Disclaimer : Geh.. kalau Saint Seiya punya gua, para saints langsung berhenti, deh.. So, ini bukan punya Kuga~

Warning : Gaje, abal, OOC, typo, dll

Don't like, don't read!


Chapter 3 [ Pembelajaran part 2 ]

Seusai makan, mereka semua langsung mandi. Ya, disatu kamar ada satu kamar mandi yang digunakan secara bergantian oleh calon pengurus OSIS tersebut. Seusai semua mandi, langit pun berubah menjadi gelap. Para siswa - siswi bersiap - siap menuju aula. Lagi. Yap, mereka akan melakukan materi entah yang keberapa.. Kayaknya, yang ke enam..

Semakin malam, suhu ditempat tersebut semakin dingin. Ya.. mau gimana lagi.. Orang itu ada disekitar gunung.. Karena itu, sebagian dari mereka mengunakan jaket tebal. "Hei, ayo cepat!" Suruh Sisyphus ramah. "Jangan sampai telat.." Geh.. Kakak kelas yang baik hati.. Nggak seperti.. Beberapa orang lainnya. "Eh, Sisyphus - senpai, Etto, ini ada yang belum selesai.." Ungkap Mu pelan. Sisyphus tersenyum makinnn.. ramah, "Kalian bisa selesaikan nanti didalam.. Ayo, masuk." Ajaknya.

Setelah semua masuk, mereka kembali mengetes yel - yel. Tau, kan, yel - yel mereka semua? Yang nggak tau, nanti author tebas, lho #heh. Dan, yang jadi MC - nya adalah... Wakil ketua OSIS I, ASPROS! "Fuhh.. Yaudah, mulai dari kelompok gua dulu, Merah!"

"Kelompok merah..kelompok merah.. merah the winner..! Merah the winner..! Say na.. nana.. nanana.. nananana.. say na.. nana.. nanana.."

" Trus, Kelompok hijau!"

"Hijau.. pasti akan menang.. hijau.. Bagus~"

"Kelompok kuning!"

"Kelompok kuning..! Say what? Kelompok kuning..! Say what? Kelompok kuning..! Ha.. ha.. hasschi..!"

"Kelompok Hitam!"

"Hitam didadaku.. tim hitam, kelompokku.. kuyakin, hari ini, pasti menang!"

"Kelompok Biru!"

"B - I ! B -I - R - U! Biru.. biru.. biru..!"

"Kelompok Orange!"

Walau sempat ada koor gak setuju dari kelompok orange selalu jadi yang terakhir.. mulu..! Tapi, mereka semua tetap saja menyanyikan yel - yel mereka, "Kelompok kita? Orange..! Slayer kita? Orange..! Yang akan menang? Orange.. orange.. orange..!"

"Hush! Udah, deh.. Mening, mulai aja, ya, kan, Krest -sensei, Hades -sensei?" Tanya Aspros ogah - ogahan. Udah dipaksa jadi MC sama Defteros, Hasgard, dll, nanti juga harus siapin api unggun, dan lain - lain, lagi.. Fyuuhh.. Kedua sensei kita tersayang tersebut langsung mengangguk kecil. "Yaudah.. Kasihan juga, kelompok Orange.. Kelompok Orange dulu!" Ujar Hades -sensei dengan senyum menyeramkan. Khu.. menyaingi Sophie, nih ye..

Kelompok Orange, yang terdiri dari Deathmask, Shaina, Marin, Yato, Aldebaran, Mu, Yuna, Yuzuriha dan Regulus tersebut segera maju kedepan dengan mambawa laptop milik Regulus ( Aslinya sih, bekas punya Sisuphus. ). Oh Sisyphus..? Dia, Aspros, Ilias - sensei, dan El Cid sedang menyiapkan api unggun."Uum.. Kita akan mempresentasikan tentang acara.. Pensi, atau pentas seni. Jadi, Pensi tersebut bertemakan bla.. bla.. bla.." Regulus menyerahkan mic -nya kepada Deathmask, "Dalam acara tersebut, kita akan menampilkan band dan yang lain - lain." Jelas Deathmask ogah - ogahan. Setelah itu, mic pun dioper lagi.

Selesai kelompok Orange, dilanjutkan oleh kelompok Hijau. Kelompok tersebut terdiri atas Camus, Hyouga, Kanon, Aiolia, Shaka, Henna, Isack dan integra. Lho? Rhadamanthys dan Degel? Mereka cuma mentor. Jadi, cuma memperhatikan. "Malam! Kali ini, kelompok hijau akan mempresentasi- kan tenteng Class Meeting. Di class meeting nanti.. bla.. bla.. bla.. bla.. dan.. bla.. bla.." Ucap Integra. Lalu, dia pun menyodorkan mic ke yang lain.

Lanjut kelompok merah, mereka akan mempresentasikan soal yang namanya Pekan muharram. Kelompok merah terdiri atas Kuga, Milo, Unity, Larissa, Reon, Eden, Nitsuki, Aioros, Saga, dan Sohpie. Seperti tadi, Aspros, Kardia dan Aiacos adalah pengurus OSIS yang juga bakal pensiun (?). "Nanti, di acara tersebut akan ada -" Kuga langsung memberikan mic kepada Eden, "Lomba bla.. bla.. bla.."

Dan.. Tiba - tiba, ruangan dipenuhi oleh suara anak - anak yang sumpeh, ngobrol ato teriak tuh? Kayak di hutan aje... Nah, karena Sisyphus terlalu baik, Aspros lah yang jadi mengurus hal ini, "OI! Kalau ada orang yang lagi bicara didepan, dengerin! Jangan ngobrol aja! Hargai, kek!" Teriak Aspros marah. Mana ada tanda - tanda keperibadiannya bakal berubah, lagi.. "Lanjutkan." Mintanya sambil keluar.

Nah, karena bakal lama, kita langsung lanjut aja.. Seusai presentasi, Hades - sensei sang guru bahasa Indonesia (?) angkat bicara, "Masih ada sedikit kekurangan dari proposal kalian semua.. Saya harap, seusai kreasi seni, kalian kembali menyelesaikan proposal kalian!" Seru Hades - sensei. Semua langsung protes, "Dan, JIKA ada satu orang diantara kalian tidur.. Semua haru lari keliling lapangan rumput! Cewek 75 kali, cowok 100 kali!" Tambahnya membuat para calon pengurus OSIS tersebut menggelik takut.

"Err.. Silakan ambil koran kalian." Ucap Krest - sensei dingin. Seluruh murid pun keluar dari aula dan mengambil koran di kamar mereka..

"Waduh! Gua lupa bawa koran!" Seru Kuga panik. Gianti yang ada disebelahnya langsung ngasih Kuga koran, "Nih, gua punya 2, kok."

"Thanks, ya, Gianti~" Akhirnya, mereka berdua pun berjalan menuju lapangan rumput untuk bergabung dengan kelompok masing - masing. Nah, kebanyakan, pada nyanyi.. Mainstream banget, deh...

Dan, yang dipanggil duluan adalah kelompok merah, mereka menyanyikan lagu 'I won't give up' yang akhir - akhirnya ancur karena gitaris kelompok merah, Reon, agak nggak ngeh. Capek, kali.. Sedangkan kelompok kuning menyanyikan lagu 'Laskar Pelangi'. Ditambah dengan suara mereka juga dengan alunan gitar yang dimainkan oleh El Cid. Ada juga, kelompok hijau yang menyanyikan lagu 'Lumpuhkanlah Ingatanku', dan, kelompok terakhir, Orange dengan lagu 'Bunda'. Sisanya? Author kelupaan~

Seusai acara kreasi seni, anak - anak kembali mengerjakan proposal mereka. Yang tentunya dibantu oleh para mentor. Ya.. Kecuali.. Aspros dan Kardia yang malah main sama mentor dari kelompok hijau... Setelah kelompok Merah selesai, mereka langsung main yang namanya ToD. Ya.. Gitulah.. dan, semua berakhir saat Aioros selesai nari - nari gaje di dekat api unggun yang sudah padam.

Seorang pengurus OSIS memberi taukan bahwa yang sudah selesai boleh tidur. Yap, karena, besok, mereka harus bangun pagi - pagi buta...


A/N : Dan... Deting - deting menuju chapter terakhir! Special thanks buat yang udah mau me review fic abal ini.. Hahaha.. sedikit? Kirang seru..? Maaf, ya.. hehehe.. Nah, anggap aja, deh, buat Nitsuki, saya minta maaf, ya~ / langsung kabur /