Kai x Sehun

EXO member

.

WHAT? HE IS A GIRL?

.


prev;

"HUEEEEE JONGINNNNNNNNNNNNNNNNN"

.

Klek

"YA APA YANG KALIAN LAKUKAN CEPATLAH BERSIAP-SIAP KITA AKAN BERANGKAT SEKARANGGG." lengkingan suara sang manager hyung menggema diseluruh ruangan dorm EXO.

"HYUNG SUARAMU MEMBUAT TELINGAKU PECAHHHHHHHHHHHHHHHHH."

Tak

"Teriakan mu juga membuat telinga kami pecah." jitakan dari Kris membuat Chen langsung bungkam dan sedikit meringis kesakitan.

"Kenapa kalian belum siap-siap dan berdiri disana AHHHH YATUHAN ITU BARANG-BARANG KALIAN CEPAT MASUKKAN KEDALAM TAS MASING-MASING." Sontak semua anggota EXO yang berdiri didepan kamar Jongin langsung melesat dan membereskan bendanya masing-masing.

"Mana Sehun dan Jongin?" tanya manager Im pada Suho.

"Ada didalam hyung, eum hyung sebenarnya ada..." Belum sempat Suho melanjutkan ucapannya sang manager sudah pergi meninggalkannya kekamar Jongin.

"JONGINNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN"

.

"Hueeeeeeeeeeeeeeeeeee." Sehun masih terus menangis dalam pelukan Jongin.

"Shhh tenanglah Sehun." Jongin menetralkan detak jantungnya saat bagian dada Sehun bergesekkan dengan dadanya yang sudah terbalut pakaian.

"Bagaimana aku bisa tenang kalau aku begini HUeeeeee hiks." Sehun berbicara tepat diperpotongan leher Jongin, Jongin yang sudah tak kuat akhirnya menarik wajah Sehun. "Bagaimana jika aku tak kembali hiks a-aku takut Jongin." Sehun mendongak menatap Jongin.

'Sial, jangan kau perlihatkan wajahmu ARGGGH' Jongin mengumpat didalam hati saat Sehun menatapnya. Bagi Jongin keadaan wajah Sehun sekarang terlihat berkali-kali lipat lebih menggoda dari yang biasanya; air mata yang masih menggenang dimatanya dan bibirnya yang semakin memerah, mungkin efek saat Sehun menggigit bibirnya karena tak ingin mengeluarkan isak tangisnya lagi.

"Hey aku yakin kau pasti kembali seperti Sehun yang dulu." Sehun memejamkan kedua matanya saat Jongin menghapus jejak air mata yang ada disekitar pipinya.

"Jika aku tak kembali?" Jongin mengecup kening Sehun saat Sehun bertanya masih dengan mata terpejam.

"Kau percayakan saja pada penyihir itu sayang." Jongin mengecup hidung Sehun dan mendekatkan bibirnya didepan bibir yang memerah milik Sehun. Saat Jongin meniup bibirnya Sehun memejamkan matanya kembali dan meletakkan kedua tanganya dibahu Jongin .

"Kau tahu kau semakin terlihat cantik Sehunnie." Jongin menutup matanya kemudian mengulum bibir bawah dan atas Sehun secara bergantian setelah mengakhiri ucapannya. Sehun membuka mulutnya dan menarik lidah milik Jongin. Jongin semakin memperdalam ciumannya. Tangan Jongin mulai menelusup kedalam kemeja Sehun dan menggelitik pinggang ramping Sehun.

"JONGINNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN." Sehun yang terkejut mendengar teriakan seseorang tak sengaja menggigit lidah Jongin.

"AKH." Jongin langsung melepas tautannya dan menoleh kerah pintu.

"A E Eng hyung." Jongin menggaruk tengkuknya saat melihat raut wajah managernya. Pria berumur tiga puluh tahun yang menjabat sebagai manager EXO itu menoleh kesamping dan betapa terkejutnya ia saat melihat seseorang yang ada dikamar itu.

"YATUHAN KAU MEMBAWA GADIS DAN BERCIUMAN PULA!" Manager itu meraih kerah Jongin dan membawanya berdiri.

"Hyung dia Sehun, OH SEHUN akh!" Jongin sedikit meringis saat managernya itu menghantam tubuhnya kedinding.

"Kau jangan mengada-ada!" manager Im semakin mengeratkan cengkramannya.

"Tapi aku benar hyung dia itu Sehun akh hyung." Jongin menoleh kearah Sehun dan menatapnya seakan meminta bantuan padanya.

Sehun tadinya tak ingin menolong kekasihnya tetapi saat ditatap Jongin dengan tatapan memelas, Sehun akhirnya bangkit dari duduknya dan menghampiri managernya itu.

"Hyung lepaskan dia kau tak kasihan melihat wajahnya yang memutih." ujar Sehun. "Ini aku memang Sehun." sang manager melepas cengkramannya pada Jongin dan menoleh kebelakang tempat Sehun berdiri.

Manager Im masih menatap Sehun dari atas hingga bawah hingga berulang-ulang.

"Berhenti memandangi Sehun seperti itu hyung." ucap Jongin yang sudah jatuh kelantai saat managernya itu melepas cengkramannya.

"Ta-tapi kenapa bisa?" tanya sang manager masih dengan menatap Sehun.

"Nanti akan kuceritakan biarkan Sehun membersihkan penampilannya dulu ia seperti gadis yang baru diperkosa saja." ujar Jongin sambil berdiri.

"Bukan 'kah tadi ia memang diperkosa oleh mu Kim Jongin."

"Aishh terserah apa katamu hyung, Sehunna cepatlah mandi aku akan menunggumu disini."

TAKKK

"Cepatlah kau mandi Sehun." Manager Im menyeret Jongin keluar kamar.

"Eumm h-hyungg." Manager Im membalik badannya saat Sehun kembali memanggilnya.

"A-aku tak punya dalaman wanita." Sehun menurunkan pandangannya kedadanya, Jongin dan sang manager mengikuti arah pandang Sehun.

"Ini sungguh risih hyung." Sehun menundukkan wajahnya yang memerah saat mengatakannya.

"Nanti aku akan menghubungi coordi noona kau mandilah saja dulu." Manager hyung kembali menyeret Jongin. Jongin hampir terjatuh karena tiba-tiba sang managernya menyeretnya.

'Ck dasar pengganggu' cibir Jongin dalam hati

.

.

Kesepuluh anggota EXO yang tengah memasukkan barang-barang milik mereka kedalam tas menghentikan kegiatannya saat melihat Jongin diseret oleh sang manager.

"Kenapa kalian membiarkan dia didalam BERSAMA SEHUN!"

"Tadi kami ingin masuk tapi kau datang dan menyuruh kami untuk membereskan barang kami hyung." ujar Kris.

"Kalian tahu dia hampir melecehkan Sehun dikamar!"

"Aku tidak melecehkannya HYUNG!" Jongin memprotes ucapan managernya.

"Apa? kau bilang tidak?" Jongin menganggukan kepalanya.

TAKKKK

"KAU BILANG TIDAKKK? LALU CIUMAN TADI DAN AHH TANGANMU MULAI MERABA-RABA TUBUHNYA KAU BILANG TIDAKKKKK?" kesepuluh anggota EXO yang ada diruangan itu menutup telinganya saat san manager mulai meninggikan suaranya. Sedangkan Jongin mengelus kepalanya yang dapat hadiah jitakan manis dari managernya.

"Hyung apa kita jadi pergi? Lalu Sehun bagaimana?" tanya Suho.

"Nanti kita bicarakan aku mau menghubungi coordi noona dulu Suho-ah." manager Im merogoh sakunya untuk mengambil ponsel.

.

"Bisa aku minta tolong?" Tanya sang manager pada seseorang disambungan telepon.

"..."

"Tolong bawakan beberapa pakaian dalam untuk wanita kedorm anak-anakku."

"..."

"Cepatlah bawakan nanti akan kuberitahu." manager Im langsung menutup sambungan telepon.

.

Manager Im membalik badannya menghadap kesebelas anak-anaknya.

"Ceritakan apa yang terjadi pada Sehun." perintah sang manager pada Jongin yang sedang duduk disebelah Chanyeol.

Jongin mulai menceritakan pada kesemua anggota EXO dan sang manager tentang kejadian yang dialami Sehun.

"MWOOOOOOOOOOOOOO?" teriak kesepuluh anggota EXO saat Jongin mengatakan bahwa Sehun hanya menjadi bahan percobaan. Sedangkan manager Im hanya membulatkan matanya.

"Tadi juga Sehun seperti berbicara sendiri hyung saat dikamar." Ucap Suho dan diangguki oleh anggota yang lainnya.

"Aduh kepalaku ingin pecah rasanya." Manager Im memijat pelipisnya.

"Kyungsoo,Chanyeol,Chen,Xiumin,Luhan,Lay,Tao,Baekh yun,dan Kai kalian pergi duluan kebandara dengan manager Lee dan Kris kau ikut mereka untuk menjaga mereka karena pesawat akan take off jam sepuluh nanti." Jelas sang manager.

"Lalu Suho dan aku akan menyusul nanti karena harus ke gedung SM dulu untuk membicarakan masalah Sehun dengan pihak SM, mengerti?"

"Hyung aku kebandara dengan kalian saja ya?" pinta Jongin pada sang manager.

"TIDAK. Cepat kau bersiap-siap!" tutur sang manager. Dengan wajah yang kusut Jongin menuju kamarnya untuk bersiap-siap.

"Ada apa lagi?" tanya Jongin pada Suho yang menarik tangannya.

"Sebaiknya kau bawa saja barang milikku dulu, bukan 'kah Sehun masih mandi?" Ujar Suho.

"Aku hanya mau mengambil ponsel dan dompetku saja hyung kekamar." Jongin menarik tangannya yang berada digenggaman Suho.

Kesebelas anggota EXO yang sudah selesai packing langsung menuju van untuk kebandara.

.

.

"Baek.." panggil Luhan pada Baekhyun yang berjalan disampingnya.

"Apa?" Baekhyun menjawab panggilan Luhan masih dengan menatap layar ponselnya.

"Sehun tadi kau lihat wajahnya tidak? Ya Tuhan ia begitu cantik, aku tak menyangka dia akan berkali-kali lipat lebih menggemaskan jika berubah seperti itu tapi sayang sekali nasibnya terlalu buruk ia hanya menjadi bahan percobaan saja." Luhan terus berceloteh tantang Sehun. Baekhyun langsung meninggalkan Luhan kedepan dan berjalan disamping Tao.

"Dia kenapa." gumam Luhan.

.

Tao terkejut saat melihat Baekhyun yang jalan disampingnya dengan bibir yang maju kedepan.

"Kau kenapa hyung?" tanya Tao sambil melepas headphonenya.

"Tanyakan saja pada sibodoh itu!" jawab Baekhyun ketus.

"Sibodoh?" tanya Tao sekali lagi karena ia sedikit tak mengerti.

"Ahh sudahlah Tao jangan membuatku semakin kesal." Tao hanya menaikkan bahunya dan memasang kembali headphonenya.

.

"Wajahmu kenapa seperti itu?" tanya Kris pada Jongin yang berada disebelahnya. Jongin hanya menoleh sebentar kearah Kris lalu memasang headphone ketelinganya, "Not your business dude" ujar Jongin dan mempercepat jalannya.

"Sial, tak sopan kau bocah." umpat Kris.

" 'Not your business dude' HAHAHA biasanya kau yang mengatakan itu tetapi sekarang adikmu yang mengatakannya padamu HAHAHA." Chanyeol tertawa terbahak disebelah Kris.

"Berlebihan kau gigi." Kris membekap leher Chanyeol dengan lengannya, "AKHH sialan kau." Kris mendesis saat Chanyeol mengigit lengannya.

.

.

KLEK

"Lama sekali kau Sehun." ucap manager Im pada Sehun yang baru keluar kamar.

"Eum maaf hyung tadi aku bingung bagaimana cara ehm memakai penutup dadanya." Sehun menundukkan wajahnya.

"Ahh sudahlah, ayo kita ke kantor SM dulu untuk membicarakan masalahmu ini."

"Yang lain kemana hyung?" tanya Sehun pada Suho yang berjalan disampingnya.

"Sudah pergi kebandara dengan manager Lee." jawab Suho.

"Kenapa kau tak ikut hyung?"

"Nanti siapa yang menemanimu disini jika aku juga kebandara sekarang."

"Eum terimakasih hyung." Sehun menoleh kearah Suho dan tersenyum dengan sangat menggemaskan. Suho membuang mukanya saat Sehun tersenyum.

"Ehem Sehun kau masih memanggil kami semua dengan sebutan hyung?" tanya Suho saat ia sudah menetralkan detak jantungnya kembali.

"Kenapa jika aku memanggil kalian hyung? bukan 'kah kalian lebih tua dariku?" jawab Sehun dengan wajah yang begitu polos.

"A-ah tapi kau sekarang berpenampilan seperti ini, kau tak ingin memanggil kami semua dengan sebutan oppa?"

"Eum nanti akan kulatih lidahku untuk memanggil kalian oppa, hyung." ucap Sehun dengan senyum tipis.

'Sial, kenapa harus aku yang menemani Sehun YATUHAN JANTUNGKUUUUUUUU.' rutuk Suho dalam hati.

.

.

Kini manager Im,Suho,dan juga Sehun sudah berhadapan langsung dengan beberapa pemimpin SM entertaiment untuk membicarakan masalah Sehun.

"Bagaimana bisa?" Ucap sang presdir pada tiga orang yang ada dihadapannya saat Sehun selesai menjelaskan masalah yang terjadi padanya.

"A-a aku tak tahu sajangnim, anak lelaki itu kemarin malam melihatku dan langsung memilihku menjadi bahan percobannya." Ucap Sehun dengan menundukkan kepalanya dan meremas ujung dress yang ia gunakan.

"Bagaimana dengan kontraknya Hankyun-ssi." tanya salah satu pengurus entertaiment itu pada sang manager.

"Itu yang lagi saya pikirkan sajangnim, eum bagaimana jika EXO sebulan kedepannya tanpa Sehun dulu." jelas manager Im.

"Lalu apa kata penggemar mereka jika salah satu anggotanya tak ada?" Ujar presdir itu lagi.

"Sehun sedang sakit atau cedera yang parah sehingga tak memungngkinkan jika performance dengan kami sajangnim." ucap Suho yang sedari tadi diam.

"Ya itu terserah kalian, yang terpenting jangan sampai kontrak yang sudah ditandatangi batal." Ujar sang presdir lalu berdiri.

"Kalau begitu kami permisi dulu karena saya harus menyusul anak-anak saya sajangnim." manager Im berdiri dan diikuti oleh Suho juga Sehun. Mereka bertiga membungkuk lalu meninggalkan ruangan itu.

.

"HAH akhirnya bisa juga diselesaikan, eum Hun kau akan beristirahat dulu selama sebulan ini terserah kau mau pulang kerumah atau tetap tinggal didorm tapi lebih baik kau pulang saja kerumah Hun." ujar manager Im yang sedang menyetir pada Sehun.

"Iya mungkin aku akan pulang kerumah saja hyung, h-hyung aku boleh ikut ke Kazan kan?" tanya Sehun.

"Kau bilang kau ingin pulang lalu kenapa ingin ikut ke Kazan?"

"Aku ingin ke Rusia hyung kita kan jarang-jarang kesana hyung." Sehun menjilat bibir bawahnya karena ia gugup Suho yang tak sengaja menoleh ke arah Sehun langsung menoleh kearah lain.

"Baiklah."

.

.

"Apa nanti HyunKyun hyung menyusul kesini hyung?" tanya Jongin saat mereka sudah turun dari pesawat.

"Iya." jawab manager Lee singkat.

"Apa Sehun ikut juga hyung?" tanya Jongin sekali lagi.

"Aku tak tahu, sudah sana kau jalan aku mau mengurus arrival card kalian dulu. " Jongin langsung melesat pergi mengikuti anggota EXO yang sudah didepan.

Kesepuluh anggota EXO yang sudah tiba di Kazan International Airport sedang menunggu diruang boarding menunggu manager Lee yang mengurus surat-surat kedatangan mereka.

"Hyung apa nanti Sehun juga akan kemari?" tanya Jongin pada Kris yang sedang memainkan ponselnya.

"Aku tak tahu, kenapa tak kau tanya saja dia." jawab Kris tanpa mengalihkan pandangannya pada layar ponsel.

"Aku sudah menghubunginya tetapi tak bisa."

"Kau sudah mengatur jaringan diponselmu?" tanya Tao.

"Aku lupa." Jongin tersenyum lebar.

"Bodoh." desis Kris dan Chen bersamaan.

"Kau kenapa? sedari tadi wajahmu tak mengenakkan begitu Baek." ujar Chanyeol.

"Diamlah." ucap Baekhyun ketus, Cahnyeol mengalihkan pandangannya pada Luhan "Apa?" tanya Luhan saat ditatap oleh Chanyeol.

"Jangan kau ganggu Baekhyun dulu, sepertinya dia sedang kedatangan tamu bulanan sedari tadi mukanya tak mengenakkan." Bisik Chen pada Chanyeol.

"AYO JALANNNN." teriak manager Lee yang sudah selesai mengurus surat-surat semua anaknya.

.

.

"Hyung mereka sudah sampai disana?" tanya Sehun saat duduk dibangku pesawat.

"Sepertinya sudah Hun, oh ya kau nanti jangan memanggil mereka hyung biasakanlah memanggil oppa."

"Apa? aku tak ingin mengucapkan kata-kata itu hyung." ujar Sehun memelas pada managernya.

"Jika kau ingin tenang disana panggilah mereka oppa."

"Bagaimana bisa tenang ?"

"Mereka pasti mengira kau penggemar EXO juga dengan keadaanmu yang seperti ini Sehunniiiiii." jelas sang manager. "Ahh sudahlah coba latih lidahmu untuk membiasakan memanggil mereka oppa." manager Im menyenderkan kepalanya kesandaran tempat duduk.

"O-o o opp oppa opp oppa." Sehun mencoba melatih lidahnya.

'argghh sial mengapa aku harus memanggil mereka dengan sebutan itu.' Sehun mengacak rambutnya ia memoleh kesamping kanan.

"Junmyeon opaa~" panggil Sehun dengan lembut.

DEG

Suho yang mendengar suara yang begitu lembut ditelinganya menoleh kekiri dan seketika jantung Suho ingin keluar saat itu juga.

"Junmyeon opppa~~~~" Sehun tersenyum dengan lembut.

"Hihihi bagaimana hyung cocol tidak?" Suho yang sudah sadar dari fantasinya menganggukan kepalanya lalu ia juga tersenyum dan mengacak rambut Sehun.

"Istirahatlah perjalanan akan memakan waktu lama."

.

.

"Kita langsung kepenginapan hyung?" Tanya Suho saat mereka tiba di Kazan. Yang dijawab dengan anggukan oleh sang manager.

"Mereka sedang berada di loby penginapan." Ujar sang manager saat mambaca pesan singkat yang dikirim Kris.

Suho,Sehun,serta manager Im sudah tiba didepan pintu penginapan. Beruntung ini sudah larut malam jadi tak terlalu ramai ya meskipun masih ada beberapa penggemar mereka yang berada diluar penginapan.

"OPPPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAA" sontak semua orang yang berada diloby penginapan itu menoleh kesumber suara.


TBC—


ini jawaban buat beberapa orang yang bertanya dan memberikan saran kemarin

1. buat yang nanya fanart Sehun coba cek cover image fict ini. dan masalah pairing lain saya masih bingung

2. Xiumin juga ikutan berubah nanti saya semakin bingung sama plot nya, jadi buat ockta-sii sorry ya:D

3. chara Sehun menye-menye cuma diawal dia jadi cewek, karena dia masih terkejut sama keadaanya jadi dia masih agak-agak menye. Nanti kalau udah terbiasa dengan keadaanya baru saya mau bikin karakter Sehun jadi ganas HAHA:D

thanks to;

;RanHwa19 ;utsukushii02 ;cehunie ;enchris.727;GLux99;Mir-acleKim ;oelfha100194 ;Keepbeef Chiken Chubu;miszshanty05;nin nina;jungsssi ;bbuingbbuingaegyo ;milky;hunnie ;Cho Ai Lyn;evilfish1503 ;DiraLeeXiOh ;Park Min JI;ockta1810;chuapExo31;odulthehun ;barbieLuKai ;xxx ;Dugundugun;

Terimakasih sudah memfollow dan memfavorit fiksi ini:-)

REVIEW?