I miss you

current music : 帺暘妚柦 -Revolution- Yukimura Seiichi ft. Niou Masaharu


"jika ada seseorang yang terlalu baik untukmu, maka nikahilah" marui terlihat sangat kaget

"jadi...Marui Bunta mau kah kau menikah denganku?"

Setelah marui mendengar itu dari niou, iya pun terkejut dan niou menatapnya masih dengan penuh harapan. Mukanya berlawanan arah dengan niou, marui sengaja tidak ingin melihat mukanya niou untuk sementara.

"bunta...?" niou terlihat khawatir

"hah? Ya?" marui sepertinya habis bengong

"ada apa?"

"ga kok... soal ini barusan...." marui mulai bangkit dari posisinya

"ya.." niou juga ikut berdiri

"bisa kupikirkan dulu ya..."

"oh... boleh si"

"maaf ya... aku hanya berpikir kalau ini terlalu cepat dan...dan..."

"ya bunta aku mengerti" niou sambil memeluknya "akan ku berikan kau waktu untuk berpikir"

Setelah itu mereka langsung menuju pulang. Selama perjalanan pulang di mobil, mereka berdua tidak bicara sama sekali. Niou ingin memulai sesuatu tetapi bingung bagaimana cara memulainya. Sedangkan marui, ekpresi mukanya masih terlihat sangat sedih. Selama perjalanan mukanya marui selalu menghadap ke jendela meskipun niou coba untuk menanya atau berbicara kepadanya. Sesampai dirumah kan sudah malam, karena tadi macet. Niou karena cape makannya langsung tidur. Marui seperti biasa setiap malem iya selalu mengecek niou. Niou iya selalu selimuti jika tidur dan iya biasanya menciumnya di dahi sebelum tidur nyenyak di sampingnya. Marui sangat sayang sekali sama niou, dan makannya iya akan melalukan apa pun untuknya, kecuali menjawab lamarannya yang ini.


Pagi harinya Niou terbangun di kasurnya sendiri, iya tidak melihat marui di sampingnya maupun dimana saja di dalam rumah. Niou pun mulai khawatir, tetapi saat niou membuka pintu kamar ternyata iya melihat marui membawa koper kopernya.

"ah! Masaharu! Tak kusangka kau sudah bangun, mau kubuatkan makan pagi?" marui masih berpura-pura bersifat biasa.

"bunta... kau mau kemana?" niou menatap mukanya dengan sedikit sedih.

"masaharu... aku minta maaf tetapi, kemarin aku ingin memberi tahu kamu kalau sebetulnya aku di telphone ama kantor ternama di amerika dan aku ingin bekerja di sana, ingin sekali! Itu impianku dan raymond saat sma. Tetapi kerja di situ konsekuensinya kau tidak boleh pulang sampai waktu tertentu untuk libur, dan orang yang tidak berkepentingan tidak boleh masuk sembarangan" Niou sangat kaget mendengar itu semua, dia malah berpura pura untuk tidak mendengar

"Bunta... jadi kau kembali ke amerika?" marui hanya mengangguk

"Masaharu, aku sangat meminta maaf tetapi tolong lah mengerti, aku ingin sekali kerja ditempat ini... mungkinkan kau memberikan cincin ini kepada orang yang lebih pantes?" marui sambil memohon

"tidak ini cincin kamu. Tetapi aku mengerti kok. Kapan kamu berangkat?"

"pagi ini"

Niou langsung mengantarkannya ke airport dan selama perjalanan, marui cerita panjang lebar tentang pekerjaannya itu, memang pekerjaan itu dapat mendapat kontak langsung dengan orang-orang tinggi, makannya sangat ketat aturannya.

Sesampai di airport.

"Masaharu... aku minta maaf ya, aku janji pasti akan bertemu dengan mu lagi" Marui memeluknya kencang

"ya..*hiks hiks* itu janji ku juga...dan jika kau tidak menemukanku aku akan mencarimu" Niou bilang seperti itu sambil menangis

"hei hei... masaharu jangan nangis lah...." marui sambil mengusap airmatanya niou.

"sana bunta berangkat jangan pikirkan aku" Marui langsung meninggalkannya. Niou menuju jalan pulang sambil broken heart orang yang iya cintai meninggalkannya lagi...

Maybe we can't be together...

Were just not destined to be together

saat niou udah berbalik badan dan menuju pulang, tiba tiba ada yang memeluknya dari belakang. Sesuatu yang memeluknya dari belakang itu membuat baju bagian belakangnya basah karena iya juga menangis.

"Bunta? Kenapa kau kembali?" Niou sambil memeluknya

"aku…bodoh…ini seperti 10 tahun yang lalu masaharu… aku tidak mau ini terjadi lagi" Marui menangis di pelukkannya niou, yang setelah itu juga menangis.

"jadi sekarang kau mau… membuang mimpi itu begitu saja?"

"ya sudah terlanjur pesawat ku sudah berangkat" Marui malah tersenyum dan itu membuat niou berpikir 'apa yang ada dipikiran anak ini?'.

Akhirnya mereka berdua berjalan ke mobil dan menuju pulang. Sepertinya ini akan menjadi happy ending

~Owari~


eh... udah selesai gitu aja de...

bingung mau buat happy ending, dari dulu ga biasa buat happy ending

yah... selesai cerita ini!

mohon minna~san review ya!

Arigatou Gozaimasu