~(^.^~) FF Vocaloid # Complicated Love Part III(~^.^)~

Pagi menjelang saatnya go to school. Miku yang sudah terbiasa bangun pagi sudah siap-siap sedaritadi, dia hanya bingung mau diapakan lah ini cowok yang masih terlelap di ranjangnya. Mau dibangunin ga tega karena sepertinya masih belum bisa untuk sadarkan diri. Akhirnya Miku memutuskan untuk meninggalkannya.

"Hmphh… ga tega aku bangunin, yaudah deh kutinggal ajah,"ngomong dihadapan cowok itu dan langsung pergi. "Eh, tunggu dulu, mmm… mending aku tinggalin pesan untuknya,"Miku pun menuliskan pesan untuknya dan kemudian pergi.

Selama diperjalan menuju kesekolah , Miku terus berpikir siapa cowok yang ditolongnya itu, sampe-sampe ga sadar kalo tiang listrik udah menyuruhnya minggir , karena takut nabrak.

DUUUAAAAAKKK !

"Awww… aduh~ saaaakiittt~ hikss.. gara-gara keseriusan berfikir soal cowok itu malah nabrak si Abang tiang listrik lagi huhu sakit tau bang,"seru Miku sewot. "Aduh benjol lagi, ahh bodo ah, daripada telat mending trobos aja ni benjolan di kepala."

Sesampainya disekolah….

"Hay , cantik, kok baru sampai sih, sudah kutunggu dirimu sedari tadi ,"sapa Len dengan mulut gombalnya. "Eh, tunggu , cantik , ada apa dengan jidatmu? Kok benjol gitu?",tanya Len dan langsung menyetuh jidat Miku.

"Aww, sakit~ jangan dipegang!"rintih Miku.

"Yaudah kita ke UKS aja yuk, kuobati dulu benjolanmu itu,"sontak Len langsung menarik tangan Miku menuju ke UKS.

Rin hanya melihat tingkah Len ke Miku yang begitu perhatian. DEG ! lagi-lagi jantungnya berdetak. Rin memegang dadanya dan berbicara sendiri.

"Ada apa denganku, kenapa nafasku begitu sesak , dan rasanya ingin menangis? Uhh.. Rin sadarlah dia kakamu, tenangkan dirimu dan anggap tidak terjadi apa-apa,"kata Rin mencoba untuk menenangkan diri.

Dilain pihak…..

"Uh~ sudah siang ternyata, tsk! Awhhh… kepalaku masih pusing! Shit! Gara-gara berandalan kemarin , aku jadi begini,"keluh Kaito saat terbangun."Hmph… dimana aku? Huh? Oh yaa.. rumah cewek berambut hijau itu, dimana dia?", beranjak dari tempat tidurnya , dan ketika melewati ruang makan , dia menemukan pesan diatas meja makan.

"Gomen . aku ga bangunin kamu tadi , karena kelihatannya kau masih butuh banyak istirahat jadi kubiarkan saja ^.^~, oh yah kalo kamu sudah terbangun , di meja makan ada makanan yang bisa kau makan, makanlah, semalam kau belum makan pasti kau lapar hihi :D. Yap! Aku berangkat kesekolah dulu yah see yaa~" [: Miku :] .

"Hmph… Miku, jadi itu nama cewek itu, selain cantik dia juga baik,"senyum Kaito setelah membaca pesan dari Miku itu. "Ah~ lebih baik aku pulang, mmm… ah yah sebelum itu aku ingin menuliskan pesan kepadanya." Setelah menuliskan pesan dan hanya dikasih inisial "K" itu , dia pun langsung beranjak pergi dari rumah Miku dengan langkah yang tergopoh-gopoh.

Dan yang terjadi disekolah adalah….

"Baiklah anak-anak, kita mulai saja pelajarannya,"kata Luka sensei."Sebelum itu, siapa yang tidak masuk hari ini?"tanya Luka sensei kepada anak-anak.

"Hadir semua sensi,"jawab anak-anak serempak.

"Hmph.. bagus! Tp tunggu kemana Len dan Miku? Kenapa mereka tidak ditemat?"tanya Luka sensei lagi.

"Mereka berdua ke UKS,"jawab Rin dengan nada santai.

"Kenapa dengan mereka?"

"Sepertinya Miku sakit sensei , jadi Len mengantarkannya ke UKS,"jawab Rin lagi dengan nada yang lebih santai.

"Oh, baiklah kalau begitu kita mulai saja pelajarannya,"Luka sensei pun memulai pelajaran Matemetika dengan hening dan damai. Tapi ga lama kemudian kericuhan pun mulai terjadi.

BRUUAAAKKKK!

BRRUUUKKK!

PRAAANGGG!

DUAAAAKKK!

Pintu kelas pun jebol , dan anak-anak satu kelas yang tadi tenang dan damai sekarang berubah menjadi kelas yang histeris , penuh teriakan disana sini. Kecuali Luka sensei yang tetap tenang. Terlihat disana ada Gakupo sensei dan Kashio sensei. Melihat semua ini akhirnya Luka sensei pun tak tinggal diam,

"HEY! Apa yang kalian lakukan dikelasku!"teriak Luka sensei yang mulai memunculkan muka garangnya.

"Maaf sensei, kami berbuat kericuhan disini, tapi ini semua kami lakukan untuk sekolah,"jawab Gakupo sensei dengan gaya cool nya.

"Benar apa yang dikatakan Gakupo sensei, ini semua demi sekolah."sambung Kashio sensei.

"APAH? Demi sekolah? Tapi kenapa kalian merusak semua sarana sekolah?"tanya Luka sensei lagi yang tambah geram.

"Ta-tenang sensei , biar saya jelaskan."kata Kashio sensei gugup , karena dia agak takut dengan kemarahan Luka sensei. Kashio sensei pun menjelaskan secara detail dan Luka sensei pun mulai mengerti.

"Oh~ jadi ini untuk latihan lomba Samurai Competition , hmph.. tapi kenapa kalian tak melakukannya di ruang seni?"tanya Luka sensei kembali.

"Ruang seni sedang di renovasi , GOR juga sedang dipakai untuk latihan lomba sport dll , jadi kami putuskan untuk melakukan latihan disetiap koridor kelas."kata Gakupo sensei mencoba untuk menjelaskan.

"Betul sekali itu Luka sensei,"terdengar suara disebrang sana dan terlihat Kouchyou sudah berdiri di depan pintu. "Akulah yang menyuruh mereka berlatih disetiap koridor kelas,"tutur Kouchyou santai. "Dan Luka sensei bisa bicara sebentar , dan kau jugak Kashio serta Gakupo sensei."

"Baiklah, tunggu sebentar,"jawab Luka sensei. "Ok, anak-anak kalian free hari ini dan bisa belajar sendiri."kata Luka sensei sambil berlalu dengan Kouchyou dan 2 sensei yang lain.

HOOOREEEEEEEE !

Teriak satu kelas pada kesenengan kalau ada jam kosong seperti ini. Kecuali Rin , sedaritadi dia hanya terdiam dan memikirkan apa yang dilakakukan oleh Len dan Miku di UKS.

"Ihhhh…. Kok lama banget sih mereka berdua ngapain aja sih, penasaran aku,"ceplos Rin sebel dan langsung menuju ke UKS.

o(≥∆≤)o o(≥∆≤)o o(≥∆≤)o

Sesampainya Rin di UKS , dia hanya bisa ngintip di jendela , apa yang Len dan Miku lakukan.

'Olala~ ternyata ngobatin benjolan yang ada di jidat tuh cewek ternyata haiaaaaahh.. kenapa aku jadi sepenasaran ini, ah~ Rin bodoh! Bodoh! Bodoh!'gumamnya dan berjalan meninggalkan UKS.

"Gimana Miku? Sudah merasa baikan kah?"tanya Len padanya.

"Udah kok, thanks yah , kamu ternyata baik sekali hihi,"jawab Miku dengan senyuman manisnya.

"Aduhhhh~ manisnyaaa… , mmm… Mi-miku apakah kau mau jadi pa-pacarku,"pinta Len yang blakblakan langsung menyatakan cinta pada Miku ya walopun agak gugup. #Bagi Rin X Len Lovers jangan cemburu dulu wkakkaka.

Miku hanya bisa tersenyum dan terdiam.

"Hey, kenapa kau diam? Jawab dong,"tanya Len lagi dengan sedikit deg degan.

"Hihihi kau lucu banget deh , masa baru kenal kemarin langsung menyatakan cinta, apa gapapa tuh?"jawab Miku dengan senyum lagi.

"Ahhh… gapapa, kan ada pepatah yang ngomong Love in first sight, jadi ga masalah lah , jadi bagaimana keputusanmu?".

"Ehmmm….. gimana yah, mungkin sebaiknya kita jadi sahabat yang baik saja, mungkin itu yg terbaik, :]".

"Apah? Sahabat? Tapi kan aku berharap lebih, sigh~ baiklah kalau itu keputusanmu, aku terima saja ," jawab Len datar dan sedikit kecewa.

"Hey, apa kau kecewa? Kita kan bisa terus bersama sebagai sahabat,"tanya Miku.

"Yeaaah~ benar jugak, ok! Kalo gitu sahabat! Ayo kita buat pinky promise kitah!"menunjukan kelingkingnya kedepan Miku.

"Okeh! Pinky promise hahaha,"sambut Miku dengan jari kelingkingnya.

Tiba-tiba Len langsung menarik tangan Miku dan…

CUP !

Len langsung mengecup pipi kanan Miku, Miku hanya terbengong masih kaget setelah apa yang dilakukan Len kepadanya.

"Semoga persahabatan ini akan berubah menjadi cinta , hahaha kalau gitu aku pergi dulu cantik jaa~" Len langsung kabur meninggalkan Miku yang masih tidak percaya apa yang telah terjadi.

"A-pa ya-ng di-a la-ku-kan ?"kata Miku yang masih terbengong-bengong, Miku pun langsung menyentuh pipi yang tadi di cup oleh Len. "Ah~ aku tak merasa deg-degan bahkan mukaku pun tak memerah , jadi ini berarti aku tak bisa menyukainya, maafkan aku Len."gumamnya.

"OMG! Aku tak percaya, aku bisa menciumnya! Tuhan! Terima kasih kau telah memberikanku kekuatan , yeaaaahhhh~!,"teriak Len kegirangan." Dan semoga dengan ini Miku bisa menyukaiku, dan aku tidak akan pernah melihat adheku sebagai wanita tapi tetap menjadi adhek, walau aku mengetahui sesuatu, tp aku berharap dia tak tau,"kegirangan di muka Len berubah secara drastis menjadi serius. "Yah… semoga dia tak tau,".

Len pun berjalan menelusuri koridor kelas, ketika dia akan berbelok.

JDUUUUK!

GEDUBRAKS!

"Aduuuuhhh… sakit,"rintih Len.

"Awww… sakittt… hey kalo jalan liat-liat dong Len! Gimana sih! Jadi berantakan gini kan,"seru Rin sewot.

"Hah? R-rin?," mata Len langsung melotot kaget. "Se-sejak kapan kau disini?"tanya Len gugup.

"Apaan sih, aku sudah daritadi disini menunggu Pinku,"jawab Rin sambil mengusap-usap kepalanya.

"A-apah? Jadi daritadi kau mendengar sesuatu?"tanya Len tambah gugup.

"Mendengar apah? Aku pake headset nie,"sambil menunjukan kuping Rin.

"Syukurlaaaaahhhh… fyuuuhhhh…" jawab Len lega dan langsung ingin beranjak pergi.

"Eittttssss… mau kemana kau? Udah nabrak orang tak mau minta maaf lagi, tak akan kubiarkan kau pergi begitu saja! Dan gara-gara kau juga buku-buku yang kubawa jadi berantakan seperti ini, jadi ayo bantu aku membereskannya."cegah Rin sambil memegang tangan Len.

Deg! Len langsung kaget karena dipegang tangannya secara langsung seperti itu. 'Apah? Perasaan ini muncul lagi? Jangan sampai dia tau!'gumam Len dalam hati dengan memunculkan ekspresi sedikit kaget.

"Hey? Kenapa ekspresimu seperti itu?"tanya Rin."Seperti habis melihat hantu saja."

"Ah, tidak apa-apa, bisa lepaskan tanganku? Aku pasti tidak kabur,"pinta Len dengan lirih.

"O-oh iya maaf, ok dah!"Rin pun melepaskan tangan Len, tp dia jadi penasaran karena ekspresi Len aneh saat ini. Seperti bukan Len yang dia kenal.

Dengan cepat Len bereskan semua buku yang tercecer dilantai, dan langsung menyerahkannya ke Rin.

"Nih, udah selesai, yang tadi maaf yah adhekku sayang,"setelah menyerahkan semua buku-buku yang tercecer dilantai , Len pun langsung beranjak pergi meninggalkan Rin.

"Uh, tuh anak ga bisa pelan-pelan apa? Udah tau nie buku berat-berat banget! Ckckck teganya dikau kak,tapi ada apa dengannya , hari ini aneh banget, dan sepertinya dia menyembuanyikan sesuatu dari ku, mmm… tapi apa?"gerutu Rin penasaran.

HUAAAAHHH~ GILAK PUSING JUGAK BIKIN YG PART III TP ALHAMDULILLAH JADI HEHEHE :DD , OK! SELAMAT MEMBACA OH YA JANGAN LUPA LIKE AND COMMENTNYA :] , SEE YA NEXT PART CHUU~ :*