Because I love you
Cast:
Lee Eunhyuk
Lee Donghae
Lee Kang Ji
Sinopsis:
'brothers lee', itulah julukan 3 sahabat dekat, Hyuk, Hae, dan Ji. Semua berubah saat mereka terjebak dalam cinta segitiga. 'salah satu dari kami harus mengalah, dan itu adalah aku' "aku menyukaimu? saranghae"/ "nado saranghae.."/ "mianhae... jeongmal mianhae oppa"/ "Kang Ji... kenapa kau meninggalkan oppa sendiri, wae? Wae?"
Warning: yaoi/BL, AU, EYD yang emang takdir tidak bisa dihilangkan, OOC, abal dan geje pakai banget
Tidak suka, ya udah jangan dibaca. Oke ^^
Wkwkw disini saya numpang eksis
.
.
.
Chapter 3
Pagi ini cuacana sangat cerah. Tapi tidak membuatku merasa senang. Di kelas yang ramai karena tidak ada guru ini aku memilih menopang dagu sambil mendengarkan music dari ipad putihku. Coba kalau ada Hyukkie oppa, pasti kelas tidak akan membosankan seperti ini? Aku menatap kebelakang, melihat Donghae oppa yang sedang asik bercanda dengan kelompoknya. Yah, semenjak kelas 3 Donghae oppa lebih suka berkumpul bersama teman-teman yang sama populernya seperti dia. Jarang dia bersama dengan ku dan Hyukkie oppa. Mungkin hanya saat-saat tertentu saja. Aku jadi teringat betapa sedihnya Hyukkie oppa melihat perubahan Hae oppa. Dia merasa menjadi namja yang membosankan, sampai Donghae oppa tidak mau berteman dengannya lagi. Untungnya permasalahan itu sudah selesai dengan permohonan maaf Hae oppa, dan janjinya yang tidak akan melupakan Lee brothers. Tapi nyatanya apa, Hae oppa tetap saja memilih berkumpul dengan kelompok populer itu! Apa sih yang dibanggakan dari sekelompok namja tebar pesona dan yeoja menor berdada besar? Igh…
Dasar, seharusnya namja seperti Hae oppa itu di pukul pakai tongkat kera sakti, supaya lebih pendek dan tidak seenaknya. Aku mengalihkan tatapanku saat melihat Hae oppa melambaikan tangan kepadaku. Enak-enak menggerutu seseorang menepuk pundakku, membuatku reflek menatapnya.
"Heenim waeyo?" ucapku saat melihat namja bersurai coklat sebahu dan berparas sangat cantik duduk disampingku. Dia tersenyum dan menyerahkan selembaran berwarna biru. "ini apa Heenim?" tanyaku sambil meneliti kertas itu.
"bacalah, mungkin itu bisa membantumu" katanya lalu berjalan pergi. Maksudnya? Aku benar-benar tidak tahu jalan pikiran Heenim. Nama aslinya Kim Heechul tapi dia lebih suka dipanggil Heenim. Banyak siswa yang mengatakan bahwa Heenim itu gila dan autis, ada juga yang mengatakan Heenim bukan dari bumi melainkan alien planet mars. Tapi bagiku Heenim bukan orang yang seperti itu. Dia hanya tidak mau siapa pun mengganggu hidupnya dan menggoyangkan pendiriannya. Dan aku curiga kalau Heenim tahu semua rahasia di kelas, mungkin juga tentang Hyukkie oppa yang menyukai Donghae oppa. Entahlah hanya Heenim dan tuhan yang tahu.
Aku menatap selembaran ini. Judul diatasnya perkemahan di kaki gunung. Hei… ini kan acara tahunan disini. acara umum yang tidak wajib diikuti. Tunggu… kenapa Heenim memberikan ini padaku? apa jangan-jangan….
#Kang Ji pov end
…haehyuk…
Jam menunjukkan pukul 3 sore. Saatnya SMA sapphire ocean untuk pulang. Tampak Donghae sedang berjalan menuju gerbang sekolah sambil menunduk. Sepertinya namja yang dijuliki angelic smile ini sedang berpikir. Terlihat dari kerutan didahinya. Saat langkahnya sampai di pertokoan, Donghae berhenti. Dia menghembuskan napas, menatap toko kue yang sangat terkenal disana. Namja bersurai brunette ini menggigit bibir bawahnya bingung, lalu mengacak rambutnya kesal.
"kenapa aku jadi seperti ini? Perasaan aneh ini selalu muncul! Padahal dulu aku tidak pernah merasakanya" gerutu Donghae, setelah itu dia kembali menatap toko. "hanya mengunjunginya kenapa aku bimbang? Bagaimana pun dia kan sahabat dekatku!" Donghae memantapkan hatinya dan masuk kedalam toko.
"ada yang bisa saya bantu?" tanya salah satu karyawan. Donghae memandang kue-kue beraneka rasa dan bentuk yang terpajang di etalase. Setelahnya dia menunujuk dua kue berwarna merah jambu dan kuning.
"saya pesan ini"
"baiklah, tunggu sebentar" Donghae tersenyum menatap kue-kue cantik itu.
_skip time_
Saat ini Donghae berada di depan rumah sahabat kecilnya, Lee Eunhyuk. Kebimbangan itu muncul lagi, membuatnya terus berjalan mondar-mandir.
"argh… aku kenapa sih! Tinggal mengetuk pintu dan menemuinya, kenapa bisa sesulit ini?" tanya Donghae entah pada siapa. Setelah berpikir lama, akhirnya Donghae menaruh kotak kue itu di atas meja teras lalu berjalan pergi.
Dia masuk kedalam rumah, dan langsung menaiki tangga menuju kamarnya. Tidak memperdulikan sang eomma yang menatapnya bingung. Namja berwajah tampan ini menyibak sedikit gorden kamarnya yang menghubungkan langsung dengan jalan dan tentunya rumah Eunhyuk yang berada tepat dihadapanya. Dia terus memperhatikan rumah itu, sampai akhirnya seseorang membuka pintu rumah. Namja bersurai blonde, dengan kulit seputih susu keluar dari sana. Terlihat wajahnya yang pucat, dan tidak bertenaga. Namja yang diketahui bernama Eunhyuk itu sedikit terkejut menemukan kotak kue di meja. Dia mengambil kotak itu dan membukanya. Matanya tampak berbinar melihat isi dari kotak. Namja pemilik gummy smile ini menatap kiri kanannya dan menautkan alis saat tidak menemukan siapa-siapa.
Donghae tetap memperhatikanya. Entahlah, seperti ada sebuah magnet kuat yang menariknya untuk tetap menatap namja berwajah manis itu. Dia bahkan tidak memperdulikan sekitar, matanya tetap focus disana. Sampai akhirnya sahabat kecilnya itu memilih kembali masuk kedalam rumah.
"apakah aku mulai gila?" tanya Donghae pelan.
…haehyuk…
Keesokan harinya, Eunhyuk memilih masuk sekolah. Dia langsung disambut oleh pelukan hangat Kang Ji saat namja berwajah manis ini berada diambang pintu kelas. Eunhyuk balas memeluk yeoja tomboy ini.
"huwaaa aku sangat merindukanmu, oppa" kata Kang Ji sambil mencupit kedua pipi Eunhyuk. Membuat namja pemilik gummy smile ini mempautkan bibir.
"appo Kang Ji" gerutu Eunhyuk membuat Kang Ji tertawa puas. Setelah itu dia menatap sekitar mencari si ikan, alis Donghae. matanya menemukan sahabat childishnya itu sedang tidur di pojok kelas. Kang Ji segera mengandeng Eunhyuk berjalan mendekati Donghae. Eunhyuk yang tahu maksud Kang Ji hanya bisa menunduk menyembunyikan rona merahnya.
"Hae oppa! Hae oppa!" panggil Kang Ji sambil menggoyang bahu namja yang tumben-tumbennya tertidur di kelas itu. "HAE OPPA!" teriak Kang Ji kesal, tepat di telinga si namja. Membuat Donghae tersentak dan jatuh dari kursinya. Dia merutuki siapa yang seenaknya membangunkannya. Matanya menemukan dua orang, tapi entah kenapa dia hanya menatap namja bersurai blonde yang terus menunduk disamping yeoja kuncir kuda ini. "woi Hae oppa! Kok malah melamun sih?" tanya yeoja itu sambil menjitak kepala Donghae.
"aish… kau itu bisa tidak sih bersikap lembut?" tanya Donghae sambil berdiri. Kang Ji menggeleng dengan tangan terlipat di depan dada.
"oppa sih, tumben sekali tertidur dikelas? Tadi malam begadang ya?" tanya Kang Ji santai. Namja penyuka ikan ini terdiam, dia tidak mungkin mengatakan jawaban sebenarnya. Bahwa alasan dia tidak bisa tidur karena terus memikirkan Eunhyuk. "malah ngelamun! Oppa tidak lihat, Hyukkie oppa sudah sembuh! Dia masuk" kata Kang Ji sambil menyenggol bahu Eunhyuk. Namja pendiam ini mendongakkan wajah. Membuat matanya langsung bertemu dengan mata Donghae. Mereka kembali terdiam, dengan perasaan aneh. Kang Ji yang melihatnya menautkan alis. "oppa~ Hae oppa!"
"hah iya?" tanya Donghae bingung.
"oppa tidak mau memberi selamat pada Hyukkie oppa?"
"oh, i-iya eum… akhirnya kau sembuh juga? Eum.. ka-kami semua khawatir" kata Donghae gugup sambil menggaruk belakang kepala. Eunhyuk mengangguk.
"mianhae… aku membuat kalian khawatir"
"oh ti-tidak apa-apa! eum… jangan lupa traktiran karena kau sudah sembuh" kata Donghae dengan cengiran khasnya. Eunhyuk tersenyum sambil mengangguk. Mereka kembali menunduk. Dengan sembunyi-sembunyi Donghae melirik namja bersurai blonde itu.
"oppa pertanyaanku belum dijawab kan? kenapa si populer tertidur di kelas?" pertanyaan Kang Ji membuat Donghae mendongak, dan langsung mengacak rambut yeoja penyuka warna abu-abu ini, berusaha mengalihkan perhatian. Membuat Kang Ji memberikan deathglare padanya.
"itu bukan urusanmu, adik kecil! Hehehe"
"heh enak saja! Aku sudah besar tahu"
"benarkah? Tapi dadamu masih rata! Jadi kau belum bisa dikatakan dewasa"
"igh… enak saja! Aku hajar baru tahu rasa!" mereka berdua berkejar-kejaran. Membuat Eunhyuk tersenyum melihat kelakuan kekanakan sahabat-sahabatnya ini.
…haehyuk…
"hari ini kita jadi jalan-jalan kan?" tanya Kang Ji entah yang keberapa kali. Eunhyuk mengangguk sambil menatap papan tulis. "yeey… asik sudah lama sekali Lee brothers tidak jalan-jalan bersama! jangan lupa Hyukkie oppa harus mentraktir kami kue"
"iya Kang Ji-ah~ hemm apa kau tidak lelah menanyakan hal yang sama?" tanya Eunhyuk sambil menatap Kang Ji dengan salah satu alis terangkat. Kang Ji menggeleng.
"tentu saja tidak! Karena aku sangat senang! Aku berharap bel pulang sekolah cepat berbunyi" kata Kang Ji membuat Eunhyuk tersenyum dan mengelus rambutnya. Tidak jauh dari bangku keduanya, Donghae tengah menatap mereka. Dia menyentuh dada kirinya, merasakan sesuatu yang bergejolak didalam hatinya.
"tidak mungkin… ini semua salah! Tidak mungkin dia yang aku pikirkan! Aku kesal karena perasaan sahabat dekat, bukan yang lain" kata Donghae pelan, berusaha meyakinkan hatinya.
_skiptime_
#Kang Ji pov
Setelah mendengar bel pulang sekolah. Aku langsung mengandeng tangan Eunhyuk dan Donghae oppa meninggalkan kelas. Mungkin hari ini kesempatanku mendekatkan mereka. Walaupun aku merasakan keanehan pada Hae oppa. Bermula tadi saat mengucapkan selamat atas kesembuhan Hyukkie oppa. Dan berlanjut sampai sekarang. Contohnya saat kami ke bioskop. Hae oppa dengan anehnya memilih duduk dibangkuku yang berada disamping tembok. Padahal itu tempatku dan masih ada tempat tersisa di sebelah Hyukkie oppa. Tapi dengan sifat kekanakanya dia menyuruhku geser. Belum lagi kejadian minuman itu. Hae oppa langsung menyemburkan minumannya saat tahu bahwa minuman itu bekas Eunhyuk oppa. Padahal dia tidak pernah melakukanya! Bahkan dulu dia lebih memilih meminum bekas Eunhyuk oppa daripada membeli minuman yang baru.
Sebenarnya ada apa dengan Hae oppa? Setelah kejadian di kolam renang itu tingkahnya jadi semakin aneh! Tuhan… semoga tidak terjadi hal yang buruk.
#Kang Ji pov end
Toko kue di pertokoan dekat sekolah tampak ramai. Di bangku dekat jendela, Donghae, Eunhyuk dan Kang Ji sedang duduk menunggu pesanan mereka. Setelah pesanan itu datang Donghae langsung menyeruput kopi expresonya, Kang Ji melahap kue keringnya dan Eunhyuk hanya diam menatap cake strawberry dan pisang dihadapanya.
"kenapa oppa diam saja? Tidak suka dengan cake itu?"
"eum aniya… hanya saja aku teringat sesuatu"
"sesuatu apa oppa?"
"kemarin saat aku berniat mengambil surat dikotak depan, aku menemukan bingkisan yang didalamnya berisi cake. Dan cake itu persis seperti ini" jelas Eunhyuk yang membuat Donghae seketika tersedak. Kang Ji langsung memberikan segelas air pada namja tampan itu.
"oppa ini kenapa sih?"
"oh ti-tidak… aku hanya tidak sengaja melihat orang gila disana" kata Donghae mencoba mengalihkan perhatian. Eunhyuk dan Kang Ji menatap jendela, mencari orang gila yang dikatakan Donghae. "mu-mungkin dia sudah pergi"
"oppa sakit ya? sikapmu sangat aneh"
"i-iya, dari kemarin aku memang kurang enak badan"
"kita pulang saja" kata Eunhyuk membuat dua orang itu menatapnya.
"kenapa pulang oppa? Belum sore kan?"
"tapi Hae sakit! Bagaimana nanti kalau jadi lebih parah… jalan-jalankan bisa lain waktu! Kajja kita pulang" Eunhyuk berdiri dari kursinya, membuat Donghae ikut berdiri.
"tidak usah! Kan aku yang sakit, jadi aku saja yang pulang… kalian teruskan saja makannya"
"tidak bisa begitu, tadi kita berangkat sama-sama pulang juga harus sama-sama kan?" kata Eunhyuk sambil tersenyum meyakinkan. Membuat Donghae seperti tersihir dan mengangguk mengiyakan. Kang Ji kembali menautkan alis melihat dua namja dihadapanya ini.
Mereka berjalan beriringan sambil sesekali bercanda. Kang Ji yang ada ditengah selalu mencoba mengusir rasa kecanggungan yang sangat tampak di antara Eunhyuk dan Donghae. saat dipersimpangan, Kang Ji berhenti dan melambaikan tanganya.
"lho Kang Ji bukanya rumahmu masih satu arah dengan kami"
"hehe nde Hae oppa, tapi aku ada keperluan di blok sana! Kalian pulanglah dulu, annyeong" Kang Ji yang sengaja memisahkan diri berlari kebelokan lainnya. Eunhyuk yang menyadari bahwa sekarang dia hanya berdua dengan Donghae langsung menunduk malu. Donghae yang merasakan perasaan aneh memilih mengalihkan tatapannya. Mereka terus terdiam, padahal saat ini mereka tengah berdiri di tengah jalan. Sampai suara sepeda motor mengintruksi mereka kembali kealam nyata.
Donghae langsung mendekap Eunhyuk dan menjatuhkan diri di troktoar saat tahu sepeda motor itu melaju begitu kencang. Posisi Eunhyuk yang berada di atas Donghae membuatnya bisa melihat wajah Eunhyuk dengan begitu jelas, kulit putih susunya yang halus, hidung mancung dan mata bulat coklatnya. Donghae baru menyadari bahwa Eunhyuk memiliki wajah yang manis bahkan sangat cantik untuk ukuran namja. Dia juga menatap bibir kissable yang berwarna plum itu. Donghae tidak bisa berkata apa-apa tapi yang jelas, selain indah bibir itu juga lembut dan manis. Kalau tidak ada kejadian dikolam renang itu, sampai sekarang mungkin Donghae tidak akan tahu rasa dari bibir yang membuatnya hampir kecanduan itu.
"Donghae gwenchana?" tanya Eunhyuk khawatir. Donghae mengerjapkan mata dan langsung menjauhkan tubuhnya.
"gwencana, kau juga tidak apa-apa kan?" tanya Donghae yang dihadiahi anggukan oleh si namja manis. "kalau begitu kajja kita pergi" mereka berdua berjalan pulang dalam keheningan. Sesampainya didepan rumah masing-masing. Eunhyuk menyempatkan melihat kebelakang, bermaksud mengucapkan sampai jumpa sebelum membuka pagar rumahnya. Tapi dia harus menelan pil kekecewaan karena Donghae langsung masuk kedalam rumah tanpa melihatnya. Eunhyuk menunduk sedih dan berjalan meninggalkan tempatnya dengan lunglai. Setelah sampai dikamar, Donghae langsung membuang tasnya kesembarang tempat. Dia mengajak rambutnya frustasi lalu menjatuhkan tubuhnya ke tempat tidur. pikirannya kacau saat ini, bahkan dia tidak tahu apa yang akan dilakukannya setelah ini.
"argh…. Ada denganmu Lee Donghae?! oh tuhan, apakah aku sudah gila? Kenapa dengan perasaanku ini?" geram Donghae sambil mengusap wajahnya frustasi. "tidak! Tidak! Ini salah, apa yang aku rasakan ini salah! Pasti ada kekeliruan disini?"
Ditempat lain, kamar milik si namja manis. Eunhyuk tampak duduk dipinggir tempat tidur sambil menunduk mencengkram kedua tangan. Bulir air menetes dari mata bulat indahnya. Isakan kecil terdengar, memberitahukan seberapa sedihnya dia saat ini.
"hiks…hiks… a-aku hiks…. Seharusnya aku tidak boleh mengharap lebih hiks… seharusnya aku sadar hanya aku yang memiliki perasaan ini hiks… tuhan~ kenapa aku memiliki perasaan ini? Hiks.. aku tidak mau dia pergi karena perasaanku"
Di kamar lainnya, kamar milik Kang Ji. Yeoja tomboy ini tengah asik menelpon.
"nde songsaenim, nde… ghamsamnidha" Kang Ji mematikan telponnya lalu bersorak di tempat tidur. "ini pasti berhasil! Pokoknya aku akan melakukan apa saja untuk Hae oppa dan Hyukkie oppa agar dapat bersama! selama aku masih bisa bernapas, aku akan berjuang"
.
.TBC
.
. uda lama ndak nulis ini ff, hemm uda jamuran ya mungkin -_-
Gomawo nde uda review ff saia yang ini, yah walaupun saia ndak bisa bikin cerita bagus, tapi saia tetap berjuang melestarikan haehyuk shipper #apa'an coba hadeh *ditendang
Saia Cuma berharap semoga peminat ff ndak berkurang, apalagi yang haehyuk shipper? Amien #teriak pakai toa kelurahan
Balas-balas review (yang chap 1 saia juga balas disini, mian yang kemarin ndak saia balas soalanya kebanyakan pundung lihat review yang sedikit) hehehe mianhae #bow
(Chap 1 )
Ranigaem1: iya kasihan saia, berjuang tapi si ikan ndak peka juga #dibakar hae
MingKyuMingKyu: nde chingu pasti haehyuk kok
Kim hyun soo: iya salam kenal juga chingu ^^, iya ini pasti akan dilanjut pelan tapi pasti hehehe, waaa sama chingu aku juga suka bukan suka lagi haehyuk itu eomma ama appaku hehehe #ditendang polarize kebulan, pasti chingu… pasti haehyuk aku lestarikan gimana pun caranya, eum emang binatang atau hutan kali Ji dilestarikan hehehe iya deng #digeplak sandal, iya chingu gomawo^^
HAEHYUK IS REAL: hihihi iya-iya di semua ff saia kayaknya haek trus yang ndak peka hadoh, kebiasaan -_-, hihihi si Kang Ji masih misteri disini, tapi dia pasti berjuang supaya si couple ikan bisa bersatu, gomawo reviewnya chingu^^
(Chap 2 )
Zhouhee1015: hahaha kayaknya si gitu chingu, hae itu malu-malu apa malu-maluin sih? #muka polos, heheh gomawo reviewnya
Ranigaem1: wawawa emang haehyuk disini so sweet ya? baru nyadar hehe, gomawo chingu uda suka karakter si eomma, ini uda dilanjut gomawo reviewnya^^
MingKyuMingKyu: nde ini uda dilanjut, gomawo
Novaanchofishy: hihihihi benarkah manis? Waaaa #nari2 bareng hyukma, gomawo uda suka, ini uda dilanjut lo?
Nanazz: iya, gomawo semangatnya ^^, hehehe ini mungkin uda menjamur saia baru nongolin lagi, mianhae chingu #bow
Polarise437: waaaa ini masih chap awal chingu? Belum waktunya bersatu hehehe, chingu kalau si hyuknya direbut kasihan donghaeknya dong? Entar dia ama siapa? Tanyakan pada ikan yang bergoyang #emang ada, gomawo reviewnya chingu
Jiae: ini uda dilanjut chingu, setelah sekian lama terbengkalai karena kelalaian saia, mian #bow, waaa hae pendiam ya? padahal saia mau buat hae cool lo? Gomawo reviewnya chingu
HAEHYUK IS REAL: baru tau ada istilah ragu-ragu ikan? #wajah polos, muehehehehe oke oke ini uda dilanjut lo chingu
Jiae-haehyuk: hehehe iya ini uda dilanjut chingu, mian karena saia suka ngilang dan mentekantarkan ff seenaknya #bunuh diri dipohon cabe, kayaknya chap ini uda kejawab perasaan pak ikan untuk buk ikannya #digoreng haehyuk, hehehe ini konfliknya ndak parah-parah banget kok chingu jadi si hyukma ndak tersakiti banget, tenang ^^ nde karena Kang Ji suka dan cinta ama haehyuk, mereka couple yang bikin orang iri, pokoknya haehyuk hehe, gomawo reviewnya chingu
.
.see you next chap my friend
