Behind Girl With Braids And Nerdy
Warning: Typo,OOC,AU,Gaje
Fairy Tail bukan milik saya melainkan milik Hiro Mashima
the last sentence in chapter 2
"Aku sangat kasian melihatmu,dengan gaya seperti ini kau pasti dari zaman purba kan? Atau dari zaman kemerdekaan?*anak kurang ajar* , gaya mu benar benar Kuno! Oiya kau pasti anak baru bukan? Makanya kau berani membentakku! Dengar ya Nona Purba mulai detik ini kau sudah mencari masalah denganku! Dan berhati hatilah disepanjang hidupmu ya Nona. karena aku tak akan membuatmu tenang! Kau dengar itu? Baiklah,nikmati hidup indahmu yang masih tersisa ini ya Nona!" ucap laki laki itu seraya pergi meninggalkan Lucy
Kata kata lelaki itu membuat Lucy terdiam di tempat. Badannya susah digerakkan. Badannya bergetar TIDAK! Aku tidak boleh takut dengannya! Aku tak pernah takut dengan orang orang sepertinya!
"Lu-chan apa kamu baik- baik saja?" Tanya Levy
"Lu-chan?" sambung Levy
"ah-eh Levy chan, iya kenapa?" Tanya Lucy kaget
"hahhh sudah ku duga pasti kamu melamun, tadi aku bertanya apa kamu baik baik saja?" Ucap Levy seraya meletakkan telapak tangannya di depan jidatnya
"Gomen Levy chan, aku baik baik saja" Ucap Lucy sambil tersenyum
"Baiklah, ayo kita kekelas" Sambung Levy
Setibanya dikelas Lucy dan Levy kembali duduk ke kursi mereka masing- masing. Masih tersisa waktu 5 menit untuk istirahat. Tapi mereka lebih memilih untuk ke kelas dan menghabiskan 5 menit terakhir dengan membaca novel.
Bukan hanya mereka berdua yang ada dikelas itu, tapi masih ada beberapa orang yang berada dikelas itu sibuk dengan kegiatan mereka masing masing.
Tanpa sepengetahuan Lucy tiba tiba berdiri tiga orang wanita dihadapannya. Sontak membuat Lucy kaget akan kehadiran misterius ketiga wanita cantik itu. Tampak sosok wanita berambut scarlet yang tiba tiba memperkenalkan dirinya.
"Ohh hei kamu anak baru kan? Watashi wa anata o shōkai shimashou namaku Erza Scarlet aku ketua kelas sekaligus komite kedisiplinan disekolah ini Haikei" Ucapnya sopan
"Perkenalkan juga namaku Juvia aku salah satu pengurus Osis di sekolah ini Salam kenal" Ucap wanita berambut biru bernama Juvia
"Perkenalkan nama ku Cana salam kenal ya" Ucap wanita berambut hitam bergelombang yang bernama Cana
"Eh-h salam kenal juga Erza, Juvia, Cana. namaku Lucy Heartfilia" Ucap Lucy seraya membungkukkan punggungnya
"Wahh Juvia senang sekali bisa memiliki teman baru" Ucap Juvia kegirangan
"Lucy kalau kau memiliki masalah kau bisa memberitahuku" Sambung Erza
"Baiklah Erza" Balas Lucy
Tak lama sesudah Lucy berbicara Erza memalingkan wajahnya kearah Levy
" Levy! Hari ini jadwal piketmu kan? Jangan lupa sepulang sekolah kau harus piket bersama dengan Lucy, Gray, dan Lissana" Ucap Erza
"A-apa aku?" Tanya Lucy sambil menunjuk dirinya dengan telunjuk nya sendiri
"Lu-chan sudahlah kamu tidak perlu bingung seperti itu. Kamu harus menerimanya Lu-chan. kalau kamu tidak menerimanya, Erza pasti akan marah" bisik Levy
"Memangnya apa yang akan terjadi jika Erza marah Levy chan?" Tanya Lucy
"Kamu belum mengenal Erza Lu-chan, kamu tau, jika dia memarahi seseorang pasti orang itu langsung pingsan, bahkan ada yang sampai struk Lu-chan" Bisik Levy
"Wahh separah itukah? Mengerikan sekali" Jawab Lucy
"Iya sangat mengerikan" Sambung Levy
"Hei Lucy!Levy! apa yang sedang kalian bicarakan?" Tanya Erza
Tanpa mereka sadari Erza masih berdiri dihadapan mereka. Sontak membuat mereka berdua kaget dan takut, tak bisa kubanyangkan aku Struk setelah ini *batin Lucy*
"T-tidak ada apa – apa kok Erza, ka-kami hanya membicarakan.." Ucap Levy terdiam mencari alasan
"Tu-tugas" Potong Lucy
"Ahh yaa kami sedang membicarakan tugas dari Bu Evergreen tadi. benar benar susah ya Lu-chan" Sambung Levy dengan keringat dinginnya
"Ohh tugas itu! Kalian benar, memang sangat susah tugas itu" Jawab Erza
"Hehe" Hanya itu yang bisa dilontarkan Lucy dan Levy mendengar jawaban Erza tersebut. *rupanya Erza masih bisa merasakan susah*
Kring kring kring
Bel masuk berbunyi menandakan habisnya waktu istirahat. Sekarang saatnya pelajaran PKK dari Mirajane guru yang baik hati serta cantik itu membuat Lucy kagum padanya.
3 jam sudah Mirajane mengajar sampai pada saatnya pulang sekolah
"Baiklah, sampai ketemu besok" Ucap Mira sambil tersenyum
" Arigatouuu" Ucap Murid
"Baiklah, Lu-chan ayo kita piket" Ucap Levy
" HAI" Jawab Lucy
0000XXXXXXXXX00000000
"Gray, dimana Lissana?" Tanya Levy
"Mana aku tau dimana gadis ganjen itu dia itu tidak bisa diharapkan" Jawab Gray sewot
"Hei Gray tadi kau bilang apa!?" Sambung Lissana yang tiba tiba ada dibelakangnya
"Sudahlah, ayo kita piket" Ajak Levy menengahi pertengkaran dua orang ini
"Enak saja kau memerintahiku Levy! Aku tak mau diperintahkan olehmu! Dan juga aku tak mau memegang sapu dan pel menjijikkan itu! Nanti tanganku bisa lecet lagi!" Bentak Lissana
"Iyuhh norak sekali gayamu" Ucap Lucy
"APA KAU BILANG" Jawab Lissana
"Aku setuju denganmu anak baru. Oh ya namaku Gray Fullbuster salam kenal ya" Sambung gray
"Namaku Lucy Heartfilia, salam kenal juga" Jawab Lucy
"HEI BERANI SEKALI KAU MENGHINAKU! KAU BILANG AKU NORAK! HAHA! HEI KAU ITU LEBIH NORAK DARIKU! LIHAT GAYAMU YANG NERD INI! KEPANGAN DAN KACAMATA TEBAL INI MEMBUATKU JIJIK MELIHATMU!" Bentak Lissana seraya menunjuk Lucy
"APA KAU BILANG? AKU NORAK? YA! MEMANG AKU AKUI AKU MEMANG NERD! TAPI SETIDAKNYA AKU TIDAK BERTINGKAH ALAY SEPERTIMU! ANAK KELEWAT GAUL! JADINYA ALAY GINI!" Balas Lucy seraya menatap sinis dan menunjuk Lissana
"BERANINYA KAU MEMBENTAKKU! APA KAU TAK TAU AKU SIAPA HA?" Jawab Lissana
"SUDAH! HENTIKAN KALIAN BERDUA!" Potong Levy
"Kita ini mau piket bukannya berkelahi! Sudah Lu-chan lanjutkan saja perkerjaanmu! dan kau Lissana! jika kau tak mau piket aku akan mengadukanmu ke Erza!" Ancam levy
"Apa!? Erza?" Jawab Lissana kaget
2 jam sudah Levy,Gray,Lucy,dan Lissana piket, sampai pada akhirnya mereka membersihkan bagian yang telah dibagikan secara adil oleh Erza. Yapp akhirnya Lissana mau diajak berkrompomi karna Erza, sekarang kalian tau kan seberapa mengerikannya Erza? Lissana si kepala batu aja takut mendengar nama Erza
"Baiklah aku siap" Ucap Lucy
"Wahh kerjamu bagus juga ya Lucy" Ucap gray kagum
"Arigatouu" balas Lucy
"Lu-chan jika kamu mau pulang kamu boleh pulang sekarang" Ucap Levy
" Baiklah, aku akan menunggumu Levy chan karna aku tidak suka berjalan sendiri" Ucap Lucy
"Baik, kamu boleh menungguku di depan gerbang sekolah" Balas Levy
"Oke" Ucap Lucy
"Gray aku duluan ya" Sambung Lucy
" Baiklah" Ucap gray dengan senyum manisnya *menurut para siswi*
"Ehh Levy! Kenapa dia boleh pulang sedangkan aku tidak!" Ucap Lissana tak terima
"Itu karna dia sudah selesai dengan bagiannya! Sedangkan kamu? Dari tadi tidak ada perubahan dengan bagianmu! Jangan salahkan aku jika kamu tak boleh pulang sebelum menyelesaikan itu ya Lissanna!" Jawab Levy
"Hahhh iya iya! Dasar cerewet!" Sambung Lissana sewot
Mendengar respon Lissana Levy hanya bisa menahan emosinya.
000000000000XXXXXXXX0000000000000
Lucy POV….
Aku berjalan melewati koridor disekolah ini. Alunan alunan nada keluar dari mulut kehilangan kosentrasi, tanpa aku sadari aku tengah menabrak seseorang
"BRAKK" Aduhhhh Ucap Orang yang kutabrak itu
"Ahh Maafkan aku, ini semua salahku karna tidak berkosentrasi. sekali lagi maaf" Ucapku sambil membungkukkan punggungku
"Ahh kauu" Ucapnya
Ku tegakkan punggungku sampai pada akhirnya mataku dan mata orang itu bertemu
"Kauuu" Ucapku
Curhatan Author:
Akhirnya chap 3 ke update juga padahal rencananya mau minggu depan tapi ga jadi karna ada mood hihi^^
Kira kira siapa ya yang ditabrak Lucy?
Soal Gray dan Lissana Author akan perkenalin lebih detail di chap berikutnya yaa^^
Dimohon Reviewnya yaa
Pendapat, kritik,saran DLL Author butuhin dari Readers
Waktunya ngebalas Review^^
Misshire
Segi ceritanya Miss sukaaa tapi dari segi pair, aku bingubg karena aku cuma suka Naruto-,- dilanjut yah ;)
Oh yah kita bisa jadi rekan author kan? Coba buat pair Sasuke Sakura di Naruto :* aku pasti review :)
Salam kenal yah :'
: Wahh Arigatouu Misshire san, oke bakal Aku usahain Bikin Pair naruto soalnya aku juga suka sama Fandom naruto^^
yang lainnya uda aku bales ya ^^ makasih sekali lagi buat reviewnya
Ok sampai ketemu di chap selanjutnya:)
