A/N : Hello semuanya! Ai disini, setelah beberapa lama gak update, Ai minta maaf, jujur selama ini aku dapet writer block dan bingung pengen lanjutin ceritanya gimana dan internet akhir-akhir ini gak bisa diajak kompromi, jadi gak bisa update cepet cepet. Chapter ini kayaknya cuma filler aja, jadi mohon maaf karena chapter ini pendek banget, like what i said before "this is only a filler".
I hope you enjoy reading this chapter...
Chapter 3
.
.
.
'Takao Kazunari'
.
.
.
.
.
'aku rasa dia spesial'
Reader's P.O.V
"(Y/N) Chaan!" panggil Takao Senpai dari belakangku, dengan suara yang sama kencangnya seperti biasa.
"Ada apa Takao Sen-" kataku juga dengan seperti biasanya, tapi kali ini agak berbeda karena serangan pelukan mendadak dari belakang yang sudah pasti dimilik oleh Takao Senpai.
"T-Takao Senpai, a-ada a-apa?" kataku dengan sedikit blushing (Author : Ehehehehe kawaii ne~ ^^~), Aku memang belum terbiasa dengan sifat Takao Senpai yang lumayan (baca : sangat) ceria dan pelukan-pelukannya.
"Tidak ada apa-apa, aku hanya merindukan (Y/n) Chan" jawab Takao Senpai yang masih belum melepaskan pelukannya dengan menyertai senyuman khasnya yang sangat ceria.
"Senpai kita bertemu setiap hari, jadi apa alasanmu untuk merindukan ku?" tanyaku dengan polos.
"Emmm... Mungkin aku menyukaimu?" jawabnya dengan asal sambil berdiri dan berjalan kedepanku.
"Eh... T-takao S-senpai! A-apa yang kau maksud itu!" kataku dengan muka blushing dan sedikit terbata-bata karena perkataannya tadi.
"Hahaha... Maafkan aku (Y/n) Chan, aku hanya bercanda. Tapi apa kau tahu betapa imutnya mukamu ketika kau sedang blush?" katanya meminta maaf sekaligus mengejek atau memujiku aku tidak tahu kata-kata yang mana yang pas untuk mendeskripsikan kalimat kedua itu.
"Huwaaa... Sudah cukup Senpai! Aku tidak akan membiarkanmu lolos kali ini!" kataku sambil mengejar Takao Senpai yang sudah mulai berlari ketika ia selesai mangucapkan kata-katanya tadi.
'Tampaknya aku akan mengejarnya sampai bel istirahat selesai lagi' ucapku dalam hati.
Anonim-san13 : Terima kasih untuk sarannya^^. Ai emang masih belajar soal tanda baca, jadi yaa... You know lah... Banyak salahnya. Nah.. Kalau soal bestfriend atau random name, Ai memang belum biasa (dan belum jago) dengan menamai karakter, jadi biar gampang di FF ini Ai milih untuk gak pake OC. By the way terima kasih udah mau kasih saran untuk FF yang masih agak kacau ini^^.
