CHAPTER 3
WARNING: TYPO masih berserakan, AU, gaje, alur ga jelas.
DON'T LIKE DON'T READ!
Cast: Eunji, Suga (para member BTS)
HAPPY READING
.
.
.
apa cinta itu butuh alasan?
.
.
.
"eunji.. mau kah kau jadi kekasihku?"suga, entah sadar atau tidak suga mengatakan kalimat tersebut oleh seseorang yang baru ia kenal selama 2 hari. Bibirnya tersenyum melihat wajah eunji.
"apa kau becanda suga?"tanya wanita itu. Suga hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, wajahnya amat yakin dengan ucapannya tersebut. Mulut eunji kelut tak dapat berkata apapun, ia diam mencerna situasi yang terjadi saat ini.
"kau mabuk ya?"tanyanya kembali.
"aku mabuk karenamu"ucap suga spontan.
"lalu apa alasanmu berkata seperti itu."ucap eunji, hatinya ragu oleh perkataan suga.
"rasa cinta, rasa sayang tidak perlu alasan bukan. Aku mencintaimu eunji, aku menyangimu, aku akan melakukan apapun untukmu"ucap suga, saat ia berkata seperti itu ia teringat wajah wanita yang dulu pernah di cintainya.
Wajah eunji tertunduk, ia memikirkan perkataan suga. Hatinya masih meragu dengan perasaan pria yang di hadapannya itu.
"ia aku mau"ucap eunji pelan, suga hanya menaikan sebelah alisnya memastikan indra pendengrannya.
"maksudmu? Kau menerimaku"ucap suga memastikan kebenaran perkataan eunji. Eunji hanya menganggukan kepalanya, meng-ia-kan pertanyaan suga. Senyum suga kembali mengembang melihat eunji yang masih tertunduk di hadapannya.
'cup' bibir suga mengecup pipi eunji, sang empunya pipi tidak merespon apapun ia masih diam dihadapan suga, hatinya lagi-lagi meragu akan perasaaan suga ia takut di permainkan oleh pria yang telah menjadi kekasihnya tersebut.
Suga akhirnya berdiri di ikuti oleh eunji, mereka hanya saling bertatapan lalu suga beranjak pergi menggandeng tangan eunji mengantarkannya pulang ke rumah wanita itu.
'bip.. bip..bip..bip..' alaram jam kembali berbunyi membangunkan seseorang dari mimpinya, namun orang yang di bangunkannya tersebut tidak kunjung bangun. Hingga beberapa menit alaram berbunyi, orang itu tak kunjung bangun.
"hm... kepalaku"ucap suga yang tengah terduduk di pinggir tempat tidurnya, tangannya memijit-mijit pelipisnya. Matanya membiasakan diri dengan cahaya matahari yang sudah menerpa kamarnya itu.
"kemarin apa yang ku lakukan"ucap suga yang terus menijit pelipisnya, matanya mencari-cari handphone yang terselip di antara bantal.
"eunji"ia melihat beberapa pesan dari eunji, otaknya mengingat-ingat kejadiaan kemarin. Ia membuka pesan yang pertama ia lihat.
.
.
To : suga
'pagi suga... kau sudah bangun belum?
Hari ini kau sekolah bukan?
Cepat bangun ku tunggu di sekolah ya'
From : eunji
.
.
Mata suga membuka sempurnya, membaca kembali pesan yang barusan ia buka mengingat-ingat kembali kejadian yang menimpahnya semalam.
"hah... kenapa mulutku berkata seperti itu kepadanya"ucap suga mengetuk-ngetuk dahinya, matanya lalu melihat jam di layar handphonenya. "aku telat lagi"sambungnya lalu ia berlari ke arah kamar mandi.
"ini sudah 2 kali kau telat dan 1 hari kau tidak masuk tanpa keterangan."ucap Mis. Hwang sang guru BP di sekolahnya itu. "kau itu murid pertukaran pelajar, ku lihat prestasimu bagus di Jepang. Tapi kenapa absensimu kotor seperti ini?"sambungnya. suga hanya diam menerima semua celotehan wanita itu, sampai beberapan menit ia didalam ruang itu, mis. Hwang pun menyuruhnya kembali kekelas.
Sebelum ia sampai di kelas, suga melihat eunji sedang membawa beberapa buku. Wajahnya terlihat kesulitan dengan buku-buku yang di bawakannya, suga pun berlari mendekatinya. Mengambil beberapa buku dan membantu membawakannya.
"suga..."ucap eunji.
"mau dibawa kemana buku-buku ini"ucap suga langkahnya ia sejajarkan dengan eunji.
"perpustakaan"ucapnya singkat.
Sesampainya mereka di perpustakaan segeralah mereka menaruh buku-buku ketempatnya. Suga dan eunji melepaskan rasa lelah mereka di salah satu bangku perpustakaan itu. Meraka hanya dia tanpa ada satupun yang berbicara.
"suga..."ucap eunji dengan nada yang berbeda. Suga yang di panggil namanya itu hanya melihatnya tanpa menyahuti panggilan eunji.
"aku bosan... aku bosan"ucap eunji berkali-kali mengucapkan kalimat itu.
"kenapa kau tidak ke kelas saja"saran suga.
"jam kosong, mr. Cho tidak masuk hari ini di kelas berisik jadi aku berinisiatif membawa buku-buku itu ke sini"ucap eunji. "kau sendiri dari mana saja, kenapa tidak masuk jam pertama.. jangan-jangan kau-"sambung eunji.
"telat... ya aku telat lagi dan aku tadi ke ruang BP"ucap suga dengan wajah datarnya.
"APA kau telat lagi?"teriak eunji.
"sudah tak usah berteriak, tau tidak ingat ini dimana?"ucap suga sambil melihat keadaan sekelilingnya. Eunji hanya menganggukan kepalanya.
"hei suga... apa kau benar-benar mencintaiku"tanya eunji. Suga diam sejenak mencari kata-kata yang pas untuk eunji.
"tentu saja eunji, aku mencintaimu"dusta suga.
"kalau begitu, buatkan aku kata-kata yang romantis. Berikan aku sesuatu yang menyatakan kau benar-benar mencintaiku. Jujur saja aku ragu dengan perkataanmu yang semalam"pinta eunji.
"hah.. kata-kata semacam puisi"ucap suga.
"ia.."ucap eunji riang.
"tapi aku tidak bisa membuatnya, aku bukan orang yang romantis"tolak suga.
"aku ingin puisi yang romantis, pokoknya malam ini harus ada. Kalo tidak aku bad mood dengan mu"ancam eunji, lalu tanpa permisi meninggalkan suga yang masih diam di tempatnya.
'sepertinya ini salah, semalam aku benar-benar mabuk' banti suga berkata.
Jam istirahat pertama tiba para siswa siswi berhamburan keluar kelas, namun kebanyakan para murid berjalan kearah kantin mengisi kekosongan perutnya dan mendingin otak mereka. Suga pun keluar perpustakaan ia menyadari dirinya hanya dapat mengikuti dua jam terakhir, kakinya lemas dan otaknya terkuras memikirkan kata-kata yang akan di berikan untuk eunji.
Matanya menangkap dua sosok yang dikenalnya, kakinya yang kecil berlari kearah dua sosok itu.
"j-hope"panggil suga yang diiringin tengokan j-hope dan V.
"apa yang terjadi semalam, kenapa aku pulang sendiri hopie?"tanya suga tanpa berbasa-basi. J-hope dan V hanya saling melempar tatapan bertanya-tanya kenapa dengan satu makhluk di hadapannya ini.
"semalam itu kau pulang duluan, kau menolak untuk bermain dengan kakak-kakak cantik"ucap j-hope
"kakak cantik? Kakak siapa hope?"tanya V yang menatap j-hope penasaran.
"sudahlah bukan urusanmu"jawab j-hope. "kau pulang dengan keadaan setengah mabuk, kau ada masalah. Semalam kau minum seperti orang gila"sahut j-hope kepada suga.
'apa benar seperti itu, lalu kenapa aku meminta eunji menjadi kekasihku' bantin suga bertanya.
"ah... sudahlah"ucap suga.
"kalian membicarakan apa si?"tanya V.
"bukan urusanmu"sahut j-hope dan suga.
Duduklah mereka bertiga di bangku kantin, suga tanpak melihat eunji berbincang-bincang dangan teman-temannya sugapun melihat jungkook diantara mereka. 'sepertinya mereka sangat akrab' batinya berkata kembali.
Lalu ia alihkan pandangannya kepada dua orang dihadapannya. Ide gila muncul di kepala suga, senyum manispun ia perlihatkan kepada dua orang itu.
"kenapa denganmu hyung"tanya V
"aku ada ide.. sudah dulu ya"ucap suga meninggalkan dua orang itu yang saling bertatapan dengan otak penuh tanya.
Suga berjalan kedapan kantin, mencari-cari sesuatu untuk di belinya. Mata yang sipit menggeledah apa saja yang tersedia di sana. Di belinya beberapa benda, setelah itu ia kembali berjalan kearah dua temennya itu dan menarik mereka kesuatu tempat.
"bantu aku ya..."ucap suga
"bantu apa hyung?"tanya v dan j-hope bersamaan
"berikan ini kepada wanita itu"jawab suga, sambil menunjuk eunji yang masih asik bersenda gurau dangan jungkook.
"eunji... apa eunji..."ucap V menyipitkan matanya untuk memastikan.
"kau tau dari mana V, kalo dia eunji?"tanya suga.
"aku ini kakaknya eunji?"jawab V, suga memperlihatkan wajah terkejutnya ia kaget amat kaget. "lalu untuk apa balon-balon ini, apa kau akan menyatakan cinta kepada eunji?"sambung V
"eunji sudah menjadi pacarku. Aku hanya ingin memberikan ini padanya"ucap suga, dan sekarang V yang memperlihatkan wajah terkejutnya.
"kapan? Sudah berapa lama? Bagaimana ceritanya?"tanya V bertubi-tubi, suga hanya memperlihatkan barisan gigi depannya tanpa menjawab semua pertanya v.
'teng tong..teng tong..' suara bel sekolah pun berbunyi, bel yang menandakan berakhirnya kegiatan belajar mengajar di sekolah itu.
Terlihat siswa siswi yang bergegas keluar dari sekolahnya, namun kali ini berbeda terdapat beberapa murid yang memegang sebuah balon yang telah di tuliskan sesuatu.
Eunji yang sudah keluar kelasnya menampilkan wajah lesu, ia tidak mendapatkan apa yang diingankannya. Wajahnya tertunduk seperti malas sekali ia untuk pulang 'hah... suga, apa benar anak itu sungguh-sungguh' tanya batinnya.
"eunji ini untukmu, dari seseorang "ucap salah seorang murid yang memberikan balon bertuliskan I Love You, eunji hanya diam dan menerima balon itu mukanya bertanya-tanya dari siapa balon ini. Dan beberapa murid lain pun memberikan balon serupa dan berkata hal yang sama.
"eunji ini balon buatmu, ciehh... adikku sudah besar sekarang"ucap V yang kemudian memberikan balon bertuliskan Saranghae eunji. Eunji masih tanpak bingung dengan situasi ini.
"V hyung semua ini dari siapa?"tanya eunji. V hanya menunjukan seseorang di ujung gerbang sekolah, ia hanya berdiri dan melambai-lambaikan tangannya ke arah eunji dan V. Senyum eunji mengembang melihat seorang yang ia cukup kenal, hatinya bahagia dapat di berikan kejutan seperti ini.
"suga..."ucapnya lalu berlari ke arah suga. "jadi kau yang melakukan semua ini?"ucap eunji senang. Suga hanya menggangguk dan ia pun tersenyum kembali mengelus-elus pipi eunji, tangannya merahi tangan eunji.
"ikut aku."ajak suga. Tanpa persetujuan eunji, suga menarik tangannya dan membawa eunji ke suatu tempat.
Tempat itu tidak terlalu ramai, mungkin tempat itu cocok untuk sepasang kekasih yang sedang memadu kasih. Di sana terlihat danau kecil yang ditempati beberapa angsa-angsa.
"apa kau tidak ingin melepas balon-balon itu?"tanya suga. Eunji hanya menggeleng dia tidak ingin melepas balon dari orang yang menyanginya.
"yah... kau begitu aku tidak bisa memberitahumu kejutan yang lain"goda suga. Kembali eunji menunjukan wajah senangnya, ia pun lalu melepas balon-balon itu. Sebelum semua balon dihempaskan oleh eunji, suga mengambil satu balon untuk di pecahkannya.
'duar...' balonpun pecah. Suara ledakan itu mengagetkan angsa-angsa yang berenang disana, hingga para angsa tersebut bertebangan dari tempat itu. Suga pun mengajak eunji untuk melihat dasar danau.
"suga itu nama kita?"tanya eunji. Ia melihat bebatuan di dasar sungai yang membentuk nama SugaEunji , entah apa yang di lakukan suga seharian ini dan entah bagaimana bebatuan itu di bentuk. Tapi eunji bahagia ia seperti wanita yang beruntung memiliki kekasih seperti suga.
"saranghae eunji."ucap suga lalu mengecup kening eunji.
TBC
di sini V menjadi kakak eunji, walau eunji lebih tua dari V
tapi ya gitu lah..
di chapter selanjutnya mungkin hito kasih komflik agak sulit.
trima kasih udah setia membaca fanfict hito ini,
mohon review nya ya reader
