BLEACH PUNYA KUBO TITE!

-----

"JYUU-CHANN!!!" Teriak Shunsui dengan riangnya. Disebelahnya ada Sousuke yang tersenyum sambil mengangguk ke arah Jyuushiro.

Huadoh, pagi-pagi udah ketemu senior mesum. Bakalan kena sial nih! Batin Jyuushiro.

"Pagi, Kyouraku-senpai. Pagi, Aizen-senpai." sapa Jyuushiro dengan senyum manisnya yang bikin Shunsui klepek-klepek.

"Pagi." jawab Sousuke singkat.

Pagi itu, kelas satu latihan kendo gabungan dengan kelas dua. Jyuushiro yang memang tidak ingin berurusan dengan duo senior yang aneh ini tak mau menjauh dari Gin.

"Gin jangan jauh-jauh dari gue."

"Emang napa?"

"Nggak, cuma buat jaga-jaga biar nggak ketiban sial! Lo kan makhluk langka yang bisa dijadiin jimat penolak bala." kata Jyuushiro sambil menggandeng lengan Gin.

"Woi, jangan maen gandeng gitu lah! Gue nggak mau dikira yaoi! Mang lo butuh tolak bala buat apaan?" Gin yang risih digandeng ma Jyuushiro mengibaskan tangannya.

"Pelit amat sih, cuman digandeng doang. Tuh, ada dua monster yang kayaknya siap melahap gue. Takut." jawab Jyuushiro sambil melirik sebal ke arah duo SS (Shunsui-Sousuke).

"Cuekin aja, mending konsentrasi buat latih tanding hari ini." kata Gin enteng.

"GWAHAHAHA!!!!! AYO KITA MULAI LATIH TANDING HARI INI!!! teriak Ikkaku-sensei dengan semangat membara yang bisa membakar seluruh hutan di Kalimantan. "Pertandingan pertama, Uruhara Kisuke kelas satu lawan Kaien Shiba kelas dua!"

Pertandingan berlangsung. Meski Uruhara baru kelas satu, dia bisa mengalahkan Kaien yang setahun lebih tua darinya. Setelah selesai, mereka berdua kembali ke tempat duduk masing-masing.

"Payah loe, masak bisa kalah sama anak kelas satu!" ejek Shunsui.

"Berisik!" Kaien sewot karena dikalahin juniornya.

"Yang di situ jangan ngobrol sendiri!" Ikkaku-sensei melempar pedang bambunya yang dengan telak menghantam wajah Shunsui. "Berikutnya Kyouraku Shunsui kelas dua lawan Ichimaru Gin kelas satu!"

"Hwadohh!!! Sensei, gimana kalo muka gue yang tampan ini rusak!" protes Kyouraku yang langsung membuat para murid plus Ikkaku-sensei muntah masal.

Gin yang walau grogi masih sempet senyum gaje memasang kuda-kuda(an?). Sedang Shunsui dengan santainya cuma memanggul pedangnya dibahu. Ikkaku-sensei memberi aba-aba untuk mulai. Shunsui yang emang kuat langsung meng-KO Gin dalam hitungan detik.

"Kyaa, Gin! Lemah amat sih loe!" Jyuushiro segera membantu sohibnya itu bangun.

"Habis dia curang, badannya lebih gede dari gue mana buluan lagi!"

"Heh, itu tak ada hubungannya! Loe aja yang emang lemah!" Shunsui yang sewot karena dikatakan buluan (emang berbulu kan?) nyambit kepala Gin.

"Aduoh! Senpai itu namanya kekerasan dalam sekolah!" Gin tulung-tulung.

"Woi Shun, biarin aja napa? Kan loe emang kingkong buluan!" teriak Sousuke. Shunsui tambah sewot.

"Udah, Gin. Gue bakal balas dendam buat loe. Ntar gue hajar duo-SS mesum itu!" Jyuushiro yang kebetulan nilai kendonya bagus bertekad balas dendam buat Gin. "Sensei, berikutnya biar saya saja yang maju!" Jyuushiro menawarkan diri.

"Boleh! Berikutnya Yamamoto Jyuushiro kelas satu lawan Aizen Sousuke kelas dua!"

Jyuushiro memasang kuda-kuda dengan tampang serius. Sousuke juga segera memasang kuda-kuda tapi sambil senyum-senyum gaje.

"HAJIME!" Ikkaku-sensei memberi aba-aba.( bener kayak gitu nggak sih aba-aba ala jepun?)

Jyuushiro mengayunkan pedangnya yang segera ditangkis Sousuke. Sousuke membalas tetapi dapat ditahan Jyuushiro. Pertandingan berlangsung seru. Jyuushiro yang terlihat kurus dan lemah ternyata dapat menahan serangan Sousuke yang lebih senior(ya iyalah, cucunya Yamamoto yang terkuat se Seireitei gitu loh!).

"Meh, Sou tumben seranganmu nggak mempan!" ejek Shunsui.

"Berisik lo!"

"Ayo, Jyuu. Balaskan dendam gue!" Gin yang berganti kostum ala cheerleader(lah?dapat dari mana?) menyoraki Jyuushiro.

"Tenang aja Gin! Gue bakal menang demi loe!" Jyuushiro optimis bisa menang.

"Buset nih cewek kuat amat! Gimana supaya gue bisa menang yach?" batin Sousuke. Tiba-tiba sebuah ide terlintas dikepalanya.

Lanjut ke pertandingan. Jyuushiro memegang pedangnya erat-erat. Dia bertekad menjatuhkan Sousuke dalam satu serangan. Sebaliknya Sousuke terlihat tenang. Aba-aba diteriakkan. Jyuushiro melancarkan serangan ke arah kepala Sousuke. Sousuke menghindar tapi tetap saja pipinya terserempet pedang Jyuushiro hingga mengeluarkan darah. (ngomong-ngomong ceritanya lama-lama kok jadi serius yach?) Tapi anehnya dia malah tersenyum penuh kemenangan. Sambil menghindar Sousuke mengayunkan pedangnya ke arah pantat Jyuushiro.

PLAKK!!

"KYAAA!!!" Jyuushiro yang tak menyangka arah serangan Sousuke segera memegangi pantatnya.

Sousuke ketawa-ketiwi karena rencananya berhasil sukses. Jyuushiro dengan muka yang memerah karena marah dan malu kembali mengayunkan pedangnya ke arah Sousuke. Tapi lagi-lagi pantat Jyuushiro kena sambitan Sousuke.

Dia sengaja!!! batin Jyuushiro marah. Karena nggak tahan lagi dipermalukan dilemparkan pedangnya ke arah Sousuke. Sousuke menangkisnya dengan dengan kaget.

"Woi ngambek ya?"tanya Sousuke. Sebagai jawaban Jyuushiro melancarkan tendangan berputar yang mengenai Sousuke dengan telak(buset! Ini cewek macho banget yach!). Dengan menahan tangis dia berlari keluar ruangan. Gin yang sudah balik lagi ke kostum hakamanya berlari menyusul Jyuushiro. Yang lain cuman bengong sedangkan Sousuke tepar tanpa seorangpun yang menolong (kacian amat!).

"Jyuu! Tungguin!" Gin terengah-engah menyusul Jyuushiro yang nangis sesenggukan.

"Dia sengaja! Sengaja! Itu kan pelecehan!" Jyuushiro ngedumel sambil mewek.

"Iya, gue ngerti. Tapi loe hebat koq bisa menghajar senior dengan satu tendangan." Gin berusaha menghibur sohibnya itu. "Udah jangan nangis. Loe kan cowok."

"Iya, makasih Gin. Loe emang sahabat gue yang paling baik." Jyuushiro tersenyum sambil menghapus air matanya. Gin senyam-senyum gaje.

------

Huee capek. Makin lama ceritanya jadi makin panjang!

Hehehe di chapter ini ketahuan kan gimana mesumnya Aizen.

Buat para fans chara cewek,mohon maaf karena belum dapat dimunculkan. Soalnya settingnya kan di akademi khusus cowok.

Rating berubah buat jaga-jaga.

R&R tetep ditunggu loh!