The Hakuryuukou Anda Sekiryuutei

Disclaimer : Naruto © Masashi Kishimoto & HighSchool DxD © Ichie Shibumi

Pair : Naruto X Rias

Rated : Semi M / Nanti bisa sampai M +

Genre: Adventure/ Friendship/ Fantasy/ Romance / Drama

DONT LIKE DONT READ

.

.

.


Keterangan :

"Abcd" : Berbicara

'Abcd' : Membatin

"Abcd" : Monter berbicara

'Abcd' : Monster Membatin

[Abcd] : Jutsu atau kekuatan Sacred Gear dan Dragon Slayer


0

[A/N : Mungkin gak jadi Hurt/Comfort setelah banyaknya ketidak sukaan dalam Hurt/Comfort tapi lihat saja kedepannya. Dan maaf bila gak nyambung seperti Tech n Mag kemarin]

Chapter 3

Naruto terbangun dari tidurnya kemudian ia menoleh kearah Rias yang ternyata masih tidur, kemudian ia bangun dari tidurnya memandang Rias sejenak setelah itu keluar dari rumahnya untuk berjalan-jalan sebentar karena waktu jam kerjanya di mulai pukul 8 dan ini masih pukul 6 jadi dirinya masih memiliki waktu untuk sekedar berjalan-jalan.

Dan tanpa sedar dirinya sudah berjalan menjauhi kawasan Konohagakure daerah hutan, dan tanpa sengaja dirinya berpapasan dengan dua sosok yang aneh satu memakai penutup mulut dan satunya lagi membawa Reaper dengan 3 mata pisau dan pakaian mereka berjubah hitam dengan corak awan merah.

"Kurasa kita mendapat mangsa Kuzu" Ujar sosok yang memakai reaper kepada rekannya yang bernama Kakuzu

"Terserah kepadamu Hidan, sembahkanlah pada Jashin bodohmu itu" Ujar Kakuzu sarkastik kepada Hidan

"Zzzzz... Baiklah akan kupersembahkan kau kepada dewa Jashin yang agung" Ujar Hidan dengan menyeringai kepada Naruto, sedangkan Naruto yang melihat itu hanya bersantai

"Hyaaaaaaa" Pekik Hidan mengayunkan Reapernya kearah Naruto, sedangkan Naruto hanya membalik badannya dan Reaper yang hendak diarahkan Naruto tertahan oleh sepasang sayap mekanik

"Kau pikir dengan mudah membunuhku? tidak akan mudah" Ujar Naruto kemudian melayang di udara

[Windstorm]

Dari sekeliling tubuh Naruto muncul gelombang kejut yang sangat kuat bahkan lebih kuat dari badai sekalipun, membuat mereka terseret beberapa meter

"Hati-hati hidan, dia bukan lawan yang bisa di anggap remeh" Ujar Kakuzu memperingatkan Hidan, tapi dihiraukan oleh Hidan

"Hah, akan kepersembahkan kau pada dewa Jashin" Teraik Hidan kemudian meloncat untuk menebas tubuh Naruto, tapi dirinya tidak berhasil menebas Naruto karena keburu terbang mundur hanya sabetan kecil yang melukai tubuh Naruto

"Kurasa ini cukup untuk membunuhnya" Gumam Hidan kemudian meminum setetes darah tadi dan seketika tubuh hidan berubah warna menjadi hitam putih

'Apa yang terjadi pada tubuhnya?' Batin Naruto yang melihat perubahan pada tubuh hidan

[IncisionWind]

Sebuah serangan angin menuju kearah Hidan dan telak mengenai tubuh hidan kemudian menyayat-nyayat tubuh hidan

"Arghhhhhhh..." Bukan pekikan dari Hidan melainkan Naruto yang sepertinya sedang kesakitan

'Apa yang terjadi? kenapa aku merasakan sakit padahal dia tidak menyerangku' Batin Naruto

[Tornado Wave]

Sebuah pusaran topan mengarah kepada tubuh hidan lagi, tapi anehnya hidan tidak menghindar dari serangan tersebut malam terkesan menerima serangan dari Naruto

DUAAAAAAAAAAR

lagi-lagi Naruto merasakan sakit di sekujur tubuhnya seperti terkena serangan tornado, kemudian Hidan mengangkat sebuah besi hitam kemudian di tancapkannya pada dadanya sendiri, anehnya Naruto juga merasakan sakit seperti di tancap sebuah pisau di dadanya, dan dalam sakitnya dia masih memikirkan apa yang sebenarnya terjadi.

"Hehehehehe... kau tidak akan menang melawanku, aku adalah orang yang abadi setiap rasa sakit yang akan aku terima akan berpindah kepada dirimu" Ujar Hidan kepada Naruto

'Sial kalau begini laripun aku tidak bisa, jika seperti ini terus aku akan mati' Batin Naruto yang mengalami jalan buntu saat ini

"Mati Kau" Teriak Hidan kemudian menusukkan besi itu kembali pada jantungnya, sedangkan Naruto kini memegang dadanya yang mulai mengeluarkan darah dan rasanya jantung seperti tertusuk benda tajam

"ARghhhhhhhhhhhhh..." Naruto memuntahkan darahnya karena sakit yang ia terima sangatlah-sangat, dan dia harus mengakui bahwa dirinya sedang dalam keadaan terpojok karena tidak bisa memikirkan apapun karena kondisinya yang melemah

"Apa yang harus aku lakukan Albion?" Tanya Naruto kepada Partnernya

"Sekarang aku sudah mengerti Naruto!" Ujar Albion kepada Naruto

"Apa maksudmu Albion?" Tanya Naruto lemah

"Orang itu membuatmu menerima rasa sakit karena tadi dia meminum darahmu yang tadi sempat ia dapatkan, dan aku bisa menyimpulkan bahwa dirinya tidak menghidari seranganmu karena ritual aneh itu hanya bisa di lakukan di dalam lingkaran yang terbuat dari darah itu. Kau hanya perlu membawa tubuhnya keluar dari lingkaran ini, seperti itulah Asumsiku" Jelas Albion panjang lebar

"Jadi seperti itu, layak untuk di coba!" Ucap Naruto mulai bangkit dengan memegang dadanya, kemudian megambil sesuatu dari kantongnya

'Beruntung aku membawa ini' Batin Naruto yang mengeluarkan sebuah botol kecil kemudian menegakknya, dan dalam sekejap tubuh Naruto sudah pulih kembali

[Vanishing Dragon Balance Breaker]

Setelah memasuki Balance Breakernya Naruto langsung menerjang kearah Hidan kemudian membawanya terbang setinggi mungkin

"Apa yang kau lakukan?" tanya Hidan yang kini sedang dalam dekapan Naruto dengan ketinggian yang gila

"Membunuhmu" Jawab Naruto, kemudian melesat dengan cepat kebawah dengan kepala Hidan menjadi bantalan

SYUUUUUUUUUUTTT

"Apa yang kau lakukan?" Pekik Hidan kemudian Naruto melepas dekapannya, sedangkan Hidan meluncur dengan indahnya ke tanah

BLAAAAAAAAAAAAAAAAAR

tempat dimana Hidan tadi mendarat kini sudah menjadi sebuah kawah dengan diamater 7 meter dengan kedalam 5 meter dengan hidan di tengah kawah itu dengan tidak sadarkan diri, Kakuzu yang melihat rekannya jatuh berdebum kemudian mendekatinya

'Apa yang di bilang oleh Albion ternyata benar' Batin Naruto yang mengagumi Partnernya yang mampu menganalisa keadaan dengan cepat.

"Kita akan bertemu lagi, manusia burung" Ujar Kakuzu kemudian menghilang dalam kepulan asap

"Siapa mereka? kekuatan mereka benar-benar gila! jika teman satunya tadi ikut bertarung pasti sekarang aku sudah mati, dan lagi aku harus cepat pulang karena dadaku sudah sangat sakit. Walau bagaimanapun Air mata phoenix hanya memulihkan tubuh 75% saja" gumam Naruto kemudian terbang cepat menuju Konoha

- The Hakuryuukou And Sekiryuutei -

Naruto memasuki apartemenya tanpa mengetuk pintu kemudian langsung duduk di sofa dengan memegang dadanya. Rias yang mendengar ada yang membuka pintunya apartemennya kemudian menegok siapa yan datang, dan terkejutlah Rias karena melihat suaminya sedang memegang dadanya dengan darah kering berada di sekitar tubuhnya .

"Apa yang terjadi Anata?" tanya Rias panik melihat kondisi Naruto

"Dia tadi bertarung dengan orang berjubah berlambang awan merah, dan dia nyaris membunuh Naruto jika ia tidak membawa Air mata phoenix" Bukan jawaban dari Naruto yang ia dapatkan malah jawaban dari Albion, dan tanpa babibu lagi Rias langsung menyalurkan energi naganya ketubuh Naruto untuk mempercepat pemulihan tubuh Naruto

"Sebenarnya lawan seperti apa yang kau hadapi Naruto-kun" Gumam Lirih Rias dengan wajah khawatir melihat ekspresi kesakitan yang di rasakan Naruto

"A-Aku t-tidak apa-apa, K-kau jangan k-khawatir" Ujar Naruto menenangkan Rias dengan menahan sakit didadanya

"Bagaimana aku tidak khawatir kau pulang dengan kondisi seperti ini, dan lebih baik hari ini kau tidak bekerja, nanti aku akan bilang kepada Yamanaka-san bahwa kau sedang tidak enak badan" Ujar Rias melarang Naruto untuk bekerja untuk hari ini karena untuk memulihkan tenaganya. Setelah itu Rias memapah Naruto untuk memasuki kamar mereka agar istirahat Naruto lebih nyaman kemudian merawat Naruto.

- The Hakuryuukou And Sekiryuutei -

~ TIME SKIP KEESOKAN HARINYA ~

Naruto dan Rias kini berada ruang makan sedang menikmati sarapan mereka, dan karena dari kemarin Naruto belum makan kini dirinya makan dengan takaran seperti anak gunung,

"Anata" Panggil Rias kepada Naruto

"Ada apa?" tanya Naruto kepada Rias

"Aku sekarang bekerja sebagai sebagai pelayan di rumah Hokage-sama bagaimana menurutmu?" Tanya Rias, sedangkan Naruto yang mendengar ucapan Rias tersedak bahkan matanya sampai melotot

"Coba kau ulangi lagi?" Pinta Naruto

"Aku mulai sekarang bekerja di rumah Hokage-sama" Ujar Rias menekankan setiap kata

"Apa kau tidak apa-apa? aku masih bisa mencari kebutuhan untuk kita!?" UcapTanya Naruto kepada Rias

"Aku tidak apa-apa, dengan begitu aku bisa membantumu untuk membeli rumah" Ujar Rias memberi penjelasan kepada suaminya

"Terserah kau sajalah sayang, aku tidak mungkin melarang apa yang sudah menjadi kemauanmu" Ujar Naruto kepada Rias, sedangkan Rias memerah karena Naruto memanggilnya 'sayang'.

"Jadi kau setuju?" Tanya Rias dengan riang

"Tentu saja, tapi jaga diri baik-baik aku tidak ingin kau kenapa-napa" Ujar Naruto tulus kepada Rias, sedangkan Rias bertambah blushing mendengar ucapan dari Naruto

"hm" Balas Rias sambil menganggukan kepalanya di sertai senyum cerahnya.

- The Hakuryuukou And Sekiryuutei -

Dan setelah itu mereka kemudian menuju tempat kerja masing-masing, tapi jalan arah mereka bukan searah melainkan berlawanan. Sesampainya di kediaman Hokage Rias di suruh membantu Kushina untuk memasak didapur, selagi masak mereka juga berbicang-bincang hingga Kushina menanyakan hal pribadi Rias karena melihat Rias yang sedang melamun.

"Hei Rias-chan apa kau sedang memikirkan seseorang sampai melamun saat masak?" tanya Kushina sambil terkikik

"Ahhhh... Gomen, aku tidak apa-apa kok Kushina-Baasan" Jawab Rias tapi berbanding terbalik dengan wajahnya yang memerah

"Hahahah...Aku pernah muda Rias-chan, jadi ceritakan tentang pemuda itu?" Pinta Kushina kepada Rias, sedangkan Rias memerah karena Kushina menggodanya

"Tapi-..." Sanggah Rias tapi denganw ajah yang masih merah padam

"Tak apa anggap saja aku ibumu jadi kau bisa bercerita kepadamu?!" Ucap Kushina, terlihat Rias mengehlas nafas kemudian berkata.

"Dia adalah seorang pemuda yang baik, penyayang, pantang menyerah. Dia memiliki ciri-ciri mempunyai mata sebiru langit dan dia murid dari seseorang yang hampir di kenal di dunia, Tapi ini masih sebatas suka, aku belum sampai tahap mencintainya" Ujar Rias memerah karena membayangkan sosok suaminya

'Ahhhhh... apa mungkin itu Menma? Menma kan memiliki mata Blue Saphire, dan dia juga murid dari orang yang hampir di kenal di seluruh dunia Jiraiya dan Hatake Kakashi' Batin Kushina senang

"jadi apa yang membuatmu tertarik padanya?" tanya Kushina kepada Rias

"Aku juga tida tahu, ia membuatku tertarik dengan caranya sendiri dan itu seperti aliran air yang mengalir saja tanpa aku sadari" Jawab Rias

"Uhhh... Manisnya" Ujar Kushina dengan mata yang berbinar-binar

- The Hakuryuukou And Sekiryuutei -

Sedangkan di tempat dimana Naruto bekerja yang sedang padat-padatnya harus terganggu saat ada Jonin yang memanggilnya

"Inoichi-san, Hokage-sama ada perlu dengan Naruto-san. Apakah boleh kami memanggilnya?" Pinta Jonin itu kepada Inoichi

"Tentu saja, tapi jika Naruto mau. Naruto kau ikutlah mereka karena Hokage-sama memanggilmu" Ujar Inoichi agak keras kepada Naruto

"Baiklah Yamanaka-san" Balas Naruto kemudian mengikuti langkah para Jonin yang menggiringnya menuju ruang Hokage, tak sampai sepuluh menit mereka sudah sampai di kantor Hokage

TOK TOK

"Masuk" Terdengar suara dari dalam, dan mengeri bahwa Hokage mengizinkannya masuk kemudian para Jonin itu memasuki ruangan Hokage

"Kami sudah membawa Naruto, Hokage Sama" Ujar Jonin itu kepada Minato

"Baiklah kalian bisa pergi sekarang" Balas Minato, dan kedua Jonin itu meninggalkan ruang Hokage

"Ada apa Hokage-sama memanggilku?" tanya Naruto kepada Minato

"Seharusnya kau sudah tahu tujuanku Naruto, apakah kau sebegitu tidak pekanya sampai kau tidak mengatahui semua ini?" Tanya Minato kepada Naruto yang hanya mendapat gelengan dari Naruto yang membuat Minato tertawa

"Hah baiklah, apa kau tidak merasa bahwa kita ini mirip Naruto? dan begitukah sikapmu terhadap ayahmu dengan menunjukan tampang seperti itu?" tanya Minato membuat Naruto sangat terkejut karena Minato menyebut kata 'Ayah'

"Ayah?" Tanya Naruto tanpa sadar

"Ya, Aku adadalah ayahmu Naruto, dulu kau diculik saat bayi dan sekarang akhinya aku menemukanmu, kau tidak perlu ragu aku memiliki bukti kuat bahwa kau adalah anakku" Ujar Minato kemudian memberikan sebuah dokumen kepada Naruto. Kemudian Naruto membaca dokumen itu dan betapa terkejutnya bahwa darahnya dengan minato 99,9% cocok, dan yang mencengangkan adalah sel genetik yang di tunjukan menujukan hak kesamaan juga

"Bagaimana kau mendapat semua data tentangku?" Tanya Naruto kepada Minato

"Aku mengirim Divisi Anbu Tenzou untuk mencari seluruh data tentang dirimu, bahkan saat di toko bunga kau tidak tahu bahwa rambutmu di cabut oleh seseorang, saat dirumahmu salah satu Anbuku menemukan baju yang ternoda oleh darah kemudian Anbu itu mengambil sampelnya" Ujar Minato menjelaskan panjang lebar

"Aku tidak tahu anda melakukan ini semua" Ujar Naruto

'"Tentu saja, karena cara kerja anbu dengan rahasia dan apa tidak ada pelukan untuk ayahmu?" Tanya Minato kepada Naruto, tanpa aba-aba lagi Naruto langsung menerjang ayahnya kemudian memeluknya sambil menangis, begitu juga dengan Minato yang tidak bisa menahan harunya, tapi pelukan itu harus terhenti karena Naruto merintih kesakitan

"Kau kenapa Naruto?" Tanya Minato pada Naruto

"Dadaku sakit Tousan, kemarin aku hampir tewas oleh orang yang bernama Hidan" Jawab Naruto polos

"Hidan? Apa dia memakai jubah hitam bermotif awan merah? dan maaf atas tadi?!" Ucap Minato menggaruk tengkuknya yang tidak gatal karena gugup. Naruto yang melihat tingkah dari Yondaime Hokage-pun membatin

'Ternyata ia memiliki kebiasaan yang sama denganku menggaryk tengkuk saat gugup'

"Tak apa! Dan memang kenapa?" Tanya Naruto

"Akatsuki, mereka adalah yang membunuh Asuma. Kau bertemu mereka dimana?" Tanya Minato

"Aku bertemu mereka saat di jalanan hutan perbatasan Konoha dan sepertinya mereka mengarah ke Iwagakure" Balas Naruto

"Jadi seperti itu, aku akan meminta anbu untuk mencari informasi atas gerak-gerik mereka" Gumam Minato

"Jadi bagaimana keadaanmu sekarang Naruto?" Tanya Minato mengalihkan pemibicaraan

"Aku tidak apa-apa, dan aku lebih senang bertemu Tousan" Balas Naruto

"Ya, dan tidak kusangka bahwa kau sudah dewasa Naruto!" Ujar Minato dengan tersenyum penuh arti setelah melepas pelukan Naruto

"Apa maksud Hokage-sama?" tanya Naruto kepada ayahnya

"Jangan memanggilku seperti itu Naruto, panggil saja Tousan karena aku adalah ayahmu. Dan maksudku berbicara seperti itu adalah bukankah sekarang kau sudah menikah?" Tanya Minato, sedangkan Naruto yang mengerti apa yang di ucapkan oleh ayahnya kemudian blushing

"Tak apa Naruto aku senang jika kau sudah menikah, dan mulai sekarang kau akan memakai marga Namikaze bersama istrimu, Naruto Namikaze dan Rias Namikaze" Ujar Minato membuat Naruto senang

"Bagaimana Tousan tahu nama Istriku?" tanya Naruto pada ayahnya karena ayahnya mengetahui nama dari istrinya

"tentu saja aku tahu karena Rias bekerja di tempatku, dan mana mungkin Tousan tidak mengetahui nama menantu Tousan sendiri" Ucap Minato yang semakin membuat Naruto merah padam

"Tousan" Panggil Naruto pada ayahnya

"ya ada apa?" tanya Minato pada anaknya

"Kenapa aku bisa di culik?" tanya Naruto kepada Ayahnya

"Kurasa sudah saatnya kau mengetahui kebenarannya, 16 tahun yang lalu..."

- [Flashback] -

terlihat wanita cantik berambut merah a.k.a Kushina sedang berjalan dengan seorang petinggi desa, karena sebentar lagi dirinya akan menjalani proses persalinan, dan di tengah jalan dirinya bertemu dengan salah satu sahabatnya yaitu Uchiha Mikoto yang sedang menggendong anaknya

"hay Kushina" Sapa Mikoto kepada Kushina

"Hau juga Mikoto, ahhh... kau sedang membawa anakmu jalan-jalan?" Tanya Kushina yang mendapat anggukan dari Mikoto

"Lalu kau memberinya nama siapa?" Tanya Kushina kepada Mikoto

"Sasuke, Uchiha Sasuke" Jawab Mikoto

"Ahhh.. Nama yang bagus, ku harap kau nanti bisa berteman baik dengan anan bibi" Ujar Minato kepada Sasuke yang sedang tertidur, sedangkan Mikoto yang mendapati Kushina tengah berbicara dengan anaknya yang sedang tidurpun tertawa

"Kushina, ayo kita lanjutkan perjalanannya" Ujar Biwako istri dari sandaime Hokage pada Kushina

"Ahhh.. Baik" Jawab Kushina dengan gugup

"Detail tentang kelahiranmu harus di rahasiakan, dna kau juga harus menghindari kontak pembicaraan bahkan dengan temanmu sendiri" Ucap Biwako memperingatkan Kushina

"Ha'i"

~ TIME SKIP ~

"SAKIT SEKALI TEBBANE" Sebuah teriakan yang menandakan seseorang sedang merasakan kesakitan yang tidak lain adalah Kushina yang dalam menjalani prosesi persalinan

"Aku tidak pernah melihat Kushina kesakitan seperti ini. Apa ini tidak apa-apa?" Tanya Minato menampilkan mimik wajah khawatir melihat istrinya kesakitan seperti ini

"Dia tidak apa-apa! kau fokuslah pada pada segel Kyuubi karena saat prosesi persalinan segel itu akan melemah" Ucap Biwako memberitahu Minato

"Ha'i" Tapi tetap saja Minato menampilkan mimik khawatir

"Kau ini Yondaime Hokage bukan lagi anak kecil jadi tenang saja" Ucap Biwako menyindir Minato, tak lama kemudian Kushina menjerit kesakitan karena seperti ada yang ingin keluar

"Oe... Oe... Oe..." Sebuah jeritan bayi terdengar, dan terlihat sosok bayi berambut pirang kemerahan (Naruto). Tapi Kushina masih saja merasakan sakit di perutnya dan tak lama kemudian suara jeritan bayi terdengar lagi dengan menampilkan sosok bayi berambut pirang cerah (Menma). [A/N : Jangan anggap Author sok tahu karena saya sendiri tidak tahu bagaimana Prosesi melahirkan karena saya laki-laki dan saya belum pernah melihat].

"Kau berhasil Kushina" Ucap Minato tersenyum lega

"Hyaaaaaa" Tiba-tiba terdengar jeritan dari biwako istri dari Sandaime Hokage

"Menjauh dari Jichuruki itu atau anakmu akan mati" Terdengar ancaman dari sosok berjubah hitam yang memakai topeng.

"Sial" Decih Minato yang ingin memperkuat segel Kyuubi tapi terjadi insiden saat anak pertamanya di bawa oleh Manusia bertopeng

'Apa yang harus kulakukan?!' Batin Minato saat dirinya dalam posisi yang sulit

" Sekarang kau harus memilih" Ujar sosok bertopeng setengah berteriak dengan melempar bayi itu ke langit-langit.

'Tidak ada cara lain lagi' Batin Minato kemudian melempar Kunai kearah anaknya

[Jikkukan Kekkai]

'Sepertinya dia akan memindahkan anaknya ketempat lain, kau memang cerdas Yondaime Hokage' Batin Pria bertopeng itu, dan kemudian ia muncul lingkaran Vortex di dekat bayi itu tapi secara bersamaan Minato muncul dengan bola spiral berwarna biru di tangan kanannya.

'Sial aku tidak bisa menghindar' Batin Pria itu

[Rasengan]

BLAAAAAR

Tembok di belakang pria bertopeng itu akhirnya jebol karena serangan dari Minato yang mengenainya. Pria bertopeng itu bangkit dan kemudian berkata

"Aku gagal sekarang tapi untuk lain kaliaku pastikan bahwa Kyuubi akan menjadi milikku" Ucap Pria bertopeng itu kemudian menghilang dalam lingkaran Vortex

"Siapa dia? aku memiliki firasat dia akan menjadi ancaman besar bagi duni' Batin Minato

Minato maupun Pria bertopeng itu sudah mengira bahwa bayi itu sudah berada di tangan mereka, tapi pemikiran mereka ternyata salah karena akibat dari [Jikkukan Kekkai] dan [Kamui] milik pria bertopeng itu membuat Distorsi ruang dan waktu kacau membuat bayi itu terlempar di di dimensi lain.

- [Flashback off] -

"... Jadi seperti itulah cerita bagaimana kau bisa menghilang dari kami, lantas bagaimana keadaanmu setelah di culik oleh Pria bertopeng itu?" Tanya Minato pada Naruto

"DI culik pria bertopeng?" Tanya Naruto bingung

"Ya, bukannya aku sudah menceritakan kau diculik oleh pria bertopeng itu" Jelas Minato pada Naruto

" Kurasa aku harus memberi tahu Tousan, tapi aku mohon Tousan jangan beritahu yang lainnya dulu karena hanya Aku, Rias-chan, dan Tousan saja yang tahu" Ucap Naruto mendapat anggukan dari Minato

"Sebenarnya aku tidak di culik oleh pria bertopeng, aku di temukan oleh ayahku Dragon of Dragon DxD Great Red dan-..."

"Dragon? apa ayahmu seekor naga?" Potong Minato

"Ya, dia adalah naga. Aku di temukan oleh ayah di celah dimensi karena terjadi kesalahan distorsi ruang dan waktu yang membuatku sampai terdampar di celah dimensi. Disana ayah membesarkanku melatihku dan mengajariku banyak hal. Aku diajari oleh ayah sihir dragon slayer [Wind Rune] dan juga memberiku kekuatan berupa Sacred Gear [Divine Dividing]" Ucap Naruto kemudian memperlihatkan sepasang sayap mekanik berwarna biru muda transparan kepada ayahnya

"Na-Naruto, Kau memiliki sayap?" Tanya Minato tak percaya

"Ya Tousan, inilah wujud dari Sacred Gear [Divine Diving] yang didalamnya bersemayam salah satu naga surgawai Vanishing Dragon" Jelas Naruto kemudian menonaktifkan sayapnya

"Dan soal kekuatan nanti Tousan akan mengetahuinya nanti, dan terpenting Tousan harus merahasiakan ini terlebih dahulu karena aku tidak ingin membuat semuanya menjadi runyam" Lanjut Naruto

"Baiklah, tapi sekarang maukah kau ikut pulang bersama Tousan, Pasti Kaasan-mu akan senang dengan kembalinya dirimu dalam kehidupan kami?!" Ucap Minato

"Tousan jangan ceritakan dulu masalah ini kepada Kaa-san karena aku masih memiliki urusan, dan jika urusanku sudah selesai maka aku akan memberi tahu Kaasan semuanya. Dan aku akan ikut Tousan karena aku ingin menjemput Rias-chan" Balas Naruto, kemudian Minato memegang pundak anaknya dan dalam sekejap mereka sudah berada di depan kediaman Hokage.

TOK TOK

Minato mengetuk pintu kediamannya 3 kali, dan tak lama kemudian terdengar suara dari dalam

"Sebentar" Dan tak lama kemudian pintupun terbuka menampilkan wanita paruh baya berambut merah darah

"Tadaima"

"Okaeri"

Kemudian Minato dan Naruto melangkah memasuki kediaman Hokage, pandangan Naruto berpindah pada sofa yang menampilkan sosok Rias yang sedang berbicara akrab dengan Menma, Naruto yang melihat itu entah mengapa dalam dirinya merasa tidak suka atas kedekatan Rias dan Menma.

"Ehm" Naruto berdehem pelan tapi dapat di dengar oleh kedua muda dan mudi yang tadinya bercerita seru itu, Rias dan Menmapun mengalihkan pandangan mereka kearah Naruto.

"Serunnya kalian, sampai tidak menyadari keberadaanku disini" Ucap Naruto menyindir

"A-..." Ucapan Menma terpotong oleh Rias

"Apa yang kau lakukan disini Anata?" Tanya Rias kaget melihat Naruto yang berada di kediaman Hokage

'Anata?' batin Menma dan Kushina yang tidak jauh dari tempat mereka

"Kau tidak suka aku datang kesini? aku hanya ingin menjemputmu pulang!?" Jawab Naruto pada Rias

"Rias-chan kenapa kau memanggil Naruto dengan sebutan 'Anata' bukankah itu hanya boleh saat kalian sudah menikah?" Tanya Kushina pada Rias dan Naruto

"Huh, tentu saja Rias-chan memanggil Naruto dengan sebutan Anata karena mereka sudah menikah" Bukan jawaban Dari Rias yang ia dapat malah dari Minato.

"Kau tahu darimana Anata?" Tanya Kushina

"tentu saja dari data kependudukan!" Jawab Minato bohong, karena sebenarnya dirinya mengetahui ini dari Anbu yang selama ini memata-matai Narut, tapi karena permintaan dari Naruto terpaska dirinya harus berbohong walau sebenarnya MInato ingin mengabari Kushina detik ini juga.

"Ahhhh... kalau begitu saya pamit dulu Kushina-sama karena Naruto-kun sudah menjemput saya" Ucap Rias sopan, kemudian meninggalkan keluarga Namikaze. Dan terlihat Menma memandang Rias dengan pandangan terluka karena mengetahui fakta bahwa Rias sudah menikah.

~TeBeCe~

Maaf bila Gaje Chap ini, dan saya juga mengakui kalau Tech dan Mag kemarin sangatlah hancur. Tapi mohon pengertian karena saya sedang kebingungan untuk Remidial tapi saya sempetin untuk Up karena tidak ingin membuat Reader kecewa. Dan mohon maaf jika banyak kesalahan di Fiction ini

Dan kalau bisa Author minta bantuan Reader untuk memberitahu Author link tentang peraturan perpajakan tahun 2015 untuk tugas remidial IPS, nasib remidial lagi...


Question and Answer :

Q : jujur dalam hal fanfiction dalam bentuk fandom asli atau bentuk crossxover, naruto TIDAK COCOK PAKE BENDA YANG BERNAMA SCREAD GEAR ATAU YANG LAIN NYA. walau pun naruto pake rikudou mode, sharingan yang ber evolusi menjadi mangekyou sharingan atau pun enternal mangekyou sharingan sekali pun tidak akan cocok. soal nya apa? itu akan menjadi aneh menurut ku.

A : Hah, malas kau rombak lagi. Dan saya pertimbangin untuk Fiction Project ketiga saya di fendom ini

Q : Hoy baka apa2an kw tu,seenak hati aja kw buat menma suka ma rias smntara rias da punya suami,dan lagi kw tak mmiliki alasan knpa mnma mnyukai rias yg natabe kakak ipar menma, ,ooo jagan2 kw abuat kisah mu ya dlam fic ini,cwek kw brsetubuh dgan adik kndung mu,haAaaaaa mnyedihkn diri gay,chp 1 smpurna words dan jaln crita nya mntap di tmbah words yg pnjang,chap 2 ancur words pndek dan alur ancur,wlwpun akhir nya menma mngetahui rias da punya suami,dan aq harap anda tdak mmbuat rias terllu open ma menma,krna jiwa naga dan rias sudah terikat 1 sma lain,dan mrka juga sudah di tkdirkn brsma oleh gru mreka msiang,dan q hrap anda mmbuat menma mnydari kslahan nya dgn mnyukai rias yg sudah punya suami.

A : Hahahahah jangan-jangan anda tersindir dengan Fiction yang saya buat hahahahaha... untuk jalan cerita milik saya sendiri terserah mau saya buat bagaimana terpenting nyaman dibaca reader. saya tahu apa yang akan saya lakukan. mengatakan saya gay? hahahaha anda sedang bercermin ya? hahaha dan satu lagi anda pintar dengan mengajak berdebat seorang CHASTER GAME hahahahahaha

Q : huwehhh...*nangis gaje* keduluan mbuat ff dxd ke naruto :'v ya. Walau beda cerita :v bagus kok bro.. Cuman tadi ada sedikit typo.. Dah :v next

A : Buat juga tidak apa-apa hehehehe

Q : next gan ngk bisa ngmong fic ini harem kn dxd identik dgn harem .masukin sakura harem naruto . pair narutoxriasxsakura menmaxhinata sasukexkarin

A : Ini mainnya di Dunia Shinobi jadi tidak ada yang namanya harem

Q : om harus nya nyelesain dulu fict yang pertama karena kebanyakan author selalu mengabaikan fict yg lama dewi fict baru jadi saya berharap anda tidak seperti yang saya ucapkan tadi

A : Saya beda, semuanya di awali dengan niat dan percaya bahwa kita akan mampu makan tuhan akan memberi jalan

Q : next gan .kpn lemon y dan masukin sakura harem naruto

A : Lemon nanti, Sakura gak masuk Harem. titik dan tidak ada harem titik

Q : senpai" kalo boleh saran mode'ya dibikin kaya biju

A : gak ada hakuryuukou yang kayak gitu gan

Q : Menma Sialan, dia malah jatuh cinta sama rias. Saya berharap ia akan kaget setelah tahu ia istri naruto,

A : Hah, Tapi gak jadi Hurt/Comfort setelah banyak yang tidak suka adanya ganre itu

Q : Sangat berpotensi menjadi fic favorit.
Bagaimana setting/latar di dunia Shinobi ini? Secara teknis di saat Naruto berumur 17 tahun kan PDS 4 sedang berlangsung dan bahkan telah usai. Naruto pun berulang tahun saat perang terjadi hahaha. Jadi bagaimana di fic ini?Apakah perang sudah lewat? Atau belum mulai? Bagaimana dengan klan Uchiha? Bagaimana dengan Sasuke? Jika Minato masih hidup dan jadi hokage bagaimana nasib Hiruzen dan Tsunade? Apakah Jiraiya masih hidup? Lalu bagaimana dengan Danzou? Atau Shisui?
Hohoho sangat banyak hal yang perlu dirincikan di chapter-chapter depan. Semoga saja fic ini terus lanjut dan tidak stuck di tengah jalan.

A : Udah di Sunting gam dan untuk lawan nanti hampir mirip canon Naruto tapi ada perubahan

Q : Coba buat ntar naru salah paham ama rias jdinya kan ntar berliku itu akan menarik

A : Chap depan

Q : Lanjut! tp ada satu hal yg mengganjal pemikiran saya dr kemarin, kenapa Great Red memberinama Naruto? Tolong pencerahannya

A : Saya juga tidak tahu! mohon tanya pada Great Red sendiri hahahahahaha Plak

Q : Bgus tor,lanjutkan... Menma itu protagonis apa antagonis tor?

A : Kedepannya saja

Q : Aku harap NaruRias tdk terpisah ..Dan Menma yang mengalami Genre Hurt/Comfortnya ..
Keren ..

A : Gak

NB: Dan untuk yang lainnya maaf gak sempet bales, tapi terimakasih karena udah mau Review