Last Hope
Fairy Tail Hiro mashima's property : aku hanya author yang ingin mengubah hidup mereka XD
Warning: Fluffy inside
_Di tempat Natsu_
Natsu dan Lisanna sedang makan malam di sebuah Café,Natsu seperti tidak ada disana,..pikirannya ditempat lain, Lalu Lisanna memegang Tangan Natsu dan itu membuatnya terkejut.
"Apa kau menyukai ku Natsu?", Tanya lisanna tiba-tiba dengan suara yang lembut.
Natsu hanya terdiam…dia tidak tahu harus menjawab apa..bahkan dia tidak mengerti tentang perasaanya sendiri..Lisanna tersenyum lalu menarik nafasnya.
"Begitu ya? Jadi kau salah mengartikan "suka" mu pada ku? Aku mengerti", balas Lisanna menanggapi sikap diam akhirnya membuka mulutnya.
"lisanna..aku aku..*sigh* maaf..ada yang harus aku lakukan" Kata Natsu sambil berdiri dari tempat duduknya. Lisanna hanya tersenyum lembut pada Natsu "semoga kau berhasil..Natsu.." Kata Lisanna setegah berbisik.
Natsu berlari keluar dari café dan berlari mencari Lucy..tiba-tiba dia berhenti karena seseorang memegang pundaknya..saat Dia menoleh, Pipinya dipukul sangat keras dan membuat pipinya ada bercak merah.
"DASAR BODOH! KEMANA KAU SELAMA INI?" Kata seorang perempuan dengan rambut scarlet.
"Erza?" , Kata Natsu sambil memegang pipinya yang ditampar Erza.
Erza menarik syal Natsu lalu dia mulai menangis, Erza tidak kuat lagi menahan air matanya,
"APA KAU SUDAH MEMBACANYA BODOH?", Kata Erza sambil menundukan kepalanya.
Natsu menanggapi Erza dengan wajah bingung, "membaca ap-", Natsu tiba-tiba terdiam.
Natsu baru teringat tentang Link yang Erza kirimkan, dengan cepat dia mengeluarkan ponselnya dan membuka link yang ada didalamnya…Ternyata itu adalah alamat Blog lucy, dia terdiam…Dilihatnya banyak post dari tahun ketahun, bulan ke bulan, dan ada yang baru beberapa hari. Natsu mulai membuka post yang dikirim musim semi yang lalu.
Dear Diary,
Tadi siang aku dan Natsu bermain ditaman..senangnya XD aku tak bisa menahan diri untuk tidak mencubit pipinya itu..lalu tiba-tiba pipinya memerah loh 3 apa dia juga suka pada ku ya?
#Berharap
(Natsu POV)
Aku membuka post-post Lucy yang lain..semuanya berisi tentang kenangan kita..tangan ku mulai gemetar, aku marah pada diriku sendiri, kenapa aku tidak menyadari perasaanya selama ini,..
" ke-kenapa baru sekarang kau menunjukan ini?" Tanya ku penasaran kepada Erza yang sedang menghapus air matanya.
" Karena aku memegang janji kupadanya…" Jawab Erza singkat pada ku.
"Tapi? KENAPA SEKARANG?", Tanya ku pada Erza agak keras karena terbawa suasana hatiku.
"KARENA KAU HARUS TAU PERSAANNYA NATSU!" Kata Erza sambil menaikan volume suaranya.
Aku hanya bisa terdiam, aku tak bisa berhenti membaca pos-post ini, semua tentang perasaanya. Pandangan ku tertuju pada satu post, saat aku akan membukanya,..Erza berkata..
"Dia, sedang kritis Natsu..Dia mengidam Gagal jantung *tubuh gemetar*" Kata Erza tiba-tiba dengan tubuh gemetar.
Aku tersentak mendengarnya, Nafas ku seakan berhenti seketika..aku merasakan tubuh ku mulai begetar..lalu aku membuka post Lucy yang baru dikirim satu minggu yang lalu..
Dear diary,
Aku tidak percaya aku bisa mengidam penyakit ini, tetapi aku harus kuat menghadapi ini kan? Anggap saja cobaan..tetapi ada yang membuat ku sedih..yaitu aku masih belum bisa menyatakan perasaan ku padanya,..Walau kenyataan itu menyakitkan tetapi dengan melihat senyum , bagaikan luka ini telah disembuhkan…Kami-sama , Jika aku tak sempat menyatakannya..kumohon sampaikanlah untuk ku…Perasaan ku..Pada NATSU..Aishiteru yo…Natsu
tanpa pikir dua kali, Aku langsung berlari sekuat tenaga kearah rumah sakit tempat Lucy dirawat, Dipikiran ku..hanya dia..hanya Lucy seorang..kenapa aku baru menyadarinya..kenapa? Lucy…tunggu aku…
Saat aku sampai didepan pintunya aku bisa mendengar suara pendektesi jantung yang masih menunjukan garis kehidupan…Aku membuka pintu itu dan melihat Lucy terbaring lemas..tapi tiba-tiba aku mendengar bunyi yang panjang… ku lihat kearah alat pendektesi jantung , itu tak menunjukan apa-apa hanya garis lurus….
"LUCY!" kata ku spontan sambil berlari kearahnya tetapi aku tertahan oleh suster yang menarik tangan ku.
"Kumohon anda tunggu diluar.." Katanya dengan wajah panic namun tetap berusaha menenangkan ku...Aku terjatuh lemas di depan kamar Lucy.
Tubuh ku gemetar tak henti-henti…perasaan takut yang luar biasa menyelimuti ku…Para medis sedang berusaha menyelamatkan lucy…tetapi ada seorang dokter wanita yang keluar dari ruangan dan menggelengkan kepalanya…Erza yang entah dari kapan ada disamping ku langsung terjatuh lemas…
"TIDAK…DIA TIDAK-IKH!" Aku tak mau menerima itu, aku masih bisa merasakannya disana.
Aku berlari kedalam ruangan dan menggenggam erat tangan Lucy yang telah terbaring itu,..Perih itu yang kurasakan…
"Lucy…Kumohon bukalah mata mu..aku disini..Lucy! " Kata ku dengan sambil berharap dia akan membuka matanya lagi.
aku merasakan air mata mulai jatuh dari pipi ku..tangan lucy pun mulai agak terasa dinging, tetapi aku tak melepaskan genggeaman ku..
"KUMOHON KEMBALILAH! AKU INGIN MEMELUK LAGI..AKU INGIN TERTAWA LAGI BERSAMA MU! MAAF AKU TAK MENYADARI PERASAAN MU LUCY…TAPI KUMOHON KEMBALILAH PADA KU!"
Rasa ini, tak tertahankan lagi…Perasaan ini mulai meluap, aku takut kehilangan dia…Aku takut Kehilangan Lucy..
"KAU BILANG KAU AKAN BERJUANG UNTUK KU, AGAR KAU BISA MENYATAKAN PERASAAN MU! TAPI KENAPA KAU PERGI LUCY? KUMOHON..IKH..LUCY…KUMOHON KEMBALILAH PADA KU",
Aku terus berharap dia akan menggenggam tangan ku dan tersenyum
"Aishiteru yo…Lucy…" Bisik ku padanya, aku menyadarinya aku menangis..karena takut kehilangan dia.
Aku terus menggenggam tangan itu..tak berniat aku melepaskannya.. Ketakutan ini makin menyelimuti ku..penyesalan yang mendalam,,,
Kami-sama..kumohon beri aku satu kesempatan lagi untuk melindunginya, memeluknya, mendengar tawanya,..onegai!
aku bersungguh-sungguh…Aku benar-benar mencintainya…
Normal POV
Natsu masih berlutut disamping tempat tidur Lucy, dia menggenggam tangannya dengan erat..Dia terus berharap agar Lucy kembali kepelukannya,..Ketulusan yang hanga terpancar darinya…
Tiba-tiba tangan dingin itu mulai terasa hangat dan bergerak, Natsu mengangkat kepalanya melihat kearah wanita berambut pirang itu tanpa melepas genggamannya..Lalu terdengar suara lirih namun lembut, Suara yang sangat ingin dia dengar, suara itu memanggil namanya…
"Nat..Su.."
End of the Story~ :D
Bagaimana pendapat kalian, Mohon dimaafkan ya kalau banyak kesalahan..aku masih pemula...Arigato untuk Review dan Masukan-masukannya ^^ Pelase R n R minna-san ^^v
