Ketemu lagi sama saia!! Nah, kali ini langsung ke disclaimer aja, biar nggak lupa!!
Disclaimer: pokemon ntu bukan punya saia kok... tapi!! Yugi-oh ntu punya saia lhoo!! Beneren!!!
Dan datanglah Yami bawa pisau roti.
Dika: !!!!! i, iya iya!! Yugi-oh ntu bukan punya saia kok!! Yugi-oh ntu punya om kazuki takahashi!! Tolong jangan bantai saiaa!!!
Yami: oh iya, kali ini ada warning!! Karena ada beberapa kata-kata kasar dan bahasa tidak baik yang diucapkan Honda...
Yugi: nah, waktunya balas repiew!! ^^
Sora tsubameki:
Wah wah, saia kasihan sama pikachu-nya... -_-
Uoho!! Setuju saia dengan usul anda!! *terpikirlah satu ide gila lagi di otak sang author*
Yami: wah, kita akan dihadapkan dengan para chara deathnote ya nantinya...?
Yugi: yup! Sepertinya begitu!! Sekarang sedang diproses sang author, jadi tunggu saja kemunculan fic nya! ^^
Messiah Hikari:
Yeah!! Yami saya bikin gitu karena saia dendam kesumat sama dia!!! XD saia tunggu lanjutan fic-nya, Messiah-san! ^^
Yugi: btw, sebenarnya nama indonesia Satoshi ntu beneran ali lho!! Waktu jamannya si author masih kelas 1 SD, kan sudah ada anime Pokemon, nah di versi yang dulu, nama Satoshi adalah Ali...
Yami: sapa sih yang kasih nama gitu? Pasti bagian editornya deh yang kasih nama itu!!
Shigeru-chan:
Uahahahaha!! Ini semua karena dendam saia pada Yami!!! XD
Yugi: yami, minta maaf sana... -_-
Yami: kagak!!!
Dika: huh!! Yang menang siapa yaa? Siapapun yang menang nantinya, saia lebih setuju pada pendapat Takeshi di chapter ini... jadi, lihat saja chapter yang satu ini!!
Yugi: author, Shigeru-san minta Vs beybkade/tamiya/crush gear nih... pilih yang mana?
Dika: wah... semua anime ini pernah saia tonton... tapi agak lupa dengan ceritanya dan(parahnya) juga dengan charanya... mungkin saia akan ambil Beyblade, karena masih agak nyantol ama ceritanya dan waktu itu saia sukaaa sekali sama anime beyblade!!!
Yami: tapi, mungkin butuh waktu agak lama karena si author butuh referensi, jadi harap ditunggu dengan sabar yaaa, Shigeru-san...? ^^
Vi ChaN91312:
thank you!!!
Dika: semua request akan saia terima dan akan saia usahakan utk dibuat!! Jadi, yg mau request silakan di request!! ^^
Yugi: silakan dibaca, chapter 3
Chapter 3, a pathetic battle
Semua masih dalam keadaan tegang. Osiris, sang dewa telah mengaum dihadapan Satoshi dan Pikachu. Sebenarnya, Satoshi gemetaran. Tapi dia menguatkan diri dan segera memberi perintah pada pikachu...
"pi, pikachu! Listrik 100.000 volt!!", suara satoshi agak bergetar.
"pikapi!!", Pikachu merespon majikannya itu.
Dikeluarkannya listrik dengan tegangan seperti yang diperintahkan Satoshi. Tapi listrik tersebut sama sekali tak mempan pada osiris. Osiris kemudian membuka mulutntya dan menembakkan seberkas bola cahaya (yang entah apa nama jurusnya) kepada Pikachu. Pikachu berhasil menghindar, tapi lantai pertarungan menjadi berlubang dan rusak berat. Melihat hal itu, Pikachu gemetar dan sangat ketakutan...
"pika... pii!!"
Pikachu kabur ke arah hutan sambil menangis. Menyesal karena tak mampu mengalahkan Osiris dan tak mampu mengemban kepercayaan majikannya.
"pikachuuu....!!! lihat!! Ini semua gara-gara kau dan monster jelekmu itu!!!", Satoshi menyalahkan Yami.
"huh!! Bukankah kau sendiri yang memaksanya bertarung!? Seharusnya kau cukup menyerah dan menerima ganjaranmu kan, pencuri?!!", Yami balas menyalahkan Yami.
"appaa?! Kau menyalahkanku karena kesalahanmu??!", Satoshi naik darah.
"kalau iya kenapa, hah??!", Yami juga mulai emosi.
Lalu Kaiba menengahi perselisihan antara Yami dan Satoshi.
"sudahlah, Yami!! Kau sudah menang. Tak perlu terbawa emosi dan merusak kemenanganmu yang sudah sempurna ini!!!", ucap kaiba.
"tidak, tidak. Menurut pasal XX pada buku perundang-undangan pertarungan Pokemon, pertandingan tadi tidak sah, jadi tak ada pemenang dalam pertandingan tadi...!", Takeshi menginterupsi ucapan Kaiba.
Hal itu membuat Kaiba yang merasa dirinya-lah yang benar menjadi naik darah juga.
"apa katamu!? Apa kau tak lihat kalau tadi jelas-jelas Yami yang menang!!?", Kaiba men-death glare Takeshi.
"tidak!! Yang tadi itu tidak fair tahu!!", Takeshi tak menyetujui argumentasi Kaiba.
"APA?! Kau selalu mengganggu tahu!!", Kaiba mulai marah.
"kaulah yang menganggu!!" Takeshi membalas.
"huh! Kau menantangku ya?!", tak disangka-sangka, Kaiba mengarahkan jari tengahnya ke Takeshi.
"astaghfirullah!!! Apa yang dilakukan Kaiba??!", Serenity kembali memanjatkan istighfar dan kemudian mulai baca ayat kursi agar Kaiba tidak terpengaruh setan.
"wong koyo' ngono iku pantese dipisui jan*** ae!!! He, Kaiba!!! Gasaken wong iku!!!", ucap Honda penuh semangat diiringi kata-kata yang tidak baik.
Akhirnya jadilah si Kaiba dan Takeshi yang mulai bertengkar dan saling tinju-meninju duluan. Diikuti oleh Yami dan Satoshi. Yang lain hanya bisa sweatdrop melihat tingkah para temannya itu, sementara si Serenity masih sibuk mambaca ayat kursi dan si Honda malah menyemangati Kaiba dan Yami, dan diikuti beberapa kata-kata kotor lainnya....
"nah, sekarang apa yang harus kita lakukan?", tanya Ryou yang masih dalam keadaan sweatdrop.
"tahu nih! Para cowok ini memang sukanya pada ribut!", celoteh Anzu.
"iya tuh! Dasar para cowok payah!", May ikutan nimbrung.
"eh... bukannya kita harus menghentikan mereka?", interupsi Yugi.
"ah! Anak cowok mah susah klu diminta berhenti!!!", Anzu sewit berat.
"iya tuh!! Terutama anak yang rambutnya warna hitam-pirang-merah-ungu nggak jelas itu dan orang yang kepalanya kayak jamur itu!!!", ucap May.
"hah!? Enak saja!! Lihat tuh!! Yang lebih parah itu Satoshi sama orang yang nggak ada matanya itu tahu!!", Duke menyangkal argumentasi May.
"huh... lebih urakan juga kalian. Kami ini kan anak baik-baik, nggak kayak kalian!", Max menghina para YGO group.
"apa!!?? Lebih parah kalian tahu! Jelas-jelas pencuri, tapi ngaku anak baik-baik!!", ucap Amzu penuh emosi.
"ikh!! Kita kan laper!! Sapa juga yang suruh naruh ikan bakar sembarangan!! Itu namanya teledor tahu!!!", May juga naik darah.
"apaa!!?? Iiikh!!! Dasar anak menyabalkaaan!!!", Anzu menarik rambut May.
May menendang wajah Anzu, Duke yang mulai emosi mecubit pipi May. Max mencoba menghentikan Duke dengan menggigit tangan Duke. Duke yang tangannya tergigit menarik tangannya, dan malah mengenai wajah Anzu lagi. Anzu yang marah menyerang mereka semua dan begitulah.... -_-
Suasana dalam keadaan kacau. Sementara Yami dan Satoshi bertengkar, Kaiba dan Takeshi juga saling tinju. Begitu pula dengan Anzu, Duke, May, dan Max. Sedangkan Honda sibuk memberi dukungan dan Serenity memanjatkan doa, Ryou dan Yugi hanya bisa diam melihat mereka semua. Beda dengan Ryou yang kelihatannya menikmati pertarungan ini, Yugi terlihat sedikit gelisah. Dia kepikiran akan sesuatu...
"syut... gubrak!!!"
"eh? Apa tadi?? Itu", tanya Yugi yang kaget karena barusan ada sesuatu yang melesat disampingnya.
Ryou dan Yugi menolehkan mereka ke arah jatuhnya benda tadi. Dan ternyata benda yang jatuh itu adalah duel disk... duel disk Yami, tepatnya.
"duel disk Yami nih?", tanya Ryou.
"iya.", ucap Yugi setelah memastikannya.
"sepertinya dia sendiri yang melemparkannya... -___-, ", tambah Yugi.
Lalu, terbesitlah sebuah ide di kepala Yugi. Ide untuk menyelesaikan masalah yang menjadi pikirannya tadi. Diambilnya duel disk Yami dan dipakainya. Lalu ia bergegas menuju hutan...
"mau kemana, Yugi?", tanya Ryou santai.
"aku ke hutan, mencari Pikachu... oh iya! Ryou, kau jangan bilang-bilang ke Yami ya klu aku pergi. Nanti dia khawatir. Dia memang over protective...", ucap Yugi.
Ryou hanya mengangguk, membiarkan Yugi menerobos hutan. Dilihatnya kawannya itu dan berkatalah dia...
"ya iyalah dia khawatir, lha hutannya lho katanya berbahaya... katanya kan banyak yang mati disana... -__-", Ryou bergumam. Dilanjutkannya acara menonton perkelahian teman-temannya itu...
To be continued...
Bagaimana dengan Yugi? Apakah dia dapat menemukan Pikachu dengan selamat?
Apakah pertengkaran chara YGO dan Pokemon ini akan terus berlanjut? Saksikan chapter selanjutnya!! XD
