How to Kiss Someone, Tutorial by Park Chanyeol
Title: How to Kiss Someone, Tutorial by Park Chanyeol
Author: heisdeadinside
Pairing: chanbaek / baekyeol
Summary: The title says it all
Chapter 3
Junmyeon menatapnya dengan tatapan menghakimi, seolah-olah mereka berdua adalah penjahat. Dia menghembuskan nafasnya kasar berkali-kali dan mengetuk-ngetukkan jarinya dia atas meja. Suasana di ruang makan benar-benar dingin, tegang, terasa seperti di pengadilan.
"Kalian berdua terlihat dekat," kali ini Junmyeon memecah keheningan diantara mereka, bersuara dan mencoba untuk memulai melemparkan pertanyaan demi pertanyaan kepada mereka.
"Kau tahu, selalu kesana-kemari, aku hanya berfikir…"
Otak Baekhyun memproses kata-kata terakhir Junmyeon dengan super cepat layaknya kecepatan cahaya. Junmyeon tidak boleh tahu tentang ini. Apa yang harus Baekhyun lakukan? Berpura-pura tidak terjadi sesuatu.
"Tidak hyung, tidak" tangan kirinya menjawil-jawil paha Chanyeol, berharap ia mengerti apa yang dimaksudkannya.
Junmyeon tidak boleh mengerti ini. Junmyeon tidak boleh mengerti ini. Junmyeon tidak boleh mengerti ini. Hell no, dia benar-benar tidak boleh mengerti ini.
"Baekhyun benar hyung, kami… tidak seperti yang kau pikirkan…." tambah Chanyeol meyakinkan sambal membuat tanda silang dengan kedua tangannya.
Lelaki berambut pirang itu mengernyitkan muka keheranan. "Tunggu… Bukannya kalian sendiri yang menginginkannya?"
Okay fuck fuck fuck fuck ini tidak mungkin terjadi. Baekhyun berharap agar sebuah UFO datang dari luar angkasa dan menculik Chanyeol dan dirinya dari Junmyeon hyung. Baekhyun panik. Benar-benar mati kutu.
"Ini kesempatan bagus untuk kalian, ayolah… Jangan menyia-nyiakannya."
?
"Begini, kalian buat saja file demonya lalu berikan kepadaku"
"File demo apa sih?" Menyadari percakapan diantara mereka yang semakin tidak nyambung, Chanyeol melontarkan pertanyaannya pada Junmyeon sambil mengerutkan wajahnya.
Junmyeon dengan geram menyelentik dahi Chanyeol. Chanyeolpun mengeluarkan erangan kesakitan.
"Aish, kalian benar-benar tidak mengerti ya? Inilah hasil dari memotong pembicaraan orang. Bisa-bisa aku stress." Katanya sambil menekan dahi dengan tangan kanan.
"Jadi begini, karena kalian dekat, selalu berdua setiap kali kita berkumpul, pihak entertainment berfikir. Bagaimana kalau kalian terlibat dalam proyek musik yang sama. Kalian menginginkannya, bukan?"
Lihat betapa bodohnya mereka yang mengira akan tertangkap basah melakukan sesuatu.
"Hahahahaha... ha…"
OTL
"Serahkan demo kalian secepatnya oke?" suruh Junmyeon sambil mengangkat kedua jempolnya lalu meninggalkan berdua.
Saat Junmyeon sudah tidak terlihat dalam pandangan mereka, Chanyeol mengacak-acak rambutnya frustasi. Semuanya terasa menjadi lebih canggung setelah mereka melakukan hal itu. Pikiran-pikiran negatif menggentayangi mereka.
Chanyeol bangkit dari kursi dan memegang lengan Baekhyun. "Baek, ikuti aku."
"Ugh, bagaimana kalau aku tidak mau?" jawab Baekhyun yang duduk bermalas-malasan.
"C'mon lazy ass. Atau aku akan menciummu lagi."
Okay. No.
"Fiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiine." Dengan gontai dan wajah malas ia mengikuti teman sekamarnya itu.
Chanyeol membawanya masuk ke dalam ruangan mereka. Menyuruhnya duduk lalu memastikan tidak ada siapa-siapa yang membuntutinya dan menutup pintu.
"Dengarkan aku." Katanya sambil menuju kursi tanpa sandaran dan lengan yang tepat berada di depan Baekhyun. Ia duduk, memposisikan dirinya senyaman mungkin lalu mengangkat kepalan tangan kirinya ke depan mulutnya dan berdehem.
"Ehm. Ini tentang pikiranku terhadapmu."
Baekhyun terdiam. Apa?
"Dan ini benar-benar menggangguku hingga siang ini,"
Chanyeol memajukan kursinya dan melanjutkan pembicaraannya.
"Bagaimana kau bisa tahu tentang cara-cara melakukan itu? Kau tahu, tentang hal yang kita lakukan semalam."
Hahahahahahahahah lucu. Chanyeol kenapa kau mengingatkan akan hal itu lagi щ(ಥДಥщ) dfjsljkdghflajsflsf!
Telapak tangan Baekhyun berkeringat, detang jantunya berdegup kencang, dengan gugup ia menjawab. "Internet?"
"Apa kau juga membaca cerita fiksi porno tentang dirimu juga ha?"
Baekhyun, gotcha!
Baekhyun adalah tipikal orang yang mudah penasaran tentang suatu hal. Suatu hari, ia menuliskan namanya pada kotak pencarian sebagai kata kunci dan menemukan cerita fiksi tentangnya (dan Chanyeol). Penasaran, ia membukanya. Matanya bergerak-gerak membaca tiap tulisan yang terpampang pada layar ponselnya. Ketika sampai pada bagian melakukan hal tersebut, jujur Baekhyun tidak mengerti bagaimana. Rasa penasarannya semakin lama semakin membesar, hingga akhirnya ia menemukan sebuah video anime yaoi yang berisi hal-hal mengenai sex.
Semakin Baekhyun mencari tahu tentang sex sesama jenis, semakin Baekhyun muak terhadap hal itu. Ia menyukai wanita. Tentu saja, karena dia adalah laki-laki. Namun dengan Chanyeol… Itu perkecualian.
"Bagaimana kalau aku berkata iya. Apa yang akan kau lakukan?"
Chanyeol masih tercengang dengan jawaban Baekhyun. Kalau iya, kau mau apa? "Hm, aku hanya bertanya baek. Memangnya kau sendiri mau aku melakukan apa padamu?"
Sialan, dia selalu berhasil memojokkanku.
Batin Baekhyun sambil terdiam seribu bahasa. Apa yang harus ia lakukan?
Terbesit di dalam pikirannya untuk meminta Chanyeol agar menciumnya lagi. Tiap kecupan dari bibir Chanyeol saat itu membuat Baekhyun melayang. Bibir lembabnya, desahannya, kecupannya, Baekhyun benar-benar menginginkannya lagi.
"Bolehkah aku," ia mendekati Chanyeol, menatap lantai kamar, "menciummu?" Baekhyun meletakkan telapak tangannya di dada bidang milik Chanyeol, mukanya memerah.
"Latihan?"
Baekhyun mengingat-ingat kembali pengalamannya berdua dengan Chanyeol kemarin. Bagaimana ia meletakkan tangannya, bagaimana matanya melihat dirinya, bagaimana ia menyentuhnya. Hal-hal itu membuatnya benar-benar ingin merasakan ciuman Chanyeol lagi.
(Atau mungkin lebih LOL)
Tanpa disadari, tangan Baekhyun berada pada tengkuk Chanyeol, ia menariknya pelan. Memiringkan kepalanya dan mulai mengecup bibir Chanyeol. Ia merasa jarak antara dirinya dan Chanyeol terlalu jauh, sehingga ia membawa dirinya mendekati Chanyeol sambil mengecup-ngecup bibir milik laki-laki tinggi itu.
Baekhyun duduk di pangkuan Chanyeol. Ia merasakan sesuatu yang mengeras di bawah pantanya.
"Hell shit!" Mereka berdua tersontak kaget mendengar umpatan seseorang dari balik pintu.
Sehun.
Mengintip.
Mereka.
Melakukan.
Sesuatu.
Yang.
Baiknya.
Tidak.
Dilakukan.
