Mention 3: Paparazzi? Siapa takut!

Summary: Akibat keisengan Kise yang membajak twitter milik Kagami, hidupnya yang tadinya tenang-tenang saja, berubah seratus delapanpuluh derajat! Kesialan apa yang ditimbulkan Kise?

Warning: OOC, possible typo, alur terlalu cepat (mungkin), nama twitter character, AoKaga (slight KiKaga and other (crack) pairings), semi-AU (Kagami dan lainnya bermain basket, tapi Momoi tidak menjadi manager Touou), etcetc. DLDR!

.

.

.

~Gara-Gara Twitter~

.

.

.

Kagami diam sambil menatap lapangan sekolahnya nelangsa. Oh terkutuklah hidupnya yang penuh drama ini. Twitter dibajak, kemudian jadian dengan rivalnya, dan kini diajak kencan. Kagami menghela napas lelah. Kokoronya nggak kuat menghadapi cobaan yang terlalu berat ini, sungguh. Terlebih dia harus melewati berbagai macam cobaan. Seperti Kuroko yang sedari tadi melemparkan gumpalan kertas berisi tulisan 'PJ' berulang kali. Bahkan ada yang mengenai kepalanya. Dan setiap gumpalan kertas sialan itu mengenai bagian belakang kepala Kagami, Kuroko akan tersenyum tipis sambil bergumam, "Head-shoot." Dipikir dia main PB kali? Kagami membatin jengkel.

Huff… Kagami kembali menghela napas. Sudah berapa kali dia menghela napas hari ini, eh? Belum lagi dia harus lolos dari kantoku mengerikan sepanjang sejarah Seirin. Untung saja Kiyoshi dan Hyuuga ─dia bersedia, walau ada bayarannya─mau membantunya untuk melewati jelemaan setan satu itu.

Lagipula, kena angin apa coba dia mau ngeiyain ajakkan Aomine? Seharusnya dia tolak saja, dia bilang kalau hari ini dia sembelit─atau apa kek, terserah─tapi… entahlah, otaknya seperti tidak mau diajak kerja sama.

TUK

Gumpalan kertas menyadarkan Kagami dari alam bawah sadarnya(?). Dia mendelik kearah Kuroko yang hanya menatap polos.

Cukup sudah!

Kagami bangikit mendadak, membuat perhatian seluruh kelas tertuju kepadanya. Matanya berkilat kesal, dia menggeretakkan giginya sambil menatap Kuroko. Baru saja dia akan berteriak, membentak Kuroko kencang-kencang, bel sudah berbunyi.

Kagami berdecih dan kembali duduk, membereskan mejanya.

─tanpa tahu bahwa Kuroko membatin penuh lega, memuja bel pulang sekolah yang berbunyi dengan timing yang tepat.

XXX

Pulang sekolah, Kagami berjalan sendirian menuju lapangan dimana dia dan Aomine biasa one-on-one bersama-sama tiap hari jumat. Tadi Hyuuga dan Kiyoshi datang kekelasnya, berkata bahwa dia bisa memanjat pagar belakang dan meloncat dari sana. Kagami membentak mereka gila, tapi katanya jika dia jatuh, tidak akan sakit, karena dia pasti membal. Heck, memangnya dia bola basket, membal? Akhirnya, Kuroko membantu menyusun rencana ketika Kagami berhasil meyakinkannya─dengan bantuan Kiyoshi dan Hyuuga, tentunya─bahwa dia akan memberikan PJ kepadanya. Dan akhirnya terbentuk strategi bahwa Kuroko dan Kiyoshi akan mengalihkan perhatian Riko dahulu, sementara Hyuuga mengawal Kagami untuk pergi dari sekolah. Dan karena kemantapan hati, mereka berhasil melakukannya.

Kagami hanya bisa facepalm jika mengingat tampang Kiyoshi, Hyuuga, dan Kuroko yang sangat serius kala membuat taktik. Seperti Erwin dan Hanji dari anime tetangga yang sedang membuat strategi untuk mencuri yupi milik Levi(?). Kagami berhenti ditengah-tengah lapangan dan duduk disana, menunggu Aomine dengan manis. Tangannya bergerak untuk merogoh kantong celananya dan membuka ponselnya, melihat TL twitternya.

(Kuroko Tetsuya) _Kuroko_Tetsuya
Untung ada Nigou, jadi nanti aku tak pulang sendirian. (30 minutes ago)

(Aida Riko) _AidaRiko_
Hoo… Kagami benar-benar membolos… kubunuh anak itu besok…. (29 minutes ago)

(Kiyoshi Teppei) TeppeiKiyoshi
_AidaRiko_ ayolah, Riko, biarkan dia sekali saja bersenang-senang. Kasihan, kan? (replay 29 minutes ago)

(Hyuuga Junpei) hyuugajunpei
_AidaRiko_ TeppeiKiyoshi hanya kali ini aku setuju dengan kata-kata Kiyoshi, Riko. Biarkan dia membelikanku figure Sengoku yang baru~ (replay 28 minutes ago)

(Shun Izuki) Shun_
Bisakah kalian berhenti bermain ponsel dan mulai latihan? Dan untuk apa kalian mentionan, KITA KAN SATU GEDUNG (WOAO)W _AidaRiko_ TeppeiKiyoshi hyuugajunpei (replay 28 minutes ago)

(Koganei Shinji~) KogaShinji
Kau sendiri menggunakan twitter, Izuki Shun_ _AidaRiko_ TeppeiKiyoshi hyuugajunpei 'w' (replay 28 minutes)

(Mitobe Rinnosuke) RinnosukeMitobe
…. RT KogaShinji: Kau sendiri menggunakan twitter, Izuki Shun_ _AidaRiko_ TeppeiKiyoshi hyuugajunpei (replay 27 minutes ago)

(Hyuuga Junpei) hyuugajunpei
Mitobe, plis deh, masa iya di twitter kamu juga cuma '….' gitu dong-_- semua tweetmu juga gitu… RinnosukeMitobe Shun_ _AidaRiko_ TeppeiKiyoshi (replay 27 minutes ago)

(Reo desu!) Reo_Chan
Stalker nih, Junpei-otouto~ RT hyuugajunpei: Mitobe, plis deh, masa iya di twitter kamu juga Cuma '….' gitu doang-_- semua tweetmu juga gitu… RinnosukeMitobe Shun_ _AidaRiko_ TeppeiKiyoshi (26 minutes ago)

(Hyuuga Junpei) hyuugajunpei
ANJER BACA AJA LAGI LU BANCI. YANG ADA ELU YANG STALKER. PERGI JAUH JAUH SANA DARI TEEL GUE! Reo_Chan RinnosukeMitobe _AidaRiko_ TeppeiKiyoshi Shun_ (replay 26 minutes ago)

Kagami hanya jawsdrop membaca mention-mentionan senpai-senpainya.

(Mayuzumi Chihiro) mayzumichihiro
FYI doang sih, new bio. Cc: FurihataKou_ (27 minutes ago)

Penasaran, Kagami akhirnya membuka bionya bayangan Rakuzan itu.

Mayuzumi Chihiro
mayuzumichihiro
(ava: Mayuzumi lagi baca LN di atap, header: Mayuzumi sedang tersenyum sambil merangkul Furihata yang tersenyum malu-malu)
Basket player #05 Rakuzan ● Otaku ● FurihataKou_ is mine! Touch him, and u die!

Dan Kagami melongo.

A-apa?

(Kagami Taiga) kagamitaiga
SIALAN ELO PACARAN SAMA FURIHATA!? DEMI APA!? RT mayzumichihiro: FYI doang sih, new bio. Cc: FurihataKou_ (5 minutes ago)

(Furihata Kouki) FurihataKou_
M-mou! M-Mayuzumi-san! Baka! kagamitaiga mayuzumichihiro (replay 5 minutes ago)

(Kagami Taiga) kagamitaiga
KAMPRET FURI KOK LO MAU SIH SAMA DIA!? DIA KAN TIM LAWAN, TIM LAWAAANNNN! FurihataKou_ mayuzumichihiro (replay 6 minutes ago)

(Aomine) Daiki
Terus kok kamu mau sama aku? RT: kagamitaiga: KAMPRET FURI KOK LO MAU SIH SAMA DIA!? DIA KAN TIM LAWAN, TIM LAWANNNNN! FurihataKou_ mayuzumichihiro (6 minutes ago)

Ngek

Anjirt nohok banget quotenya Aomine.

Kagami facepalm.

(Kise Ryouta) KiseRyoutacchi
LOL nice shoot, Aominecchi XD Daiki kagamitaiga FurihataKou_ mayuzumichihiro (replay 6 minutes ago)

(Mayuzumi Chihiro) mayuzumichihiro
Mampus lu. Makan tuh lawan! RT KiseRyoutacchi: LOL nice shoot, Aominecchi XD Daiki kagamitaiga FurihataKou_ (7 minutes ago)

(Furihata Kouki) FurihataKou_
Tolong bahasamu, Mayuzumi-san RT: mayuzumichihiro: Mampus lu. Makan tuh lawan! KiseRyoutacchi Daiki kagamitaiga (7 minutes ago)

(Kagami Taiga) kagamitaiga
Ups, yang lagi dimarahin pacar. Aku ga ikutan ya~ bye~ #offline FurihataKou_ Daiki mayuzumichihiro (replay 8 minutes ago)

Kagami tertawa nista sambil memasukkan kembali ponselnya dan menoleh, ternyata tepat pada saat itu juga, Aomine sadang melambai kepadanya dari sebrang jalan.

meanwhile di Rakuzan

"Anjir si Kagami minta dibunuh anak ini…." Seorang dengan rambut cokelat dan hawa keberadaan yang tipis menggumam sambil menatap ponselnya yang kini terisi penuh dengan omelan pacarnya tentang berbicara dengan bahasa yang baik. Poor you….

XXX

"Jadi…," Kata seorang berambut hijau mencolok dengan kacamata yang bertengger di hidungnya menatap datar Kise yang sedang tersenyum polos coretbodohcoret. Dia menaikkan letak kacamatanya, dah dahinya berkedut kesal. "Apa alasanmu memanggil kami semua kesini, Kise?" Tanya Midorima Shintarou sambil bersedekap.

Kise hanya tersenyum sumigrah sambil menatap satu per satu manusia yang sedang menatapnya disana. Ada Akashi, Murasakibara, Kuroko, Momoi, Takao, Furihata, Mayuzumi, Himuro, dan tentu saja, Midorima. Mereka semua menatap Kise datar sekaligus dongokol. Beberapa menit lalu, mereka mendapat direct massage dari si pirang untuk bertemu di Maji Burger, sekarang dan saat ini juga. Untung saat itu mood Akashi sedang baik sehingga mengabaikan DM Kise yang seakan memerintahnya.

Dan kalau kalian bertanya kenapa mereka bisa ada di Tokyo, jawabannya… ya begitu lah...(?)

"Ayo kita berpaparazzi ssu!" Kata Kise dangan riang. Telinga anjing imajiner bergoyang diantara helai blondenya, tapi kalau Kagami yang melihatnya sekarang, mungkin telinga itu akan lebih mirip dengan tanduk iblis. Sayang, dia sedang kencan dengan Aomine nun jauh disana. "Kita memata-matai Aominecchi dan Kagamicchi saat berkencan!"

"Aku tidak tertarik. Itu privasi, Kise-kun. Aku pulang. Sampai jumpa," Kuroko berdiri dan nyaris melangkah pergi sebelum Kise menyeringai misterius dan kembali berkata,

"Bagaimana kalau Kagamicchi diapa-apain di bioskop, Kurokocchi? Tentu tidak ingin kan, cahayamu cidera padahal W.H akan dimulai, kan?" Kata Kise. Kuroko terdiam dan kembali duduk dan menatap Kise datar. Kise terkekeh dan kembali menatap yang lainnya satu-satu. "Kalian bagaimana?"

"Aku…. Sebenarnya aku penasaran juga sih, tapi…" Furihata menunduk, tercabik antara ingin mengikuti Kise, atau lari dari tempat itu karena masih sayang nyawa, tidak ingin diterkam oleh harimaunya Seirin.

"Aku ikut kalau Kou ikut," Kata Mayuzumi datar.

"Dengan amat sangat ditambah kuadrat aku terpaksa ikut, Kise-kun," Kata Kuroko dengan nada pasrah.

Momoi memeluk Kuroko. "Kalau Tetsu-kun ikut, aku ikut!" Katanya riang.

"Aku ikut dong, pastinya!" Kata Takao dengan nada senangnya yang khas seperti biasa.

"Aku ikut." Kata Akashi dengan singkat, padat, dan jelas.

"Akashi-san, apa aku nanti boleh meminjam guntingmu jika Aomine-san melakukan hal yang tidak senonoh kepada Taiga?" Tanya Himuro kepada Akashi yang menyeringai pisiko dan megangguk sambil mengikik coretmesumcoret sama pisikonya.

"Apa boleh buat," Midorima menghela napas lelah. "Aku terpaksa ikut, nanodayo," Katanya.

Kise berteriak riang. "YESH! KALAU BEGITU, AYO!" Dia berdiri dan langsung berjalan keluar, sebelum gunting Akashi melesat dan nyaris meggores jinsnya.

"Aku yang memimpin, Ryouta," Kata Akashi.

Yang hanya Kise bisa lakukan hanyalah membungkuk sambil berkeringat dingin dan berkata, "Silahkan ndoro,"

XXX

Aomine dan Kagami berjalan beriringan dengan awkward. Aomine membuang muka, lebih memilih untuk menatap jalanan, sementara Kagami menunduk, menatap sepatu Air Jordannya dengan sikap bahwa sepatunya adalah sesuatu yang paling menarik saat itu.

Dari kejauhan, kelompok paparazzi kita, sedang melongok dari balik tembok.

Kise yang saat ini menggunakan topi hitam dan kacamata hitam untuk menutupi identitasnya (entah dari Aomine dan Kagami atau fansnya) cemberut sambil mengarahkan SLRnya dan mengambil gambar keduanya dari belakang, dengan keduanya sebagai fokus, dan lainnya blur. "Tidak asik, ssu. Mereka terlalu akwar."

"Awkward," Koreksi Takao.

"Ya maksudku itu." Ralat Kise tak tahu diri.

Semuanya jawsdrop.

Sementara itu, Kagami mulai gelisah. Dia melirik-lirik Aomine yang sedang menggaruk tengukuknya lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan─oke stop.

"A-ano… Aomine," Panggil Kagami dan Aomine langsung menoleh dengan cepat. "Ini hanya perasaanku saja, atau… kita memang sebenarnya sedang dibuntuti?" Tanya Kagami.

"Hah?" Aomine melongo mendengar pertanyaan Kagami. Diikuti? Ah, dia tidak merasa seperti itu kok. Mungkin Kagami saja yang terlalu peka.

─atau kamu yang terlau bodoh, Aomine?

"Ah, itu pasti perasaanmu saja," Dengan takut-takut, dia mengalungkan tangannya ke pundak Kagami, membawanya untuk lebih merapat ketubuhnya, membuat Kagami blushing. "Lagipula, kalau itu benar, kau tidak perlu takut. Ada aku kok, yang siap melindungimu," Gombalnya sambil ber-smirk-ria. Ampun deh, padahal belum semenit lalu situasinya awkward

Kagami blushing lagi sambil bergumam, "Ahomine,"

.

.

.

"AWWWW MEREKA MANISS─" Kise langsung disumpal dengan bungkus vanilla shake Kuroko yang sudah habis karena menjerit terlalu keras.

"Jangan berisik, Ryouta! Nanti mereka sadar!" Kata Akashi dengan galak, dan Kise lagi-lagi hanya dapat mengangguk patuh. "Ah, lihat, mereka sudah memasuki gedung bioskop. Ayo, cepat!"

Dan 'tim-paparazzi-dadakan' ini bergerak memasuki lobi gedung biskop tanpa suara dan tanpa menarik perhatian lainnya, melesat melewati lautan manusia, mengintili dua pasangan terjinta kita.

.

.

.

"Kau mau nonton apa, Kagami? Pilih saja," Kata Aomine sambil mengatri. Kagami menatapnya polos kemudian beralih kepapan pengumuman penayangan(?) dan melihat-lihat film apa yang kira-kira menarik untuk ditonton.

"Umm… jangan film horror ya… um… bagaimana dengan itu?" Kagami menunjuk gambar seorang laki-laki yang sedang berdiri, disampingnya terdapat hewan purbakala berleher panjang dan berbadan besar, dengan background pink yang membuat mata Aomine sakit. Tulisannya 'Cinta Bronto*saurus' /ngapaincobadisensor

"Itu? Yasudah," Kata Aomine sambil berusaha menelan rasa kecewa dalam nadanya. Padahal dia ingin sekali mereka menonton film horror. Biar sekalian modus, gitu yekan. Pas setannya muncul, Kagami memekik kemudian memeluk Aomine, terus Aomine bisa ngelus-ngelus Kagami, terus─hentikan pembicaraan mesum ini, pls, dasar EroHen.

"Oke, thanks ya," Kagami tersenyum malaikat. Aomine terbang melayang dalam alam bawah sadarnya.

TBC

HAAAAIII

ASTAGA GUE SENENG BANGET TERNYATA FIC INI BANYAK YANG SUKA SOBSOBSOB

EH LO TAU GAAAAAA MASA FIC INI DI FAV SAMA AUTHOR FAV LHOOOOOO (Izuki: KITAKORE!)

KYYAAAAAAA BOLEH GUE NIKAHIN LO SATU SATU? BOLEH YAAA? KALO GA GUE CVPOK AJA SINIII:*** /nakpergikausana

Khusus buat Kirio-san, ayo sini nikah sama gueeeeeee:** ficnya senpai juga unyu unyu bangettt:** /hushnak

Oke canda kok canda, jangan pada natap gue begitu dong-_-

Oke, karena reviewnya terlalu banyak (untuk saya) jadi saya ngga bisa balas satu satu. Gomenne! tapi inti review kalian semua sama kan, update? Nah ini uda update! XD

Sebelum kalian meninggalkan halaman ini karena berpikir ini adalah bacotan tak berguna dari saya, tolong baca lebih jauh lagi karena saya ada pengumuman.

Soal kecelakaan tanggal kemarin, saya benar-benar minta maaf DX saya lupa kalau jerseynya Kagami itu nomor sepuluh, bukan sebelas, itumah Kuroko DX thanks untuk senpai-tachi yang udah ngingetin saya:) dan berhubung saya nggak tau cara ngedit naskah yang sudah dipublish (yang tahu mau ngasihtahu saya?), dan ini Semi-AU, jadi saya bikin aja sekalian Kagami itu jerseynya nomor sebelas. Jadi jangan ada yang bingung oke kalau suatu saat nanti aka nada tulisan kalau jerseynya Kagami itu nomor sebelas. Maaf ya!

Terus ada yang nanya, PJ itu apa. PJ itu singkatan Pajak Jadian:3 pajak yang hukumnya wajib kalau kalian punya teman terus punya pacar baru, tapi hukumnya haram kalo terjadi sama diri sendiri:3 /ngek

Terakhir, kata-kata wajib sebelum exit,

Mind to review?;3

Sign,
BakFujo