkan sang sutradara dari lantai 90, kamar Nelliel.

Tamatlah, sang sutradara….

"Aku bantuin untuk kemas-kemas ya?" ucap Grimmjow

"Trims.."

"Nanti naik mobil Ferazi-ku aja, daripada harus naik mobil katak punya Aizen-sama. Punyaku kan lebih keren!" tawar Grimmjow.

"Oke, makasih tumpangannya." jawab Nelliel malu-malu.

"Grimmjow, aku juga ikut ya…"

"Enak aja! Bayar 100 ribu/cm!"

"Idih... mantan supir taxi, sok jual mahal!"

"AUTHOR EDAN!" teriak Grimmjow. Author udah ngacir duluan karena takut dimangsa oleh macan yang mengamuk.

"APA? JADI DULU, KAMU ITU MANTAN SUPIR TAXI?" teriak Nelliel sambil menampar Grimmjow.

"Sayang…dengerin aku dulu! Author edan kayak gitu, gak usah didenger!" ucap Grimmjow sambil memegang tangan Nelleil.

"AKU UDAH NGAK PERCAYA KAMU! MULAI SEKARANG KITA PUTUS!" ucap Nelliel sambil beranjak pergi.

Grimmjow meratapi nasibnya, lalu berdiri diatas balkon kamar Nelliel.

"NELLIEL TANPAMU AKU GALAU!" teriak Grimmjow.

"Galau? Pakai Kartu Wajik!" ucap Andre Tahulama yang entah muncul dari mana. Grimmjow langsung menulis status di twetter-nya.

Hari ini q dputusin Nelliel, ktemu orang gila pula!

Seketika itu gerembolan orang gila menyerbu Grimmjow. Nelliel yang berada di lantai satu jadi kesal sendiri.

"Grimmjow aneh! Ternyata dia lebih popular dikalangan orang gila!" gugam Nelliel.

Halaman Depan Istana Over Kontrak.

"Semua sudah siap?" tanya Aizen yang memimpin jalan sesat ini –plak-

"SIAP!" teriak semuanya termasuk author sendiri. Ya, iyalah! Author gak terima kalau harus ditinggal di tempat seperti ini. GELAP, SEPI, MENYERAMKAN PULA! Author saja binggung kenapa mereka bisa betah tinggal di sini. Khususnya untuk Aizen, Gin dan Si Buta dari Gowa Sebelah #ditabok rame-rame

"Oke! GIN! KELUARIN MOBILNYA!" teriak Aizen pakai toa. Padahal, Gin berada di sampingnya. Jadi, yang sebenarnya punya penyakit pendengaran siapa sih?

Gin langsung mengeluarkan mobil untuk ditumpangi hari ini,dari tempat peristirahatannya –plak-

"Baiklah anak-anak, sekarang cari teman duduk kalian!" kata Tousen seperti guru yang membimbing murid-murid TK untuk melakukan karya wisata.

Semuanya mendapatkan teman duduk. Kecuali,author. Miris….#meluk Daiki *dihajar Daiki FC

"Kalau semuanya sudah siap, ayo berangkat!" kata Tousen sambil membimbing murid-muridnya untuk masuk kedalam mobil. Benar-benar guru teladan!–plak-

"YO! AYO SUPIR! LET'S GO!" teriak Nelliel semangat.

"Aduh..mantan gue mulutnnya kelewat longgar!" sesal grimmjow yang menjadi supir dalam karya wisata kali ini. Habis, mantan supir taxi kan?

TO BE CONTINUED

Wah..akhirnya update juga yang di Hueco Mundo. Semoga masih tetap menarik untuk dibaca ya?

Sebagai author yang bener-bener newbie. Akane-chan masih perlu review dari para senpai yang ada disini. Oh ya, gomen kalau pairing, name dan sifat tokoh masih jauh dari yang sebenarnya. Author bener-bener minta maaf! PLEASE REVIEW AND ARIGATOO! ^_^