Chapter 3: Namaku, Imotara

.

Enjoyed!

.

Pein tersenyum puas akan hasil yang mereka kerjakan bersama ke-5 saudara- saudaranya. Ternyata, mereka tak seburuk apa yang Deidara bayangkan.

"Nah, silahkan Dei. Berceminlah." Ujar salah satu 'Pain' berambut seperti Hidan sambil tersenyum. Deidara memerhatikan refleksi dirinya yang terpantul di cermin tersebut.

Rambut kuningnya berubah kini menjadi pirang pucat—seperti Ino, adik kelasnya dahulu. Matanya yang berwarna biru diberi kontak lensa berwarna ungu tua. Blus dengan warna merah muda dan juga rok kulot berwarna biru ala kunoichi terbalut manis pada tubuhnya, dan juga sepasang sepatu shinobi berwarna biru tua.

Riasan make up pada wajahnya, benar- benar membuatnya seperti seorang gadis cantik. Dan juga, mereka menambahkan aksesoris berupa jepitan kupu- kupu—yang rupanya milik Konan pada rambut pirang pucatnya. Rambutnya digerai bebas, menambah kesan manis dan imut.

"Nah, sekarang ingat. Namamu, Imotara-chan. Kau tetap memakai headband itu. Kau dari Iwagakure. Mengerti?" ucap Pein lantang. Deidara alias Imotara itu mengangguk.

"Baiklah, leader. Un."

"O ya, kalau bisa, kata 'un' itu cobalah hilangkan sementara. Ok?"

.

.

Sasori terus saja mencari Deidara. Akhirnya, ia pulang ke markas dengan sedih dan kecewa. Eh?

"Kenapa Sas? Kok sedih?" sapa Itachi yang barusan buka pintu. Sasori langsung meluk Itachi seenaknya, nggak memerhatikan Kisame yang barusan tersedak oleh air yang ia minum.

"Chi…hiks…Dei hilang.."

"Beneran?" kini seluruh Akatsukiters termasuk Kisame bergerumul dengan Sasori yang sedang di empok-empok(?) oleh Itachi. Tampaknya, si siluman ikan itu melupakan adegan tersedaknya.

"Iya…aku udah mencarinya sampai hutan berkabut itu. Tapi…dia tetep nggak ada…"

"Cup cup cup…sabar ya, senpai. Nanti juga Dei-senpai balik lagi kok…." Hibur Tobi yang sedang mengemut lollipop. Sasori mengangguk dan melepaskan pelukannya pada Itachi. Kisame menghela nafas lega(?).

"Tokk tok tok…"

"Eh? Ada orang yah?" ujar Hidan yang dari tadi mingkem aja, bareng si Kakuzu. Tanpa banyak bicara lagi, keduanya membuka pintu dan Pein muncul disana.

"Hai..maaf. Aku tadi baru saja nganter Dei pulang kampong….hehe…"

"Ha?! Deidara pulang kampong?" kali ini, giliran Akatsukiters ngejengit semua. Pein nyengir- nyengir.

"Iyalah. Nah, Dei terus nitip temennya supaya jadi anggota Akatsuki. Imotara-chan! Ayo masuk!" Pein tampak memanggil seseorang dari luar sana. Mereka penasaran, siapa sih cewek (karena Pein memanggilnya –chan) yang Pein panggil? Apakah ia seorang kunoichi…?

"H-hai…" seorang gadis muda yang cantik dan imut dengan headband Iwagakure (dipoles ulang ama ke-5 Pain tadi), muncul dihadapan para Akatsuki yang kini terbengong- bengong. Dapat mereka tahu, gadis itu benar- benar seorang kunoichi Iwagakure.

"Ayo, perkenalkan dirimu," titah Pein dengan bangganya sekaligus seneng karena telah mengubah si banci kaleng menjadi seorang gadis imut. Dalam hati, Dei alias Imotara itu merutuk sebel karena keadaannya menjadi seorang wanita. Tapi, disisi lain dia untung juga, alias bisa menyatakan sukanya pada si cowok Akasuna itu.

Deidara tahu. Akasuna No Sasori bukan GAY kayak HidanKaku atau ItaKisa (sebenernya Kisame yang demen), dia tipe cowok straight. Makanya itu, ia menerima tawaran Pein untuk menajdi seorang kunoichi.

"N-namaku…De—Imotara maksudku…" ujarnya sembari gugup. Bukan gugup karena malu atau apa, tapi dia begitu nervous ketika tepat dihadapannya ada Sasori. Chibi Deidara teriak- teriak kesenengan. "S-salam kenal, un!"

"Un?" yang lainnya cengok semua. Imotara menggaruk- garuk rambutnya, mungkin gatel kali.

"Hahah, karena aku sudah berteman lama dengan Deidara, jadinya kata 'un' itu kebawa deh…hehe…" ujarnya ngeles. Daritadi si Pein ngikik dalam hati,' Mampus lu semua gua kerjain. Hahah…!' innernya happy.

Akatsuki pada bengong semua. Terlebih para JONES yang berada disana, termasuk Tobi, Zetsu, Kisame, Itachi (ingat! Itachi hanya korban!), dan Sasori. Hidan ama Kakuzu nggak peduliin itu.

"Hai….salam kenal…aku Tobi…senpai hehehe.." ujar si Tobi megang- megang tangan si Dei seenaknya. Muka Imotara memerah karena nggak sabar mau ngeledakin ni bocah genit(?) satu.

"Aku Kisame. Si hiu tampan!" seru Kisame bangga, sambil salaman sama tangan halus Imotara. Dei dalam hati udah eneg aja.

"Aku Zetsu."

"Aku…Itachi."

Imotara mengehela nafas pelan, sebegitu pelannya sampai mereka tak menyadari. 'Gue udah kenal loe- loe cecurut kale!' teriaknya lantang dalam hati (lagi).

"Hai. Aku Konan."

'Nah, kalo yang ini masih mending.' Innernya lagi. Setelah semuanya sudah bersalaman dan berkenalan ini itu, Deidara versi cewek itu membuang nafas lega. Pein mengedipkan sebelah matanya, memberikan isyarat padanya.

"Aku…Akasuna Sasori. S-salam kenal…" muka Sasori jadi gugup kayak Hinata ketemu Naruto(*ditabok Hinata*). Muka imut si Imotara memerah, apalagi si Sasori senyum- senyum tipis gitu. 'Kyaaa Sasori-kun! Kece dah!' innernya lagi, kali ini nggak memerhatikan siapa dirinya yang sebenernya.

"Ehem, ehem. Mulai hari ini, Imotara adalah anggota kita. Dan ia berpasangan dengan…er…" Pein sengaja menunda kalimatnya, memancing respon para JONES yang berada disana.

"Aku aja! Pergi kau, Tobi!" teriak si Zetsu, yang rupanya langsung ngebet begitu melihat Imotara.

"Nggak! Aku maunya ama senpai- Imotara. Habis, mirip Deidara-senpai sih…." Imotara tercekat. Dia melirik Pein dengan tatapan tajem plus horror. "….yaa secara 'kan ada kata 'un' nya itu loh…" lanjut Tobi lagi, kali ini membuat Imotara lega. Pein juga lega.

"Aku aja deh! Kita bertiga yok!" seru ItaKisa bareng. Imotara geleng- geleng kepala, bingung dan separuh nggak mau.

"Gue deh! Aku maunya sama- sama cewek aja! Masa ama si pierching terus sih? Bosen lah!" seruan Konan langsung membuat hati Pein menggalau, kayaknya ketularan virus galau-nya Sasori tadi pagi deh. Imotara cekikikan pelan. 'Kasihan deh loe Pein…kualat sih baca bokep terus…'

"Ah! Sudah-sudah!" Pein akhirnya memutuskan dengan siapa cewek itu berpasangan. "Dia…bersama dengan…."

Imotara H2C, Harap-Harap Cemas. Awas aja si Pein nggak gabungin dia ama Sasori. Kalo nggak, Dei udah bersumpah Pein bakal diledakin!

"Dia..bernama…"

.

.

TBC to Chapter 4! Hahaha beres juga nih 3 chappie sekaligus xD

Pasti kalau digambarin, Dei alias Imotara imut banget deh. Iya kan? Entah napa, aku jadi demen sama SasoDei…habis lucu sih mereka