LU CHORP merupakan perusahaan yang sangat besar , melingkupi sebagian Asia dan Eropa , perusahaan tersebut merupakan pecahan dari perusahaan LU COMPPANI WANG, pecahan satu lagi bernama WANG COMPPANI .
LU CHORP dipimpin oleh LUhan , sedangkan WANG COMPPANI dipimpin oleh Kris , Ayah Kis sangatlah tamak sehingga ia ingin menyatukan kembali dua perusahaan tersebut , sengala macam cara telah ia lakukan namun belum membuahkan hasil
Dan sekarang mereka melakukan recana keji lagi , yaitu menjebak salah satu pewaris LU CHORP , SEhun Lu mereka anggap sebagai salah satu cara yang mudah untuk menghancurkan perusahaan itu atau lebih tepatnya mengambil alih perusahaan tersebut , karena anak itu liar dan sangat mudah digoda
XLNR
Luhan adalah pembisnis yang sangat lihai , pandai serta licin . segala macam hambatan ia lalui dengan mudah , baginya perusahaan ayahnya sangatlah berharga , yang ia tahu hanya kerja dan bersenang senang dengan yeoja , berpesta dengan teman dan mengalahkan musuh kerjanya
Mengencani yeoja adalah hal yang biasa untuk Luhan , bahkan meniduri mereka dengan mudah , kemewahan sangatlah mengelilinginya , selalu berkunjung ketempat kelas atas
Penguasa serta kaya raya
Tidak sedikit yeoja yang menggodanya , bahkan anak dari rekan bisnisnya ingin ia menikahi anak mereka , tentu saja itu karena kekkuasaannya , mereka hanya mengharapkan harta Luhan , Luhan sdar akan hal tersebut yang semakin membuatnya memandang rendah seorang yeoja , begitupun dongsaengnya , yang Sehun tau hanya menghamburhamburkan uang dari kakanya
Sex merupakan kebutuhannya , ia merupakan orang yang sangat menggebu dalam urusan tersebut , ia berkencan hanya untuk meniduri para yeoja yang suka reka menyerahkan tubuhnya untuk Luhan , tidak ada cinta , hanya nafsu ,pernah ada seorang yeoja yang hamil karena kecerobohannya , dengan enteng Luhan menawarkan untuk menggugurkannya dan akan dapat uang melimpah atau ia akan melahirkan tanpa menikah dengan Luhan
Tentu saja Luhan hanya ingin mengetes yeoja tersebut , namun yeoja itu memilih menggugurkan bayi itu demi uang yang Luhan janjikan , pandangan negative semakin ia berikan pada para yeoja
Namun lain halnya dengan MInseok , ia merasa menemukan sesuatu yang tidak pernah ia rasakan , setelah menolong Minseok , mendengar sedikit ceritanya , berteman dengannya ia merakan hal lain , namun ia tak tau apa itu
XLNR
Hidup mandiri , bebas , dan tanpa aturan lah yang sekarang MInseok rasakan , ia kesepian ? tentu namun dengan parasnya yang cantik ia bias dengan mudah menemukan teman kencan , ia hanya akan berkencan dengan namja biasa , ya , hanya dari kalangan biasa
Hubungannya dengan Jongdae yang kandas karena keluarnya jatuh miskin membuat ia begitu terpukul , apalagi dengan semoohan keluarga Jongdae, yang memilih untuk menjodohkan Jongdae dengan yeoja dari keluarga kaya dibndingkan berhubungan dengan Minseok si miskin , itu masih sangat membekas dihatinya
Namun ia sekarang sedang berteman bahkan akan berkencan dengan namja kaya raya , baginya tidak masalah untuk mencoba toh Luhan sepertinya tidak memiliki keluarga seanarkis keluarga JOngdae
Mereka berkencan malamini namun bukan ditempat yang mewah , hanya duduk diatas kap mobil dipinggir sungai Han , karena MIseok tidak ingin pergi berkencan ke tempat mewah , dan ini sangat mengesankan untuk Luhan
Mereka hanya diam menyaksikan bintang" , sebenarnya mereka samasama gugup karena tidak tahu apa yang harus mereka bicarakan , Minseok yang ingat akan masalah jongin kemudian membuka suara
" Luhan bolehkah aku bertanya sesuatu ?"
" tentu , apa yang ingin kau tanyakan ?'
" Apakah Sehun , emmmm namja yang yang waktu itu memergokiku di apartemenmu adalah benarbenar dongsaengmu ?"
Luhan langsung menatap Minseok , kenapa Minseok menanyakan adiknya ? apa jangan" Minseok menyukai adiknya ? Luhan sedikit masam
" kenapa kau menanyakan itu ? apa kau menyukainya ?" Tanya Luhan dingin
" Anniaa , hanya saja aku sediikit ada masalah , emm lebih tepatnya temanku sedikit ada masalah dengan sehun "
" Masalah ? ada hubungan apa sehun dengan temanmu , ceritakanlah?" luhan mulai melembutkan suaranya , karena ia merass lega
" Bos di caffe ku , kim jongin dia sahabatku , akhirakhir ini dia diteror oleh mantan kekasihnya , ia dikirimi video dirinya sedang bercinta dengan namja , dan namja itu adalah sehun "
Luhan yang ingat akan masalah itu langsung menatap Minseok tajam
" Kau tau akan hal itu ?"
Minseok menganggukkan kepala
" apa orang itu Kris , maksudku yang meneror "
" Ne , apa kau juga mengetahuinya ?" luhanpun menceriitakan hubungannya dengan kris , dari awal hingga saat ini , dariberbagai ancaman , percobaan menghncurkan Luhan dan segalanya , Minseok yang mendengar itu merasa cemas dengan Jongiin .
" Tenanglah aku akan mengurusi semuanya " kata Luhan kemudian
Tiba" hujan turun dengan sangat deras , Luhan segera menarik Minseok turun dan membawanya masuk ke dalam mobil , tadi pagi memang ada ramalan cuca jika hari ini aka nada badai , dan sepertinya memang benar
Baju mereka sudah basah , Luhan pun segera memacu mobilnya agar segera sampai di apartemennya , I tidak ingin mereka terjebak di tengah badai , beruntung jalanan tidaklah ramai karena sepertinya orang" sudah bersiap berlindung didalam rumah karena badai
Sesampainya di Apartemen Luhan , minseok sedikit merasa hangat , Luhan segera masuk ke kamarnya untuk mengganti baju
" Masuklah kekamarku dang anti bajumu , pilih baju apapun , aku tidak ingin kau sakit " kaatanya sambil memberi handuk pada Minseok
" Arraseo "
Minseok pun memakai kemeja Luhan lagi , kali ini ia memakai bra , karena pakaian dalamnya tidak basah , ia kemudian menghampiri Luhan yang duduk didepan tv dengan dua gelas kopi , sepertinya Luhan sedang menonton keadaan kota Seoul saat ini , Minseok mendudukkan dirinya disamping Luhan
" Minumlah , mungkin tak seenak kopi buatanmu namun bisa menghangatkan tubuhmu " kataLuhan tanpa mengalihkan pandangannya dari tv
" Gomawo "
Minseokpun meminum kopi tersebut , enak , sepertinya kopi mahal , Luhan yang sudah tidak focus pada tv pun mendadak gugup saat melihat Minseok , astaga yeoja ini memakai kemejanya lagi , kemeja lengan pendek yang hanya sepanjang 10cm dari selangkanannya
" Kau berniat menggodaku ?"
" Anni , apa aku salah memilih baju ?" Tanya Minseok dengan sedikit malu
" Ku tidak salah , hanyaa ,ah sudahlah lupakan saja "
" Luuuu " erang Minseok dengan manja " Aku serius tau "
" Iya tidak masalah sayang , hanya saja kau bias menggoda hasratku "
jawab luhan tak kalah manisnya
Minseok langsung bersemu
Mereka pun saling tertawa , bercanda , menceritakan kisah hidup mereka bahkan kisah cinta mereka , apapun mereka ceritakan , minseok sedikit terkejut mengetahui Luhan adalah pria yang mempunyai pengalaman sex yang banyak , dan Luhan tercengang mengetahui kehidupan tragis Minseok
Keterbukaan mereka berdua membawa rasa hangat yang menjalar dari hati , ya mereka merasakan cinta , entah mengapa mereka menjadi sangat mesra , Minseok yang tidak pernah mersa seperti itupun mulai menikmatinya , tak terkecuali Luhan yang merasa sangat bahagia
" Menginaplah disini , sepertinya badai diluar benarbenar parah "
" Baiklah , kalau itu tidak mengganggumu " jawab Minseok dengan bahagia karena ia sangatlah nyaman disini dan membuat dirinya berlama lama dengan Luhan
" Astaga , itu melah membuatku bahagia sayang karena ada yang menemaniku "
Minseok tersemu , Luhan sudah berkali kali memanggllnya sayang malamini
" Jangan memanggiku seperti itu Lu "
" Memangnya kenapa ?
" Kau seperti memberi harapan untukku "
" Aku tidak memberi harapan , aku serius memanggilmu seperti itu "
jawab Luhan sambil mengedipkan mtanya
" iiishh kau menyebalkan , bagaimana kalau aku malah salah tingkah dan mencintaimu ?'
" Bagus , karena aku ingin belajar akan cinta darimu "
" Aku tak percaya padamu "
" aku akan membuatmu percaya sunguh , selama aku bertemu denganmu bahkan aku tidak berkencan dengan yeoja manapun , aku hanya memikirkanmu "
Minseok sedikit percaya akan hal itu karena Luhan selalu menghubunginya , sms , video call , telvon entah mengapa hatinya berbungabunga seperti pertama kali ia merasakan cinta
Luhan sama dengan dirinya , sangat blakblakkan dan jujur , ia menyukai hal itu
" kenapa kau melamun seoki ? jujur ini pertama kalinya ku merasakan hal ini , apa kau mau disisiku sampai aku memastikan perasaanku ini ?" Tanya Luhan dengan melingkarkan tangannya dipinggang Minseok
" astagaaaa pinggangmu dalam sekali " puji Luhan , Minseok lagilai bersemu
" baiklah , namun jangan pernah kau mengecewakanku "
" aku berjanji , sebagai jaminannya aku akan memberimu sesuatu , tunggulah disini "
Minseok hanya terpaku menatap punggung Luhan entah apa yang membuat I percaya akan katakata namja ini , ia sangat merasa nyaman , bahkan lebih dari itu, tidak lama Luhan dating dengan membawa sebuah cincin , ia tibatiba memakaikan dijari manis Minseok
" ini milik ibuku , dan lihatlah sangat canti dijarimu , bahkan sangat pas "
" kenapa kau memberiku ini Luhan ?"
" aku tidak tau ,aku sangat percaya padamu , jagalah cincin ini , anggaplah ini janjiku , aku akan memastikan hatiku ini seoki "
" luu " Minseok terharu , ia pun memeluk luhan dengan erat , ia merasakan kenyamanannya semakin bertambah , begitupula luhan
Pelukan itu semakin intim , hingga akhirnya membawa Luhan mencium bibir Minseok ,minseokpun membalas ciuman Luhan , Luhan sangat menggebu , dan Minseok sangat liar untuk mengimbanginya
" astaga , sumpah ini adalah ciuman terhebat yang kudapatkan " jawab luhan saat ia melepas ciuman minseok namun belum sempat Minseok menjaab , bibirnya sudah di cium lagi oleh Luhan , Luhan membawa Minseok dalam pangkuannya , tangannya melepas kancing kemeja satu persatu , hingga ia dapat menemukan dua bukit indah Minseok
Dengan bibir yang masih berpagutan , ia menjamah payudara Minseok dengan lembut , nafsu sudah menguasai mereka namun ini lain , Luhan tidaj ingin tergesa" seperti biasa , karena rsa itu sudah tumbuh , bibirnya mulai menyesap leher MInseok , perlahan dan sangat memabukkan Minseok
Kemudian turun menuju payudara minseok , luhanpun menyesap , menjilat payudara tersebut dengan sangat lembut , sangat menggila , sebelum ia mengulum putting minseok satu persatu , Minseok mengalungkan tangannya pada leher Luhan , menikmati sentuhan tuhan
Tangan kiri Luhan memegang pinggang minseok , sedangkan tangan kanannya sudah memasuki liang surge MInseok , ia terus menghantam kewanitaan Minseok , sambil terus mengulum putting Minseok ,Minseok hanya mengerang karena ini pertama kalinya ia mendapat perlakuan yang sangat erotis dari seorang namja
" luu,aakuuhhhhhh" Minseok pun menenggelamkan kepalanya dileher Luhan karena mencapai orgasmenya yang sangat memabukkan
" keja bagus sayang "
Luhan mencium kembali bibir minseok dengan sangat lihai , Minseokpun merasa gairahnya bangkit kembali , ia memblas ciuman Luhan dengan sangat liar
Luhan membawa minseok memasuki kamarnya tanpa melepas pagutan bibir mereka , sesuatu dalam hatinya ingin memaks bertanya seusatu yang tidak pernah ia lakukan pada yeoja manapun
" apa kau mengizinkanku ?'
Minseok hanya menganggukan kepalanya , dan itu membuat Luhan bahagia , dibaringkannya Minseok di ranjang , ia segera melepas bajunya dan baju Minseok , mereka sudah bertelanjang , di ciuminya tubuh minseok dengan lembut dan memabukkan
" sentuh aku seoki "
Minseokpun menindih luhan , menciumi putting luhan hingga ke bawah , saat ia mengulum kejantanan Luhan , Luhan mengerang keenakan , demi apapun minseok adalah ahlinya dalam hal ini , hingga akhirnya ia tak tahan dan membalik badan minseok
Ia segera ingin memasuki minseok , ingin memiliki yeoja ini
Sesuatu yang menyeruak masuk di kewanitan Minseok membuatnya mengerang sakit , sangat penuh , perih panas dan membuatnya menangis , dicengkeramnya lengan luhan dengan sangat kencang
Luhan kaget dan gembira , tentu saja , ia adalah yang pertama untuk Minseok
" kau yakin ?
" Lakukan dengan cepat dan jangan menyakitiku lu "
Disekanya air mata MInseok , dibungkamnya bibirminseok dengan ciumannya , ia tidak ingin membuat minseok terluka , itu sama saja menyakiti hatinya dan ia sadar saat ini, dihujamnya kewanitaan minseok dengan lembut , dengan sekali dorongan meskipun susah akhirnya ia bida menembus itu
Sakit yang minseok alami berubah menjadi kenikmatan , luhan membawanya ke puncak kenikmatan yang tiada tara , akhirnya mereka berpelukan dengan sangat intim setelah melewati kepuasaan
" uugghhhh sayang kau sangggaaaaat semmmm piitt …aaahh aku mencinntaiiimuuh " erang Luhan
Sampailah mereka kepuncak orgasme , namun Luhan melakukannya lagi , hingga beberpa kali mereka menuju puncak orgasmenya
hingga akhirnya merekaa terkulai lemah dan salingg berpelukan
" kau milikku sekarang seoki , aku akan menjagamu "
" aku percaya padamu Lu "
" kau sangat mempesona ,aku bersumpah ini adalah sex terhebatku, bahkan aku lupa memakai kontrasepsi , bagaimana kalau kau hamil ?"
Minseok menatap Luhan , ia sungguh sudah berfikir menyerahkan keperawannannya pada Luhan
" Aku tidak keberatan , aku akan merawat anak itu , jika kau keberatan aku akan membawa anak itu jauh darimu , dan tidak akan memberitahunya tentang ayahnya " jawabnya mantap
Luhan langsung kaget mendengar kata itu keluar dari mulut minseok , ia baru kali ini mendengr kata" tersebut , minseok mau melahirkan anaknya walaupun jika ia larang
TBC ? Ngawur ya ceritanya -_-
chukae Exo ,Kokobop merajai chat diberbagai negara , walaupun gosip plagiat atau apapun itu , kalaian the best lah . shimmy shimmy kokobop
aku gatau ada atau ngga yang minat , aku hanya mau publish ajja karena kangen berat sama Xiuhan , makasih yang pada review,like dan follow
