Separuh Bintang

Remake novel Evelyn Kartika

Byun Baekhyun

Park Chanyeol

Other cast

Gs for all Uke

.

.

.

.

.

Butuh waktu yang lama sebelum aku bisa menatapnya tanpa merasakan apapun..

Merasakan sakit yang datang setiapku melihatnya

Mungkin suatu saat nanti dan entah kapan..

Rasa sakit ini akan hilang..

Dan saat itu maka aku akan kembali bertemu dengannya….

.

.

.

.

Chanyeol merasa darahnya sudah hampir sampai ubun-ubun. Apakah benar kalau Eomma yeoja ini sudah meninggal? Kenapa tidak ada sedikit kesedihan yang terpancar dari wajahnya? Dan mimpi apa dia semalam sampai dia mendapat seorang adik angkat yang menurutnya sangat aneh. Bayangan Chanyeol sebelumnya karena dia anak tunggal, seorang dongsaeng adalah sosok yang manis, ramah, lucu, cantik dan pintar. Tetapi begitu melihat Baekhyun, semua pikiran itu langsung kabur entah kemana. Sebenarnya tidak bisa dibilang kalau Baekhyun itu dongsaeng nya karena umur mereka sama. Hanya berbeda beberapa bulan saja.

"Yak, jangan melamun!" suara cempreng Baekhyun membuatnya terkejut

"gimana? Aku kan hanya memiliki satu aturan saja, masa kau tidak mau. Lagi pula nama Nyeoli itu kan lucu dan imut."

Chanyeol menggelengkan kepalanya. Tanpa mengucapkan apa-apa lagi, ia kembali mengambil kertas tadi dengan kasar dan berjalan masuk ke dalam kamarnya.

"Hei…" belum tiga langkah, suara Baekhyun membuat langkahnya terhenti. Chanyeol berbalik dan menatap datar kearah Baekhyun yang menyunggingkan senyum penuh kemenangan. Sesaat Chanyeol ingin sekali menghajarnya kalau saja ia tidak ingat bahwa makhluk di hadapannya ini seorang yeoja.

"Kau ini memang aneh ya..?" Baekhyun menyilangkah kakinya keatas sofa. "pertama , aku tidak akan pernah merasa punya saudara selain Oppa ku sendiri. Lagi pula memangnya mudah menganggap seseorang yang baru ku kenal lalu menjadikannya Oppa ku?"

"Kedua, aku bakalan diantar-jemput oleh temanku. Dan yang lebih penting lagi, dia itu bawa mobil. Jadi, mau sebagus apapun motor milikmu. Tetap saja mobil jauh lebih bagus daripada motor. Dan aku juga tidak butuh diantar-jemput oleh mu"

"Ketiga, memangnya aku mau tahu apa soal pribadi mu? Tenang saja, kau bukan tipe ku. Kau tuh hanya bagus di tampang saja, tapi…."Baekhyun menunjuk-nunjuk dahinya." Otak mu kosong" Chanyeol melotot. Tetapi Baekhyun tak peduli.

"Keempat, aku juga tahu diri kok. Computer itu kan memang punya mu. Aku juga tidak akan memakainya tanpa izin. Dan yang kelima, bukannya tadi kau yang masuk ke kamar ku sembarangan? Untung saja tadi aku memakai handuk. Coba kalau aku tidak memakai apa-apa?"

Masih dengan senyumnya, Baekhyun berjalan masuk ke dalam kamarnya, meninggalkan Chanyeol yang saat itu siap untuk meledak karena menahan amarahnya. Yeoja itu bukan saja membuatnya kesal, tetapi juga sudah membuat harga dirinya habis sampai tetes terakhir.

Dan sejak saat itu, chanyeol sangat ingin membunuh Baekhyun.

Suasana makan hari ini sangat tidak mengenakan. Setelah seminggu yang lalu Appa dan Eomma Chanyeol berangkat ke Jepang, suasan rumah jadi hening. Sebenarnya suasanyanya memang sudah hening, tetapi kali ini semakin hening. Sejak pertama kali masuk kedalam rumah ini, Baekhyun sedikit heran. Keluarga ini suka sekali dengan keheningan ya? Jarang sekali Baekhyun melihat Chanyeol berbincang-bincang dengan Eomma dan Appanya. Dia lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar dan di depan computer.

Chanyeol sendiri masih tidak begitu memahami apa yang ada didalam pikiran yeoja yang sekarang tinggal serumah dengannya. Terkadang, Chanyeol mendapati Yeoja itu melamun dengan tatapan sedih menyayat hati. Tapi disisi lain, dengan mudahnya yeoja itu tertawa riang tanpa pedulu apa pun yang ada disekitarnya. Bukan hanya sekali-dua kali Chanyeol memperhatikan Baekhyun, mulai dari cara bicara, cara berjalan dan cara mengekspresikan sesuatu. Chanyeol tahu, apapun itu ada yang tersamar dari setiap tingkah lakunya.

Dan yang jelas, Chanyeol tidak akan pernah pedulu… dan tidak akan mau peduli. Karena yeoja ini yang telah merebut perhatian appanya.

"Nyeoli.." panggil Baekhyun

Tetapi Chanyeol tetap asik menikmati roti bakarnya tanpa peduli Baekhyun yang memanggilnya. Baekhyun mendengus .

"Nyeoliii…!" kali ini panggilan Baekhyun terdengar lebih panjang dan lebih lama. Dan sepertinya tetap tidak berhasil. Chanyeol tetap tidak bergeming. Akhirnya Baekhyun melemparkan serpihan roti ke muka namja itu.

Sekali… tak ada reaksi

Dua kali…. Tetap tidak ada reaksi

Tiga kali…. Dan BERHASIL!

Chanyeol akhirnya melihat kea rah Baekhyun. sayangnya, dengan mata yang hampir keluar.

" Mau apa sih?" Baekhyun mendelik saat tahu ia dibentak.

"Ish galak sekali sih! Memangnya kau kenyang apa hanya makan roti saja? Tidak ada makanan yang lain? Orang kaya kok makannya hanya roti? Dulu aku yang tidak kaya-kaya banget tiap hari makan nasi"

"Bawel! Kalau kau masih mau makan nasi, masak saja sendiri. Perut kok kaya karet!"

"Heh! Aku kasian tau sama kau. Apa kau tidak lihat ya, badan mu tuh seperti tiang listrik? Heran aku, kok banyak ya yeoja yang mau denganmu?!"

Patut diketahui, Chanyeol itu terkenal PLAYBOY! Sampai saat ini, rekornya yang tertinggi adalah empat kali putus dan empat kali pacaran dalam sebulan. Bisa dibilang, waktu pacaran dengan satu yeoja hanya satu minggu. Gila kan? Walaupun rekor itu terjadi setahun yang lalu berdasarkan isu yang beredar tidak ada tuh masa pacaran yang lebih dari satu bulan. Kerennya lagi, Chanyeol itu dinobatkan sebagai namja popular disekolah biarpun waktu itu baru kelas 1. Mantan-mantan pacarnya pun memiliki 10 kategori:

Popular

Cantik

Harus memakai short skirt

Tinggi

Putih mulus

Berdada ukuran minimal 34B

Ramping

Rambut lurus

Berpinggul besar dan berpinggang kecil

Tetapi tak pintar!

Iya lah… mau-maunya saja pacaran dengan namja pabo seperti Chanyeol. Setidaknya, itu menurut Baekhyun saja. Sebenarnya Chanyeol itu tampan. Sangat tampan malah. Hidungnya mancung mata cokelat terang, kulitnya putih. Tetapi jujur saja, selain tampan, Baekhyun tidak Okelah, dia termasuk salah satu gitaris di band sekolah. Ini juga yang membuat para yeoja lebih histeris, tapi kalau hanya ditunjang dengan sifatnya yang pemarah dan emosian , apalagi suka sekali mengacuhkan orang, menurut Baekhyun tidak ada bagus-bagusnya. Pokoknya menurut Baekhyun, Chanyeol itu namja yang SOMBONG!

Chanyeol hendak membalas ucapan Baekhyun. namun, baru saja mulutnya mau terbuka…

"Baekhyun…" Ada orang asing yang masuk ke ruang makan itu. Baekhyun mengembangkan senyumnya melihat siapa yang datang.

"Hei, Hunnie! Tunggu ya, aku ambil dulu tas diatas." Ujarnya sambil berlari tanpa memperdulikan rotinya baru setengah dimakan dan Chanyeol yang sedang menahan geram.

Ini dia nih, teman yang dibilang Baekhyun yang akan mengantar-jemput dirinya. Namanya Oh Sehun. Biasanya dipanggil Sehun, pengecualian untuk Baekhyun. dia lebih suka memanggil Sehun dengan Hunnie. Biar lebih gampang manggilnya, kilah Baekhyun. Tetapi memang dssarnya Baekhyun saja yang suka ganti-ganti nama orang seenaknya. Sehun lebih tua satu tahun dari Baekhyun. Seja pindah kesekolah yang baru, mereka memang tidak satu sekolah lagi, tapi masih dalam kategori searah dengan jam masuk dan pulang yang sama. Jadi diaa menyempatkan untuk menjemput Baekhyun dulu. Bisa dibilang Sehun itu teman kecil sekaligus first love Baekhyun. Sayangnya, cinta Baekhyun hanya bertepuk sebelah tangan.

Wajah Sehun juga tidak kalah tampan dibandingkan dengan wajah Chanyeol. Bedanya, dagu Sehun lebih runcing dan kulit Sehun jauh lebih putih dari Chanyeol.

"Bye, Nyeoli...!" teriak Baekhyun sambil berlari dari tangga dan menggandeng Sehun keluar. Tapi sedetik kemudian Baekhyun berbalik lari menghampiru Chanyeol. Chanyeol sudah siap menerima permintaan maaf. Tetapi dia salah besar! Baekhyun hanya mengambil sisa rotinya, kemudia dia kembali berlari menuju Sehun.

Deru mobil terdengar menjauh. Chanyeol masih berbengong dengan kejadian yang membuat amarahnya kembali meledak. Kalau saja dia tidak ingat jarum jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh, mungkin dia masih sempat mematahkan sendok yang ada di tangannya menjadi dua bagian.


Chanyeol melepas helm dan turun dari motornya. Beberapa motor lain sudah berjajar disampingnya. Ah, tetap saja tidak ada yang bisa menyaingi motornyaa, ujarnya dalam hati menghibur diri sendiri. Sejenak dia tersenyum, sebelum dua detik kemudian, sebuah motor lain parkir disampingnya.

"Hey, what's up, men? Tampang kau kusut sekali. Kenapa lagi?" Kris melepas helmnya dan mematikan mesin motor. Wu Yifan atau yang biasa dipanggil Kris adalah teman dekat Chanyeol sejak kecil. Jadi jangan heran, dengan sekali lihat, Kris bisa tahu kalau suasana hati sahabatnya yang lagi kacau balau itu.

"Eh, bukannya kau sudah putus dengan Tao?" tanya Kris saat mereka melewati lapangan basket. Chanyeol manggut-manggut. " memangnya kenapa? Kau mau? Ambil saja!" Kris mencibir.

"Bukan! Tuh lihat! Dia sepertinya sedang menunggu mu !" ujung bibir Kris yang agak dimonyongkan tepat menunjuk kearah yeoja dengan seragam dan tas yang dijinjingnya yang sedang menyandarkan punggungnya dan sesekali berjalan-jalan kecil mengelilingi ring basket.

Chanyeol menarik napas sejenak. Tidak ada bosan-bosannya yeoja itu mengejar-ngejar dia. Mulut Chanyeol sudah hampir berbusa untuk melancarkan berbagai penolakan. Ketika melihat Chanyeol, yeoja itu langsung berhenti mondar mandir dan memamerkan sederetan gigi putihnya.

"Bro, duluan ya bro!" ujar Kris seraya berbisik. " Dia termasuk yeoja tercantik disekolah ini bro" kemudian Kris menggabungkan diri bersama dengan beberapa namja lain yang juga sedang berjalan menuju kelas. Sementara, Chanyeol mau tak mau harus membelokkan arah tujuannya ke kanan menuju yeoja yang lebih tepatnya adalah mantan yeojachingu nya.

Tanpa disadari siapa pun, ada sepasang mata yang memperhatikan gerak-gerik Chanyeol sejak tadi.

"lagi liat apa sih Baek?" Kyungsoo ikut melongokkan kepalanya melalui jendela, berusaha melihat apa yang dilihat Baekhyun.

Baekhyun mengangkat bahu. Baru saja ingin mencari-cari jawaban, tiba-tiba Kyungsoo sudah berteriak histeris.

" OMG, Chanyeol tampan sekali ya? Kau juga lagi memperhatikan dia ya Baek?" Baekhyun melongo. Yang benar saja, masa enggak ada sih yeoja disekolahnya ini yang tidak ngefans sama Chanyeol. Chanyeol mau bilang enggak, tapi memang kenyataannya dia sedang memperhatikan Chanyeol dari jendela kelasnya itu.

"Siapa sih yeoja itu?" tanya Baekhyun kemudian, menunjuk sosok yang kini berbicara dengan Chanyeol.

Kini giliran Kyungsoo yang melongo, "Hah? Memangnya kau tidak tahu dia siapa? Dia itu mantan yeojachingunya Chanyeol. Namanya Huang Zitao, mereka baru saja putus 2 bulan yang lalu. Katanya sih gara-gara Tao ketahuan selingkuh dengan JongHyun sunbae, kau tau kan?" Kyungsoo mengguncang-guncang bahu Baekhyun semangat. "OMG! Jonghyun sunbae tuh tidak ada apa-apanya dibandingikan dengan Chanyeol. Kalau aku jadi dia, aku enggak akan ngelirik namja lain selain Chanyeol." Kyungsoo mendekapkan kedua tangannya di dada, mendramatisir. " Seandainya aku bisa jadi yeojachingunya…."

Baekhyun menatap Kyungsoo dengan tatapan aneh seakan memohon. "Juseyoo! Apa tidak ada namja lain?" tapi sepertinya Kyungsoo tidak peduli,buktinya dia tetap semangat memuji Chanyeol. "Oh iya, Tao itu termasuk yeoja tercantik dan popular disini. Pantas saja dia sombong. Pakai acara selingkuh dibelakang Chanyeol. Sekarang ketika mereka putus, malah ingin balik lagi. Gimana sih?!"

Mau tidak mau Baekhyun harus melebarkan bibirnya melihat tingkah sahabatnya ini. Dan patut diketahui, walaupun sedemikian besarnya Kyungsoo mengidolakan Chanyeol, dia suka mempunyai namjachingu. Namanya Kim Jongin.

Ceritanya begini, gara-gara Kyungsoo suka dengan Chanyeol selama 3 tahun lamanya. Kyungsoo mendekati Jongin yang merupakan teman dekat Chanyeol. Tetapi pada akhirnya, dia malah berpacaran dengan Jongin.

Baekhyun melihat Chanyeol sudah berjalan meninggalkan lapangan basket. Sepertinya mereka bertengkar, karena Tao berlari menuju koridor kelas dengan menanggis. Baekhyun mengangkat bahu, tak mau ambil pusing urusan mereka.

"Jangan-jangan kau suka dengan Chanyeol ya, Baek?" Kyungsoo melayangkan pandangan curiga. Baekhyun melotot, mendengar kata-kata Kyungsoo. " iya aku memang suka dengannya. Tapi itu terjadi kalau otak ku sudah tertukar sama dengkul."

Chanyeol membanting tasnya ke meja. Otomatis semua mata makhluk yang ada dikelas(termasuk Baekhyun) menatap kearahnya. Tampangnya lebih kusut dibandingkan saat Baekhyun meninggalkannya di meja makan. Sebelum menyadari keadaan sekelilingnya itu, Chanyeol sudah pergi keluar kelas.

"Ada apa sih bro? masuk-masuk ke kelas malah banting-banting tas," ujar Kris yang mengikuti Chanyeol ke toilet, sekarang dia berdiri disamping Chanyeol sambil merapikan rambutnya. Chanyeol membasuh wajahnya dengan air.

Chanyeol menghelaa napas sambil mengelap wajahnya dengan tangan. Chanyeol berjalan keluar toilet , tidak peduli wajahnya yang masih basah. Kemudian Kris berujar lagi.

"daripada kau uring-uringan seperti ini, mendingan juga kau cari yeojachingu baru."

Chanyeol mendengus. " apakah kau tahu, Aku ini lagi bête sama yang namanya yeoja!"

Kris melongo, serius nih? Seorang Choi Chanyeol yang selalu merasa mati dan selalu dikelilingi oleh banyak yeoja, tba-tiba mengatakan bahwa dirinya bête dengan yeoja?

"Heh kau salah makan ya?" Kris memandang Chanyeol terheran-heran.

Chanyeol mengibaskan tangannya, tanda tidak menginginkan komentar. " Asal kau tahu saja ya, dirumah aku ini mesti berhadapan dengan yeoja aneh yang baru saja dibawa sama Appa. Dan di sekolah aku mesti berhadapan dengan yeoja yang lebih aneh lagi yang tiap hari kerjaannya hanya bilang "Chanyeol kita pacaran lagi yuk! Lama-lama bisa gila tau gak sih" Chanyeol menelungkupkan kepalanya kemeja.

Kris masih terbahak melihat tingkah sahabatnya yang satu ini. "Kau ingin taruhan berapa? Aku yakin tidak sampai seminggu kau pasti akan lupa dengan apa yang lo ucapkan tadi"

Kris menepuk punggung Chanyeol agar kembali duduk tegak karena Cho Seonsaengnim sudah masuk kedalam kelas.

"Asal kau tahu saja ya, yeoja itu inceran dan target ku. Jangan sampai kau ambil!" telunjuk Kris menunjuk salah satu yeoja yang duduk dipojokan. Mata Chanyeol terbelak begitu tahu siapa yang dimaksud. "Hah?!"

Menyadari bahwa seluruh kelas memandanginya akibat teriakannya barusan, Chanyeol mengubah ucapannya menjadi bisikan. "Apa mata kau bermasalah Kris?"

Kris mengangkat bahunya. "Tipe kita memang berbeda, Baekhyun itu yeoja yang manis."

Chanyeol benar-benar akan pingsan dengan tiga kejadiaan yang dialaminya berturut-turut pagi ini.

.

.

.

.

.

TBC

REVIEW…..