Epilog
Summary: Rin sudah lama menantikan kedatangan Len. Akankah Rin bertemu dengan Len kembali?
Disclaimer:Vocaloid bukan punya saya, tapi punya Yamaha.
Warning:Abal sangat, bisa jadi. Bahasa aneh.
Don't like, don't read. Thanks.
.
.
.
Songfic. Chapter three.
.
.
.
Seorang gadis berambut pirang berjalan perlahan menulusuri sebuah SMA. Umurnya sekitar 15 tahun. Kemudian, ia berhenti di lobby –tepatnya di depan papan pengumuman siswa.
"Kelas 10-5," gumamnya. Ia membawa langkahnya pergi dari tempat itu dan mencari kelasnya. Gedung sekolah ini bisa dibilang besar. Ya, SMA Voca tentu saja.
Gadis itu memasuki sebuah ruangan kelas yang sejuk. Duduk di bangku paling belakang dan mengeluarkan sebuah novel. Lalu, memusatkan segala perhatiannya ke dalam novel itu. Mendalami sekali.
Dilihat dari sikapnya, sepertinya ia tidak mengenal siapa pun di sekolah atau di kelasnya. Tak seorang pun.
Kring! Kring!
Setelah mendengar bunyi itu, serentak semua siswa masuk ke kelasnya masing-masing. Tiba-tiba ada seseorang yang menarik bangku di samping gadis itu dan duduk. Orang itu tampak memperhatikan wajah Rin dengan seksama. Bagus sekali. Gadis itu betul-betul tak menyadari aura kedatangan orang yang duduk di sampingnya itu.
"Lama tak bertemu ya, Rin," ujar orang itu ramah. Dengan senyuman khasnya. Rin menoleh. Raut wajahnya berubah. Sebelumnya raut wajahnya tampak dingin, serius, dan datar. Entah karena kekuatan apa, begitu melihat orang itu semua ekspresinya kembali normal.
"Len? Bagaimana kau…?" ujar Rin nyaris tak percaya. Dilihat dari wajahnya, cara bicaranya, suaranya sudah pasti orang itu! Orang yang ditunggunya selama ini. Rin tak mungkin menyangkalnya. Meskipun suaranya menjadi lebih berat dari ketika Rin bertemu dengannya, tapi ada satu yang tak berubah darinya. Senyuman hangat dan ramahnya. Rin sangat merindukan itu.
"Keajaiban tak hanya ada di dalam cermin, kan?" lagi-lagi Len tersenyum. Air mata Rin nyaris saja meleleh karena saking bahagianya. Rin tersenyum lebar.
"Aku selalu menantikan kedatanganmu, Len."
Ah, akhirnya chapter 3 muncul juga! Maaf ya pembaca, soalnya saya hiatus karena ujian. Terima kasih untuk reviewnya! RnR again, please? Thanks.
