Topik ketiga: Warna

Warning: Pair KaruNagi atau Karma x Nagisa, selamat membaca.


"Karma-kun, kau suka warna apa?" Tanya Kayano, gadis manis itu menghampiri meja Karma ketika bel istirahat telah berbunyi dan Korosensei telah keluar ruangan kelas.

"Warna? Kalau kau sendiri suka warna apa, Kayano?" yang ditanyai malah menanyai kembali, Kayano menjawab tanpa ragu pertanyaan Karma.

"Tentu saja hijau!" diakhiri dengan senyum bangga.

Terasaka yang duduk disebelah Karma pun ikut bicara, "Ah, aku juga penasaran, warna apa yang kau suka, Karma." Ujarnya melanjutkan pertanyaan Kayano.

"Coba kau tebak, Terasaka." Ujar Karma setengah meledek, Terasaka tanpa berfikir panjang pun segera menjawab. "Pasti merah!" Karma mendengus.

"Salah, idiot. Pemikiranmu dangkal sekali ya." Ucap Karma menghina, Terasaka tidak terima.

"Apa?! Kau mau ngajak berantem?!" manik topaz Karma mengerling kearah Terasaka.

"Cobalah kalau berani." Karma, selain pintar dalam bidang akademik, dia juga sangat terlatih di bidang olahraga dan bela diri, jadi mungkin kalau ingin mencari lawan dalam berantem, bukan Karma lah orang yang tepat untuk itu, namun dendam kesumat tetaplah dendam kesumat, Terasaka tidak perduli kalau dirinya harus babak belur pulang sekolah nanti.

"Oh-hoo, baiklah tuan muda, kita selesaikan di lapangan volley—" ketika hendak beranjak dari kursinya, sebuah tangan kecil menahan bahunya dari arah belakang.

"Sudah, jangan buat keributan disini.." Nagisa menahan bahu Terasaka, Terasaka pun hanya bisa tenang ketika berhadapan dengan Nagisa.

"Oh, Nagisa-kun! Pas sekali, warna apa yang kau suka?" Tanya Karma memulai topic baru setelah adu mulut tadi. Nagisa yang baru datang dan ditanyai pertanyaan mendadak seperti itu pun berfikir sejenak.

"Hmm, aku suka warna.. merah, kurasa?" ujar Nagisa mantap. "Oh? Jarang sekali, Nagisa!" ucap Kayano menimpali, Nagisa tersenyum manis kemudian tatapannya pun terarah ke Karma.

"Kalau Karma-kun sendiri suka warna apa?"

"Biru muda." Karma, yang dari tadi diam saja ketika ditanyai pertanyaan yang sama pun segera menjawab.

"Hah?" Nagisa yang ditatap, karena warna rambutnya adalah biru muda pun merasa canggung.

"Ya, biru muda." Karma mengulangi sekali lagi, disertai senyuman tampan yang terukir diwajahnya. Rona merah jambu yang tak diharapkan pun muncul menghiasi kedua pipi pucat Nagisa.

"…" hening menyelimuti keempat manusia itu.

"Oh ayolah, jangan terus terusan bermesraan didalam kelas!" Terasaka berteriak kesal, entah karena apa, mungkin dia cemburu karena dia masih jomblo.


A/N: HAI HAI, KITA JUMPA LAGI DI TOPIK KETIGA~!

MAAF TOPIKNYA GARING , GA DAPET IDE SIH MAU PAKAI TOPIK APA, UDAH KEPAKE SEMUA ;;

YAH SO, SILAHKAN BULLY GUE DI KOLOM REVIEW BILA BERKENAN :"D

GUE SELALU TERIMA BULLY-AN DENGAN LAPANG DADA. /maso

OKE SO, SAMPAI JUMPA DI TOPIK BERIKUTNYA~

Mind to leave a review?