SesudahPerang

Author: Minyak Tanah

Genre : ?

Pairing : Narushion Naruhina

Peringatan: gaje, kubangan typo, amburadul panggil ambulans

Ok

Naruto sudah sampai di gerbang pintu masuk konoha dan menangis haru

"Kampung halaman gerbangnya masih tetap sama suasananya masih tetap sama kotetsu dan izumo juga masih tetap sama...Konoha AKU KEMBALLLLIIII SAMBUT AKUUU sang PAHLAWAN KEMBALI PULANG MEMBAWA ANAK- ANAK IMUT MENGGEMPARKAN KONOHA HYAATTT"

Naruto berlari lari mengejar pintu gerbang dan "happphapppphap" telah sampailah Naruto di depan pos jaga tempat tongkrongan Kotetsu dan Izumo yang sekarang duo chuunin itu malas- malasan di meja imigrasi masuk desa Konoha.

"Izumo -san kotetsu- san aku pulang"

Izumo dan kotetsu menoleh asal suara itu

"Naruto kau Naruto kan Narutoooooo"ujar Izumo dan kotetsu sambil berlari ingin memeluk sang pahlawan dunia ninja yang fifty fifty itu

"DUO MAHHOOOOOOOOOOOOOOO JANGGAN PELUK AKU MASIH NORMAL DETEBAYYO AKHHH LARI" naruto berlari kencang menjauh dari pintu gerbang menuju keramaian desa yang disesaki orang-orang desa membeli barang di beberapa toko yang berjaja di pinggir jalan.

"Anak- anak lihatlah ini konoha kampung Halaman Tou-san indah bukan" ujar naruto pada keempat batitanya yang masih belum bisa bicara dan sekarang ini keempatnya Naruto tempatkan dijubahnya yang telah di modifikasi sehingga mempunyai kantong didalamnya yang dilapisi bulu biri- biri yang empuk sehingga nyaman untuk ditempati keempat anaknya.

"Kyagh kyyaa ccaaca" coletahan keempat anaknya yang tentunya sedikit dimengerti oleh naruto yang terkenal akan ke dobe annya itu.

Naruto yang sedang asik- asiknya berjalan mengelilingi kompleks pertokoan itu tiba- tiba seseorang perempuan menabraknya dari belakang" brakk" "aw maaf- maaf , aku tak sengaja aku.."perkataan perempuan itu terpotong karena orang yang ditabraknya menoleh kepadanya dan mengucapkan" Sakura-chan"

"Naruto"

""Grepp" perempuan itu memeluk Naruto kencang seakan takut kehilangan sahabat terbaiknya itu.

" kau narutokan aku sangat rindu padamu dari mana saja kau menghilang, semua orang mencarimu tahu"ujar sakura terharu

"Iyaa-aa ii-ni aa- ku sakura-chan ugh sesak" jawab Naruto berusaha melepaskan pelukan kuat Sakura.

"Hueekk,,,huueekk hikssss huueek"

Karna pelukan sakura yang erat itu membuat keempat anaknya menangis dengan kencang.

Naruto yang mendengar anak- anaknya menangis cepat- cepat menghempaskan tubuh sakura yang masih erat memeluknya.

Naruto lalu membuka jubahnya dan membuat 2 bushin untuk menenangkan anak- anaknya yang sedang menangis.

"Ceeppp,,,ceppp jangan menangis" Naruto penuh sayang menimang - nimang satu persatu anaknya hingga keempat anaknya itu berhenti menangis.

"Apa-apaan kau mendo..." perkataan sakura terpotong karena melihat Naruto dan 2 bushinnya sedang menimang-nimang 4 bayi perempuan yang sedang menangis

"Naruto bayi- bayi siapa itu yang kau timang- timang itu" tanya sakura shok

"Tentu saja bayi-bayiku sakura-chan memangnya kenapa?"

"Apa jadi semua bayi itu anakmu Naruto dengan siapa kau menikah hah" tanya sakura heboh

"Hehe tenang-tenang sakura- chan nanti aku jelaskan tapi sebelum itu kita cari tempat yang nyaman untuk mengobrol dan anak-anakku "

"Baiklah bagaimana kalau ke taman sepertinya tempatnya tak terlalu ramai dan teduh" jawab sakura menyarankan.

"Begitulah Sakura- chan bagaimana aku menikah dengan shion dan memiliki anak darinya" ujar Naruto menjelaskan setélah mereka sampai ditaman dan duduk disebuah bangku taman yang rindang karena disampingnya tumbuh sebuah pohon yang besar.

"Kyaaaa kakaa" kikikan anak-anak naruto yang sedang digendong oleh sakura dan Naruto.

"Ah anak-anakmu sangat lucu Naruto tapi sayang semuanya mirip shion cuma rambut saja yang mirip..hm Naruto anakmu perempuan semua?"

" iya sakura- chan menurut shion anak yang lahir dari seorang miko pasti kelahiran anak pertama pasti perempuan"

"Oh iya Naruto bolehkah aku tahu semua nama anakmu dari tadi kau tak memperkenalkan mereka satu persatu"

"hehe oh ya sampai lupa nah yang digendonganmu itu Shina dan Shera lalu yang digendonganku adalah Saara dan Shion " ujar naruto memperkenalkan nama satu persatu anaknya.

"Eeh kok bayimu yang berbaju hitam kok sama dengan nama ibunya" sakura bingung

"Itu karena shion-chan adalah penerus miko selanjutnya jadi kuberi nama shion hheee"

Obrolan pun terjadi diantara mereka berdua dan sekali-kali menggoda keempat bayi yang ada di gendongan mereka berdua.

"Oh iya Sakura-chan bagaimana kabar sasuke apakah ia sudah kembali ke desa" tanya Naruto "iya sasuke-kun sudah kembali ke desa ,Naruto" jawab sakura tanpa sedikit pun menengok pada naruto dan malah asyik bermain dengan Shina dan Shera.

"Oh iya Naruto setahun kau menghilang ada beberapa kejadian yang sepertinya kau harus tau"

"Kejadian apa Sakura-chan"

"Kau tahu Naruto kalau ninja seangkatan kita semua sudah menjadi jonin dan Ini masalah Hinata"

"Naani jadi kalian semua sudah menjadi jounin aku lagi-lagi tertinggal dari kalian semua haah eh tadi kau bilang hinata kenapa dengannya?"

"Hah Hinata menjadi pemurung dan penyediri setelah kau menghilang Naruto dan juga dia jadi agak sensitif mengenaimu "

"Kenapa bisa begitu Sakura-chan"

"Kau baka Naruto, masa kau tak menyadarinya dari dulu Naruto , hinata itu memcintaimu tahu dan ku kira ia akan semakin sedih setelah dia mengetahui statusmu saat ini, kumohon sembunyikan statusmu saat ini dari hinata Naruto, aku tak ingin hinata semakin sedih" mohon sakura kepada Naruto yang sedari tadi fokus mendengarkan perkataan sakura dari awal sampai akhir.

"Apakah harus Sakura- chan, kurasa tak seseorang apalagi teman kita sendiri lagipula bagaimana dengan anak- anakku kurasa itu mustahil untuk disembunyikan"

"Haaah ya aku itu salah tapi ini untuk kebaikan hinata dan kau Naruto, ketahuilah Naruto Hinata itu sangat mencintaimu tolonglah sekali ini saja kau berbohong aku yang akan bertanggung jawab seandainya ini terbongkar" ujar sakura sungguh sunguh "atas permohonannya kepada Naruto untuk kebaikan dibalik itu sakura punya alasaan lain mengenai itu

Alasan lain Sakura adalah membuat Hinata berpaling kepada sasuke orang yang di cintainya . Itu di karenakan pengakuan sasuke pada dirinya bahwa sasuke menyukai Hinata temannya sendiri. Menurut Sasuke, hinata itu cantik, baik hati mirip seperti ibunya juga Hinata berasal dari klam Bangsawan Hyuuga jadi tak ada alasan bagi sasuke untuk menolak pesona Hinata.

Saat itu sakit hati mendengar pengakuan sasuke tersebut. Ia kira menjadi dekat dengannya sudah cukup untuk membuka hati sasuke untuknya yang dipenuhi benci dan dendam pada kakaknya tapi ternyata tidak sasuke Menyukai Hinata gadis pendiam dan pemalu yang sama sekali tak tertarik pada sasuke dekatpun tidak. Hinata selalu kekeuh atas cintanys pada Naruto yang sudah bersemai sejak Hinata kecil sampai sekarang walaupun Naruto menghilang dan tak tau statusnya apakah sudah mati atau masih hidup bahkan ia rela demi pemuda kuning itu.

Sakura sebebarnya sudah lega akan kehadiran Naruto akan tetapi Ia sekarang ketakutan Hinata akan benar-benar berpaling kepada sasuke karna kini Naruto sudah menikah dan memiliki anak.

Sakura pun tak punys cara lain selain melakukan cara kotor ini juga demi kebahagian Hinata bukan. Ia pun bingung kenapa Narutp selalu di cintai oleh gadis-gadis bangsawan yang memiliki derajat tinggi dan adat sopan santun yang sangat tinggi padahal naruto itu orang yang tak punya malu apalagi sopan santun tapi aneh nya selalu gadis terhormat dan terpandang yang menyukai Naruto. Sakura iri pada Naruto karena hal itu seperti sekarang saja Naruto di cintai oleh dua perempuan ningrat dari kelas atas seperti Hinata dan Shion.

Sakura pun berandai- andai seperti Naruto mungkin saja sasuke menyukainya gadis dari kalangan biasa- biasa saja tapi kenyataan berbeda dari yang diharapkan ia bukan Naruto yang dicintai gadis dari kalangan bangsawan ia hanya sakura yanh sakit hatinya mengetahui orang yang dicintainya menyukai gadis yang sederajat dengannya bukan dengan sakura melainkan Hinata seorang gadis ningrat dari klan Hyuuga yang legendaris.

"Baiklah sakura- chan tapi aku tsk berjanji kalau aku bisa" ujar naruto yang membuyarkan pikiran sakura yang melayang jauh.

"Baiklah Naruto sebaiknya kau ke kantor Hokage dulu untuk memberitahukan Tsunade- hime atas kepulangamu dan kurasa ia akan senang melihat anak- anakmu Naruto"

"Baiklah Sakura - chan kita menemui nenek tsunade aku rindu padanya, ayo sakura- chan bantu aku menggendong anak- anakku"

" baiklah Naruto sini kubantu"

Setelah percakapan itu mereks pergi ke gedung Hokage untuk menemui hokage saat ini a.k.a Tsunade

Hm mau tahu bagaimana reaksi Hinata atau berhasilkah rencana sakura maka tunggulah chap berikutnya

Sampai jumpa

R. E. V. I. E. W