Chapter 3
My Chullie My Cinderella
By
RyoraChan
Pairing :: KyuChul ( Kyuhyun Heechul ), Hanchul ( Hankyung Heechul ,) slight Sichul
Disclaimer :: Chullie and Kyuhyun was forever Mine!
Warning :: YAOI, OOC, gaje, typo(s), M-Preg, NC.
Chingu gomapta buat reviewnya, buat yang nanyain NC-nya Kyuchul kapan. Saya hanya bisa jawab, Sabar ya Chingu...
Happy reading and I wish u like it ^o^
Xxx
Lagi-lagi terdengar suara musik klasik yang sedih itu. Kyuhyun mencari asal suara tersebut. Dia mendapati Heechul duduk terdiam di kamarnya sambil mendengarkan lagu tersebut. Kyuhyun berniat mengejutkan Heechul dari belakang. Tapi niatnya itu seketika hilang saat dia melihat Heechul mengusap airmata yang jatuh di pipinya.
Yups air mata Heechul, " Tapi kenapa dia menangis mendengarkan lagu itu, apa dia menghayati lagu itu sampai menangis, Tapi itu tak mungkin. Kyuhyun yakin kalau Heechul bukanlah seseorang yang gampang menitikkan air mata. Atau ada sesuatu di balik lagu itu? " Mendadak semua pertanyaan itu berkecamuk di fikiran Kyuhyun.
" Semoga yang kulihat tadi tidak benar " Batin Kyuhyun
" Heechul " panggil Kyuhyun
Heechul langsung menghapus air matanya, " Sudah kubilang panggil aku Hyung " Jawab Heechul dengan suara agak berat.
Kyuhyun tidak menanyakan kenapa Heechul menangis, Sebenarnya dia ingin langsung menanyakan sebabnya pada Heechul tapi entah kenapa dia merasa ini bukan waktu yang tepat.
" Aku ingin main ski, atau main game, Aku bosan kalau tidak melakukan apa-apa temani aku " Kata Kyuhyun.
" Arraseo, Memang melelahkan tapi aku sudah berjanji pada Eomma Appaku kalau aku akan menjagamu " Jawab Heechul sambil berdiri
" Aku bukan anak kecil, Aku bisa menjaga diriku sendiri " Kata Kyuhyun jengkel
" Yang benar saja, memasak ramen saja kau tidak bisa " Sanggah Heechul.
" Aku akan buktikan padamu Heechul, Lihat saja nanti " Gerutu Kyuhyun pelan.
" Sudah kubilang panggil aku Hyung " Balas Heechul.
.
.
Di tempat main ski, Heechul dan Kyuhyun telah berganti baju mengenakan baju ski lengkap dengan berbagai peralatannya.
" Kau pernah main ski kan sebelumnya?" tanya Heechul pada Kyuhyun
" Tentu saja, Dan aku ini termasuk jago memainkannya " Jawab Kyuhyun bangga.
Heechul menujukkan jalan pada Kyuhyun, tapi tanpa sengaja Kyuhyun terpeleset dan jatuh, Heechul berhenti dan tertawa dengan senyum jahatnya,
" Jago ya, Tapi kok jatuh " Sindir Heechul
" Ini hanya pemanasan" Jawab Kyuhyun agak emosi sambil menggosok pantatnya yang kotor.
" Sudah kubilang berapa kali panggil aku Hyung "
Mereka berdua atau lebih tepatnya Kyuhyun bermain di Track Ski yang termasuk landai sementara Heechul hanya mengamati Kyuhyun yang beberapa kali terjatuh karena kehilangan keseimbangan.
" Hahaha, Paboya " Teriak Heechul saat Kyuhyun jatuh lagi sambil memegangi perutnya.
" Ya, Jangan menertawakanku, Saljunya licin "
" Yang namanya salju memang licin, Pabo. Kalau tidak mau licin, Sana main Ski di jalan raya "
" Ya, bantu aku berdiri " Kyuhyun menatap Heechul dengan kesal karena dia sudah beberapa kali mencoba berdiri tapi gagal.
" Ani, Kau jago main Ski kan " Goda Heechul
" Dasar kau ini "
" Heechul Hyung... Heechul Hyung " dari jauh terdengar suara orang memanggil Heechul. Heechul yang mengenali pemilik suara itu langsung menoleh dan tersenyum.
" Fishy " Teriak Heechul saat melihat si pemilik suara,
" I Miss You Hyung, I Miss You So Much" Jawab Donghae sambil memeluk dan mencium pipi Heechul. Heechul lalu membalas mencium pipi Donghae.
" Apa – apaan itu " Pikir Kyuhyun
" Lepaskan " Kata Kyuhyun tajam sambil melepaskan pelukan Donghae ke Heechul.
" Hey, Apa yang kau lakukan, Dia ini sahabatku " Bentak Heechul
" Aigoo Hyung, Tidak apa-apa. Dia siapa Hyung? " Kata Donghae bingung.
" Kyu ini Donghae, Donghae ini Kyuhyun "
" Anyeong, Lee Donghae imnida " Kata Donghae sambil mengeluarkan senyum termanisnya.
" Cho Kyuhyun imnida " Jawab Kyuhyun sinis.
" Sinis sekali sih, Aku sudah berbaik hati mengenalkanmu padanya "
" Ah sudahlah Hyung, Gwenchanayo..."
" Kau selamat karena Donghae memintanya kalau tidak mati kau di tanganku " Pelotot Heechul pada Kyuhyun "
" Ayo Donghae kita ke rumahku, Ada banyak hal yang ingin aku bicarakan padamu, Aku merindukanmu " Kata Heechul sambil memeluk Donghae, Donghae hanya tersenyum karena tahu Kyuhyun menatapnya dengan sangat tajam.
" Skinya? " tanya Kyuhyun
" Kau main saja sendiri aku mau pulang " Jawab Heechul cuek
" Bagaimana aku tahu jalan pulang pabo, Tunggu aku "
" Palliwa " teriak Heechul
Kyuhyun melepaskan peralatan skinya sambil mempoutkan bibirnya, mulutnya mengeluarkan gerutuan tidak jelas. Yang pasti saat ini Kyuhyun sedang dalam keadaan tidak senang.
" Eh, Benar tidak apa – apa Hyung, Kalian terlihat sibuk. Apa aku mengganggu kalian " Kata Donghae.
" Sudah tahu mengganggu masih saja...AWWW..APPO " Kyuhyun tidak melajutkan kalimatnya karena mendapat hadiah sebuah jitakan dari Heechul.
" Sakit tahu "
" APA?!..., kajja Donghae " Kata Heechul
Kyuhyun tak habis pikir dengan namja yang satu ini sebentar jadi galak sebentar jadi baik sebenarnya mana sifat aslinya. Dan kenapa dia terlihat tidak peduli padaku tetapi sangat perhatian dan manja pada Donghae. Hatiku sakit melihat Heechul bersama namja lain. Tunggu hatiku sakit, Apa aku cemburu, Aku harus memberitahu Changmin. Saat ini aku sangat membutuhkan teman bicara.
" Yoboseyo, Kyu ada apa kau meneleponku? " Jawab Changmin
" Min "
" Ah, Kau merindukanku, Kyu. Senangnya hatiku "
" Jangan seenaknya menyimpulkan jawaban. Aku belum mengatakan apa – apa"
" Lalu kenapa kau meneleponku? "
" Min, Aku sedang sedih "
" Kenapa Kyu, Apa terjadi sesuatu? " Tanya Changmin mulai khawatir terjadi sesuatu pada sahabatnya.
" Aku marah melihat Heechul pergi dengan namja lain " Kata Kyuhyun
" MWO! Ini hebat, Kita perlu merayakan hal ini Kyu " Teriak Changmin
" Ya, Kau ini temanku apa bukan. Apa kau tak tahu aku disini makan hati " Jawab Kyuhyun
" Hati itu rasanya juga lumayan enak kalau dimasak "
" Jung Changmin, Aku serius "
" Arraseo, Kyu kau itu sedang cemburu untuk pertama kalinya. Sebagai teman aku ikut gembira sobat, Tapi redamlah emosimu cari tahu siapa namja itu. Jangan terburu- buru melakukan hal – hal yang bodoh. Percayalah pada temanmu yang berpengalaman ini " kata Changmin bijak.
" Berpengalaman dengan makanan maksudmu? "
" Ne, Aku memang paling berpengalaman kalau tentang makanan tapi aku juga memiliki pengalaman tentang cinta dibandingkan dirimu yang hanya peduli tentang game "
" Kau juga sama, Kau juga suka game seperti aku "
" Lakukan saja seperti yang kukatakan. Jangan protes terus "
" Ne, Gomawo" Kata Kyuhyun pasrah sambil menutup telepon.
.
.
" Donghae, Makanlah yang banyak. Hyung, sudah membuatkan banyak makanan kesukaanmu " Pinta Heechul sambil menyerahkan piring nasi pada Donghae.
" Hyung, ini terlalu berlebihan " Kata Donghae
" Iya ini memang terlalu berlebihan, Sedangkan kemarin kau hanya membuatkan aku ramen " Protes Kyuhyun yang sepertinya tidak dihiraukan oleh Heechul.
" Yang penting kau tidak mati kelaparan kan, Kau sudah dewasa jadi jangan manja "
" Dasar tidak sensitive " Gerutu Kyuhyun yang diikuti cengiran dari Donghae.
Kyuhyun makan dengan perasaan yang campur aduk, sementara Heechul dan Donghae makan dengan gembira.
" Hyung, Bagaimana kabar Hankyung Hyung? " Tanya Donghae
Seketika itu juga suasana ruang makan yang awalnya ramai menjadi sepi. Terlihat sekali kalau Heechul tidak menyukai pertanyaan Donghae. Aku dapat melihat pandangan matanya menjadi sedikit sedih saat Donghae menanyakan pertanyaan itu. Donghae juga sepertinya sadar kalau dia telah menanyakan sesuatu yang salah. Berusaha mengalihkan pembicaraan
" Eh, Hyung bagaimana kabar Heebum. Sudah lama sekali aku tidak melihatnya "
" Dia ada di seoul, Aku tidak membawanya kesini, Kau tahu kan dia tidak suka cuaca dingin "
" Eoh,... kapan – kapan aku akan main ke rumahmu yang di seoul, Hyung "
" Siapa itu Hankyung, Dan kenapa tatapan Heechul terlihat sedih, Apa hubungan mereka? " Berbagai pertanyaan baru muncul dalam kepala Kyuhyun. Begitu sedikit hal yang dia ketahui tentang orang yang disukainya.
" Hyung, Aku tadi kesini bersama Teukie Hyung dan Kibumie. Sekarang ini mereka sedang ada pekerjaan jadi tidak bisa menemaniku main ski. Besok aku akan ajak mereka kesini ya, Hyung? "
" Ne " jawab Heechul sambil memaksa tersenyum.
" Hyung, Malam ini aku menginap disini ya masih banyak yang ingin aku bicarakan denganmu? " Tanya Donghae
" Ne, Kau nanti tidur denganku. Karena kamar tamu sekarang dipakai Kyuhyun "
" Kenapa harus sekamar sebaiknya dia yang tidur di kamar tamu dan aku yang tidur bersamamu? " Tanya Kyuhyun tajam
" Aku tidak mau tidur dengan Setan kecil sepertimu "
" Siapa yang Setan, aku bersikap manis seperti ini "
" Kau tidak malu berkata seperti itu "
" Kenyataannya memang begitu kan, Aku memang manis " Kata Kyuhyun sambil mengeluarkan Angel Smilenya.
Donghae tertawa melihat pertengkaran Heechul dan Kyuhyun.
" Hyung, Ternyata dia orang yang lucu "
" Kau jangan terjebak senyuman itu, Dia itu Namja yang jahil dan tak tahu sopan santun pada orang yang lebih tua "
" Sudah malam aku mengantuk "
Saat akan tidur tanpa aku sengaja melewati kamar Heechul dan sekali lagi aku mendengar lagu klasik itu. Karena penasaran aku mendatangi Donghae yang sedang menonton televisi dan bertanya siapa Hankyung itu dan apa hubungannya dengan Heechul.
Donghae hanya menjawab,
" Hankyung Hyung adalah Teman baik Heechul Hyung, Teman yang paling baik. Maaf ,Tapi hanya jawaban itu yang bisa aku berikan. Kenapa kau tidak tanyakan hal itu pada Heechul Hyung sendiri, Bukankah kau menyukainya? "
Perkataan Donghae sontak saja membuatku kaget, " Darimana kau tahu? " tanyaku,
" Terlihat jelas dari caramu memandangnya dan dari caramu memandangku yang penuh dengan keinginan membunuh saat aku memeluk Heechul Hyung " jawab Donghae dengan lancar dan tanpa keraguan.
" Sejelas itukah? " Desah Kyuhyun pelan.
" Kau harus lebih pintar berakting " Kata Donghae sambil tersenyum.
" Tapi dia sendiri sama sekali tidak sadar aku menyukainya "
" Memang kadang dia hanya peduli pada dirinya sendiri, Tapi dia adalah orang yang baik "
" Benarkah ? "
" Kuingatkan Heechul Hyung sudah kuanggap seperti keluargaku sendiri jadi tolong jaga dia baik- baik, Kalau kau memperlakukannya dengan buruk kau harus siap berhadapan denganku dan para Hyungku yang lain " Kata Donghae sambil menunjukkan otot lengannya.
" Apa kau Bodyguardnya? "
" Aku hanya memperingatkanmu "
" Memangnya apa yang bisa aku lakukan pada Cinderella kejam itu. Yang ada malah dia yang menyiksaku "
" Siapa yang Kejam? " Kata Heechul sambil berkacak pinggang di belakang Kyuhyun. Kyuhyun menoleh ke arah Heechul dengan pandangan horor.
" Kau belum tidur? "
" Aku haus mau minum "
" Kalau begitu aku mau tidur "
" Dan kau jangan melarikan diri Cho Kyuhyun, Kau harus diberi pelajaran karena sudah mengatakan aku kejam " Heechul memegang tangan Kyuhyun yang sudah bersiap melarikan diri.
" Rasakan ini " Heechul mencubit pipi Kyuhyun hingga merah.
" APPO "
.
.
.
" Kyu, Aku mau pergi dengan Donghae, Hari ini kau main saja sendiri " Kata Heechul sambil memakai jaket
" Aku bukan anak kecil lagi " Jawab Kyuhyun kesal
" Oh, Kami pergi " Balas Heechul cuek sementara Donghae melambaikan tangan pada Kyuhyun.
Kyuhyun melihat-lihat rumah yang ditempatinya saat ini. Baru kali ini dia punya kesempatan melihat - lihat. Rumah yang nyaman dengan arsitektur Eropa yang lumayan mewah. Kyuhyun melihat foto-foto yang terpajang rapi di pigora yang menempel di tembok.
Ada banyak foto Heechul yang sedang main ski, main sepeda, bermain komputer dan banyak lagi. Semua foto itu menunjukkan Heechul yang sedang tersenyum lepas. Kyuhyun tertarik dengan satu foto yang berisi gambar Heechul dengan seorang namja tampan yang berbadan atletis dan tinggi, Pandangan Heechul terlihat sangat bahagia dan sendu bila dibandingkan dengan banyak foto lainnya,
" Mungkinkah ini yang namanya Hankyung? " Pikir Kyuhyun.
" Nanti akan kutanyakan padanya. Aku bosan, Kalau begini lebih baik main game saja "
Kyuhyun mengeluarkan PSP kesayanganya untuk membunuh waktu.
" Kajja, Kita mulai permainannya "
Kyuhyun yang serius memainkan gamenya sampai lupa waktu tidak sadar kalau hari sudah sore.
" Ckrek " Terdengar suara pintu terbuka, Yang membuat Kyuhyun menghentikan kegiatannya.
" Pasti dia sudah pulang " Guman Kyuhyun lalu meneriakkan selamat datang.
" Bagaimana acaranya Heechul, Apa menyenangkan? " Tanya Kyuhyun berusaha mencairkan suasana yang hening.
" Lumayan "
" Apa saja yang kalian lakukan, Kenapa kau tidak mengenalkan mereka padaku "
" Bukan urusanmu, Lagipula kau cerewet sekali ingin mengetahui apa yang aku lakukan " Jawab Heechul yang tampaknya sedang bad mood.
" Kau kenapa, Apa terjadi sesuatu, Kau tidak mau cerita padaku?." Tanya Kyuhyun agak brutal sambil mengikuti Heechul di belakangnya.
" YA CHO KYUHYUN, Saat ini aku sedang tidak ingin bicara dengan siapapun. Tak bisakah kau menutup mulutmu dan melakukan urusanmu sendiri, Jangan mencampuri urusanku. Pergi kau dari hadapanku, Sekarang " Jawab Heechul emosi.
BRAKK terdengar suara Kyuhyun memukul tembok. Heechul kini terdiam mematung, karena sekarang ini dia berada di depan tubuh Kyuhyun dengan kedua tangan Kyuhyun yang seakan menghalangi Heechul bergerak.
" Kau , Apa yang lakukan " Tanya Heechul gugup
" Aku menyukaimu Kim Heechul, Tidakkah kau sadar aku menghawatirkanmu " Jawab Kyuhyun yang dengan sukses membuat Heechul membulatkan matanya.
" Kau jangan bercanda denganku, Aku ini seorang Namja, Sekarang Minggir " Kata Heechul mantap
" Aku tak peduli, Aku terlanjur jatuh hati padamu " Kata Kyuhyun sambil perlahan mendekatkan wajahnya pada wajah Heechul yang saat ini terlihat agak merah. Kyuhyun memberanikan diri mengecup bibir merah Heechul.
" Hmm, Manis " Guman Kyuhyun dalam hati sambil terus melumat bibir Heechul. Tiba-tiba Kyuhyun menghentikan ciuman itu saat dia melihat air mata menetes dari mata indah Heechul.
" Kenapa kau menangis, Apa karena aku menciummu? " Tanya Kyuhyun agak panik. Karena ini merupakan pengalaman pertamanya berciuman, dengan seorang Namja lagi.
Heechul tak menjawab dia hanya diam sambil terus menitikkan air mata. Kyuhyun yang melihat hal itu langsung memeluk tubuh Heechul. Heechul terlihat agak terkejut melihat apa yang dilakukan Kyuhyun.
" Kau tidak berencana memperkosaku kan, Kyu? " Tanya Heechul sambil mengusap air matanya yang mulai berhenti mengalir.
" Kau pikir aku sekejam itu, Memperkosa seorang Namja yang sedang menangis. Tapi itu ide yang bagus menurutku " Jawab Kyuhyun cuek sambil mengeluarkan evil smile nya yg terkenal
" Siapa yang sedang menangis, Dan apa yang kau bicarakan. Kau pikir aku akan membiarkanmu melakukan keinginanmu itu " Jawab Heechul agak emosi
" Sudah jelas air mata menetes dari kedua matamu, masih menyangkal juga "
Heechul mengusap air mata di pipinya kasar, " Aku tidak menangis "
" Cinderella yang sedang menangis terlalu cantik untuk dibiarkan begitu saja. Setidak-tidaknya aku ingin mencicipinya sedikit " Goda Kyuhyun sambil mendekatkan tubuhnya pada tubuh Heechul.
" Pluk " Sebuah tas mendarat dengan mulus di muka Kyuhyun.
" Apa – apaan sih " kata Kyuhyun sambil menggosok hidungnya.
" Seharusnya itu kalimatku " Balas heechul sambil memegangi pigora yang siap dilemparkan.
" Inilah Heechul yang aku kenal, Aku lebih menyukai dirimu yang galak, sudahlah kau istirahat saja dulu, Tenangkan pikiranmu " Ucap Kyuhyun tersenyum sambil mengusap kepala Heechul. Kyuhyun menutup pintu lalu pergi meninggalkan Heechul di kamar.
" YAA, PERGI KAU " ucap Heechul sambil melemparkan guling yang mengenai daun pintu yang telah menutup. Heechul mmerebahkan tubuhnya di ranjang sambil memegangi bibirnya yang tadi dicium Kyuhyun.
" Dia tidak terlalu buruk " Kata Heechul dalam hati
