Me and my boyfriend 3
.
.
.
Kim Jong Dae times...
"Baekkie puppy..."
"Humm?"
Jongdae mengelus rambut halus Baekhyun yang tengah menyender di bahunya sambil asyik memainkan Ipod nya.
"Satu ditambah satu berapa?"
Cih pertanyaan apa itu? pikir Baekhyun sebal.
"Dua lah Jongdae, pabbo!" jawabnya ketus, pandangannya tetap pada Ipodnya sementara Jong Dae terkekeh pelan.
"Salah, my puppy honey..."
Alis Baekhyun mengkerut. Kepalanya berpindah dari bahu Jong Dae dan menatapnya dengan wajah yang lucu.
"Hah salah?"
Jong Dae mengangguk.
"Pasti jawabannya sebelas kan?" Terka Baekhyun yakin. Namun Jong Dae menggeleng sok misterius.
"Satu dong puppy Baekkie..."
Jong Dae mencubit pipi Baekhyun gemas namun dengan cepat memukul lengan Jong Dae. "Dasar pabbo namja!" Sinisnya. "Kok satu?" penasaran rupanya puppy satu ini.
"Ya iyalah satu. Kamu sama aku kalau disatuin kan jadi satu. satu cinta yang abadi hehehe"
"Hoeeeekkkkkk!"
Baekhyun sukses muntah rupanya.
"Garing kriuk kriuk Jong Dae camel!"
Hening...
"Baekkie puppy..."
"Apa?" Jawabnya malas. Sumpah Jong Dae ngebetein!
"Tau gak persamaan kamu sama kentut?"
Baekhyun seketika berdiri dengan mata sipit yang melotot –meski masih terlihat kecil sih-
"Apa apaan sih? Kau menyamakan aku dengan kentut hah?"
Jong Dae masih tersenyum sok lembut. Gila rupanya?
Srett
"Huwaa!"
Baekhyun sukses terduduk dipangkuan Jong Dae, setelah kekasih yang kesekian itu menarik tangannya.
"Persamaannya, kamu sama kentut itu sama sama mengeluarkan semerbak wewangian yang memabukkan. Dan itu sukses membuatku pingsan seketika... benar bukan?" Tanyanya tanpa dosa.
Harusnya Baekhyun tersipu. HARUSNYA! Tapi, hell no! Masa iya gak ada persamaan sama yang lain apa? Sama parfum gitu? Kok kentut?
"Gak mau! Aku gak mau disamain sama kentut! Kenapa gak sama parfum aja sih hah?" Tanyanya galak. SANGAT GALAK!
Dan Jong Dae? Tetap tersenyum sok malaikat! -,-
"Kalau parfum itu sudah biasa dan gak ngebikin aku pingsan. Tapi kalau sama kentut kan bikin aku pingsan. Contohnya kemarin tuh, kamu kentut dan sukses bikin kita semua terutama aku yang paling deket sama kamu seketika pingsan! Sama kayak cintamu puppy Baekkie, cintamu.. membuatku pingsan..."
Brakkk
Sudah cukup! Gombalan yang paling menjengkelkan! Empat siku siku nempel di kepala Byun Baekhyun.
" . . .SINI!"
PLETAKKKK
"Auwww sakittttt Baekkiiie!"
"RASAKAN! SIAPA SURUH NYAMAIN AKU SAMA KENTUT HAH?"
.
.
.
Me and my Boyfriend's
Cast:
Byun Baekhyun and ALL member EXO
Pairing:
All x Baekhyun
Present by:
Baekhyun-Chan
Disclaimer:
Semuanya milik ortu, sama Tuhannya, tapi boleh gak ChanBaek nya buat Byunnie? Hehe
.
.
.
"One.. two... three"
Brughh
Semuanya berbaring dilantai begitu musik Wolf berhenti.
Comeback exo! Yah, saat ini mereka tengah berlatih koreo untuk lagu baru mereka Wolf. Semuanya lelah apalagi Baekhyun. Sudah berapa kali ia tepar begitu? Dan yang pasti sekarang ia kehausan.
"Aku haus~~~"
Bragh
Brugh
Srakkhh
Sreekkkk
Srukkkhhh
Eh bunyi apaan tuh? Baekhyun juga cengo liatnya. Rupanya semua member exo minus dirinya berlarian keluar ruangan. Wae? Kenapa? Ada apa? Aya naon? What happen?
Baekhyun yang cengo akhirnya memilih tak peduli dan kembali mengatur nafasnya yang sedari tadi ngos ngosan. Jujur, koreo Wolf bikin capek! Apalagi tubuhnya mudah lelah jadi maklum saja ia yang paling terlihat tepar dibanding yang lainnya.
Baekhyun mengernyit heran. Kemana sebenarnya mereka? Kenapa belum juga kembali?
"Aishh kemana sih me-
Tap
Tap
Srekkhh
Brakkk
Grubuk
Grubukk
"—Reka..."
"Ini..."
Sat
Sit
Sut
Set
Sot?
Baekhyun bengong sebengong bengongnya!
Yang benar saja! Jadi sebenarnya mereka pergi berbarengan itu karna ini? karna membeli minuman? SEKALI LAGI MINUMAN? MINUMAN!
"Ka kalian..."
Baekhyun kehilangan kata kata dan masih menatap kesebelas member yang berdiri mengelilinginya sementara ia masih berbaring. Di atas nya terdapat sebelas minuman berbagai macam. Dan semuanya berbeda!
"Baekhyunnie haus kan? Ini Jong Dae-i membelikanmu minumannn" Ucap sang main vocal itu dengan nada manja membuat sepuluh member hampir saja muntah berjamaah. Seme macam apa itu? jadi uke aja sana... pikir mereka sinis.
Baekhyun belum menjawab, dirinya lebih memilih mendudukkan dirinya dan masih menengadahkan kepalanya memandang satu persatu wajah member dengan minuman masing masing ditangan kanan kiri mereka.
Slurppp
Segar rasanya jika Baekhyun meminumnya. Tapi... tidak mungkin kan dirinya meminum semua minuman berbeda macam itu? apa kabar perutnya nanti kalau meminum semuanya?
"I iya aku memang haus sih..."
Senyum kesebelas member melebar dan menyodorkan minuman itu tepat kewajah Baekhyun membuat Baekhyun terkejut.
"Ta tapi a aku tidak mungkin meminum semuanya kan? Aku bisa sakit perut loh..."
Semuanya saling berpandangan dan mengiyakan dalam hati.
'Betul juga, kalau Baekhyun sampai minum semuanya dia bisa sakit' Pikir mereka.
'Tapi, Baekhyunnie harus meminum minuman punyaku!' pikir semua member.
Srett
"Eummh Baekhyunnie," Xiumin sang kakak tertua mendekati Baekhyun duduk didepannya dan menyunggingkan senyum imutnya. "Baekhyunnie ingin tinggi kan? Melebihi Kris bau naga itu? nih, Xiuminnie baozi membelikanmu susu vanila biar nanti kau cepat tinggi menyamai Kris" Ucap nya lembut.
Kesepuluh member tertawa mengejek. Rupanya Xiumin tidak sadar diri dengan tinggi tubuhnya.
"Hyung, kau salah alamat!"
Cibiran itu keluar dari mulut si maknae tapi terlihat bukan maknae, Oh Se Hun dan langsung dihadiahi tatapan tajam Xiumin yang setajam silet!
"Baekhyunnie mau kan?" Tanya Xiumin berubah lembut lagi ditambah tatapan tajam tadi seketika hilang berganti dengan tatapan yang meneduhkan.
Baekhyun bimbang. Xiumin adalah hyung tertuanya, tidak mungkin kan ia menolak hyung kecilnya itu? jemari lentiknya perlahan ingin meraih segelas susu di tangan Xiumin membuat kesepuluh member melebarkan matanya shock!
Tap
"Aishhh!"
Xiumin menggerutu saat seorang Lu Han menyenggolnya. Hampir saja susu itu tumpah ckck.
"Baekhyunnie baby, namjachingunya Luhannie yang paling imut. Kau kan tidak suka susu Vanila, lebih baik minum susu stroberinya Luhannie aja ya, enak loh dingin lagi..." Mata rusa Luhan berkedip kedip membuat sepuluh membernya merasa jijik.
"Errr i iya sih susu stroberi lebih enak..."
Ucap Baekhyun ragu. Dan baru saja tangannya hendak meraih susu stroberi itu kesepuluh member sudah berteriak keras.
"ANDWE!"
Tap
Kali ini giliran Kris yang menyenggol Luhan. Membuat Luhan cemberut imut.
"Baby Baekki yang paling Kris sayang, kau pasti bosan minum susu terus iya kan?"
"Eungg sebenarnya gak sih hyung, -eh iya maksudku hyung" Sela Baekhyun cepat saat melihat Kris yang memasang wajah kecewa mendengar jawabannya. Kris tersenyum lagi dan menyodorkan minuman berwarna orange kearahnya.
"Eumhh mendingan Baekki minum jus orange saja ya? Seger loh, apalagi kan Baekkie udah latihan, c apek. Jadi butuh yang seger seger..."
Baekhyun mengangguk imut. "Ah iya, makasih Kris—
"No!"
"Baekhyunnie, nurut kan sama Suho? Jus orange itu asem. Nanti perut Baekhyunnie bisa sakit dan gak bisa latihan lagi. Mendingan Baekhyun minum jus tomat saja ya. Ini juga bikin seger loh..."
Baekhyun garuk garuk kepala bingung. Hadeuhh mau minum aja ribeut amat. Sumpah Baekhyun sudah kehausan level 5!
"Eumhh ya Suho hyung baik—
"Tidak. Tidak. Tidak!"
Lagi lagi tangan Baekhyun meraih udara kosong. Dan itu membuatnya lemas lagi.
"Sayang..."
Lay mengelus rambut Baekhyun. "Kamu pasti udah haus banget kan? Nih, Lay ge sudah membelikanmu jus stroberi. Kamu pasti suka" Lay tersenyum bak malaikat, sampai sampai sayap dibelakang tubuhnya mengembang. –ahh lupakan itu hanya ilustrasi reader-
"Ne, hyung aku memang sangat haus. Goma-
"ANIYO!"
"Baekkie mending minum Cappucinonya Dae-i aja yaaaa"
Jang dae menyodorkan capucinonya, Baekhyun mengangguk pasrah dan hendak meraihnya namun lagi lagi gagal karna sang happy virus sudah menyeret Jong Dae ke pojokan. Dan Baekhyun sudah hampir sekarat karna kehausan.
"Baekhyunn ah, mending Jus Pisang aja ya! Sehat loh, ini bakalan bikin kamu keinget aku terus loh..."
Baekhyun mengangguk dengan mata bling bling emm maksudnya berkaca kaca.
Namun... lagi lagi gagal... Baekhyun meratapi nasibnya.
"Hausssssss"
"Baekkie mending minum ini saja ya. Minuman isotonic biar kamu seger buger lagi" –Kyungsoo
"Jangan Baekki! Mendingan ini aja, ini bikin tenaga kamu Joss!" –Huang zi Tao menyodorkan minuman berwarna kuning mirip extr* Jo**
"Tidak! Baekkie mendingan minum soju aja biar baby mabuk dan kita bisa ehem ehemm lohhh" –Kim Jong In alias Kai dengan wajah mesumnya disertai wink.
"KIM JONG IN! KAU MAU MATI HAH?"
"Maaf hyung..." Kai memohon ampun dihadapan sang tetua Suho!
"Dasar pervert!" Ejek Sehun sadis sambil menendang Kai dari hadapan Baekhyun yang sudah lemassssss.
"Baekkie, anak yang baik kan? Mending minum Bubble Tea aja yaaa..."
Sehun menyodorkan Bubble tea nya kehadapan Baekhyun.
"Ne Sehunnie gom—
"ANDWEEE! Baekki yang ini saja!"
"Tidak punyaku saja!"
"Punyaku!"
"Punyaku!"
"Punya—
"HUWAAAAAAAAAAAA!"
Sringggg
Semuanya terdiam. Rupanya Baekhyun menangis pemirsa.
"KALIANNN KETERLALUAANNN! HUWAAAA AKU HAUSSSS KENAPA KALIAN MALAH BERANTEM SIH HAH? AKU HAUSSSSSSSSSS!" Teriak nya merana.
"Hiks hiks..."
"Ehh kalian sedang apa?"
Semuanya menoleh kearah sumber suara. Ternyata Choi Siwon dan Cho Kyuhyun yang datang.
"Loh kenapa Baekhyun ah?" Tanya Siwon heran.
"Huweeee, Baekhyun haus Siwon hyung tapi mereka malah berantem hiks..." Adunya manja.
"Ya ampun cup cup" Siwon memeluk Baekhyun dan mengecup rambut Baekhyun membuat kesebelas member merana.
"Baekki haus ya?" Baekhyun mengangguk imut "Emmm Kyunnie, kau mau kan memberikan air mineralmu untuk Baekhyun? Kasihan dia kehausan" Tanya Siwon lembut. Kyuhyun mengangguk prihatin.
"Ini, minumlah Baekkie. Sudah jangan menangis lagi ya?" Kyuhyun mengelus kepala Baekhyun.
"Hiks hiks gomawo Kyunnie hyung, Siwonnie hyung."
GLUK
GLUKK
Dan dalam sekejap minuman itu habis tak tersisa. Haus sekali rupanya. Poor Baekhyun.
##
Kim Jong Dae time...
6 Mei. Dan kesebelas member sudah mempersiapkan pesta kecil kecilan untuk kekasih tercinta Byun Baekhyun. Semua tidak ada yang absen memberikan kado pada Baekhyun membuat si empunya senang bukan main.
Padahal ia sudah menerima banyak kado dari penggemarnya hingga memenuhi dorm mereka, karna tercampur juga dengan kado kado milik Tao.
Setelah dirinya dan Tao sedikit melakukan foto bersama dan memberikan pesan untuk para fans nya, kini mereka berkumpul di ruang tengah sambil menikmati kue. Akan tetapi Baekhyun sudah sangat kenyang karna sedari tadi menyantap terus kue kue itu.
"Baekkie kau tidak makan lagi eoh?"
Baekhyun menggeleng menjawab pertanyaan Suho yang masih asik dengan kue kue milik Baekhyun. Dan rasanya Baekhyun sudah mulai mengantuk, matanya sudah hampir tertutup sebelum Kim Jong Dae aliasn Chensing machine itu menarik tangannya menuju kearah pintu dorm.
"Eh, Chennie kita mau kemana?" Tanya nya setengah mengantuk.
"Kesuatu tempat. Jangan mengantuk dulu Baek, ingat ini masih hari kebersamaan kita selama seminggu!" Peringat Chen membuat Baekhyun cemberut.
"Huahh ini konyol Jongdae..."
Keluh Baekhyun lelah dan mendudukkan dirinya di sebuah kursi taman setelah Jong dae berhenti membawanya berjalan. Keduanya kini duduk di tengah tengah taman dekat dorm mereka.
"Konyol apa maksudmu?"
"Tentu saja kencan ini! apa lagi?"
Jong dae memberengut kecewa. "Jadi maksudmu kami semua konyol begitu?"
"Aishh tidak begitu Chen, tapi sampai kapan aku harus berbagi waktu kencan begini eoh?"
"Itu salahmu kenapa memacari kami semua. Sekarang lihat kan kau sendiri sudah lelah..."
"Itukan karna kalian memintaku menjadi pacar kalian. Aku mana tega menolak..." Sedih Baekhyun membuat Chen terkikik.
"Sudah jangan memikirkan yang lain, ingat kita sedang berkencan sekarang!"
"Ya, ya, ya, Tuan Jong Dae, aku milikmu sekarang..." Ujarnya malas, Chen hanya tertawa senang.
"Ngomong ngomong untuk apa kita disini sih Chen? Disini banyak nyamuk tahu!"
"Tentu saja kencan Baekkie, eummm..."
Sratt
"Eh?"
"Saengil chukae hamnida, saengil chuka hamnida, saengil uri Baekhyunnie..."
Baekhyun merona. Mulutnya ia tutup dengan kedua tangannya karna terkejut. Kim Jong Dae, kekasihnya memberikan setangkai bunga lily dan sebuah boneka stroberi.
"Chen ah..."
"Kau suka?" Jongdae tersenyum, dan itu sangat tampan sekali di mata Baekhyun. Yah, Jongdae nya memang tampan.
"Sangat suka. Tapi kenapa lily? Kenapa tidak mawar merah?"
"Ahh itu sudah biasa puppy. Kalau lily kan tidak. Lagipula, lily itu kamu Baekki" Jelas Jongdae sambil menatap lembut kearah Baekhyun.
"Eh aku?" Baekhyun tersipu. Jong dae mengangguk dan mengelus pipi putih Baekhyun.
"Lily itu melambangkan kesederhanaan, dan itu kamu. Byun Baekhyun adalah seseorang yang sederhana, akan tetapi bisa begitu mewah bagi ku dan juga orang lain. Byun Baekhyun itu sederhana akan tetapi membawa rasa nyaman bila kau di dekatku dan juga yang lain."
Deg
Deg
Sumpah, Baekhyun benar benar merasa orang yang di depannya bukanlah Jong dae melainkan seorang pangeran. Jong dae... ahhh pipi Baekhyun merona semakin hebat.
"Lily itu semangat. Dan Byun Baekhyun adalah seseorang yang mampu membuatku selalu semangat hanya dengan melihat senyum manismu. Senyum kekanakkanmu, dan semua yang kau lakukan membuatku senang." Tatapan teduh Jong dae semakin membuat Baekhyun merinding.
"Cu cukup Chen.. su sudah"
Baekhyun sudah tak tahan dengan kata kata Jong dae dia benar benar tak menyangka Jong dae begitu romantis.
Jong dae lagi lagi tersenyum dan mengecup pipi Baekhyun membuat Baekhyun menahan nafasnya gugup bukan main.
"Lily itu suci... dan Byun Baekhyun adalah suci sesuai dengan namamu bukan? Begitu pula dengan rasa cinta yang kumiliki padamu Baekhyunnie, meskipun aku terkesan main main tapi percayalah, aku benar benar mencintaimu. Baekhyun puppy"
"C Chen.. kau..."
"Saranghae..."
"Nad- eumphhh"
Baekhyun menutup matanya perlahan, menikmati ciuman lembut Jong dae. Baekhyun melingkarkan tangannya dileher Jong dae dan membalas ciumannya semangat. Moment ini sangat langka bagi keduanya. Biasanya mereka hanya akan saling bercanda, tapi kali ini lain, Kim Jong Dae memberikan sesuatu yang berbeda yang membuat Baekhyun tahu jika Jong dae benar benar mencintainya.
Dan tentu saja... ini semakin menyulitkannya.
"Eumhpphhhh"
Baekhyun mendorong dada Jong dae, ciuman itu benar benar membuat Baekhyun kehilang oksigen rupanya. Jong dae melepaskan ciumannya meskipun berat, ia tersenyum geli melihat wajah Baekhyun yang begitu memerah. Dan itu membuatnya benar benar gemas.
Dan jong dae belum puas sebelum...
"Eunghh C Chennnn sshhh"
-menandai Baekhyun di lehernya-
"Eunghhh..."
-dan itu tak cukup satu tanda bagi Chen-
"Uuhhhhh C Chennn"
-dann mungkin 3 tanda sudah cukup untuknya-
"Aku suka desahanmu puppy... seksi hehehe"
PLETAK
"Auww kenapa menjitaku eoh?" Jong dae merengut mengelus kepalanya yang barusan di jitak Baekhyun.
"Kenapa kau meninggalkan tanda Chen unta! Kau tidak takut pada Suho ahjussi apa eoh?"
Jong dae tertawa horor. Oke, mungkin kali ini ia tak akan selamat di tangan Suho ahjussi itu karna berani beraninya meninggalkan kissmark di leher Baekhyun. Tapi sebelum nyawanya melayang nanti, rasanya menggoda Baekhyun akan sangat menyenangkan.
"Baekki,"
"Hemm?"
"Apa persamaan seorang Byun Baekhyun dengan seekor bebek?"
Krik
Krik
Empat siku siku bertengger di kening Baekhyun. "Kau menyamakan aku dengan bebek?"
"Jawab saja Baek puppy"
"Mana aku tahu!" Baekhyun sewot.
"Persamaan bebek dan Baekhyun itu... sama sama kesayanganku"
Baekhyun tersneyum malu.
Cup
Jong dae mengecup bibir Baekhyun sekilas.
"Dan juga bebek dan Baekhyun itu sama sama cerewet dan berisik hahahaha"
"MWOOOO? KIM JONG DAE MATI KAUUUU!"
"HUWAAA KABOOOOR!"
.
.
.
"Hiks hiksss kalian kejamm huhuhu"
Kesepuluh member menatap bengis kearah seseorang yang tengah menangis pilu.
"Lihat wajahku sudah tak tampan lagi kan huhuhu"
"Kau pikir kami peduli eoh? Siapa suruh kau meninggalkan kissmark dileher Baekhyun!"
"Aku kelepasan tauuu huhuhu"
Kim Jong Dae meratapi nasibnya yang pilu. Wajah penuh coretan spidol dan tak lupa memar di dahinya bekas lemparan sepatu bau milik Jong In. Eits yang melempar bukan Jong In, tapi tentu saja si DIVA BYUN BAEKHYUN.
"Sudah sudah jangan sok mendramatisir Kim Jong Dae! Untung saja kau tidak ku tenggelamkan di sungai han!" Ucap Suho sebal.
Kim Jong Dae cemberut. "Kalian menyebalkan."
"KAU LEBIH MENYEBALKAN UNTA!"
Teriak kesepuluh member bersamaan membuat si main vocal menutup telinganya.
"Oke, kita mulai saja kocokan berikutnyaaaaa!"
Teriak Xiumin heboh. Dan seketika semuanya hening. Tumben amat sang hyung tertua OOC begitu?
"Xiu hyung kau sehat kan?" Tanya Sehun kurang ajar. Xiumin melotot.
"Hehehe maaf kan Sehunnie Xiumminnie hyung bbuing bbuingg" Sehun beraegyo membuat semuanya ingin muntah.
"Aihhh sudah sudah, kajja kita kocokkkk!"
Kris merebut kocokan di tangan Xiumin dan mulai mengocok membuat semua nya tegang. Sementara Baekhyun? Ohhh dia tengah menyamankan dirinya di pelukan si rusa cantik, Lu Han sambil mengecup pipi mesra.
PLUKK
Satu gulungan kertas jatuh. Dan mata mereka melebar sempurna. Dan sebelum tangan tangan nista itu menggapai gulungan kertas nya, sang duizzang sudah mengambilnya dan tak sabaran membukanya.
"K Kris hyung siapa?"
Kris menggeram marah dan melotot kearah...
.
.
.
"KIM JUNMYEON!"
"MWOOO?"
"AKU? HAHAHAA BAEKHYUN BABY... YOUR GUARDIAN ANGEL IS COMINGGGG"
.
.
ANYYEONGGG! Ada yang masih inget sama nih FF? Dua bulan yeeee gak ada lanjut lanjut wkwk... sorry guys, Byun lagi mampet ide, lagi sibuk ini itu #sibukepbianpadahalngestalkexo. Ini Byun udah apdet ripiyu yah biar Byun semangat lagi lanjutin nya... yang lagi nungguin LuBaek.. KaiBaek... ChanBaek... tunggu aja yeeee hahaa
TBC
