Try to love me

By : OnixLeverder4fever

Disclaimer : Masashi Kishimoto

Pairing : SasuHina

Genre : Romance

Rated : T

Warning : Sangat membosankan, dan jelek.

A/N : Hai,, I'll be back. Maaf saya mengganti pendidikan dlm fic ini jd High school terima kasih buat yg uda nyaranin memang lebih cocok klu di bikin masih SMA. tapi nnti mreka kuliah kok (bocoran).

(Don't like ? Don't read)

Happy reading ... :)

Suasana bandara Konoha saat ini sangat ramai, 2 orang pelajar yang masih memakai seragam sekolah High school sedang duduk di salah satu kursi, tampaknya mereka menunggu seseorang. Pelajar yang berambut kuning cerah tak berhenti berbicara pada temannya, sedangkan orang yang diajak bicara tak menghiraukan temannya yang cerewet itu, matanya dari tadi selalu melihat kesegala arah tampaknya sedang mencari seseorang.

"Sakura-chan," Ucap Naruto dan melihat pada seorang perempuan cantik yang sedang berdiri meneteng koper besar yang tampak mencari seseorang, gayanya yang sangat menampakkan gaya modern dia seperti model papan atas yang sedang naik daun, rambut merah muda sebahunya sangat menarik perhatian Naruto dan meyakini kalau dialah orang yang Sasuke dan dirinya cari. Sedangkan Sasuke yang mendengar Naruto menyebut nama perempuan yang sedari tadi ia cari, dia langsung menoleh kearah pandang Naruto, Sasuke tampak tersenyum(Sangat tipis) melihat gadisnya, dan langsung menghampiri tempat dimana Sakura berdiri diikuti Naruto.

"Sakura-chaaaaannnn…" Suara Naruto membuat Sakura tersentak dan langsung melayangkan tinjunya di kepala Naruto.

"Baka, kau ribut sekali," Balas Sakura dan langsung memeluk Naruto sahabatnya. "Aku merindukanmu,"

"Aku juga Sakura-chan," Balas Naruto sambil membalas pelukan dari Sakura.

"Ekkmm,, " suara deheman Sasuke sentak membuat Naruto dan Sakura melepaskan pelukan kerinduan antara dua sahabat itu.

"Ah,, maaf Teme aku sangat merindukan sahabatku," Ucap Naruto.

"Sasuke-kun, aku sangat merindukanmu," ucap Sakura memeluk kekasihnya yang sangat ia rindukan. Sasukepun membalas pelukan Sakura dia sangat merindukan gadis ini sangat dan sangat. Sedangkan Naruto yang melihat sepasang kekasih dan juga sahabatnya yang sedang melepas kerinduan hanya tersenyum seakan dia juga merasakan kebahagiaan antara mereka.

SKIP TIME

-Apartement Naruto-

"Sakura-chan kau akan tinggal dimana ?." Tanya Naruto sambil mengambil cemilan dari dapur.

"Otoo-sanku sudah menyiapkan apartement untukku, dan aku juga diizinkan untuk melanjutkan sekolahku disini ," Jawab Sakura

"Benarkah, wah,, kau beruntung teme, aku akan jadi obat nyamuk setiap hari, melelahkan. " Ucap Naruto menggoda Sakura dan Sasuke. Sedangkan Sakura hanya diam dan terlihat rona merh dipipinya, dan Sasuke hanya diam sambil menikmati minumannya, dalam hati Sasuke sangat mengiyakan perkataan Naruto.

-Uchiha Mension-

"Tampaknya kau sangat senang Imooto-chan," Ucap Itachi kakak Sasuke saat melihat wajah Sasuke tampak berbinar tidak seperti biasanya selalu datar.

"Jangan panggil aku dengan sebutan itu Baka-aniki," Balas Sasuke kesal, dan duduk disofa.

"Itu cocok untukmu Baka-Imooto, jadi kenapa kau terlihat sangat senang hari ini ?"

"Bukan urusanmu," Jawab Sasuke singkat dengan tampang cueknya.

"Cih, dasar durhaka. Oh ya, hari ini Sai akan kembali di konoha dia memutuskan melanjutkan sekolahnya disini, dia akan masuk disekolah sama denganmu besok." Ucap Itachi mengabarkan sepupunya akan datang ke Konoha.

"Dia akan tinggal disini ?," Tanya Sasuke.

"Tidak dia akan tinggal di apartement peninggalan Obaa-san dan Oji-san."

"Hn," Ucap Sasuke lalu pergi menuju kekamarnya. 'apa-apaan dia langsung pergi begitu saja, dasar," umpat Itachi pada Sasuke yang berlalu begitu saja.

-Konona High School-

Tampak mobil berwarna biru dan Hitam sedang melaju menuju ketempat parkiran KHS, setelah sampai pemilik mobil tersebut keluar tampak pria berambut kuning cerah keluar dari mobil bewarna hitam dan mobil berwarna biru menampakkan pria yang terlihat sangat keren saat keluar dari mobil, serentak suara-suara berisik terdengar di gedung besar tersebut, tapi itu tak bertahan lama suasana menjadi hening seketika saat pintu penumpang mobil Sasuke terbuka dan menampakkan seorang perempuan cantik, tinggi, tubuh yang professional, wajah diatas rata-rata. Menarik perhatian siswa-siswi disana. Sakurapun menuju kearah Sasuke dan menggandeng tangan Sasuke dan berjalan menuju ruang kepala sekolah.

"Sokolah ini jadi sangat ribut semenjak mereka ada, dan ditambah satu lagi. Hhh,,," Ucap Tenten pada kedua sahabatnya, Matsuri dan Hinata mengangguk setuju.

"Iya, sepertinya perempuan itu kekasih Uchiha Sasuke," sambung Matsuri.

"Hmm,, aku juga berfikiran seperti itu," Ucap Hinata sambil mengangguk.

"Hei,, tahu tidak aku dengar-dengar ada siswa baru lagi loh.. tapi dia pria. Sekolah ini memang sangat terkenal dan yang aku tahu dia pindahan dari Jerman, kalau tidak salah namanya Su-Se-Si-So-Sai ya namanya Uchiha Sai," Jelas Matsuri.

"Uchiha Sai, apa dia mempunyai hubungan dengan Uchiha Sasuke ?." Tanya Hinata bingung.

"Mungkin, marga mereka saja sama. Dan yang aku tau dia sepupu Sasuke seperti kau dan Neji-senpai." Jawab Tenten dan saat menyebut nama Neji pipinya tampak berwarna merah.

"kenapa kau merona saat kau menyebut nama Neji-nii Tenten-chan." Tanya Hinata menggoda Tenten, dia sudah tau kalau Tenten menyukai sepupunya sejak kelas X. Matsuri yang melihat ekspresi Tenten tersenyum dan juga mulai ikut menggoda.

-Class Room-

"Sayang sekali teme Sakura tidak sekelas dengan kita, kau tak seberuntung yang aku kira," Ucap Naruto pada Sasuke. Tanpa disengaja Hinata dan Matsuri yang duduk ditempat Kiba tentu saja dia memaksa Kiba untuk pindah mendengar percakapan kedua pria yang duduk didepannya. 'Jadi namanya Sakura' gumam Hinata dalam hati.

"Diam Dobe," Ucap Sasuke

"Ck, Sai lebih beruntung rupanya. Dia sekelas dengan Sakura, aku tak sempat menyapanya." Ucap Naruto lagi.

"Uzumaki apa yang kau bicarakan ?" Seru Orochimaru yang mendapati Naruto sedang berbicara dan tidak memerhatikannya.

"Tidak ada sensei," Ucap Naruto takut-takut.

"Baiklah anak-anak keluarkan alat tulis kalian dan coba gambar skema di atas dan harus dikumpulkan nanti."

"Baik sensei," Ucap semua siswa. "Aduh teme aku lupa membawa pensil." Ucap Naruto sambil mengacak-ngacak isi tasnya.

"Itu urusanmu Baka,"

"Dasar kau ini bukannya membantuku," Balas Naruto dengan kesal. Terpaksa Naruto berbalik kebelakang untuk meminjam pensil.

"Maaf menganggu nona.. Hyuuga, apa kau masih mempunyai pensil ?" Tanya Naruto pada Hinata dengan melihat papan nama Hinata yang bertuliskan Hyuuga Hinata.

"ah,, ya aku masih punya Uzumaki-san, ini." Jawab Hinata sambil menyerahkan pensilnya pada Naruto.

"Tak usah formal begitu HI-NA-TA, panggil aku Naruto saja. Ucap Naruto dengan mengeja Nama Hinata.

"Baik Naruto-san."

Tett… tett… tet… Bel istirahat berbunyi siswa langsung berhamburan keluar, ada yang langsung kekantin, tinggal dikelas dan ada juga yang keluar saja. Sedangkan Hinata keluar untuk membawa buku-buku pesanan Anko-sensei ke perpustakaan, Setelah sampai di lantai dua Hinata cepat-cepat menuju keperpustakaan tapi tiba-tiba…

Brrukk,,, "Aduh, maaf-maaf saya tidak sengaja," Ucap Hinata sambil menunduk sejenak Hinata merasakan dejavu.

"Tidak, apa-apa sini kubantu," ucap sisiwa yang berkulit pucat itu. Hinata tersentak ini berbeda dengan apa yang dialaminya saat Sasuke yang menabraknya, Sasuke langsung pergi sedangkan pria ini membantunya memungut buku-buku.

"Terima Kasih telah membantuku, dan Gomen aku menabrakmu." Ucap Hinata.

"Tak apa-apa, lagi pula kau tak sengaja." Jawab siswa yang mempunyai nama Uchiha Sai di papan namanya.

"Ya sudah aku terburu-buru, aku duluan Uchiha-san," Pamit Hinata dan langsung meninggalkan Sai. Sebelum Hinata pergi Sai sempat melihat nama Hyuuga Hinata di blaser Hinata.

"Hyuuga Hinata, Menarik." Ucap Sai menampilkan senyum palsunya.

TBC

Review please,,,