Sebelumnya di Teen Agents~

"T-TOU-SAN?!" ... "Inoichi-jiisan?! Ke-kenapa... bisa ada disini?"

"Anda sudah meninggal!"

"Kau melihatnya sendiri Uchiha, aku masih hidup."

"Kushina-baasan?"

"Mungkin kau benar Sakura. Orang mati tak mungkin hidup lagi kan? Aku melihat sendiri mayatnya waktu itu."

...

"Girls: Kamar 1, Amane Misa dan Yamanaka Ino! Kamar 2, Cross Yuuki dan Tenten! Kamar 3, Haruno Sakura dan Scarlet Erza! Kamar 4, Hyuuga Hinata dan Sabaku no Temari! Boys: Kamar 1, Aburame Shino dan Yagami Light! Kamar 2, Fernandes Jellal dan Uchiha Sasuke! Kamar 3, Hyuuga Neji dan Shimura Sai! Kamar 4, Inuzuka Kiba dan Sabaku no Kankurou! Kamar 5, Kiryuu Zero dan Sabaku no Gaara! Kamar 6, Namikaze Naruto dan Nara Shikamaru! Silakan menuju kamar masing-masing, setelah itu kalian bebas jika masih belum puas mengelilingi tempat ini sampai jam 8 malam. Setelah itu kembali kekamar masing-masing dan persiapkan diri untuk besok. Besok adalah hari yang berat. Ingat itu baik-baik!"

...

"Kau? Apa yang kau lakukan disini! Tak ada yang perlu dibicarakan lagi diantara kita!"

"Ini tentang ayahmu. Beliau masih hidup!"

...

'Sudah kuduga, mereka menyadarinya secepat itu khufufu... tunggulah kalian, mulai besok, akan ada lebih banyak kejutan tak terduga bagi kalian.'

-Teen-Agents—

Hey! Hey! Hey! Kay update chapter 3 nih! Semoga nggak mengecewakan ya ^^/

Ah iya, hampir lupa, Kay mau ngucapin terimakasih banyak buat yang udah mau RnR chapter-chapter sebelumnya :D Buat para silent reader juga (kalo ada) Kay ucapin makasih udah mau mampir segitu aja deh cuap-cuapnya, sekarang Kay persembahkan [?] Teen Agents chapter 3. Selamat membaca! ^^ Maaf kalo updatenya lama banget XD

Title : Teen Agents

Author : Kay Yamanaka

Genre : Crime, Supranatural

Pairing : GaaIno

Slight : NaruHina, SasuSaku, NejiTen, JellErza, LightMisa and many more :D

Rating : M (Not for lemon! Cuma buat jaga-jaga chapter kedepannya)

Summary : Dua puluh siswa-siswi pilihan akan di didik secara khusus dalam sebuah akademi rahasia. Apa yang akan terjadi pada mereka? Akankah mereka menjadi Bad Guy, atau Good Guy? You wanna know? Just read! :P

Disclaimer :-Naruto belong to Masashi Kishimoto jii-san (Kalo Naruto punyaku, pasti mereka ga jadi ninja ahaha XD)

-Fairy Tail belong to Hiro Mashima

-Vampire Knight belong to Matsuri Hino

-Death Note belong to Tsugumi Ohba & Takeshi Obata

-Teen Agents belong to Kay Yamanaka (judulnya sama kayak karya asliku lho, cuma beda ceritanya XD)

Warning : AU, Typo (maybe, but hope not), OOC, and many more

Chapter 3 – The best team (part 1)

"Ohayou gozaimasu, minna-san!" seru Putri Shion yang berada di tengah aula besar itu.

"Ohayou gozaimasu, Shion-hime." Sahut mereka serempak.

"Baiklah, sesuai janji saya sebelumnya, mulai hari ini kegiatan kalian akan dimulai. Tapi sebelumnya, saya akan membagi kalian menjadi empat kelompok. Kelompok yang akan saya bagikan adalah kelompok permanen, tidak ada yang boleh protes atau semacamnya. Disini, kalian bekerja sebagai kelompok. Jadi berusahalah untuk saling memahami dengan anggota kelompok masing-masing. Red team: yang menjadi ketua adalah, Sabaku no Gaara! Dengan anggotanya, Yamanaka Ino, Uchiha Sasuke, Shimura Sai, dan Amane Misa!..."

'Apa? Kenapa Ino harus satu kelompok dengan Sasuke?'

"Silver team: yang menjadi ketua adalah, Kiryuu Zero! Dengan anggotanya, Scarlet Erza, Namikaze Naruto, Sabaku no Kankurou, dan Hyuuga Hinata!..."

'Wah! Sekelompok dengan Hinata-chaan! Asiik!'

"Leaf Green team: Ketua, Aburame Shino! Anggota, Haruno Sakura, Inuzuka Kiba, Nara Shikamaru, dan Tenten!..."

'Apa? Bagaimana bisa, tak ada yang kukenal dikelompokku!'

"Dan kelompok terakhir, Gray team! Ketuanya adalah, Hyuuga Neji! Dengan anggota, Sabaku no Temari, Yagami Light, Fernandes Jellal, dan Cross Yuuki. Ada pertanyaan?"

Seorang siswi berambut pirang dengan ponytail tampak mengangkat tangannya,"Ano.. kelompok ini.. untuk apa?"

"Sebenarnya ini sekolah apa? Kenapa cara belajarnya aneh sekali?" seorang siswa berambut biru juga ikut mengangkat tangan.

"Penjelasan lebih lanjut akan diterangkan oleh Kakashi-sensei. Silakan, Kakashi-sensei." Putri Shion mempersilakan.

Kakashi mengangguk sekilas, kemudian menggantikan posisi Putri Shion sebelumnya. "Ohayou gozaimasu, minna-san. Saya yakin kalian pasti bertanya-tanya mengenai sekolah ini, alasan kalian terpilih menjadi murid disini, dan apa tujuan sekolah ini sebenarnya, bukan?"

Semua mengangguk.

"Well, Secret Academy sebenarnya adalah sekolah khusus untuk melatih kemampuan remaja-remaja berbakat seperti kalian. Tujuan kami mendirikan sekolah ini sebenarnya adalah untuk merekrut agen-agen rahasia pemerintah yang memiliki kemampuan khusus yang tak dimiliki agen-agen Negara lain. Dari sekian juta remaja yang telah kami lacak selama ini, kalian adalah duapuluh orang terpilih untuk mengikuti pendidikan ini."

Seorang siswa berambut hitam dengan kulit sepucat mayat kini mengangkat tangannya,"Eto.. sensei…. Apa benar hanya kami yang memiliki bakat khusus? Dari sekian banyak remaja di Jepang, tidak mungkin hanya kami yang punya kelebihan, bukan?" yang lain mengangguk setuju.

"Benar katanya sensei, lagipula, aku tak tau apa kemampuan khususku? Kurasa aku hanya remaja biasa." Lanjut seorang siswa lagi yang memiliki tato berbentuk taring merah dikedua pipinya.

"Memang bukan hanya kalian, tapi hanya kalianlah yang bisa kami percaya untuk menjadi agen kami. Untuk yang merasa tak punya kelebihan, itu hanya karena kalian tak menyadarinya. Sepertimu, Inuzuka Kiba, kemampuan khususmu adalah indra penciumanmu yang sangat tajam, melebihi indra penciuman manusia biasa. Kau pasti menyadari itu bukan?"

"Ah, itu kan karena sejak kecil aku selalu bermain dengan anjingku, Akamaru. Jadi kurasa itu hal yang biasa."

"Sudahlah. Nanti juga kau akan tau sendiri bahwa kemampuanmu itu bukan hal biasa, bahkan disini kau akan meningkatkan kemampuanmu melacak musuh dengan penciumanmu itu." Jelas Kakashi dengan santainya. Sedangkan Kiba hanya menaikkan sebelah alisnya, tampak ragu dengan apa yang baru saja diterangkan sang sensei. "Jadi, apa ada pertanyaan lagi?"

"Kemampuan khususku apa sensei?" tanya salah satu dari mereka.

"Kapan kita mulai belajar sensei?" tanya yang lain.

"Jadwal kegiatannya dimana, sensei?"

Dan banyak pertanyaan lain yang berdatangan dari semua yang ada disitu, namun semua mendadak hening saat sebuah pertanyaan yang cukup aneh terlontar dari mulut salah satu siswa berambut raven. "Kenapa orang-orang yang sudah mati mendadak menjadi sensei disini?"

"..."

"..."

"Haahh?!" semua yang tak tahu-menahu hanya terbengong-bengong mendengar pertanyaan tersebut, kecuali beberapa orang yang tau jelas siapa yang dimaksud Sasuke –yang berambut raven tadi-

"Maksudmu kami?" Tanya Minato yang tiba-tiba masuk dari balik pintu besar dibelakang Kakashi beserta beberapa orangtua lain.

Semua menoleh. Dan tak sedikit yang terbelalak melihat penampakan orang-orang tersebut.

"Tou-san?" seru Ino, Shikamaru, dan Neji bersamaan.

"Kaa-san?" Seru Naruto yang kaget mendapati ibunya juga berada disana.

Sasuke dan Yuukipun tak kalah kaget mendapati orang yang sangat mereka kenal berada disana juga,"Aniki?" seru mereka bersamaan.

"Kenapa mereka tak ada waktu makan siang?"

"Maaf ya, kami tadi sedang menjalankan misi." Jawab Itachi sambil tersenyum.

"Kenapa... aniki ada disini?" tanya Yuuki heran melihat sosok kakaknya yang telah menghilang lebih dari setengah tahun ternyata juga berada ditempat ini.

"Hanya menjalankan tugas, Yuuki-chan." jawab seorang pemuda berambut cokelat dengan mata merah.

"Maaf harus memotong reuni keluarga ini," ucap Kakashi, "Tapi inilah resiko sebagai anggota kami, kalian harus menghilang dari keluarga dan teman-teman kalian. Setelah lulus dari sini, setiap tim akan ditempatkan di tempat yang berbeda, jadi bersiaplah. Tak ada kata 'bermain-main' disini, semua adalah 'latihan'. Apa kalian mengerti?!"

"Mengerti, sensei!" jawab mereka serempak.

"Sekarang, saatnya latihan dimulai! Red team, pembimbing kalian adalah saya sendiri, beserta Itachi. Silver team, pembimbing kalian adalah Minato dan Kushina. Leaf Green team, Inoichi dan Shikaku. Lalu Gray team, dibimbing oleh Asuma dan Kaname. Red team, ikuti aku!" ucap Kakashi seraya berjalan kearah sebuah tembok, menyentuh sesuatu disana hingga tembok besar tersebut terbelah dua dan mengajak semua anggota tim merah masuk kedalam sana. Begitupun tim lain yang mengikuti para pembimbing masing-masing ketempat berbeda.

-Teen-Agents—

Red Team's Room

"Red team, sebelum kita memulai latihan kalian, Itachi akan mendata kemampuan yang sudah kalian miliki dan yang akan kalian miliki setelah lulus dari sini. Silakan masuk kedalam ruang scan disana." Perintah Kakashi seraya menunjuk kearah sebuah ruang berbentuk tabung kaca transparan dipojok ruangan.

"Hai', sensei!"

Itachi mengarahkan satu persatu anggota untuk masuk keruang tersebut secara bergantian, dan secara otomatis sebuah suara muncul menyebutkan kemampuan mereka masing-masing saat pemindaian selesai.

Tiittt!

"Sabaku no Gaara. Pengendali pasir."

'Kheh! Dia biasa saja!'

Tiittt!

"Yamanaka Ino. Pengendali pikiran."

'Pengendali pikiran? Apa Ino bisa membaca pikiran juga?' Batin Gaara bertanya-tanya.

"Tidak bisa kok." Sahut Ino sambil tersenyum. 'Eh?'

"Lha! Itu~"

"Hehe.." Ia nyengir sambil membentuk tanda V dengan dua jarinya.

...

Tiittt!

"Uchiha Sasuke. Pengendali listrik."

'Tck! Apa penting mengetahui ini?'

...

Tiittt!

"Shimura Sai. Ahli pedang."

...

Tiittt!

"Amane Misa. Pengendali cahaya."

-Teen-Agents—

Silver Team's Room

"Silakan.." ucap Kushina mempersilakan satu persatu anggota tim masuk keruang pemindai.

Tiittt!

"Kiryuu Zero. Penembak jitu."

"Apa? Sejak kapan ada anak SMA mahir menembak?"

"Tidak mungkin!" Gumam Erza tak percaya.

….

Tiittt!

"Scarlet Erza. Ahli pedang."

"Sejak kapan pula anak SMA jadi ahli pedang?"

"Diamlah Naruto! Sekarang giliranmu tau!" seru Kankurou jengah.

"Ehehe.. aku mengerti!"

…..

Tiittt!

"Namikaze Naruto. Kloning tubuh."

"Heeee?! Orang semacam dia punya kemampuan semacam itu?"

"Naruto-kun memang hebatt…!" gumam Hinata lirih dengan pipi bersemu.

...

Tiittt!

"Sabaku no Kankurou. Pengendali boneka/"

"Aku keren 'kan?"

Hening.

"Hey! Kenapa semua diam?" Kankurou sweatdrop.

...

Tiittt!

"Hyuuga Hinata. Mampu melihat menembus benda padat."

"Wah! Hinata keren sekalii!" seru Naruto dengan wajah sumringah. Sedangkan yang dipuji hanya memerah penuh hingga tak sadarkan diri.

Dan yang lain? Sibuk menutupi tubuh dengan tangan. Takut ada yang kelihatan mungkin? XD

-Teen-Agents—

Leaf Green Team's Room

Tiittt!

"Aburame Shino. Pengendali serangga."

'Serangga? Yeakhz! Menjijikkan!'

….

Tiittt!

"Haruno Sakura. Fistfight."

….

Tiittt!

"Inuzuka Kiba. Ketajaman penciuman."

...

Tiittt!

"Nara Shikamaru. Pengendali bayangan."

...

Tiittt!

"Tenten. Ahli senjata."

"Keren!" Gumam Sakura.

-Teen-Agents—

Gray Team's Room

"Masuklah secara bergantian..." perintah Kaname pada kelima orang disampingnya.

Tiittt!

"Hyuuga Neji. Melihat menembus benda padat."

Kedua siswi yang ada disana tampak sibuk menutupi tubuhnya dengan kedua tangan mereka.

….

Tiittt!

"Sabaku no Temari. Pengendali angin."

….

Tiittt!

"Yagami Light. Jenius."

'Menarik!' Batin Neji.

….

Tiittt!

"Fernandes Jellal. Ahli sihir."

"Apa? Dia penyihir?"

"Apa itu benar? Wah! Menyeramkannn!"

'Apa mereka tak pernah melihat penyihir?' batin Jellal, sweatdrop.

...

Tiittt!

"Cross Yuuki. Telekinetik."

'Darimana benda itu tahu hal seperti itu?!'

'Ternyata dia tak bisa diremehkan ya?' Temari menoleh pada gadis berambut pendek itu.

-Teen-Agents—

Red Team's Room

"Sekarang kalian sudah tahu kelebihan kalian masing-masing dan anggota tim kalian. Oleh karena itu, saya mengharapkan kerjasama tim pada setiap latihan dan ujian kalian nanti." Ujar Itachi setelah semua selesai dipindai. Kakashi hanya mengangguk-angguk setuju.

"Baiklah. Mari, tanpa menunggu lebih lama lagi, kita mulai semuanya!" seru Kakashi.

"Mulai apa?" tanya Misa dengan polosnya.

"Lari keliling ruangan ini. 100 kali!" perintah Kakashi.

"APA?"

"Sekarang!" Dan akhirnya semua hanya bisa mengikuti perintah sang sensei meski beberapa wajah menyiratkan ekspresi kebingungan.

...

"Hosh! Hosh! Hosh! Sensei ini pasti sudah gila!" Gerutu Ino sambil terus berlari. Baru 50 putaran, dan mereka sudah benar-benar kelelahan. Misa bahkan telah terduduk tak berdaya akibat daya tahan tubuhnya yang masih belum terbiasa.

"Baru 50 putaran, Ino. Ini belum ada apa-apanya." Sahut suara datar dari arah sampingnya. Ino menoleh kaget, dan mendapati sang pemuda berambut merah disana. Berlari tepat disampingnya.

"Ga..Gaara-kun?"

Pemuda itu tersenyum tipis, lalu melanjutkan larinya mendahului Ino.

"Hey! Ah! Dia meninggalkanku! Dasar!" Gerutu Ino sambil tetap berlari. Namun diwajahnya kini terpatri sebuah senyuman lembut.

"Kau akan dikira gila jika terus tersenyum seperti itu." Suara yang tak asing itu menyentaknya.

"Sasuke-kun. Jangan mengurusiku!" Bentaknya seraya mempercepat lari. Namun tampaknya itu tak terlalu berguna, mengingat pemuda itu memiliki sepasang kaki yang panjang. Sasuke dengan mudah menyusulnya. "Berhenti berlari sejajar denganku!" Teriak Ino lagi.

"Apa sih masalahmu?" Tanya Sasuke heran.

"Sudahlah. Lupakan!"

...

100 putaran sudah berhasil dilalui mereka berlima –ralat. Berempat. Misa hanya mampu berlari 40 putaran-. Kini saatnya melanjutkan ke tahap latihan selanjutnya, setelah beristirahat sepuluh menit tentunya. Kakashi kali ini memerintahkan mereka untuk melakukan push up 20 kali, dan sit up 20 kali.

Latihan dimulai pukul 10 pagi, dan baru berakhir pukul 10 malam dengan hanya dua kali istirahat makan yang hanya 30 menit dan beberapa kali istirahat singkat untuk memulihkan tenaga. Ini benar-benar hari yang sangat melelahkan bagi keempat tim itu. Baru hari pertama? Lalu bagaimana dengan hari-hari berikutnya? Mungkinkah akan lebih berat?

To Be Continued...

Hahaha... gomen ne, kalo Kay lama banget updatenya, trus pendek pula ^^a soalnya Kay agak lupa-lupa inget gimanaaa gitu soal ide awal alur cerita ini XD Jadi ya beginilah hasilnya. Maaf kalo mengecewakan readers sekalian ^^a

Oh, iya! Kay mau bales review dulu nih XD

: Ini udah lanjut. Semoga nggak mengecewakan ya ^^a Makasih udah RnR

Ritachi-san Uchiha: Makasih udah RnR ^^ Ini udah update

Hana Kumiko: Ini udah berusaha kok buat banyakin Gaara nya ^^a gomen kalo Kay malah milih Sasuke buat jadi mantan Ino, soalnya idenya emang begitu ^^a kalo Sai ceritanya beda lagi ^^a Makasih udah RnR XD

Evil Smirk of the Black Swan: Ini udah lanjut. Semoga nggak mengecewakan ^^ makasih udah RnR XD

Azzuradeva: Iya, GaaIno emang udah saling kenal. Nanti di chapter-chapter selanjutnya mungkin akan diceritain darimana mereka kenal XD btw, makasih udah RnR ^^

Jenny Eun-chan: Aku juga suka Erza ^^/ tapi gomen ne, di chapter ini Erza masih sedikit muncul. Sebenernya buat semua pair emang sedikit muncul sih ^^a lebih fokus ke latihannya dulu XD Makasih udah RnR ^^

Endy Mutiara: Gomen ne, Kay sebenernya bukan fan SasuIno, makanya nggak pernah bener-bener nulis SasuIno. Kalo buat GaaIno, bukannya belum dapet kemistri, tapi emang di chapter-chapter awal romancenya belum kerasa ^^a yah, kecuali konflik SasuIno sih -.-a Pair-pair disini baru kerasa romancenya sejak mereka lulus akademi XD Jadi bersabarlah hoho.. Aku belum tau review Endy-san di 'Love Me? Love Her?' udah masuk atau belum ^^a btw, makasih udah RnR dan ngasih saran

SK: Ini udah lanjut ^^ semoga nggak mengecewakan ya XD makasih udah RnR

Sekian balasan dari Kay. Jangan bosan nge-review ya XD