Aku lagi malas nulis yang aneh – aneh. Makasih buat yang udah mau baca ama review fanfic aku. Di chapter ini juga, PLEASE REVIEW.
Disclaimer :
Cerita ini, Kaori, sama Reiha punyaku.
Yang lain punya yang punya (ATLUS, Hiromu Arakawa, Kubo Tite)
Summary :
Kalo mau tahu cerita sebelumnya kayak apa, baca chapter 1&2, kalo mau tahu sambungannya, baca chapter ini. Di chapter ni, chara dari bleach bakal muncul!!
CHAPTER 3
Para anggota Investigation Team tidak dapat berkata apa – apa melihat sosok yang berada di hadapan mereka. Seharusnya sosok itu sudah menghilang dua tahun yang lalu. Izanami. Kini Izanami berdiri di hadapan mereka. Dengan aura yang agak berbeda. Lebih menyerupai aura seorang persona – user. Tapi, Rise tidak merasakan aura Izanami tadi. Dia baru merasakannya ketika Izanami mulai menampakkan wujudnya. Hal tersebut juga berlaku kepada Kuma dan Alphonse. Walaupun Alphonse tidak mengetahui mengapa dia dapat merasakan aura tersebut.
Suasana kamar itu hening hingga…
Izanami : "sudah lama kita tak berjumpa, Souji"
Souji meningkatkan kewaspadaannya ketika Izanami menyebutkan namanya. Edward, Alphonse, dan Mustang mengenali suara tersebut. Suara yang mereka dengar ketika mereka `terbawa` ke dunia ini.
Tanpa pikir panjang seperti biasa, Edward langsung menyerang Izanami. Dia menyeruak masuk ke kamar dan menyerang Izanami. Tapi serangan Edward tidak mengenai Izanami.
Izanami : "mustahil kalian bisa menyentuhku"
Souji : "mengapa kau masih ada di sini?"
Izanami : "aku mempunyai sebuah tujuan"
Souji : "katakan tujuanmu yang sesungguhnya, apakah kau yang membuat keadaaan ini?"
Izanami tidak menjawab, dia hanya tersenyum misterius.
Izanami : "dasar, anak – anak zaman sekarang memang tidak tahu terima kasih"
Souji : "apa maksudmu?"
Izanami : "aku yang membuatmu dapat masuk ke kota ini. Jika aku tidak melakukannya, kau tak akan dapat tiba di sini sampai dia menghilang. Dan dia tak bisa kukalahkan sendirian"
Izanami : "jika kalian ingin tahu apa yang sedang terjadi, tanyalah kepada nemuri – hime di sana"
Setelah mengatakan itu, Izanami menghilang. Menyisakan pertanyaan besar di pikiran mereka yang berada di situ.
Kuma : "jadi, apa yang akan kita lakukan, kuma?"
Souji : "sebaiknya kita menunggu Kaori bangun dan menanyakan kepadanya apa yang terjadi"
Naoto : "tidak perlu khawatir tentang Kaori – chan. Kami akan menjaganya"
Souji : "kami akan berada di ruang keluarga. Jika kalian merasakan hal aneh, segera panggil kami"
Naoto dan Rise mengangguk. Lalu Souji cs keluar dari kamar itu. Souji masih memikirkan kalimat dari Izanami. Siapa dia yang diucapkan oleh Izanami. Apa hubungan kejadian ini dengan Kaori. Mengapa Edward, Alphonse, dan Mustang `terbawa` ke Inaba. Souji keluar ruangan sambil memikirkan hal itu.
---------------------------------------------
Kaori membuka matanya perlahan. Dia melihat langit – langit kamar yang berwarna biru. 'Ini bukan kamarku' batinnya. Tapi, dia mengenal kamar ini. Dia melihat sekelilingnya, menemukan sosok yang dia kenal. Sosok pemilik kamar tersebut.
Kaori : "Naoto … chan"
Naoto berpaling ke arah suara tersebut berasal.
Rise : "dia sudah sadar?"
Naoto : "ya"
Kaori membangunkan badannya dan duduk di atas tempat tidur.
Naoto : "jangan memaksakan diri, berbaringlah"
Kaori : "tidak apa – apa. Aku sanggup, kok"
Rise menyadari bahwa aura Izanami yang tadi agak menyerupai aura Kaori. Aura Kaori seperti arcana death. Walaupun samar, Rise bisa merasakan bahwa Kaori juga mempunyai persona. Dia memberitahukannya kepada Naoto.
Naoto ingin bertanya kepada Kaori tentang hal yang dikatakan oleh Izanami. Tapi, sebelum dia sempat berkata apa – apa, Kaori sudah lebih dulu berbicara.
Kaori : "Naoto-chan, tadi… Izanami muncul, kan?"
Naoto & Rise : "!!"
Kaori : "aku akan menjelaskan apa yang sedang terjadi. Tapi lebih baik jika kita berkumpul bersama orang-orang yang berada di ruang keluarga"
---------------------------------------------
Mereka berkumpul di ruang keluarga rumah Naoto. Kaori menjelaskan semua yang dia ketahui. Tentang apa yang sedang terjadi di Inaba dan mengapa Edward cs bisa tiba di Inaba.
Kaori : "keadaan ini terjadi karena Ragnarok. Ragnarok adalah pembawa kehancuran dunia. Jika Ragnarok datang, takkan ada kehidupan yang tersisa. Izanami lah yang paling pertama menyadari kedatangan Ragnarok. Ragnarok membawa kembali shadow-shadow yang telah hilang dan membuat Mayonaka TV kembali menjadi seperti dulu. Izanami mencoba menyelamatkan Inaba. Dia membuat waktu di Inaba terhenti agar kita mempunyai waktu untuk mengalahkan Ragnarok. Karena dia tahu, bahwa dia takkan bisa mengalahkan Ragnarok sendirian."
Kaori : "tapi, Ragnarok yang semakin mendekat membuat keadaan menjadi seperti ini. Hampir semua penduduk kota ini menghilang."
Souji : "jadi itu sebabnya. Jadi Izanami meminta bantuan kita. Tapi, mengapa Edward dan yang lainnya bisa terpanggil ke sini?"
Kaori : "Karena bagaimanapun kita mencoba, jika hanya persona-user yang berada di Inaba, kita takkan bisa mengalahkan Ragnarok. Jadi Izanami meminjam tenagaku dan `memanggil` bantuan."
Izanami : "Tapi jika hanya segini tak akan berhasil"
Mendengar suara Izanami tersebut, seluruh orang yang berada di ruangan itu kecuali Kaori terkejut. Karena mereka dapat mendengar suara Izanami, tetapi wujudnya tak terlihat dan auranya tak dapa dirasakan.
Souji : "Izanami!"
Rise : "tapi aku tak bisa merasakan auranya"
Kaori : "tak usah khawatir, Izanami memihak kita. Karena kekuatannya tak cukup, untuk sementara dia berada di `dalam`ku"
Kuma : "apa maksudnya kuma?"
Kaori : "dia seperti personaku sekarang"
Rise : "jadi itu mengapa aura milik Kaori seperti persona-user"
Kaori : "tidak terlalu tepat juga karena aku juga mempunyai persona selain Izanami, lagipula kekuatan Izanami sudah terkuras untuk menghentikan waktu"
Edward : "jadi sekarang Izanami itu tak bisa apa-apa?"
Izanami : "bukan seperti itu, cebol!"
Edward : "SIAPA YANG KAU BILANG CEBOL KAYAK KACANG YANG NGGAK BISA DILIHAT KALO NGGAK PAKE KACA PEMBESAR!?"
Semua yang ada di situ sweatdrop dengarnya. Soalnya Izanami Cuma bilang cebol, nggak sampai kayak yang dibilang Edward.
Alphonse : "Nii-san, nggak ada yang bilang sampai sejauh itu"
Souji : "jadi apa maksudmu?"
Izanami : "aku telah memanggil orang-orang dari dunia yang lain lagi. Dan aku juga telah memberikan persona kepada ketiga orang dari Amestris ketika mereka kupanggil. Jadi sekarang mereka sudah bisa memanggil persona mereka masing-masing. Dan orang-orang yang baru saja kupanggil berasal dari tempat bernama Soul Society"
Rise : "Soul Society? Di mana itu?"
Izanami : "tanyakan saja pada orang-orang yang berasal dari sana jika kalian bisa menemukan mereka. Aku tak bisa berlama-lama berbicara dengan kalian."
Setelah itu, ruangan tersebut hening hingga Souji membuat keputusan.
Souji : "sebaiknya kita mencari orang-orang yang Izanami katakan"
Kuma : "apa tidak apa-apa mempercayai Izanami kuma?"
Kaori : "tenang saja. Izanami takkan mengkhianati kita. Karena dia sudah tidak membenci manusia lagi"
Souji : "Rise, apa kamu bisa melacak orang-orang yang dikatakan oleh Izanami?"
Rise : "akan kucoba"
Rise mengeluarkan Kanzeon dan dia melacak keberadaan orang-orang yang dikatakan oleh Izanami di seluruh kota.
Edward : "jadi, bagaimana cara mengeluarkan persona?"
Souji : "agak susah menjelaskannya karena aku sudah terbiasa mengeluarkannya di saat terdesak sekalipun. Tapi kira-kira seperti membayangkan sesuatu hingga sebuah kartu yang bergambar persona muncul dan hancurkan kartu itu"
Edward : "…apa tidak ada penjelasan yang lebih jelas lagi?"
Souji : "bagaimana jika mencoba saja dulu? Soalnya kamu dan aku personanya sama-sama dibangkitkan langsung oleh Izanami…"
Rise : "senpai, aku merasakan keberadaan 5 orang di dekat Junes!"
Souji : "kita pergi sekarang. Tetapi tidak semua"
Kaori : "aku ikut"
Naoto : "sebaiknya Kaori-chan tinggal saja, kamu pasti masih lelah"
Kaori : "tapi…"
Mustang : "benar apa kata Naoto. Tidak baik memaksakan diri"
Edward : *bisik* "keluar, deh playboy nya"
Mustang : "apa kau bilang, hagane no?"
Edward : "kuping neraka"
Alphonse : *sweatdrop* "Nii-san! Jangan berantem di sini!"
Sementara itu, Souji. Naoto, Kuma, dan Rise yang nggak peduliin adu mulut yang ada di dekat situ berunding siapa yang sebaiknya ikut dan tinggal.
Naoto : "aku tinggal saja untuk menjaga Kaori"
Souji : "tapi jika hanya berdua saja…"
Kaori : "tidak apa-apa, aku bisa menjaga diriku sendiri"
Souji & Naoto : "nggak boleh!"
Alphonse : "kalau begitu, biar aku tinggal juga"
Souji : "jadi, sudah sepakat yang tinggal adalah Naoto, Kaori, dan Alphonse, ya. Dan dua orang itu bagaimana?"
Souji menunjuk Edward dan Mustang yang masih adu mulut. Alphonse memisahkan mereka berdua.
Mustang : "aku akan ikut"
Edward : "aku juga ikut!"
---------------------------------------------
Souji cs sekarang berada di dekat Junes. Edward dan Mustang memakai kacamata seperti Souji dan Rise yang dibuat oleh Kuma. ketika mereka semakin mendekat ke Junes, Souji melihat bongkahan-bongkahan dan pilar es raksasa.
Souji : "apakah ini kekuatan mereka yang dipanggil oleh Izanami?"
Rise : "sepertinya begitu… ini…"
Belum selesai Rise ngomong, tiba-tiba terdengar suara yang tidak terlalu berbeda dengan suara Edward.
???(01) : "SOUTEN NI ZASE!! HYOURINMARU!!"
Ketika itu juga, suhu udara menjadi turun beberapa derajat. Souji cs memegang erat senjata mereka masing-masing. Mereka tidak melakukan tindakan gegabah seperti langsung maju untuk bertemu dengan pemilik suara itu. Apakah pemilik suara itu akan menjadi kawan? atau lawan?
Author : "karena udah hampir maghrib, jadi segini dulu. Maap telat banget update nya. tonikaku, PLEASE REVIEW!!"
