Sebelumnya:
"Sakura, evaluasi warga yang ada, Yuna jemput Renzo"perinntah Kakashi, lalu menaikkan Hitai-atenya daan menunjukkan Sharingan tiga tomoe. "Naruto, kau hadapi yang menggunakan Topeng, Itachi hadapi Ameyuri, Menma dan Sasuke lawan pria berambut panjang itu, biar aku yang menyerang Zabuza"lanju Kakashi kembali memberi perintah.
Dan kini, Mereka sudaah siap dengan kuda-kuda masing-masing, Itachi dan Sasuke sudah mengaktivkan Sharingan mereka, Menma sudah merapal Kagebunshin, dan Naruto sudah mengaktivkan Tenseigan Chakura Modo + Godoudama. Sedangkan Sakura sudah selesai mengevakuasi warga dan Yuna sudah melesat untuk memanggil Renzo
"Bersiap Mati"kata mereka yang sudah berisap untuk bertarung, merekapun kemudian melesat ke lawan masing-masing.
Naruto: the Legend Power
By: Iq Fais
Pair:
Naruto x ?
Genre:
Adventure(Dengan beberapa Genre lain)
Rated:
T (sewaktu-waktu dapat berubah)
Summary:
Naruto dibuang oleh keluarganya karena dianggap lemah, bertemu seorang pria misterius dalam alam bawah sadarnya dan diberi sebuah kemampuan legendaris serta diberi ingatan tentang cara menggunakan kekuatan itu. Bagaimanakah perjuangan Naruto mendamaikan dunia bersama teman-temannya?
Warn: OOC, OC, Gaje, Typo, Aneh bin Ajaib, Mainstream, Re-Publish Smart-Naru, Tenseigan-Naru.
- Chapter 3-
* Naruto Vs Haku *
"Lawanku kelihatannya kuat"komentar orang bertopeng itu dengan siaraa feminim, melihat Naruto yang di balut oleh jubah chakra berwarna Biru tua dan aksen tomoe hitam berjumlah sembilan di bagian kerahnya.
"Jangan bilang kau perempuan?"tanya Naruto mendengar suara feminim orang itu.
"Sayangnya aku pria tulen"
"Sensatsu Suisho"
Dan setelah menjawab pertanyaan Naruto, orang yang menngakui pria itu menyerang Naruto dengan ribuan jarum air.
"Suara Feminim di bilang bukan, aku tidak percaya"gumam Naruto, dengan Gudodama yang mulai membentuk perisai di depannya, serta beberapa yang berpusat di tangannya.
"Ginrin Tensei Baku"
Naruto mengarahkan tangannya kedepan, daan Gudodama yang berpusat di tangannya berubah menjadi pusaran silver yang cukup kuat, sehingga Gudodama yang membentuk perisai berlubang seketika, begitupun serangaan pria tadi. Sementara pusaran itu terus mengarah menuju Pria bertopeng yang merapalkan handseal.
"Makyo Hyoheki"
Dan seketika, udara di sekitar pria itu membentuk sebuah cermin yang berukuran cukup besar di depannya. Pusaran yang di lesatkan Naruto bertabrakan dengan Pertahanan Cermin pria bertopeng itu, mengakibatkan cermin itu hancur, dan menciptakan efek tekanan udara yang cukup kuat, sehingga membuat pria bertopeng itu terdorong ke belakang.
"Sudah kuduga kau bukan shinobi sembarangan"kata pria bertopeng itu.
"Hebat, pertahananmu kuat juga sampai bisa menahan Ginrin Tensei Baku milikku, aku harus tau siapa Namamu, pria feminim?"tanya Naruto sambil tersenyum sadis.
"Haku, Haku Yuki, ingatlah nama dari malaikat mautmu"kata Haku melesat kearah Naruto.
* Kalashi Vs Zabuza *
Sementara itu,
Kakashi dan Zabuza sedari tadi beradu antara Kunai dan pedang Kubikiribocho. Terlihat jelas bagaimana Zabuza lebih dominan larena ukuran Kubikiribocho jauh lebih besar dari pada kunai milik Kakashi.
"Kau memang hebat, Sharingan no Kakashi"puji Zabuza masih beradu senjata tajam dengan Kalashi.
"Kau juga"kata Kakashi melompat kebelakang sambil merapal handseal. Begitupun Zabuza
"Suiton: Mizu Tatsumaki"
"Suiton: Suiryudan no Jutsu"
Tornado air dari Kakashi melesat menghadapi Naga air milik Zabuza. Kedua jutsu tersebut berbenturan, dan menghasilkan hujan dadakan di sekitar keduanya.
"Heh, kau memang pantas disebut salah satu shinobi terbaik di konoha, Hatake Kalashi"puji Zabuza lagi. Kemudian merapal Handseal
"Yah, dan tidak seharusnya kau terlalu sering memuji lawanmu"balas Kakashi sambil merapal handseal yang sama dengan Zabuza.
"Suiton: Suidan no Jutsu"
"Suiton: Suidan no Jutsu"
Dua peluru air melesat dan kembali berbenturan, lagi, efek hujan kecil menghiasi pertarungan dua shinobi yang berbeda desa itu. Zabuza menatap tajam Kakashi.
"Kau memang peniru yang hebat"sindir Zabuza.
* SasuMenma vs Kosui(OC) *
Sementara itu, Menma dan Sasuke menunjukkan Kombinasi taijutsu yang hebat, namun lawan mereka kelihatannya juga ahli dalam Taijutsu. Terbukti, Menma dan Sasuke yang sudah berkombinasi tidak bisa mendesak lawan mereka.
"Hm, hebat juga kalian"puji Kosui.
"Diamlah, rasakan ini"teriak Menma meninju wajah Kosui yang kedua tangannya ditahan oleh Sasuke.
Kosui pun terlempar sejauh tiga meter akibat pukulan Menma, namun ia masih bisa berdiri dengan tegak. Kosui tersenyum tipis, lalu merapal satu Handseal
"Futon no Yoroi"
Tubuh Kosui seketika di balut oleh chakra angin yang cukup kuat. Ia menyeringai, llalu melesat dengan cepat kearah kedua genin asal Konohagakure.
*Itachi vs Ameyuri*
Berbeda dengan pertarungan lainnya, Itachi hanya butuh beberapa menit untuk menjebak Ameyuri dengan genjutsu milik Mangekyou Sharingan miliknya. Ameyuri pun sudah pingsan.
Itachi kemudian melihat kearah Kakashi yanng terdesak oleh permainan Kenjutsu Zabuza, lalu melesat kearah mereka.
* Kakashi vs Zabuza *
Terdesak.
Itu merupakan lata yang cocok untuk Kalashi dengan Kunainya saat beradu dengan Zabuza yang menggunnakan pedang besar sekaliber Kubikirbocho.
Kakashi terus di desak oleh Zabuza dengan kemampuan Kenjutsu, dan hampir membelah tubuh Kakashi. Beruntung, Itachi datang tepat waktu dengan tanto yang entah di dapatnya dari mana. Zabuza pun melompat kebelalang saat serangannya di patahkan Itachi, lalu melirik Ameyuri yang sudah pingsan.
"Kau butuh bantuan, senpai?"tanya Itachi datar, sedangkan Kakashi hanya mengatur nafasnya.
"Kelihatannya Ameyuri benar-benar tidak cocok melawan pengguna Sharingan, dia selalu kallah hanya dalam lima menit"kata Zabuza, menatap Itachi.
"Hn, Bersiaplah"kata Itachi, mulai melesat.
* Naruto vs Haku *
Saat ini, Naruto yang sudah tidak dalam mode Tenseigan Chakura Modo dan Gudodama sedang beradu Taijutsu dengan Haku yang sudaah mulai kehabisan Chakra karena terus di serap oleh Naruto. Sementara itu, meski sudah menyerap chakra lawannya Naruto tetap tidaak bisa menggunakan Tenseigan Chakura Modo dan Gudodama lebih dari lima menit, karena tubuhnya belum memadai.
Pertarungan taijutsu itu terlihat sangat di dominasi oleh Naruto, hingga Naruto berhasil memukul topeng lawannya, dan membuat topeng tersebut retak lalu terlepas dari wajahnya. Wajah feminim dengan kerinngat di wajah terpampang dihadapan Naruto.
"Sudah kuduga, kau perempuan"kata Naruto melihat wajah Haku.
"Aku laki-laki"teriak Haku merapal Handseal.
"Sensatsu Suisho"
Dan lagi, kini ratusan jarum air melesat kearaah Naruto yang tengah merapal handseal khas jutsu elemen angin.
"Futon: Daitoppa"
Dan Gelombang angin Naruto sukses mematahkan Jutsu Haki, dan membuat Haku harus bersusah payah menahan gelombang tersebut agar tidak membuatnya terlempar. Saat gelombang anginnya hilang, Haku berusaha menormalkan pernafasannya, lalu tiba-tiba melakukan Sunshin. Membuat Naruto bingung.
* KakaIta vs Zabuza *
"Raikiri"
Kakashi meneriakan Nama jutsunya yang sedikit lagi menembus tubuh Zabuza, namun tiba-tiba tercipta kumpulan asap kecil, dan...
craashhh
Jutsu Kakashi sukses menembus Jantung Haku yang tiba-tiba berada di depan Zabuza. mereka semua, termasuk Naruto yang baru tiba membelakkan matanya saat Haku mengorbankan nyawanya melindungi Zabuza.
'Dia melindungi Momochi? jadi itu alasannya lari dari pertaringan kami'batin Naruto menatap nanar kearah Haku. 'Dia punya hati yang tulus untuk melindungi, sangat jelas'batin Naruto tersenyum tipis.
Kemudian ia melirik kearah temppat pertarungan SasuMenma melawan Kosoui. Dan yang Naruto lihat adalah kubik transparan yang didalamnya Kosui membelak melihat Rekannya melindungi Zabuza.
'Renzo sudah datang yah'batin Naruto.
"Semua sudah selesai, menyeralah Zabuza"kata Naruto berjalan ke samping Itachi.
Renzo, Menma, dan Sasuke juga sudah berada di samping Itachi, sedangkan Kosui masih berada di penjara rubik milik Renzo yang berada di atas Jembatan yang sudah hampir rampung.
"Huahahahahahahaha, Aku tidak menyangka jika dua shinobi pemegang pedang akan kalah dari kumpulan orang tidak berguna"tawa dan teriakan terdengan dari arah ujung jembatan yang belum sebenuhnya terhubung.
"Cih, Sialan kau Gatou"teriak Zabuza yang melihat Gatou beserta puluhan anak buahnya yang datang ke jembatan.
"Jadi dia yang bernama Gatou?"tanya Naruto melihat kearah pria cebol itu.
"Iya, dia yang memerintahkan kami untuk menggagalkan pembangunan jembatan dan kelihatannya dia sudah tau kami akan kalah"jawab Zabuza yang sudah menyimpan Kubikiribocho di punggungnya.
Baru akan merapal handseal, sebuah pusaran api dengan rakus melahap Gato dan anak buahnya secara tiba-tiba, Mereka terkejut, lalu melirik ke temoat api itu berasal dan menemukan shinobi bertopeng orange spiral dan mata sharingan di mata kirinya.
"Maaf mengacau, aku hanya ingin memberitahukan jika Kirigakure sudah menjadi milik pasukan Rebellion dan Yagura sudaah mati, Terumi Mei meminta Zabuza dan rekannya kembali ke Kirigakure, Hm kelihatannya ada satu yang tewas"kata Orang itu yang tidak lain adalah Tobi. Mereka, kecuali Kakashi, Renzo dan Naruto meningkatkan kewaspadaan, terlebih Sasuke.
"Kau, Kau yang membantaai klanku kan?"teriak Sasuke menatap tajam kearah Tobi.
"Bukan, Bukan dia yang melakukannyya, orang itu memiliki dua mata pada topengnya, dan pola topengnya adalah sharingan, sedangkan dia hanya satu lubang pada topengnya, siapa kau?"kata Itachi dengan dingin, sambil menatap Tajam Tobi.
"Panggil saja Tobi, aku lemari hanya untuk menyampaikan itu, kusarankan padaa Zabuza untuk mengambil harta Gato sebelum kembali ke Kirigakure, aku pergi dulu"kata Tobi sebelum terhisap oleh mata sharingannya.
"Apa maksudmu, Nii-Chan?"tanya Sasuke menatap tajam Itachi.
"Kenyataannya memang begitu, Sasuke. Bukan dia pelakunya dan setidaknya di tidak menjadi lawan kita karena aku merasa di lebih kuat dariku"Lanjut Itachi melihat posisi Tobi tadi.
Setelaah itu, mereka meminta penjelasan pada Zabuza. Zabuuza pun menjelaskan, lalu pergi dengan membawa tubuh Ameyuri yang masih pingsan, sedangkan Kosui menuju ke tempat Gato untuk mengambil selurih uang milik Gatou.
Pengerjaan jembatanpu di lanjutkan beberapa jam setelah pertarungan, dan berhasil selesai hari itu juga. Jembatan itu pun di beri Nama "Jembatan besar Konoha" sebagai bentuk penghormatan kepada desa Konoha yang sudaah membantu.
Dua hari kemudian Tim 7 dan Tim 13 memutuskaan untuk kembali ke Desa Konoha. Tidak ada hambatan dalam perjalanan pulang, dan mereka bisaa sampai setelah 22 jam perjalanan termasuk Istirahat.
Kedua pembimbing tim pun melaporkan jalannya misi, sedangkan Para anggota kembali ke apartemen masing-masing.
* Apartemen Naruto *
Saat ini trio tim 13 sudah berada di apartemen mereka. Naruto dan Renzo tengah sibuk mengemas barang apa saja yang akan mereka bawa malam nanti, sedangkan Yuna hanya menatap sedih kedua rekannya.
Setelah selesai mengemasi barangnya, Renzo dan Naruto kemudian menatap kearah Yuna. Renzo menatap Naruto lalu mengangguk, lalu Renzo meninggalkan ruang tengah menuju ke luar apartemen untuk menikmati sore terakhirnya sebagai shinobi Konoha.
"Kau tau Yuna, aku merasa bersalah padamu karena harus pergi hanya dengan Renzo, tapi aku punya rencana Khusus untukmu. Aku harap kau mau mengerti"kata Naruto melihat mata Yuna yang sudah berkaca-kaca. Yuna mengagguk, meski dia tidak mau membiarkan rekannya meninggalkan desa ini.
Naruto kemudian mendekat lalu memeluk Yuna yang sudah dianggapnya adik itu. Cukup lama dalam posisi itu, Renzo datang dari jalan-jalan terakhirnya sebelum meninggalkan desa Konoha.
"Kurasa Sudah waktunya, Naruto"Kata Renzo datar, sambil mengambil gulungan penyimpanannya.
"Tolong jaga 'dia' Yuna, Aku percaya padamu"bisik Naruto membuat Yuna sedikit membelak, lalu tersenyum tipis dan mengagguk sambil menghapus air matanya.
Naruto melepaskan pelukannya pada Yuna dan mengambil Gulungannya. Ia kemudian menghela Nafas dan melihat sekeliling Apartemen pemberian Shikaku. Naruto kemudian mengambil sesuatu dari kantung Kunnainnya yang ternyata sebuah surat, lalu melemparkannya pada Yuna.
"Aku titip itu, tolong serahkan pada Shikaku tou-chan dan Shika, Kau tidak perlu mengantar kami"kata Naruto, Yuna Mengangguk.
Naruto kemudian berjalan keluar apartemen bersama Renzo, sedangkan Yuna hanya bisa melihat kedua rekannya yang sudah melompat ke atap rumah dari pintu apartemen sambil tersenyum sedih.
"Ku harap ini yang terbaik bagi kita Naruto-Kun, Renzo-Kun"gumam Yuna kembali menangis di dalam apartemennya seorang diri.
* With Naruto and Renzo *
Naruto dan Renzo melompati atap rumah warga dengan santai dan hening tanpa pembicaraan, sampai Renzo kemudian bertanya
"Hei, kau sudaah memberi Tobi kunai Hiraishin kan? kenapa kita harus berjalan?"tanya Renzo kepada Naruto saat mereka sudah berada di dekat Gerbang.
"Batas capai Hiraishinku hanya 10 Km dengan kunai penanda, dan 2 Km tanpa Kunai penanda, jarak Konoha ke lembah akhir 28 Km, jadi kita harus berjalan sejauh 18 Km sebelum melakukab Hiraishin"jelas Naruto yang verakhir tepat saat mereka sudaah berada di depan Gerbang dan dihatang oleh Izumo dan Kotetsu.
"Naruto dan Renzo yah? Kalian mau kemana malam-malam begini? dan gulingan apa itu?"tanya Izumo, sedangkan Kotetsu sudaah menyadari.
"Kalian ingin meninggalkan desa?"tanya Kotetsu bersiap mengambil Kunai.
"Eh kalian dapat misi lagi? bukankah baru samapi tadi siang?"tanya Izumo, membuat Kotetsu dan duo itu Sweatdrop.
"Aku tidaak paham kenapa dia biisa menjadi chunin?"gumam Renzo agak kesal.
Naruto melepas Hitai-Atenya, begitupun dengaan Renzo. Mereka kemudian melemparkannya kearah Izumo dan Kotetsu. Membuat keduanya Heran.
"Katakan pada Hokage, kami berdua meninggalkan desa"kata Naruto datar dan tiba tiba sudah berada di depan Izumo dan Kotetsu dengan Tenseigan yang aktiv. Tak lama memandang mata Naruto, Keduanya pingsan di tengah gerbang.
"Ayo pergi!"kata Naruto berjalan santaai di susul Renzo.
Setelah cukup jauh dari Konoha, mereka mulai melompati pepohonan dengaan Santai, karena tidak ada pengganggu dalam perjalanan mereka.
Setelah cukup lama, mereka akhirnya sampai pada batas jarak Hiraishin Naruto. Naruto pun berhenti di ikuti Renzo. Naruto kemudian memegang pundak Renzo, lalu...
Hiraishin no Jutsu
TBC
Yo, Kembali lagi bersaama saya dengaan fic the Legend Power.
Ada sebuah misteri kecil di chap ini, yaitu bisikan Naruto ke Yuna yang berbunyi "Tolong jaga 'Dia' Yuna, Aku percaya padamu".
Kira-kira siapa yang dimaksud oleh Naruto? Lalu apa isi dari surat Naruto untuk Shikaku dan Shikamaru?
Nantikan di chapter berikutnya...
Total word: 2043.
