Prev
"Baiklah. Selama kau tinggal di sana. Kau mau tinggal di bibi mu atau apartemen?" tanya appa Luhan. "Hmm, aku memilih apartemen. Dan terima kasih appa kau mengizinkan ku tinggal disini" ujar Luhan sambil memeluk appanya. Appa luhan yang di peluk membalas pelukan itu dengan senyuman.
Disinilah Luhan sekarang. Dia berdiri di depan apartemen baru yang di sewa oleh appanya untuk beberapa bulan ke depan. Luhan kemudian langsung menata barang-barangnya. Setelah itu dia merebahkan dirinya di kasur. 'Hmm, kita akan bertemu lagi' Luhan menggumam sambil merapatkan matanya, kemudian tertidur.
Malamnya Minseok dan Baekhyun hanya menonton film dengan fikiran yang entah kemana. Baekhyun yang sedang chat dengan Jongdae dan Minseok yang menonton tv dengan fikiran yang kosong. Minseok benar-benar merindukan orangtuanya. Dalam seminggu ini orangtua Minseok baru menghubungi Minseok tiga kali.
"Hahhh..." Minseok menghela nafas. Baekhyun langsung menoleh "Seokkie, kau tidak apa-apa?" Minseok langsung mengangguk, selain masih sedih karena merindukan orangtuanya, Minseok juga ingin belajar untuk tidak banyak bicara.
Baekhyun seperti merasakan kegelisahan Minseok langsung merangkulnya. "Seokkie kajja kita tidur aku mengantuk" kata Baekhyun sambil mempoutkan bibirnya. Minseok mengangguk dan tersenyum tipis.
(Baekhyun's room)
"Minseok sebentar Jongdae oppa menelpon ku hehe" kekeh Baekhyun sambil memainkan dress tidur nya. "Angkat saja, aku tidur duluan ya Baekkie. Jalja" Minseok langsung menyembunyikan tubuh mungilnya dibawah bedcover besar itu. Baekhyun langsung lari menuju ke kamar orangtuanya.
"eomma, appa..." Eomma Baekhyun menoleh. "Kenapa sayang? Kau belum tidur? Apakah Seokkie sudah tidur?" tanya Byun Heemi. "Seokkie sudah tidur eomma, oiya kenapa akhir-akhir ini orangtua Seokkie jarang menghubungi Seokkie eomma?" tanya Baekhyun.
"Benarkah? Aku kira Seolmi terus menghubungi anaknya." Heemi terlihat bingung dengan orangtua Minseok yang jarang menghubungi Minseok. Pasalnya Minseok memang paling tidak ingin di tinggal oleh orangtuanya ke luar negri meskipun itu sehari, tapi sekarang? Heemi pun terlihat bingung mengapa sahabatnya bersikap begitu.
"Nanti eomma tanyakan ya, sekarang Baekkie harus tidur sayang. Besok kau sekolah kan" ujar Heemi sambil mengecup kening Baekhyun. "Baiklah eomma jaljaa" balas Baekhyun mengecup pipi eommanya
(Morning)
Minseok sudah bangun dari jam 6 entah mengapa dia bangun lebih pagi, Baekhyun saja yang biasanya bangun lebih dulu dari Minseok masih tidur. Biasanya dia bangun waktu Kyungsoo sudah berada di depan rumahnya. 'Mungkin aku tidur terlalu cepat tadi malam' batin Minseok.
Setelah itu Minseok langsung mandi dan siap-siap pergi ke sekolah, dia sudah mengenakan seragamnya dengan rambut sepanjang bahu yang di ikat di bawah dan poni sedahi yang menambah kesan manis untuk Minseok. "Hoaaaammmm, Selamat pagi Seokkie" Baekhyun menyapa setengah sadar dengan rambut yang tidak teratur.
"Yaa Byun Baekhyun bangun kau, mandi sana, dasar" Baekhyun mendengar Minseok yang tidak berteriak langsung membelalakan matanya, di tambah Minseok sudah berpakaian rapi. "Yaaa, Seokkie kau tertular siapa eoh? Kenapa kau jadi rajin seperti ini?" Baekhyun yang bingung langsung menanyakan hal yang tidak pernah di lihat oleh mata kepalanya sendiri.
Minseok hanya memutar bola matanya malas. "Cepatlah atau aku tinggal, Kyungie sudah dibawah dengan Chanyeol. Oiya tadi Jongdae oppa mampir kemari dia bilang tidak bisa mengantarmu karena punya jadwal kelas pagi" Baekhyun yang mendengar Minseok berbicara tentu saja kaget. Suara Minseok memang nyaring dan keras tapi kali ini Minseok berbicara biasa saja. Tapi lebih berkesan dingin.
"Eoh? Baiklah aku mandi tunggu aku Seokkie" Baekhyun mengatakan itu sambil berlari ke kamar mandi. Minseok masih sibuk menunggu telepon dari orangtuanya. Minseok tidak bodoh jika dia tidak menggunakan ponselnya untuk menghunbungi orangtuanya. Hanya saja dia di suruh eomma nya (Kim Seolmi) untuk tidak menghubungi mereka duluan.
Minseok berjalan menuju ruang tengah, dia melihat Kyungsoo dan Chanyeol sudah rapi menunggu disana. "Seokkie, kau sudah siap? Wah kau hebat bisa mengalahkan Baekkie" Kyungsoo memeluk Minseok. Yang di peluk hanya bisa menunjukkan cengirannya. "Apa sudah? Kalau begitu ayo berangkat" ujar Chanyeol yang sepertinya sudah mulai bosan menunggu. "Tunggu Channie Baekkie belum keluar dia masih di kamar mandi benar Seokkie?" Minseok mengangguk membenarkan.
"Aku lapar tapi ini sudah hampir terlambat bagaimana ini" ujar Luhan, dia bangun kesiangan tadi. Jadi otomatis Luhan tidak sempat sarapan di apartemennya. "Lebih baik aku makan di sekolah saja" ujarnya sambil membawa kunci mobil dan jaket nya.
Ketika mobil Luhan memasuki kawasan sekolah banyak siswa-siswi yang terlihat saling membisikkan sesuatu, tidak heran jika reaksi mereka seperti itu, toh mobil Luhan memang menarik perhatian mereka. Ketika Luhan keluar pun siswi yang berada di sekitarnya langsung mengahampiri Luhan untuk meminta nomor telepon, atau sns nya Luhan. Tapi Luhan tetap saja Luhan dia langsung jalan tanpa melihat keadaan sekitar.
Kemudian sebuah mobil berwarna putih masuk, itu mobilnya Chanyeol. Untunglah mereka ber-empat tidak terlambat karena Chanyeol yang tahu jalan memotong dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan yang bisa di bilang di atas rata-rata.
Baekhyun yang keluar dari mobil langsung berpegangan pada Kyungsoo, karena dia merasa pusing. "YAAA! KAU HAMPIR MEMBUATKU MATI PARK CHANYEOL!" Baekhyun teriak di depan telinga Chanyeol. Chanyeol yang tidak mau di salahkan langsung membalas Baekhyun "YAA! JIKA KAU TIDAK TELAT BANGUN AKU TIDAK AKAN NGEBUT TAHU!" Minseok yang merasa akan ada pertengkaran langsung pergi dari situ, sedangkan Kyungsoo yang baru turun dari mobil mencoba untuk melerai mereka berdua. "Channie sudahlah, kau jangan terlalu mengebut jika sudah tahu ada jalan yang lebih dekat" Baekhyun mendengar itu langsung mengejek Chanyeol dengan lidah nya, Chanyeol hanya mendengus "Kau juga Baekkie jangan terlalu malam kalau tidur, nanti kau telat bangun seperti tadi" Sekarang giliran Chanyeol yang mengejek Baekhyun.
"Tapi Seokkie juga suka bangun telat" Baekhyun menghentakkan kakinya tidak terima jika hanya dirinya yang di salahkan. "Rumah Seokkie kan berada di dekat sekolah jalan kaki dari rumah Seokkie ke sekolah kan 5 menit sampai kalau dari rumah mu kan jauh. Benar Seokkie? eh? Seokkie kemana?" Mereka kebingungan pasalnya waktu mereka bertengkar Minseok masih ada di sebelah Baekhyun tapi sekarang Minseok tidak ada.
"Mungkin dia ke kelas. Kajja Baekkie kita ke kelas. Channie belajar yang rajin yaa" ujar Kyungsoo sambil tersenyum manis pada Chanyeol. "Kyung, nanti aku jemput waktu makan siang yaa sampai jumpa" Chanyeol memang tidak sekelas dengan Kyungsoo. Jadi mereka bertemu setiap istirahat saja jika di sekolah.
SKIP
Kang-ssaem masuk ke kelas diikuti murid lelaki, kelas yang asalnya ribut menjadi hening dalam sekejap. "Baiklah anak-anak perkenalkan dia murid baru kita. Luhan perkenalkan dirimu" Luhan mengangguk. "Annyeong Haseyo, namaku Luhan. Aku harap kita bisa menjadi teman" ujar Luhan dengan senyum dinginnya.
Ketika Luhan sedang mengedarkan padangannya dia melihat orang 'itu'. Wajah Luhan yang awalnya terkesan dingin menjadi lebih hidup. "Luhan kau bisa duduk di dekat Minseok" Minseok menoleh karena merasa dirinya di panggil, tahunya dia jadi merasa risih karena kelas tiba-tiba menoleh padanya
"Luhan" Luhan mengulurkan tangannya, Minseok membalas uluran tangan luhan dengan malas "Minseok" jawabnya.
Luhan pun duduk di sebelah Minseok. Kyungsoo dan Baekhyun melihat kecocokan dari mereka berdua pun terkekeh.
ok maaf banget kalo dari awal ini ff berantakan
balasan review:
chapter 1
cici fu: ini aku udah next yaa:)
XH0799: udah di lanjut:))
Xiushin(guest) : Haha, Minseok ga kemana mana. makasih semangatnya. btw aku udah up lagi hehe
Laras Sekar(guest): udah next ko hehe
Nunaa Baozie: encen sama baozie sodaraan jadi mereka berisik haha
Hamster Xiumin: hmm. menurutku juga emang berantakan ko, jadi tidak ada kata maaf malah seharus nha aku minta maaf ke kalian ㅠㅠ. /aku buat minseok lagi masa puber jadi masih rada kekanakan (pantes ga? ngga ya?ㅠㅠ) jadi seterusnya character minseok aku *sensor* /oiya tulisan ku emang kurang rapi alias abal abal ka maaf kan sekali lagi *bungkuk 180 derajatㅠㅠ
XiuxiuLaLa:udah nekseu kaka:)
chapter 2
HamsterXiumin: Disini Minseok gs ko ka, di summarh ada tulisannya. makasih buat masukan dan semangatnya hwaiting:))
