Title : Alianshigakure : Ninja no Taito

Disclaimer : Naruto © Masashi Kishimoto

Genre : Adventure/Mystery

Pairing : Naruto U

Warning : AU, OOC, OC, Typo(s), GaJe, dll..

Rated : T

Author Note : Fic ini menceritakan tentang kehidupan 2 tahun setelah Madara kalah dan Juubi telah disegel, banyak Typo-nya (soalnya diketik dari HP), Mind to Read ?

R&R Please ! (DLDR)

"Baiklah, aku yang akan turun tangan." Ucap Gaara cepat. B dan Suigetsu hanya mengiyakan.

"Yah, silahkanlah Gaara. Aku sebenarnya sudah malas bertarung." B pun hanya mengangguk ketika mendengar pengakuan Suigetsu ini.

"Baiklah, aku pergi!" Seru Gaara.

.

"Khukhukhu, bagaimana Jinchuuriki? Kau lelah?" Ledek Taiga yang dari tadi tiada habisnya.

"..." Naruto hanya bisa terdiam. Dia tidak tau apa yang akan dia lakukan, sampai...

"SABAKU KYO !" Tiba-tiba pasir emas bercampur pasir biasa berlari dalam jumlah besar menyerang kearah sebelah kiri Taiga, dan ternyata mengenai tubuh aslinya sehingga tubuh asli Taiga tertutupi oleh pasir, hingga hanya tersisa kepalanya saja..

"Cih!" Marah Taiga dalam keterkejutannya. Naruto yang kaget akan kedatangan Gaara pun mulai angkat bicara, "Terima kasih Gaara. Selesai sudah!"

"Naruto.. Aku akan membawanya ke gunung disebelah timur sana dan menghancurkannya dengan Saiko Zettai Kogeki: Shukaku no Hoko tapi versi lemahnya karena Shukaku sudah terlepas dariku." Jelas Gaara pada Naruto yang mulai mengeluarkan senyum bengis.

"Tidak perlu bersusah-payah Gaara! SHINRA TENSEI!" Bufth... Taiga yang masih terkurung dalam pasir Gaara pun terpental hingga tubuhnya retak bersama dengan gunung disebelah timur yang tadi ditunjuk Gaara, "Lakukan GAARA!" Teriaknya.

"Hrrr.. SAIKO ZETTAI KOGEKI: SHUKAKU no HOKO!" Syung! Blaaar... Ledakan raksasa pun terjadi di gunung disebelah timur tadi hingga menimbulkan asap tipis akibat hantaman 'Tombak Shukaku' Gaara dari kejauhan itu.

"Aaaagh!" Ringis Taiga kesakitan setelah terjatuh dengan tubuh bagian depan terluka parah.

.

"Taiga kalah.." Gumam Kira yang sempat didengar oleh Hachi.

"Ta-Taiga kalah. Yah, tidak masalah.. Anggota lemah seperti dia memang pantas mendapat pelajaran, pantas mati.." Hachi sepertinya tidak begitu peduli dengan Taiga

"Tidak. Taiga belum mati. Tako, Hebi! Jemput dia!" Perintah Kira pada Tako dan Hebi yang langsung menghilang dari tempat.

.

"Jinchuuriki dan teman pasirnya yang sialan itu! Akan kubunuh mereka!" Tiba-tiba fisik taiga berubah menjadi seperti harimau, dengan kuku panjang dan berbulu. Matanya kini menjadi merah, sangat merah dan aura gelap keluar dari tubuhnya, lukanya pun kembali sembuh, "Mode JOUTAI 3! Habislah kalian."

"Tunggu, Taiga!" Suara Hebi pun mengejutkan Taiga, "Leader memanggilmu!" Lanjutnya.

"Yah, terserahlah!" Keluh Taiga yang disambut senyum dari Tako.

.

"Baiklah Gaara, sekarang kembali ke divisimu." Ucap Naruto datar. Gaara pun segera berjalan tetapi berlawanan arah dengan Naruto yang berjalan kearah gedung hokage yang setengah hancur.

"Na-Naruto-kun?" Kata seorang wanita berambut indigo dan bermata lavender pada Naruto yang sedang membelakanginya. Sontak Naruto pun segera memalingkan wajahnya ke belakang.

"Eh, Hinata-c-chan!" Ucap Naruto agak gugup. Entah kenapa dia selalu begitu setiap bertemu Hinata 'belakangan ini'.

"Eh, a-apa yang terjadi disini? Naruto-kun? Kok Naruto-kun da-dalam mode b-bijuu" Tanya Hinata yang memang tidak tahu karena baru pulang menjalankan misi seorang dirinya.

"Yah, tadi ada penyusup. Tapi tak usah khawatir, sudah beres kok!" Cengiran khas Naruto pun kembali terukir diwajahnya, mode Bijuunya perlahan menghilang.

"Eh? Penyusup.. ! A-apa Naruto-kun terluka?" Tanya Hinata panik.

"Tidak perlu pedulikan aku Hinata-chan. Yuk kita ke taman." Ajak Naruto sembari menarik tangan Hinata kearah taman didesa daerah desa Tsuchigakure yang terkenal indah-walaupun banyak bebatuan-.

.

"Maafkan aku Kira-sama. Aku hanya tidak terlalu fokus tadi."

"Baiklah, semuanya sudah ada.. Rencana Zenmen Hakkai akan segera dimulai! Tunggulah kami, ALIANSHIGAKURE!" Seru Kira dengan mata doujutsunya yang telah aktif.

"Yare-yare!" Same pun menggelengkan kepalanya, 'Taiga kalah?' Batinnya.

.

"Hime-chan.. Ayo duduk!"

"Arigatou Na-Naruto-kun." Balas Hinata pada Naruto yang mempersilahkannya untuk duduk.

Brrr.. Tiba-tiba sebuah suara aneh muncul dari perut Naruto yang wajahnya sudah pucat.

"Naru-t-to-kun lapar yah?" Tanya Hinata pada Naruto yang langsung dibalas anggukan darinya.

"Iya nih Hime."

"Nih, aku bawakan sushi untuk Nar-eh?" Perkataan Hinata tiba-tiba terhenti ketika dia melihat Naruto memandangnya dengan seksama, "Na-Naruto-kun?" Tanya Hinata yang saat itu sudah memerah.

'Hinata... Kau cantik sekali hari ini.' Batin Naruto. Merasa ada yang aneh dengan Naruto, Hinata pun segera berusaha mengalihkan perhatiannya Naruto darinya.

"Na-Naruto-kun, itu ada gajah..!" Seru Hinata yang diiringi dengan tawa kecil Naruto, "Beneran loh.." Hinata sudah semakin memerah.

"Yah elah, Kage lagi asik bermesraan disini. Naruto, ayo kembali!" Panggil penasihat Kage (baca: Naruto) pada Naruto yang langsung buyar padangannya.

"Iya-iya Tenten! Aku balik..! Jaa-ne Hime." Naruto pun memberikan sebuah kecupan manis dikening Hinata yang membuat Hinata menjadi lebih merah (baca : sangat malu).

"I-i-iya Na-Naru-to-ku..n.." Ucap Hinata gugup.

-To Be Continue-

Author Note : yah, kependekan lagi.. Maaf yah kalau romance dan actionnya gak dapat. Soalnya ni chapter waktu dibuat, buru-buru banget. Seperti biasa, akhir kata : Mohon DI REVIEW