~MarkJin~

Chapter 3

.

.

.

.

"Kau!" Ucap Mark "Mau apa kau kesini?apa kau mau meracuni 2 anak kecil ini dengan sekotak susu bodohmu itu!" Tambah Mark yang segera menghampiri Joey dan Yogyeom

"Mark hyung,dia-" Ucap Joey terputus

"Oh tuhan kenapa kau mempertemukanku dengan orang gila ini lagi?" Sahut Junior yang menoleh ke arah mark

"Hei!apa kau bilang!dasar kotak susu bodoh!"

"Kalau aku kotak susu bodoh lalu kau apa?bahkan kotak susu lebih pintar dari kau" Ucap Junior dengan santainya

"K-kau!"

"Ehmm hyung apa kau sudah pernah bertemu dengan Junior hyung" Sahut Joey disela-sela pertengkaran 2 orang ini

"Junior hyung" Jawab Mark bingung dengan pertanyaan sang adik "Siapa Junior?" Tanya Mark balik pada sang adik,bukannya jawab Joey malah bingung dengan ice creamnya yang mulai mencair dan langsung lari ke arah washtafel meninggalkan Yugyeom dengan kedua orang itu

"Pelmisi kapan Jie hyung dan Malk hyung akan belhenti?Yugyeom sudah capek beldili" Ucap Yugyeom yang sudah tidak tahan melihat kedua orang dewasa di hadapannya ini beradu mulut,tapi bukannya dapat jawaban malah Yugyeom di campakan sampai Joey kembali mereka berdua blm selesai bertengkar *Poor baby gyeom

"Kau!kotak susu bodoh!"

"Kau tuan yang menyebalkan,payah,dan bodoh"

"Apa kau bilang!"

"Dan kau juga tuli!" Perang mulut itu terus terjadi sampai akhirnya Joey dan Yugyeom Berteriak

"HYUNG KAMI KAPAN KALIAN AKAN BERHENTI!" Sontak Mark dan Junior langsung menoleh,mereka berdua baru menyadari jika ada Joey dan Yugyeom

"Ishhh..ini gara-gara kau aku melupakan Joey!" Teriak Mark pada Junior

"Lalu kau pikir ak-" ucapan Junior berhenti ketika mendengar isakan dari Yugyeom

"iskh..iskh..J-Ji-Jie hyung sudah"

"Aigoo..Gyeomi maafkan hyung,okay okay sekarang kita pulang" Jawab Junior yang langsung menggendong Yugyeom ,jika dalam situasi seperti ini Junior benar benar tak berdaya apa lagi ketika Yugyeom menangis walaupun Yugyeom hanya anak kepala pelayan tapi,Junior sudah menganggap Yugyeom seperti adik kandungnya sendiri.

"Hyung tunggu!Joey mohon hyung maafkan Mark hyung ya" Ucap Joey yang melihat Junior yang sudah keluar dari TK,mendengar Joey berteriak seperti itu langsung Junior berjalan kembali kearah Joey.

"Tidak akan Joey!,baikalah hyung pulang duluan bye Joey" Jawab Junior dan melangkah masuk kedalam mobilnya,melihat itu Mark hanya menucek matanya seakan tak percaya kalau orang itu mempunyai mobil,dan melihat mobil itu pergi dan dikendarai oleh si kotak susu itu.

"Kotak susu itu punya mobil?tidak,tidak mungkin si kotak susu itu punya mobil" Ucap Mark sambil menyetir mobil sportnya.

"Hyung namanya itu Jinyoung hyung bukan kotak susu!Park Jinyoung Junior itu nama aslinya!" Teriak Joey frustasi melihat hyunya itu menyebut kotak susu terus. "Dan Jinyoung hyung adalah anak plesdil Park,apa hyung pa-" Belum selesai Joey berbicara secara tiba-tiba sang kakak memberhentikan mobil sportnya itu

"WHAT!" Teriak Mark heboh membuat sang adik otomatis menutup kupingnya.

"Mark you want to broke my ears?!" Ucap Joey

.

.

.

*Junior's House*

"Jie kau sudah pulang" Tanya sang ayah melihat putra kesayangannya yang baru saja pulang

"Ehmm,iya appa" Ucap Junior singkat

"Jie tunggu!apa kau dan Yugyeom sudah makan?"

'Tumben sekali appa bertanya' Batin Junior,"Belum appa"

"Bagus,kau cepat naik ke kamarmu dan bersiap-siaplah kita akan makan malam bersama dan ajak Yugyeom juga" Jawab sang ayah,dan tersenyum pada Junior danYugyeom

"Pak Kim ada apa dengan ayah?" Tanya Junior pada Pak Kim yang baru saja lewat ingin menghampiri Yugyeom

"Oh Tuan besar ada makan malam bersama dengan salah satu ketua saham"

'Ketua saham?oh aku tidak lagi' Mengingat kata ketua saham aja sudah membuat Junior malas berangkat,bukan karena apa tapi dia tau ketika ayahnya sudah bertemu orang-orang seperti itu yang mereka bahas hanya hal-hal yang tidak penting menurutnya.

.

.

.

Mark's House

Mark dan Joey baru saja sampai dirumahnya dan melihat banyak sekali jamuan pada meja makan keluarga mereka

"Mom,kenapa banyak sekali makanan?" Tanya Mark pada ibunya yang terlihat sangat sibuk mengatur makanan di meja yang besar itu

"Oh kalian sudah pulang,cepatlah kalian bersiap-siap,kita akan ada acara makan malam bersama jadi cepatlah" Ucap sang ibu yang masih saja sibuk mengurusi semua hidangan di meja makan

"Okay mom" Ucap Mark dan melangkah pergi

"Mommy i'm really hungry now!may i ask one fried chiken mom" Tanya Joey yang masih berada di ruang makan itu sambil menatap ayam goreng yang dibawa para pelayannya itu,melihat Joey seperti itu hanya terkekeh geli.

"Setelah kau bersiap-siap kau boleh apapun yang kau mau,jadi susulah hyungmu sekarang okay"

"Okay mom" Ucap Joey dengan semangat dan langsung pergi menyusul Mark dikamar.

.

.

.

.

"Hyungie apa peljalannya masih jauh lagi?" Tanya Yugyeom dengan polosnya

"Aku rasa-" Ucap Junior terpotong karna ucapan ayahnya

"Kita sudah sampai" Ucap ,sesampainya mereka dirumah yang besar dan megah itu mereka langsung di sambut oleh beberapa pelayan yang sudah menyambut mereka dengan senang,pelayan-pelayan itu langsung mengiring mereka masuk kedalam rumah dan membawa mereka ke ruang makan yang besar itu

"Selamat datang " Ucap sang ketua pemegang saham terbesar itu

"Terima kasih atas undangan makan malam bersamanya "

" apa mereka anakmu?" Tanya yang melihat keberadaan Junior dan Yugyeom

"Oh annyeonghaseyom saya Park Jinyoung Junior dan ini adik sepupu saya Kim Yugyeom" Ucap Junior dengan sopan

"Ah manis sekali,oh iya bibi tau tentang Yugyeom karna Yugyeom teman sekolah anak bibi,silakan duduk" Ucap Mrs. Tuan,akhirnya pun makan malam itu pun dimulai,tapi tiba-tiba ada sosok yang baru menuruni anak tangga mengagetkan Junior

"KAU!" Ucap Mark danJunior bersama-sama

"Oh Jie apa kau sudah kenal Mark?" Tanya sang ayah Junior

"Oh Mark ayo duduk disini" Ucap ayah Mark,walaupun terjadi kekacauan pada beberapa menit lalu teteapi suasana menjadi cair karena ulah Joey dan Yugyeom membuat semua orang tertawa senang terkecuali Mark dan Jinyoung yang masih sibuk dengan makanan mereka masing-masing.

'Oh tuhan kumohon aku tidak ingin melihat orang ini lagi,sudah cukup seharian ini kau pertemukanku dengan orang ini dan jangan takdirkan aku untuk bersama orang ini atau jangan kau jodohkan aku dari orang ini' Batin Junior

'Tuhan kenapa kau selalu menggujiku seharian ini aku mohon ini yang terakhir tuhan,tolong jauhkan si kotak susu itu dariku jangan sampai kau menjodohkanku dari dia' Batin Mark,melihat 2 orang itu membuat orang tua mereka tertawa

"Hey ada apa dengan kalian hmm" Tanya

"Tidak ada apa Bi-Mom" Ucap Mark dan Junior bersamaan membuat orang tua mereka malah tertawa

"Kurasa anak-anak kita memang sangat serasi sekali" Ucap melihat yang melihat gelagat aneh dari Junior dan Mark.

"Oh iya Mark daddy harap kau bisa menjaga Junior dengan baik karna kalian sudah kami jodohkan bahkan sejak kalian kecil" Ucap yang malah membuat Mark dan Junior tersedak karna kaget mendengar ucapan barusan

"A..Ap..Apa?Jodoh?Dia?" Ucap Mark sambil menoleh dan menunjuk ke arah Junior

"Tidak!aku tidak setuju appa,aku tidak setuju dengan orang ini" Ucap Junior

"Hei kau pikir aku akan setuju dengan dirimu ha!" Sahut Mark

"Appa kau lihat sendiri bagaimana orang ini kan?kumohon appa" Renggek Junior yang tidak peduli dengan ucapan Mark,masa bodoh dengan Mark karna dia lagi tak ingin berdebat dengan orang itu yang dia inginkan adalah pergi dari sini,pergi jauh sampai ayahnya tidak menemukannya

Tapi apa boleh dikata selesai pulang dari rumah Mark maupun Junior langsung dikirim ke apparterment khusus di JYP IHS yang hanya ditempati oleh anak-anak orang kaya saja dan seperti sekarang mereka berada di satu kamar apparterment

"Kenapa aku harus dijodohkan denganmu!" Sahut Junior

"Bisakah kau berhenti ngomong!aku ingin tidur sekarang!" Ucap Mark dengan santainya tanpa memperdulikan Junior lagi. Tapi tiba-tiba...

TBC

Nah loh markjin dijodohin maapin ff kali ini lbh gk jelas soalnya authornya juga lagi gk nemuin inspirasi apapun...mksh yang udh mau review nih ff maap kalau update telat hihihi

Jngn lupa RnR ya guys..Lope U all