LADY LUCK
By : Pinkupinku00
Cast : Sehun, Luhan, EXO's Members
Pairing : Hunhan, Baekyeol, kaisoo, Kristao, Chenmin, Sulay
Genre : Drama, Romance
Rated : M
Length : Chapter
GS for Uke!
WARNING! This is GS, Idol Life, Typho.
Desclaimer : Fanfic ini murni karya ASLI ku. Buah dari pemikiran ku. Seluruh cast milik Tuhan YME, milik Orang tua mereka dan milik SM Ent.
Summary : "Sekali – kali bermainlah ke kamarku. Siapa tahu kita berbuat khilaf" – Sehun. Sehun member Boygroup EXO telah tergoda dengan tubuh Luhan yang merupakan member Girlgroup RED MOON yang kini sedang comeback dengan mengusung konsep 'seksi'. Apa yang akan Sehun lakukan untuk bisa mendapatkan Luhan?
DON'T LIKE, DON'T READ
R&R
Happy Reading. ^^
"Kau terlihat sangat seksi, manis. Sekali – kali bermainlah kekamarku. Siapa tahu kita berbuat khilaf" Ucap sesorang itu sengan nada sensual jika Luhan memahaminya. Luhan langsung menolehkan wajahnya guna melihat siapa orang itu dan apa maksud perkataannya itu.
"Sehun sunbae?!"
Chapter 3
"Ya, ini aku noona. Sepertinya kita belum berkenalan secara langsung bukan? Noona, aku Oh Sehun, 20 tahun, maknae EXO" Ucap Sehun melangkah mendekati Luhan dan menjulurkan tangannya.
"Aku Luhan sunbae. Wah ternyata sunbae masih sangat muda ya" Balas Luhan sambil menjulurkan tangannya juga dan berjabat tangan dengan Sehun.
Lama mereka berjabat tangan. Sehun terus menahan tangan Luhan, rasanya ia tak rela melepaskan tangan itu. Luhan heran mengapa Sehun menahan tangannya padahal ia telah berusaha melepasnya. Kemudian Luhan merasakan sesuatu yang basah menyentuh punggung tangannya.
Deg!
Sehun mencium punggung tangannya dengan hidung mengendus dan mata terpejam. Luhan tak mengerti mengapa Sehun melakukan hal itu. Luhan semakin berusaha keras melepaskan tangannya, tapi semakin keras juga Sehun menggenggam tangan Luhan.
"Kulitmu begitu lembut dan tanganmu sangat harum. Harum mawar ditubuhmu begitu memabukkan noona. Rasanya hidungku sangat mengagumi harum tubuhmu." Ucap Sehun tanpa mengalihkan pandangannya dari tubuh Luhan – lebih tepatnya dua bongkahan yang mungkin sangat pas ditelapak tangannya. Lagi – lagi Sehun hanya bisa menjilat bibirnya.
"Ah terima kasih, tapi aku harus masuk Sehun-shi. Bisakah kau melepaskan tanganku?" Pinta Luhan.
"Oh ya, maafkan aku manis. Aku terlalu mengagumi keindahan tubuhmu." jawab Sehun melepaskan tangan Luhan. Luhan mulai memasukkan deretan angka passwornya, setelah terdengar bunyi 'pintu tak terkunci', ia segera membalikkan badannya dan membungkuk sopan pada Sehun. Ketika hampir masuk kedalam apartemen, langkah kaki Luhan terhenti ketika sebuah tangan menarik lengannya sedikit keras sampai membuat tubuh luhan terbalik berhadapan dengan Sehun kembali.
Mata Luhan membulat ketika Sehun berada sangat dekat dengannya dan yang Luhan tahu kini Sehun tengah menempelkan bibirnya pada bibir Luhan. Luhan hanya diam mematung. Ia tak tahu harus melakukan apa, tangannya dicekal oleh Sehun dan tubuhnya pun tak dapat ia gerakkan sama sekali. Ia merasa Sehun menjilat bibirnya. Apakah bibirnya sangat manis sehingga Sehun menjilatnya? Itulah yang ada dipikiran Luhan sekarang. Lama Sehun menempelkan bibirnya sampai Luhan merasakan sesuatu yang aneh pada dirinya, seperti suatu kenikmatan mungkin. Tapi hal itu kini harus berhenti setelah sebuah suara menginterupsi kegiatan mereka.
"YA! APA YANG KALIAN LAKUKAN?!" Teriak seorang yeoja dengan langkah tergesa – gesa dan wajah yang merah seperti menahan marah.
"Ya Nona jutek! Jangan berteriak! Bukankah kau tahu apa yang mereka lakukan?!" Sahut seorang namja yang terlihat sangat kesal pada yeoja disampingnya itu.
FLASHBACK
Red Moon's Dorm
Setelah mengantar Luhan ke apartemennya, kelima member Red Moon langsung menuju ke dorm mereka. Setelah sampai, mereka langsung melakukan kegiatan masing – masing. Kyungsoo langsung pergi ke dapur untuk memasak ramen karena ia dan keempat saudaranya merasa sangat lapar. Baekhyun dan Tao langsung mandi. Merka mandi bersama? Yap, Tao adalah manusia paling penakut dijagad raya ini, maka dari itu Baekhyun dengan senang hati menemaninya mandi. Hanya Baekhyun, catat itu. Xiumin langsung masuk kedalam kamarnya guna mengganti pakaian. Sedangkan lay sedang rebahan di kamarnya(Lay & Xiumin) karena ia merasa sedikit pusing.
"Ya ya ya kenapa aku merasa sangat khawatir pada Luhan ya? Tak biasanya aku seperti ini" Gumam Xiumin yang tiba – tiba merasa cemas pada Luhan dan selalu memikirkan Luhan. Setelah berperang dengan dirinya sendiri akhirnya ia memutuskan untuk menemui keempat adiknya.
"Kyungsoo-yah.. kenapa tiba – tiba aku merasa sangat khawatir pada Luhan." Ucap Xiumin yang melihat kyungsoo sedang memasak.
"Tak biasanya eonni begitu. Sudahlah eonn, takkan terjadi apa – apa pada Lu eonni." Jawab Kyungsoo menenangkan.
"Kau benar. Tapi aku harus memastikan. Ah sial! Low Battery. Mungkin aku bisa meminta Baekhyun untuk menghubungi Luhan" Ucap Xiumin yang kini melangkahkan kakinya ke kamar Baekhyun & Tao.
"Byun Baekhyun, bolehkan eonni meminta tolong padamu? Tolong hubungi Luhan sekarang juga." Ucap Xiumin dengan nada sperti memaksa.
"Tapi eonni.."
"SEKARANG JUGA! AKAN KUGANTI PULSAMU NANTI!" Teriak Xiumin yang membuat kyungsoo dan Lay langsung berlari ke sumber suara.
"ARATDAGO! TAK PERLU BERTERIAK JUGA NENEK GALAK!" Balas Baekhyun.
"KAU JUGA BERTERIAK BODOH. DAN AKU LEBIH TUA DARIMU JIKA KAU TAK LUPA!" Sahut Xiumin.
"BERHENTIIIIII! KALIAN JANGAN KEKANAKAN!" Kesal Kyungsoo.
Lay dan Tao hanya bisa menutup telinga mereka dan berharap besok mereka tak perlu pergi ke THT. #Poor. Setelah keadaan sudah sedikit tenang, Kyungsoo mulai bertanya kenapa mereka berdua sampai berteriak seperti orang bodoh.
"Aku hanya meminta Baekhyun menghubungi Luhan, tapi sepertinya dia terlalu sayang dengan pulsanya" Sindir Xiumin.
"Baiklah baiklah aku mengaku salah, eonniku yang galak. Aku akan menghubungi Lu eonni sekarang." Ucap Baekhyun yang mungkin sudah lelah untuk mulai berdebat.
"Aku akan coba menghubunginya lewat Line" Sahut Tao.
"Jika hanya Chat lewat Line, Luhan eonni akan sangat lama membukanya. Dia pasti tak dengar ada Chat masuk" Sahut Lay mengingatkan Tao.
Baekhyun langsung menghubungi Luhan. Tapi sayang sekali telepon pintar Luhan sepertinya sedang di nonaktifkan. Daritadi yang menjawab panggilan Baekhyun adalah seorang gadis yang terkenal sebagai operator.
"Kenapa tak aktif? Apa sedang di charge? Tapi yang aku tahu Luhan eonni tak pernah mematikan Smartphonenya walaupun sedang di charge" Ucap Baekhyun.
"Aku menjadi semakin khawatir pada Luhan. Eotteokhae?" Sahut Xiuminn dengan nada khawatir. Xiumin benar – benar sangat khawatir pada Luhan, terlihat jelas ada guratan kekhawatiran diwajahnya. Walaupun Xiumin terkenal galak, tapi dia tetaplah seorang Leader yang bertanggung jawab atas adik – adiknya.
"Apa yang kau lakukan Kyungsoo-yah? Kau akan pergi kemana?" Tanya Lay yang melihat Kyungsoo memakai jaket dan kacamata hitam, tak lupa dengan Clutch Bagnya. Semuanya menatap Kyungsoo, mereka tak menyadari kepergian Kyungsoo untuk mengambil barangnya.
"Aku akan pergi ke apartemen Luhan eonni untuk menginap disana dan memastikan keadaannya. Lagipula aku tak ingin tidur sendiri" Jawab Kyungsoo.
"Baiklah, biar manajer yang mengantarmu. Pastikan keadaan Luhan dan langsung hubungi kami. Besok kita free schedule jadi kita akan menyusul besok pagi." Ucap Xiumin.
"Lebih baik jadwal kosongnya kugunakan untuk tidur cantik atau mempelajari gaya sex terbaru dan mengajarkan pada Luhan eonni" Ucap Baekhyun asal.
"BERSIAPLAH UNTUK KEHILANGAN NYAWAMU KALAU KAU MENGAJARKAN ITU PADA LUHAN, BYUN BAEKHYUN!" Teriak Xiumin.
"Sudahlah Baozi eonni, Luhan eonni kan sudah dewasa. Menurutku Luhan eonni harus tahu tentang hal itu. Aku yang masih muda saja sudah tahu. Lagipula kau tak sekejam itu sampai membunuh Baekhyun eonni." Ucap Tao.
"Itu karena Baekhyun si cabe – cabean juga yang dengan seenak jidatnya mengajarimu tentang sex. Ya kuakui aku tak sekejam itu." Sahut Xiumin.
"Sudahlah Xiu eonni, kupikir mereka tak salah. Mungkin ini memang sudah waktunya Lu eonni tahu dunia itu. Dan tolong kalian jangan berteriak terus, kepalaku sungguh pusing dan kalian menambah rasa pusingnya" Ucap Lay sambil memijit keningnya.
"Tapi aku belum sanggup melepas Luhan kedalam dunia itu Lay" Jawab Xiumin lirih.
"Cukup eonni, aku pusing. Dan eonni istirahatlah. Mungkin kau terlalu lelah" Sahut Lay.
"Kkaebsong~" Ucap Baekhyun dan Tao bersamaan.
Setelah mengantar kepergian Kyungsoo, keempat yeoja itu masuk kedalam kamar mereka dan berharap Kyungsoo segera memberi kabar tentang Luhan. Bahkan Xiumin meminta ketiga saudara untuk tidak mengaktifkan mode diam pada smartphone mereka.
EXO's Dorm
Tak berbeda jauh dengan Red Moon, setelah mengantar Sehun ke apertemen yang baru ditempatinya satu minggu yang lalu, mereka langsung melakukan aktivitas masing – masing. Lebih tepatnya mereka serempak masuk kekamar mereka masing – masing untuk merebahkan tubuh lelah mereka tanpa mengindahkan teriakan sang leader yang menyuruh mereka mandi.
"KALIAN CEPATLAH MANDI!" Teriak Suho.
"LELAH HYUNG/SUHO-YAH..." Terdengar teriakan malas dari keempat saudaranya itu. 'Cih! Kompak sekali mereka' batinnya.
"Suho hyung, besok kita free kan?" Tanya Kai yang tiba – tiba menyembulkan kepalanya dari dalam kamarnya dan Sehun.
"Ne. Wae geurae?" Tanya Suho.
"Besok kita bebas? Tak ada jadwal sampai malam kan hyung?" Tanya Chen antusias setelah mendengar bahwa besok EXO tak ada jadwal.
"Iya Chen. Besok kita bebas. Gunakan untuk hal yang berguna." Ceramah Suho.
"Termasuk tidur bukan?" Tanya Kris yang kini berjalan kearah dapur.
"Ya Hyung! Hanya tidur, tidur dan tidur yang ada dipikiranmu. Besok harusnya kau membersihkan dorm hyung!" Sahut Chanyeol yang jera dengan kegiatan Kris yang hanya tidur dan tidur saja.
"Membersihkan dorm is not my style" Jawab Kris santai.
"Ya ya ya terserah kau sajalah Hyung! Berbicara denganmu hanya menyulut emosiku saja." Kesal Chanyeol dengan jawaban Kris.
"Ya Kim Jongin! Mau pergi kemana kau?" Tanya Suho yang melihat Kai mulai memakai jaket dan masker.
"Mau pergi clubbing? Harusnya kau mengajakku, adik macam apa kau?" Sindir Chen.
"Enak saja. Aku mau pergi ke apartemen Sehun. Ada hal penting yang harus aku lakukan dengan Sehun." Jawab Kai.
"Hal penting? Hal penting yang kau maksud adalah menonton Porn Video bukan?" Sahut Kris.
"Bukan hyung. Memangnya aku semesum itukah? Ada banyak hal yang harus aku lakukan dengan Sehun, termasuk berlatih Sexy Dance." Jawab Kai tak terima.
"Biarkan manajer mengantarmu Kai. Jangan berkeliaran sendiri." Nasehat Suho.
"Jangan berkeliaran sendiri, nanti jika hilang dikegelapan, kau takkan terlihat dan sulit menemukanmu" Sahut Chanyeol kemudian tertawa keras.
"Ya Hyung! Jahat sekali padaku. Baiklah aku pergi. Jangan merindukanku terlalu cepat, ara?" Ucap Kai cepat dan langsung berlari menuju pintu untuk menghindari amukan Hyung – hyung nya.
.
.
.
.
.
.
EL DORADO Apartemen
Seorang yeoja berjalan dengan langkah tergesa – gesa. Ketika ia berada di Loby apartemen, tanpa sengaja ia menabrak seorang namja sehingga membuat kacamatanya terjatuh. Yeoja itu sangat kesal dan mengambil kacamata itu dengan kasar.
"Bisakah matamu melihat dengan benar ketika sedang berjalan?!" Kesal yeoja itu.
Berbeda dengan yeoja itu, namja yang dituduh menabrak yeoja itu malah diam seribu bahasa. Namja itu terkejut sekaligus terpana dengan yeoja yang ada dihadapannya itu. Ia sangat mengenal siapa yeoja itu walaupun ia belum berkenalan secara langsung dengannya. Ditatapnya yeoja dihadapannya dengan intens. Tubuhnya yang mungil, rambutnya pendek sebahu, matanya yang berbentuk seperti bola, bibirnya yang membentuk simbol hati dan jangan lupakan pakaian yang dikenakan yeoja itupun membuat namja didepannya meneguk kasar air liurnya. Yeoja itu hanya menggunakan Hotpants dan kaos tipis dengan bagian belahan dada rendah yang dibalut dengan jaket merah tanpa menaikkan reseletingnya.
"Kyungsoo?" Gumam namja itu.
"Ya aku Kyungsoo! Sekarang minta maaflah padaku karena kau telah menabrakku!" Kesal Kyungsoo karena namja dihadapannya tak meminta maaf padanya.
"Maaf. Apa kau tak mengenalku?" Tanya Kai.
"Permintaan maaf macam apa itu? Dan lagi, untuk apa aku mengenalmu, memangnya kau seorang ar.. Kai?" Ucap Kyungsoo setelah namja itu menurunkan masker dan melepas topi jaketnya.
"Ya ini aku Kai. Senang bertemu denganmu, cantik" Ucap Kai menyeringai.
"Apa?! Cantik?! Aku bahkan tak mengenalmu dan kau dengan seenak jidatmu memanggilku cantik?!" Kesal Kyungsoo.
"Baiklah. Aku Kai, member terseksi di EXO. Sudahkan? Sekarang kita saling mengenal." Jawab Kai santai.
"Terserah kau sajalah! Aku tak ada urusan denganmu dan anggap saja kita tak pernah bertemu!" Jawab Kyungsoo lalu melangkahkan kakinya ketempat tujuan. Kyungsoo menghentakkan kakinya dan sepertinya menahan amarahnya yang sudah sampai diubun – ubun.
"Kenapa kau mengikutiku?! Pergi kau!" Kesal Kyungsoo saat tahu bahwa Kai mengikutinya.
"Hei Nona jutek, jangan terlalu percaya diri kau diikuti oleh namja tampan sepertiku. Jangan marah – marah terus, kau semakin seksi saat kau marah" Goda Kai.
"Dasar Gila!" Rutuk Kyungsoo dan melanjutkan langkahnya. Setelah sampai dilorong lantai dua, Kyungsoo kembali tersulut emosi dengan apa yang ia lihat. Ia melangkahkan kakinya dengan tergesa – gesa.
"YA! APA YANG KALIAN LAKUKAN?!" Geramnya.
"Ya Nona jutek! Jangan berteriak! Bukankah kau tahu apa yang mereka lakukan?!" Sahut Kai yang sedari tadi terus mengikutinya.
FLASHBACK END
Sehun langsung melepaskan bibirnya dari bibir Luhan. Ia menggerutu karena kegiatannya dengan Luhan harus berakhir, padahal ia berpikir bahwa sedikit lagi ia pasti berhasil membawa Luhan ke ranjang.
'Sial!' Gerutunya dalam hati.
Sehun dapat melihat amarah yang memuncak pada wajah yeoja itu. Ia rasa, ia mengenali yeoja itu. Bukankah itu member Red Moon? Sehun hanya mengenali wajahnya saja tapi tak tahu nama yeoja itu. Dilihatnya seorang namja sedang menggerutu dibelakang yeoja itu.
"Kai?" Ucap Sehun.
"Kyungsoo?" Ucap Luhan.
"Ya! Apa yang kau lakukan pada Luhan eonni eoh?" Tanya Kyungsoo sambil menatap tajam pada Sehun.
"Bukankah kau tak bodoh untuk mengerti apa yang kulakukan?" Sindir Sehun.
"Kau mengataiku eoh?! Anak nakal! Bukankah kau maknae EXO?! Kau masih kecil sudah berani menggoda Luhan eonni! Mau jadi apa saat kau besar nanti eoh?!" Kyungsoo menceramahi Sehun seperti Ibu yang menceramahi anaknya. Apalagi sekarang Kyungsoo tengah menjewer sayang telinga Sehun.
"Appo noona! Kita bahkan tak kenal satu sama lain tapi kau sudah menjewerku!" Jawab Sehun sambil terus mencoba melepaskan jeweran Kyungsoo.
"Dengar! Jangan berani lagi mencium Luhan eonni kalau kau tak ingin nyawamu melayang! Kau harus tahu leader kita sangat kejam dan jika dia tahu tentang hal ini kau akan MATI" Ucap Kyungsoo menekan kata MATI.
Sehun dan Kai hanya bergidik ngeri. Menurut mereka Kyungsoo saja sudah sangat menakutkan, bagaimana dengan leader mereka yang katanya sangat kejam.
"Nona jutek! Kau manis, cantik dan seksi tapi sangat galak. Tapi aku menyukaimu, saat marah kau terlihat sangat sangat seksi, baby" Ucao Kai menyeringai.
"Dengar Tuan hitam, jaga ucapanmu atau kau akan menyesal" Ucap Kyungsoo lalu menarik lengan Luhan masuk kedalam apartemennya. Sehun dan Kai hanya mengendikkan bahunya lalu masuk ke apartemen Sehun.
.
.
.
.
"Eonni, kenapa kau tak melawan bocah tengik itu eoh?! Dia sudah berani menciummu tepat dibibir. Ingat eonni, di BIBIR. Dan itu adalah ciuman nafsu eonni" Kesal Kyungsoo menekankan kata BIBIR dan menunjuk bibirnya Luhan.
"Ciuman nafsu? Apa itu Kyungsoo-yah? Aku tak tahu apa maksud ucapanmu. Jelaskan padaku jebal~" Rengek Luhan.
"Eonni, ciuman nafsu itu hanya dipengaruhi oleh nafsu dan gairah. Itu berarti yang melakukan ciuman itu, gairahnya sedang memuncak dan dia butuh untuk melampiaskan nafsunya. Rata – rata namja yang mencium tepat dibibir dan melumatnya, dia hanya menginginkan tubuh korbannya saja. Tak pernah ada cinta didalamnya kecuali mereka yang sudah menikah" Jelas Kyungsoo.
"Melumat? Apa itu seperti menjilat bibir pasangannya?" Tanya Luhan antusias.
"Iya kau benar eonni. Tunggu! Apakah bocah tengik itu melakukannya?" Tanya Kyungsoo dengan tatapan mengintimidasi.
"Ne! Dia melakukannya Kyungsoo-yah, dan itu sangat enak. Rasanya sedikit geli tapi enak" Ucap Luhan antusias tanpa menatap Kyungsoo yang memijit keningnya.
"Sepertinya tadi itu pertanda untuk Xiumin eonni. Dia sangat mengkhawatirkanmu tadi dan ternyata yah...beginilah kejadiannya. Kepolosanmu sedikit ternodai oleh bocah tengik itu" Gerutu Kyungsoo.
"Namanya Sehun, Kyung." Ralat Luhan.
"Siapapun namanya aku tak peduli dan aku sedang kesal eonni. Kau tahu namja yang berjalan dibelakangku tadi?! Dia benar – benar tak sopan. Dia menabrakku di Loby dan dia tak mau minta maaf dan juga dia memanggilku manis, cantik, baby. Aish! Tak sopan! Aku rasa aku ingin melempar tubuhnya yang hitam itu dari puncak Namsan Tower!" Curhat Kyungsoo.
"Sudahlah Kyung, kau itu kalau sama namja kenapa sangat jutek eoh? Jadilah baby Kyung yang manis." Ucap Luhan.
"Kyung, ajari aku cara melakukan ciuman nafsu itu. Aku sungguh penasaran Kyung. Jebal.." Rengek Luhan.
"Apa eonni tak sayang padaku, eoh?" Sindir Kyungsoo.
"Eh? Apa maksudmu?" Tanya Luhan yang bingung dengan jawaban Kyungsoo.
"Xiumin eonni akan membunuhku kalau aku mengajarimu hal – hal seperti itu. " Sahut Kyungsoo.
"Kau jangan bilang padanya kan bisa Kyung." Ucap Luhan.
"Baiklah – baiklah. Nanti saja. Aku akan menghubungi Xiumin eonni dulu. Apa kau sudah makan eonni?" Tanya Kyungsoo.
"Belum, tapi aku sudah memesan makanan, ah mungkin sudah datang. Aku akan keLoby sebentar Kyung." Ucap Luhan. Ya dia tadi sempat mengirim pesan untuk memesan makanan sebelum smartphone nya mati karena baterainya habis. Luhan langsung keluar dari kamar. Tak sengaja Luhan bertemu dengan Sehun di depan kamar mereka.
"Hai noona" Sapa Sehun.
"Hai Sehun. Apa yang kau lakukan diluar?" Tanya Luhan malu – malu.
"Aku mau mengambil makanan yang kupesan tadi manis. Kau sendiri?" Tanya Sehun.
"Sama, aku juga" Jawab Luhan dengan wajah yang tersipu karena dipanggil manis.
Mereka berjalan menyusuri lorong lantai dua menuju lift. Sehun terus menatap Luhan dengan tatapan seperti menahan gairahnya. Setelah sampai lift, mereka langsung masuk dan saat pintu lift tertutup Sehun langsung memojokkan Luhan. Dengan cepat Sehun langsung mencumbu kasar bibir Luhan. Nafsunya sudah diujung tanduk dan ia tak bisa menahannya lagi. Walaupun Luhan tak membalas ciumannya tapi Sehun tetap merasakan kenikmatan saat mencumbu Luhan karena desahan Luhan. Bunyi kecipak terdengar sangat jelas di dalam lift.
"eummmhhh.." Desah Luhan saat dia merasakan sesuatu yang menjalar keseluruh tubuhnya, seperti kenikmatan mungkin. Mendengar desahan Luhan, Sehun semakin gencar mencumbu Luhan.
'Shit! Bibirnya benar – benar menggoda. Sangat manis.' Ucap Sehun dalam hati.
Sehun terus mencumbu mesra Luhan dan terus memiringkan wajahnya kekanan dan kekiri. Tangan kanannya mulai merambat pada dua bongkahan yang masih terlindungi oleh bra hitam Luhan dan tangan kirinya berada ditengkuk Luhan. Sehun meremas payudara kanan dan kiri Luhan secara bergantian.
"Eungghhh" Desahan demi desahan keluar dari mulut Luhan. Luhan merasakan tubuhnya meminta lebih atas perlakuan Sehun.
TING!
Pintu lift terbuka dengan tidak elitnya. Sehun langsung mengakhiri kegiatannya dan sedikit menjauhkan diri dari Luhan. Dilihatnya saliva mengalir ke leher Luhan yang menurutnya menambah kesan seksi dan juga mata sayu Luhan yang menyiratkan bahwa Luhan kini sedang terangsang.
"Itu sangat luar biasa manis." Ucap Sehun sambil mengecup kilat bibir Luhan. Sehun mlangkahkan kakinya meninggalkan Luhan yang masih mematung atas kejadian tadi.
.
.
.
.
SKIP
Luhan kini sudah sampai dilantai dua. Dia sedikit heran kenapa saat kembali tak bertemu dengan Sehun. Luhan hanya mengendikkan bahunya. Tiba – tiba dia tersenyum mengingat apa yang Sehun lakukan padanya saat di lift. Tanpa sadar Luhan menyentuh bibirnya sendiri. Tak beberapa lama, kegiatan mari-mengingat-kejadian-dilift nya itu terpaksa harus berhenti karena suara cempreng dibelakangnya.
"PUNYA MODAL APA KAU BERANI MENYUKAIKU EOH?!" Teriak yeoja cempreng di belakang Luhan. Luhan menolehkan kepalanya dan menemukan dua orang yang sangat ia kenal seperti sedang berdebat.
"Chanyeol? Baekhyun?" Gumamnya.
.
.
ChanBaek A Few Minutes Ago
Seorang yeoja terlihat tengah memperhatikan keadaan sekitar. Yeoja yang hanya mengenakan Hotpants dan Sleeveless shirt itu terlihat sedikit cemas. Kacamata hitam yang terkadang sedikit melorot cepat – cepat ia kembalikan ke posisi yang benar. Ia terus berjalan tanpa menghiraukan keadaan didepannya. Tiba – tiba ia merasakan lengannya disentuh oleh seseorang. Yeoja itu segera menolehkan kepalanya.
"Kau?!" Ucap yeoja itu terkejut.
"Baek, kau mau kemana malam – malam begini sendirian? Banyak lelaki hidung belang diluar sana" Ucap namja yang masih memegang lengan Baekhyun.
"Apa urusanmu Park Chanyeol? Lelaki hidung belang itu pasti sangat menggairahkan di ranjang dan dapat memuaskanku" Ucap Baekhyun santai dan melepaskan lengannya yang masih dipegang Chanyeol. Baekhyun melanjutkan langkahnya tanpa mempedulikan Chanyeol dibelakangnya.
"Baek, aku sudah bilang kalau aku menyukaimu dan aku tak ingin kau masuk terlalu dalam pada dunia itu" Ucap Chanyeol yang terus mengikuti Baekhyun sampai mereka masuk lift. Baekhyun langsung menekan angka 2. Chanyeol sempat terkejut kenapa Baekhyun memiliki tujuan yang sama dengannya yakni menuju lantai 2.
"Kau menyukaiku? Ha ha ha" Sindir Baekhyun lalu tertawa mengejek.
'Sedikit bermain tak masalah. Aku ingin tahu seberapa jauh dia tahu tentang dunia SEX' Ucap Baekhyun dalam hati.
"Namja sepertimu menyukaiku? Kau bahkan tak masuk dalam tipe idealku. Kuberitahu kau, namja yang kuinginkan itu yang bisa memuaskanku diranjang!" Ucap baekhyun tepat didepan wajah Chanyeol.
TING!
Pintu lift terbuka dan mereka langsung keluar bersama. Chanyeol masih setia mengikuti Baekhyun, tapi sepertinya Baekhyun tak merasa risih sedikitpun.
"Tapi aku sungguh menyukaimu Baek. Kau tak mengenal diriku yang sebenarnya." Ucap Chanyeol yang membuat Baekhyun berhenti melangkah.
"PUNYA MODAL APA KAU BERANI MENYUKAIKU EOH?!" Teriak Baekhyun.
"Kau akan tahu diriku sebenarnya. Dan kalau aku sudah menunjukkannya kau tak akan pernah lepas dariku" Ucap Chenyeol sambil menyeringai.
"Whatever!" Ucap Baekhyun.
"Omo! Luhaaaeeeen" Panggil Baekhyun saat tahu Luhan berdiri tak jauh didepannya.
"Luhan?!" Panggil Chanyeol.
Baekhyun langsung berlari memeluk Luhan dan Chanyeol hanya berjalan santai mendekati kedua yeoja itu.
.
ChanBaek Off
.
.
"Baek, Yeol kenapa kalian bisa disini?" Tanya Luhan yang terkejut akan kehadiran Baekhyun dan Chanyeol.
"Aku kabur dari dorm eonni. Xiumin eonni terus memarahiku. Aku tidur di apartemenmu ya eonni.." Jelas Baekhyun.
"Baiklah tak apa Baek. Aku lebih senang tidur dengan banyak orang" Jawab Luhan polos.
"Termasuk tidur dengan benyak namja eoh?!" Goda Baekhyun yang langsung mendapatkan death glare mematikan dari Chanyeol.
"Noona, aku disini ingin bertemu dengan Sehun. Aku juga kabur dari dorm. Bukankah kita sangat berjodoh baby?" Ucap Chanyeol yang mengerti kebingungan Luhan dan langsung mengedipkan matanya pada Baekhyun. Baekhyun berakting seperti akan muntah.
"Baiklah baiklah. Baek ayo masuk, aku sudah sangat lapar" Ucap Luhan langsung menarik baekhyun. Luhan melambai pada Chanyeol dan langsung menghilang dibalik pintu. Chanyeol hanya mengendikkan bahunya dan langsung menekan bel apartemen Sehun.
.
.
.
"Lu, apa Sehun juga tinggal diapartemen ini?" Tanya Baekhyun yang penasaran.
"Iya Baek, dia ada dikamar depanku, nomor 12" Jawab Luhan sambil membuka kotak makanannya. Tanpa Luhan sadari, Baekhyun kini tengah menyeringai.
"Kenapa kau bisa ada disini Baek?" Tanye Kyungsoo yang baru saja keluar dari kamar mandi.
"Aku kabur. Xiumin eonni memarahiku terus" Kesal Baekhyun.
Luhan dan Kyungsoo hanya bisa menggelengkan kepalanya. Baekhyun memang sering dimarahi oleh Xiumin karena bicaranya yang ceplas ceplos dan vulgar itu. Ketiga yeoja itu menyantap makanan mereka dan mulai mengobrol sampai mereka lelah dan akhirnya tertidur dengan tidak elitnya.
.
.
.
"Oh hyung, akhirnya kau datang juga" Ucap Sehun setelah melihat Chanyeol datang.
"Luhan memiliki apartemen disini? Kenapa dia tak pernah bercerita padaku eoh?" Tanya Chanyeol.
"Akupun tak tahu hyung. Aku juga terkejut. Waktu kita dari acara SBS Gayo Daejun aku langsung masuk ke apartemen dan tak lama aku ingin ke Loby sebentar tapi saat aku membuka pintu aku melihat Luhan sedang memasukkan passwordnya. Sebuah keberuntungan bukan? Aku bisa dengan mudah mendekatinya." Jelas Sehun.
"Ya ya ya! Aku beritahu rahasia besar tentang Luhan. Luhan itu sangat polos Hun. Dia belum pernah berpacaran dan belum pernah melakukan sex. Dunia sex saja dia tak kenal." Ucap Chanyeol.
"Mwo?! Kau pasti bercanda hyung" Ucap Sehun dan Kai bersamaan.
"Aku sudah menebak jawaban kalian adalah itu. Aku tak bercanda. Aku sahabat Luhan" Jelas Chanyeol.
"Kurasa aku akan membenarkan kata Chen hyung. Mungkin wanita polos lebih menggairahkan daripada wanita jalang. Aku pasti bisa mendapatkan Luhanku yang polos" Ucap Sehun menyeringai.
"Terserah kau sajalah. Aku menyerahkan Luhan padamu dan jangan pernah kau sakiti dia!" Kata Chanyeol.
"Ngomong – ngomong kau cepat sekali sampai sini hyung. Kau terlalu bersemangat eoh?" Sindir Sehun.
"Setelah Kai mengirimiku pesan aku langsung kabur. Sial! Kalian menonton lebih dulu?" Tanya Chanyeol yang melihat video yang diputar di layar 32 inch itu.
"Aniya, kita menonton yang lama hyung. Kan tadi aku bilang akan menonton yang terbaru kalau kau sudah datang" Jawab Kai yang kini tengah mengganti kaset.
"Ayo cepatlah Kai, aku tak sabar ingin menonton itu. Aku ingin segera mempraktekannya" Ucap Sehun yang terlihat sangat tak sabar.
"GAYA SEX TERBARU 2015?" Kata Chanyeol membaca judul video yang akan mereka tonton.
Akhirnya mereka menonton itu dengan mulut menganga lebar dan berakhir dengan mereka berlari ke kamar mandi untuk bermain solo. #dasar Cogan itu.
.
.
.
.
.
Pagi harinya tiga yeoja dengan pakaian tertutup sedang berjalan diLoby EL DORADO Apartemen. Mereka berjalan sambil bersenda gurau. Setalah sampai di lantai dua, mereka dikejutkan oleh tiga namja yang sangat mereka kenali wajahnya tengah berdiri didepan apartemen nomor 12.
"Annyeonghasaeyo EXO subnaenim" Ucap tiga yeoja itu membungkukkan badannya.
"Annyeonghasaeyo Red Moon hoobaenim" Balas ketiga namja itu.
"Aku sedikit terkejut melihat kalian memakai pakaian tertutup begini" Ucap Chen yang dari tadi terus menatap Xiumin, lebih tepatnya mencari cara agar dapat melihat bokong montok Xiumin.
"Kalian tak pantas memakai pakaian tertutup" Ucap Kris dingin dengan matanya yang terus melihat daerah V Tao. #Mesyum
"Jangan terus menjilati bibirmu manis, kau terlihat sedang menggodaku" Ucap Suho yang melihat Lay menjilat bibirnya. Padahal Lay menjilat bibirnya untuk membasahi bibirnya karena ia merasa tak enak badan jadi bibirnya cepat kering.
"Kalian..." Ucap dua manusia yang baru saja membuka pintu kamar nomor 12 dan 20 bersamaan.
"Luhaaaaaan" Teriak Xiumin Heboh. Tao dan Lay langsung memeluk Luhan, bagaimanapaun satu jam saja mereka tak melihat Luhan, rasanya sudah sangat rindu pada rusa kecil itu.
Berbeda juah dengan tiga namja yang daritadi hanya menatap tiga yeoja yanga baru datang itu. Mereka langsung masuk kedalam apartemen Sehun karena mereka berpikir jika terlalu lama berada didekat incaran mereka, ketiga namja itu takkan bisa menahan gejolak nafsunya.
Setelah memastikan tiga yeoja dan namja itu masuk kedalam, Sehun langsung menarik tubuh Luhan dan mencium kilat bibir Luhan.
"Aku merindukanmu baby" Ucap Sehun yang kini kedua tangannya tengah meremas kedua payudara Luhan. Setelah melakukan hal itu, Sehun langsung masuk ke apartemennya. Luhan hanya berdiri mematung. Luhan bingung, kenapa Sehun suka sekali meremas payudaranya. Tapi bagaimanapun ia merasa nikmat saat Sehun melakukannya.
"Lu, masuklah. Kenapa kau hanya berdiam diri disitu eoh?" Ucap Lay lalu menarik tubuh Luhan masuk kedalam apartemen.
.
.
.
.
.
"Lu kemari! Aku ingin bicara padamu" Panggil Xiumin.
"Ada apa Xiu?" Tanya Luhan yang mendudukkan dirinya disamping Xiumin. Keenam yeoja itu tengan berkumpul diruang tengah sambil menonton televisi.
"Kau baik – baik saja bukan?" Tanya Xiumin khawatir.
"Bukankah kau lihat aku baik – baik saja Xiu? Ada apa denganmu eoh?" Luhan balik bertanya.
"Aniyo" Jawab Xiumin singkat dan mulai menonton acara televisi.
"Baek, ajari aku cara melakukan SEX" Ucap Luhan tiba – tiba.
Hening. Kelima yeoja itu tengah mencerna perkataan Luhan.
1
.
2
.
3
.
"MWO?!" Ucap mereka bersamaan.
"Lu, kau..." Ucap Lay tak percaya.
"Eonni, jangan bercanda!" – Kyungsoo.
"Benarkah kau Luhan eonni? Sepertinya ada setan yang merasukimu" – Tao.
"Ha ha ha akhirnya. Tenang saja eonni. Aku akan mengaja.." – Baekhyun.
"KAU PIKIR APA YANG AKAN KAU LAKUKAN BYUN BAEKHYUN?! DAN KAU LUHAN! APA YANG TERJADI DENGANMU?! KAU TAK BOLEH BELAJAR SEX! WTH." Teriak Xiumin.
"Ayolah eonni... kau takkan percaya dengan apa yang akan aku katakan. Saat aku sampai disini aku melihat Sehun sedang mencumbu Luhan eonni" Cerita Kyungsoo.
"MWO?! Semua itu tak benar kan Lu? Jawab Lu!" Bentak Xiumin.
"Semua itu benar Xiu. Dia memang sudah menciumku. Dan kata Kyungsoo itu adalah ciuman nafsu. Tapi itu sangat enak dan Sehun menciumku lagi kemarin saat aku akan mengambil makananku di Loby dan tadi pagi saat kalian masuk ke apartemenku. Sehun juga meremas payudaraku. Rasanya geli tapi sangat nikmat" Jelas Luhan sangat jujur.
"MWO?!" Ucap mereka bersamaan.
"Kau pasti bercanda" Ucap Baekhyun tak percaya.
Lay, Tao dan Kyungsoo hanya bisa menganga lebar mendengar penuturan Luhan yang menurut mereka sangat jujur. Xiumin kini tengah memijit keningnya yang berdenyut kencang. Ia tak menyangka kepolosan Luhan aku ternodai secepat ini dan yang menodainya adalah bocah yang lebih muda empat tahun dari Luhan.
"Oke aku menyerah Lu. Aku rasa sudah saatnya kau mengenal dunia sex. Yah dunia sex" Kata Xiumin Lirih.
"Kkaebsong~ akhirnya kau menyerah juga eonni. Sudah kukatakan biarkan Luhan eonni mengenal dunia itu" Ucap baekhyun dengan tawa remehnya.
.
.
Dari permintaan Luhan, akhirnya kelima yeoja itu mengajari Luhan cara melakukan sex secara perlahan – lahan. Bagaimanapun Luhan tetaplah seorang pemula. Keenam yeoja itu serempak menggunakan kemeja putih sifon yang sedikit kebesaran dan dipadukan dengan Hotpants super pendek. Bahkan jika mereka duduk terlihat seperti hanya mengenakan celana dalam saja. Bra yang mereka pakai terlihat sangat jelas karena kemeja mereka sangatlah tipis. Mereka menirukan setiap gerakan yang ada di layar 32 inch Luhan yang sedang menayangkan Blue Film. Entah sengaja atau tidak Baekhyun membawa kaset Blue Film. Mereka berteriak dan kadang tertawa keras, mungkin didalam apartemen Sehun akan sangat terdengar suara mereka.
"Bukan begitu eonni, tapi begini" Ucap Baekhyun dengan tubuhnya menungging. Luhan mengikuti baekhyun, tapi yang ada malah Luhan terlihat sangat polos. Semua tertawa keras melihat ekspresi wajah Luhan yang terlihat sangat imut daripada seksi. Kyungsoo dan Tao mencoba mempraktekan adegan di video itu yaitu ketika wanita yang berada diatas pria dan menggerakkan pinggulnya sensual. Berkali – kali mereka selalu salah dan ekspresi mereka lebih ke imut polos daripada seksi sensual. Xiumin dan Lay kini tengah praktek menari striptease untuk menggoda pasangan. Kini baekhyun mengajari Luhan bagaimana cara meremas payudaranya sendiri untuk menggoda pasangannya.
Tanpa mereka sadari, ada enam pasang mata yang kini tengah melihat kegiatan mereka. Keenam namja itu awalnya hanya ingin bertanya apa yang terjadi dikamar luhan karena sangat berisik sekali. Ketika mereka menekan bel apartemen Luhan, tapi tak ada jawaban. Mungkin keenam yeoja itu tak mendengarnya. Dan keberuntungan bagi keenam namja itu karena ternyata pintunya tak terkunci. Mereka berniat mengintip dan mereka begitu terkejut dengan apa yang mereka lihat.
GLUK!
Keenam namja itu meneguk kasar saliva mereka dan kini bagian bawah mereka tengah membesar, sangat kentara sekali karena mereka tengah menggunakan celana yang ketat. Apakah setegang itu?
"Kita harus segera menyelesaikan ini!"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Holaho~ Pinku bawa Chap 3 ni..
Hayo lagi pada mikirin apa hayo? Apa pada mikirin dance Call Me Baby yang pas mereka nutupin anunya? Hahaha kalo iya, sama dong. Sehunnieku juga anunya keliatan sedikit ehem ehem gitulah wkakaka
Maaf ya kemaren itu ada kesalahan. Harusnya Baekhyun bilang kalo Luhan udah 25 tahun bukan 24 tahun. Tapi kayaknya ngga ada yg komplain. Okelah..hihi
Oke aku baru munculin Baekyeol sama Kaisoo dulu ya. Yang lain nyusul. Chapter depan NC All couple tp tetep aku fokusin ke hunhan ya.
Ciee Sehun Ulang tahun ciee... tambah tua dia #telatwoytelat. Pokoknya wish you nothing but the best aja lah. Kalo doanya ditulis disini semua, nanti takut jariku patah saking banyaknya harapan
Saengil Chukhaeyo My Hubby... #ditimpukEXOL
Makasih ya yang udah ninggalin jejak di Chapter satu dan chapter kalian aku pertimbangkan. Maaf aku ngga bisa sebutin satu satu. Soalnya kemaren pas aku tulis namanya satu – satu ternyata pas aku publish banyak yang ngilang tulisannya. Padalah pas aku liat di dokumenku semua tertulis dengan benar. Maaf ya.. tapi makasih banget pokoknya untuk kalian. Love you so much.
Untuk younlaycious88 eonni hehe ne eonni. Langsung khilaf? Aduh ntar dulu deh
Yang mau tanya – tanya atau request bisa invite pin Pinku 5458B13D ..
Ada yang minta Twitter sama Fb pinku. Okelah pinku kasih. Twitter widia_hh & FB Hanna. Tapi aku saranin ngga usah add fb aku ya soalnya bakalan susah nyarinya, foll twitter pinku
*Q : Yang jutek Luhan aja atau Kyungsoo juga?
Pinku : Kyungsoo aku bikin ngga polos polos amat tapi jutek. Sok ngga mau sama Cogan
*Q : Kenapa Luhan lebih polos dari kyungsoo?
Pinku : Sebenernya tadinya aku jg mau buat kyungsoo polos, tp setelah aku nemuin foto editan kyungsoo dijadiin cewek jutek aku jd merubahnya hihi :v
*Q : All couple kebagian NC kan?
Pinku : tentu aja. Aku akan buat NC all couple.
*Q : Apakah akan ada Hurt nya?
Pinku : Mianhe...tapi ada. Otakku terlalu semangat bikin cerita hurt gtuh. Tp ngga lama kok. Aku ngga tega sma yang bakal
.
.
Jangan Lupa review chapter ini ya~
Thankyung :3
Bye bye ^^
