YOU ARE STILL MY HERO chap 3 [ Skuel My Hero]

By : Kimyhoney

Rated : T

Cast : Yesung, Ryeowook, Kyuhyun, Sungmin, Siwon, Heechul, dll.

Genre : Romance, Humour, Family.

Warning : Typo bertebaran, Gaje dan sebagianya.

Summary : Akhirnya Ryeowook menikah dengan Jongwoon, berbagai perasaan dirasakan oleh Ryeowook antara senang dan sedih.

"Satu lagi yang ingin daddy sampaikan. . . sesuai pembicaraan daddy dan eomma-mu tempo hari, kami sepakat akan menikahkan kalian bulan depan." kata Siwon.

"MWO! Bu-bulan depan daddy?" jawab Jongwoon dengan sedikit berteriak mendengar perkataan Siwon.

"Daddy ~~ Hyung~~ Apa yang kalian bicarakan? Seru sekali." kata Ryeowook yang terbangun dari tidurnya karena mendengar teriakan Jongwoon.

Ryeowook menatap langit-langit kamarnya, sesekali ia melirik jam weker yang berada di atas meja kecil disamping tempat tidurnya. Sudah lewat tengah malam, dan Ryeowook belum dapat memejamkan matanya, pikirannya masih melayang mengingat percakapan sore tadi bersama daddy-nya dan juga Jongwoon tunangannya.

"Wow~~ aku akan menikah! Menikah dengan Jongwoon hyung~~" lirihnya, perasaannya kini campur aduk antara senang, terkejut, dan juga bingung. Bingung? Tentu saja, ia belum tahu bagaimana caranya bersikap menjadi seorang istri. Ryeowook sadar bahwa dirinya sangat manja, terutama pada daddy-nya.

"Hahhh~~~ Jongwoonie hyung~~ daddy~~" ucapnya memanggil nama orang yang paling disayanginya.

Ryeowook kembali melirik jam wekernya, "OMO! Sudah pukul dua pagi!" pekik Ryeowook, matanya membulat lucu seperti anak katak. Ryeowook beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar yang lebih besar lagi, kamar daddy-nya.

Ryeowook membuka pelan pintu kamar daddy-nya yang sengaja tidak di kunci, Siwon tahu anak semata wayangnya sering datang tengah malam saat tidak bisa tidur atau ketika sedang sakit. Seperti saat ini, Ryeowook kembali datang kekamar daddy-nya.

Ryeowook naik ke tempat tidur Siwon, kemudian masuk kedalam selimutnya. "Daddy~" lirihnya manja, lalu melingkarkan tangannya memeluk daddy-nya.

Siwon merasakan ada yang memeluknya, langsung menyamankan dirinya dan membalas pelukan anaknya. "Baby daddy tidak bisa tidur rupanya."

"Hmm, aku mau tidur sama daddy~~" Ryeowook semakin mengeratkan pelukannya pada Siwon, kepalanya disembunyikan dibawah ketiak daddy-nya.

"Aigoo~~ baby daddy masih manja begini, bagaimana jika menikah nanti?" tanya Siwon.

"Aku akan tetap seperti ini, salahkan daddy yang seenaknya mau menikahkanku, tapi aku juga senang kalau nanti menikah dengan Jongwoon hyung, aku juga bisa bermanja seperti ini padanya, kekekeke . . ." Ryeowook terkekeh dengan pemikirannya sendiri. Pikiran Ryeowook sangatlah simpel, setelah menikah dengan Jongwoon berarti dia akan punya dua orang tempat bermanja, suaminya dan daddy-nya.

Siwon hanya menggelengkan kepalanya, gemas dengan kepolosan anaknya, meski sudah mahasiswa tingkah laku dan pemikirannya masih seperti anak-anak. Siwon mengecup pucuk kepala Ryeowook, kemudian menyusulnya Ryeowook ke alam mimpi. 'Tadi katanya tidak bisa tidur, baru lima menit disini sudah pulas.' batin Siwon heran.

Hari ini Jongwoon menemani Ryeowook di rumahnya, Ryeowook merengek kepada Jongwoon untuk bermalam di rumahnya karena daddy-nya pergi ke luar kota. Mereka menyiapkan beberapa keperluan untuk pernikahan yang akan diadakan dua minggu lagi sambil terus bercanda, bahkan Ryeowook sengaja memasukkan bantal sofa ke dalam kaosnya.

"Hyung~~ lihatlah!" Ryeowook menyuruh melihat penampilannya sekarang yang mirip ibu-ibu hamil. "Apa aku akan seperti ini jika nanti hamil hyung? Hahahahaha." Ryeowook menertawakan tingkahnya sendiri.

"Hahahahaha, kau terlihat semakin lucu dan menggemaskan. Hyung tidak sabar ingin cepat-cepat menikahimu, dan membuatmu hamil seperti itu." ucap Jongwoon sambil mengusap perut buncit Ryeowook yang berisi bantal sofa tadi.

"Tapi hyung . . . bagaimana cara membuatku hamil? Aku-kan namja? Tidak sakit-kan hyung?" tanya Ryeowook polos, sementara Jongwoon langsung sweetdrop mendengar pertanyaan polos Ryeowook. 'Ternyata aku menikah dengan anak-anak.' batin Jongwoon.

Dengan sabar Jongwoon menjawab pertanyaan Ryeowook, "Apa dulu baby tidak belajar biologi di sekolah hemm?"

Ryeowook menggelengkan kepalanya bingung, "Belajar hyung, tetapi dulu yang dipelajari hubungan namja dan yeoja? Aku mana tahu kalau namja dengan namja hehehehe." jawab Ryeowook nyengir.

"Ya sudah tidak apa-apa, besok setelah menikah kita langsung praktek saja, dan hyung rasanya tidak sakit sedikutpun, bahkan sangat nikmat. Hyung yakin kau akan ketagihan nanti baby." jelas Jongwoon.

"Benarkah? Aku jadi tidak sabar hyung, apa bisa kita praktekkan sekarang hyung?" ucap Ryeowook tanpa dosa.

"MWO?" kaget Jongwoon, "Baby~~ dengarkan hyung ne, sebelum kita menjadi sepasang suami-istri kita tidak boleh melakukan itu, mengerti? Jadi baby harus sabar menanti hari pernikahan kita. Arraso!" terang Jongwoon, sikap arogan Jongwoon yang dulu kini berubah sangat lembut dan manis dihadapan Ryeowook, apalagi mengetahui sifat asli Ryeowook yang sangat manja dan polos tersebut.

Jongwoon membawa Ryeowook kedalam dekapannya, mengecup pucuk kepalanya seperti yang biasa Siwon lakukan, kemudian turun ke pipi chubby Ryeowook yang selalu menarik perhatian untuk di cubit.

Jongwoon menangkupkan kedua tangannya pada wajah Ryeowook, memandangnya dengan mata penuh pancaran kasuh sayang. Sementara Ryeowook membalas pandangan Jongwoon dengan mengerjap imut.

"Hyung~~~" erang Ryeowook saat mendapati bibir Jongwoon menempel pada bibirnya. Jongwoon melumatnya pelan dan lembut membuat Ryeowook merasakan sensasi yang nikmat. Ryeowook memejamkan matanya, menikmati ciuman Jongwoon, lalu membalasnya dengan penuh kelembutan pula.

"Ya Tuhan apa yang kalian lakukan?" teriak namja yang sudah sangat familiar keberadaannya di keluarga Choi, siapa lagi kalau bukan Kyuhyun penghuni lain di rumah besar Siwon. Kemunculannya selalu saja mengganggu kemesraan pasangan Yewook.

Karena sudah biasa dengan keberadaan Kyuhyun, maka pasangan Yewook tidak merasa terganggu atas teriakan Kyuhyun, bahkan mereka berciuman semakin mesra sehingga membuat Kyuhyun jengah dan memilih meninggalkan pasangan Yewook sambil mengeluarkan sumpah serapahnya.

"Dasar pasangan mesum, tidak tahu tempat, berciuman dimana saja. Awas saja kalau paman Siwon pulang akan aku adukan mereka." dumel Kyuhyun.

Jongwoon yang mendengar ocehan Kyuhyun menghentikan sejenak kegiatannya mencium Ryeowook, "Seperti kau mesum saja, apa yang kau lakukan dengan Sungmin kemarin di kolam renang eoh?" tanya Jongwoon telak.

"Memangnya hyung kemarin ke rumah? Kok aku tidak tahu, dan apa yang dilakukan Kyu bersama Ming hyung?" tanya Ryeowook penasaran.

Merasa sudah tersudut, Kyuhyun hanya menoleh sebentar ke arah Yewook , "Bukan urusan kalian!" serunya kemudian berlalu menuju kamarnya.

"Hahahaha, dasar evil! Mengganggu saja, apa dia tidak sadar kalau dia itu lebih mesum?" ujar Jongwoon sambil tertawa.

"Benarkah hyung? Aku baru dua atau tiga kali memergoki Kyu berciuman dengan Ming hyung." Ryeowook menghentikan ucapannya, mengambil camilan yang ada di meja, "Apa yang dilakukan Kyu dan Ming hyung di kolam renang hyung? Aku penasaran." tanya Ryeowook lagi.

"Syukurlah kalau begitu, hyung tidak ingin matamu ternoda melihat adegan panas yang diperagakan oleh Kyumin. Baby tidak perlu tahu apa yang mereka lakukan. Kita bisa melakukannya berdua setelah menikah nanti." jawab Jongwoon.

"Hwaaa~~ aku sudah tidak sabar untuk menikah hyung, dan mempunyai anak yang lucu-lucu~~" seru Ryeowook, rona wajahnya nampak sangat bahagia.

"Hyung juga sudah tidak sabar ingin memilikimu baby~" Jongwoon kembali mengecup bibir mungil Ryeowook.

Chup

"Bibirmu sungguh membuat hyung ketagihan, bibirmu candu bagi hyung," goda Jongwoon sambil terus mengecupi bibir Ryeowook.

"Hyung~~ jangan menggodaku terus, aku malu~~" renggeknya.

"Karena kau sangat menyenangkan jika digoda~~ Saranghe~~" ucap Yesung sambil menyerukkan kepalanya diperpotongan leher Ryeowook, dan kembali mencumbu namja mungilnya.

"Nado saranghe hyung~~ hupt"

Pesta pernikahan telah berlalu, saat ini pasangan pengantin baru Jongwoon dan Ryeowook sedang menuju bandara Incheon. Mereka akan terbang ke Maldives atau Maladewa untuk bulan madu. Semula Ryeowook tidak mau pergi jika Siwon tidak ikut, naman setelah diberi pengertian oleh Sungmin akhirnya Ryeowook bersedia pergi berbulan madu hanya dengan Jongwoon.

Sampai di Maladewa, Jongwoon langsung menuju penginapan yang berada diatas pantai. Jongwoon terpaksa menggendong Ryeowook karena istrinya tertidur dalam perjalanan dari bandara menuju penginapan.

Jongwoon dengan pelan-pelan merebahkan tubuh Ryeowook di tempat tidur, melepas bajunya hingga tersisa boxer dan kaos dalam saja. Jongwoon kemudian menarik selimut untuk menutupi tubuh Ryeowook supaya tidak kedinginan terkena angin laut.

Jongwoon membereskan barang bawaan mereka, menatanya sebaik mungkin karena mereka akan tinggal di Maladewa selama sepuluh hari, waktu yang lumayan lama untuk bulan madu.

"Hyung-ie~~" panggil Ryeowook dalam tidurnya, "Dingin~~" Ryeowook meringkukkan badannya menjadi bulatan besar, ternyata selimut tidak cukup untuk menghalau dinginnya angin laut yang berhembus kencang, apalagi jika menjelang malam seperti ini.

Jongwoon yang mendengar keluhan Ryeowook segera naik ke tempat tidur dan memeluknya, menyalurkan kehangatan melalui pelukan seorang suami kepada istrinya. Jongwoon masuk kedalam selimut, menempelkan tubuh istrinya ke tubuhnya. Tangan Jongwoon masuk kedalam kaos Ryeowook dan mengusapnya, bukankah sentuhan kulit akan membuat hangat?

Malam pertama mereka dihabiskan dengan tidur berpelukan, berbagi kehangatan. Jongwoon cukup mengerti dengan kondisi Ryeowook yang masih kelelahan akibat perjalanan jauh, Jongwoon tidak akan memaksakan kehendaknya kepada Ryeowook. Apalagi Ryeowook harus banyak belajar tentang hubungan suami istri.

Tengah malam Ryeowook terbangun, sedikit bingung karena mendapati ruangan yang berbeda dari biasanya. Ryeowook tersenyum setelah otaknya dapat merespon sempurna dimana keberadaannya sekarang. Ryeowook tersenyum memandangi wajah tampan didepannya, namja tampan yang menghembuskan nafas hangat diwajahnya.

Ryeowook memegang pipi chuby Jongwoon, tangannya kemudian beralih memegang philtrum suaminya. Setelah puas kini tangannya beralih ke dada Jongwoon, tangannya sibuk bermain-main disana. "Hyung~~" panggilnya dengan suara lirih khas suara orang bangun tidur.

Jongwoon yang merasakan pergerakan Ryeowook dalam dekapannya langsung menjawab panggilan Ryeowook, "Ada apa baby?" tanya lembut, "Apa masih dingin hemm?"

"Ne," jawab singkat Ryeowook, seraya melesakkan kepalanya ke dada Jongwoon yang topless tanpa menggenakan kaos dengan posisi kepala tepat didepan niple Jongwoon. Hembusan nafas Jongwoon menggelitik niple-nya dan membuatnya bergairah.

"Oh damn, kau membuatku bergairah baby~~" Jongwoon segera menangkup wajah Ryeowook dengan kedua tangannya, dengan tidak sabar Jongwoon menyambar bibir mungil Ryeowook.

Ryeowook terkejut dengan tindakan Jongwoon yang tiba-tiba, namun setelahnya ia sangat menikmati apa yang dilakukan Jongwoon terhadapnya. "Engghh~~" erangnya.

Tangan Jongwoon kini bergerilya di balik kaos Ryeowook, mengusap punggung namja manis tersebut, dan berakhir dibalik boxer Ryeowook, meremas pantat Ryeowook yang kenyal, membuat Ryeowook semakin menggerang merasakan sensasi nikmat yang diberikan Jongwoon.

"Saatnya kita bikin bayi sayang." bisik Jongwoon tepat disamping telinga Ryeowook sebelum mengulumnya.

"Hyung-ie~~ geliiii. . ." manja Ryeowook, "Aku mau membuat bayi~~"

"Akan hyung kabulkan dengan segera baby~~" Jongwoon segera menarik boxer Ryeowook hingga full naked, dan dimulailah perjalanan panjang nan menyenangkan mereka untuk 'membuat bayi'.

Ryeowook terbangun dari tidurnya ketika hari sudah menjelang siang dalam keadaan tanpa busana. Ryeowook sedikit meringis kesakitan menahan sakit ketika mencoba bangit dari tidur untuk duduk. "Hyung-ie~~ appo. Hiks." Adu Ryeowook.

"Baby~~ pelan-pelan bangunnya, sini hyung bantu." Jongwoon membantu Ryeowook bangun dari tidurnya, lalu mengecup kepalanya. "Terima kasih untuk semalam." Jongwoon mengecup bibir Ryeowook sekilas.

Ryeowook hanya menganggukkan kepalanya, wajahnya merah merona menggingat kejadian semalam, kejadian dimana Ryeowook dan Jongwoon menyatu. Ryeowook memeluk tubuh Jongwoon yang berada dihadapannya. "Hyung~~" rajuknya manja.

"Ada apa baby? Kau pasti lelah dan lapar?" tanya Jongwoon.

"Ne, aku lapar hyung. Dan aku juga ingin mandi, tapi sakit~~" rengeknya.

Hup

Jongwoon menggendong Ryeowook ala bridal, menuju kamar mandi, "Hyung mandikan ne!" dan tanpa ragu lagi Ryeowook langsung menganggukkan kepala. Ternyata Ryeowook sangat menyukai kegiatan 'cinta' bersama suaminya.

Setelah menyelesaikan kegiatan mandi dam sarapan yang tertunda hingga siang, Jongwoon mengajak Ryeowook untuk mengelilingi pulau dengan mengendarai motor yang ia sewa. Jongwoon memakaikan Ryeowook jaket kulit yang pas dibadan kemudian memasangkan helm sekaligus.

"Kajja kita jalan-jalan baby~~" Jongwoon menggandeng tangan Ryeowook keluar dari kamar menuju halaman tempat dimana ia memarkirkan motor yang telah disewanya.

Ryeowook meringis menahan sakit saat pantatnya menyentuh jok motor, "Hyung~~ sakit." keluhnya.

"Tahan ya sayang, nanti malam kita bermain 'itu' lagi supaya terbiasa dan tidak sakit lagi." jelas Jongwoon.

"Benarkah?" tanya Ryeowook dengan mata berbinar.

"Ne, kau mau berapa ronde?" tawar Jongwoon.

"Sampai aku lelah hyung. " semangat Ryeowook.

"Dengan senang hati baby, hyung akan membuatmu menikmati malam-malam indah kita, kajja kita jalan-jalan dahulu. Lets goooooooo."

Bulan madu mereka diisi dengan jalan-jalan mengelilingi pulau, jika telah lelah berkeliling mereka kembali ke penginapan dan melakukan kegiatan menyenangkan lainnya, Ryeowook menyebutnya 'Membuat bayi'.

Ternyata Ryeowook yang masih polos sangat menyukai kegiatan 'Membuat bayi' bersama Jongwoon. Ryeowook merasa jika sudah bersama Jongwoon semuanya terasa indah, tidak peduli dimanapun berada.

Sepuluh hari telah mereka lalui, kin saatnya mereka kembali ke Korea karena mereka harus kembali kuliah, dan Jongwoon juga harus membantu Siwon di kantor. Ryeowook nampak sedih karena harus kembali beraktifitas seperti biasanya, dan mengurangi jatah waktunya bersama Jongwoon.

Kepulangan pasangan Jongwoo dan Ryeowook disambut meriah oleh Siwon dan pasangan Kyumin. Mereka menjemput pasangan pengantin baru di bandara. Kyumin langsung menyerbu Ryeowook dengan pertanyaan-pertannyaan seputar kisah bulan madu mereka.

"Wook-ie! Apa yang kalian lakukan di sana?" tanya Kyuhyun penasaran.

"Kami membuat bayi Kyu." jawab Ryeowook polos. "Rasanya sangat nikmat, kami akan 'membuat bayi' lagi begitu sampai rumah. kekekeke" ujar Ryeowook disertai tawa riangnya. Sementara Kyumin dan Siwon hanya bisa melongo mendengar jawaban polos Ryeowook.

TBC^.^

Halooo~~~ apa kabar? Lama tidak berjumpa. Mianhe begitu lama update FF, masih banyak FF yang harus aku selesaikan, namun sungguh waktu yang tidak memungkinkan untuk menyelesaikannya. Mohon komentarnya kalian, karena aku yakin banyak typo bertebaran disini. Gomawoo . . . . bye~~~~~