Mailbox

Original story © NoVizH19

Naruto © Masashi Kishimoto

SasuNaru

Rate T

Angst, Tragedy

Warning : BL(boys love), MalexMale, possibly OOC, typo(s), etc.

Dedicated for #SasuNaruIndonesia #SasuNaruDay2016 #PreEventEdupad

..

..

..

.

Hujan yang mengguyur deras tak menyurutkan niatnya. Box telepon sudah cukup baginya untuk berlindung dari hujan, selain menjadi tujuannya.

Jemarinya mengetuk deretan angka yang dihapal di luar kepala. Gagang telepon sudah menempel di telinga sambil menunggu nada sambung menyapa.

Nada monoton terdengar, pemuda pirang itu tetap setia menunggu. Hingga dering mailbox terdengar setelahnya.

Hela napas ia hembuskan. Mencoba mengulas senyum meski ia tahu tidak akan ada yang melihat.

"Halo, Sasuke ...," nadanya ia buat seceria mungkin. "Kau masih marah padaku?" tanyanya menerawang. "Karena itulah kau tidak mau berbicara denganku?" suaranya menyendu.

Hening menjeda. Si pirang menggunakan jeda waktu untuk menarik satu helaan napas.

"Aku minta maaf." Bibir bawahnya ia gigit demi menghilangkan getaran halus dalam suaranya. "Kumohon ... jangan marah lagi. Pulanglah, dan kita rayakan anniversary kita bersama-sama." Cengiran khasnya ia coba tampilkan. "Kau ingat? Hari ini adalah hari jadi kita." Senyumnya tak bisa menghentikan bulir bening yang tetap lolos dari pelupuk mata.

"Happy anniversary, Sasuke."

Tangisnya pecah di dalam box telepon. Semua emosinya ia keluarkan malam itu di tengah hujan yang deras.

Pemuda pirang itu —Uzumaki Naruto, masih menyimpan harapan jika sang kekasih yang hilang dalam kecelakaan pesawat, akan menerima panggilannya. Mendengar pesan-pesannya dalam Mailbox, dan kembali bersamanya —lagi.

..

..

The END

..

..

.

Happy SasuNaruDay ^^