*PREVIOUS CHAPTER

"Lu, jeongmal gwaenchana*kau benar-benar baik-baik saja? Apa mereka menyakitimu?" tanya Sehun dengan nada khawatir sambil menghadap ke Luhan dan menggam tangan Luhan

"Bu, wo hen hao*tidak, aku baik-baik saja*. Euhm…. Xiexie, kau telah menyelamatkanku Sehun dan …."

"Chanyeol, Park Chanyeol sachon hyung*kakak sepupu*Sehun. Annyeonghasimnika*salam kenal*." Kata Chanyeol memperkenalkan diri

"Ah, shi. Xiexie*terimakasih* telah menyelamatkanku Chanyeol. Wo shi *Aku adalah* Jin Luhan, tapi panggil aku Luhan saja. Wènhòu yǔ yě*salam kenal juga*." Kata Luhan juga memperkenalkan diri

"Eh…. Tadi katamu apa? Biao ge*kakak sepupu*?" Tanya Luhan bingung

UNTIL YOU

Main Cast : Oh Sehun as Wu Sehun

Xi Luhan as Jin Luhan

Cast : Kim Joonmyun as Jin Jun Mian/Suho (Luhan's Papa)

Zhang Yi Xing as Jin Yi Xing/Lay (Luhan's Mama)

Wu Yi Fan as Kris (Sehun's Papa)

Huang Zi Tao as Wu Zi Tao/ Tao (Sehun's Mama)

Byun Baekhyun as Jin Baek Xuan (Luhan's Brother)

Park Chanyeol as Chanyeol (Sehun's brother)

Kim Jongdae as Chen (Luhan's Daye/Uncle)

Kim Minseok as Xiumin (Luhan's Yima/Aunt)

Do Kyungsoo as Jing Zhu (Luhan's Biao di/Cousin)

Kim Jongin as Kai (Sehun's Friend)

Genre : Romance, Lil' bit humor, family, friendship

Rate : T namun sesuai alur bisa saja jadi M

Disclaimer : SEHUN MILIK LUHAN – LUHAN MILIK SEHUN BERLAKU JUGA UNTUK SEMUA OFFICIAL PAIR DISINI

Semua cast milik diri mereka masing-masing, orang tua mereka, SM Ent dan Tuhan Yang Maha Esa. Saya disini hanya meminjam nama saja. Tapi untuk fanfict ini asli pemikiran saya

Summary : Ini terasa seperti tidak ada orang yang mengetahuiku sampai kau mengetahuiku, terasa seperti belum ada orang yang mencintaiku sampai kau dapat mencintaiku, terasa seperti tak ada orang yang mampu menyentuhku sampai kau menyentuhku. Tak ada, tak ada sampai kau….

Warning : OOC, YAOI, typos, GaJe, ga sesuai EYD, jelek, ga memuaskan, menyebabkan mimisan.

Let's Enjoy ~

"Ne, sebenarnya Sehun adalah nan sachon namdongsaeng*adik sepupuku* yang kesepian karena kekasihnya pergi ke Beijing untuk menggapai cita-citanya. Jadi dia memintaku untuk menemaninya selama kekasihnya berada di Beijing." Jelas Chanyeol

Luhan yang sudah mengerti dengan penjelasan dari Chanyeol-pun menunduk. Ia menunduk karena telah salah mengartikan yang tadi ia lihat. Seharusnya ia bertemu dengan Sehun dulu dan menanyakan tentang Chanyeol. Namun karena kebodohannya, hampir saja keperawanannya(?) akan direnggut oleh namja brengsek tadi.

"Duibuqi*maaf* kalau aku salah mengartikan hubungan kalian. Aku kira selama aku di Beijing, Sehun telah bersama orang lain. Namun ternyata aku salah, Sehun menungguku selama empat tahun terakhir ini." Kata Luhan menyesal

"Gwaenchana*tak apa*,aku mengerti. Aku juga menebak bahwa kau lari dari sana karena melihat keadaan kami yang sama-sama Ehem…. Topless. Walaupun begitu, aku tak mau kalau sampai 'bermain' dengannya. Dengan tiang listrik? Yang benar saja?" kata Sehun lalu mengejek Chanyeol

"Apa kau bilang?! Dasar cedal. Eh kau tak malu berbicara terus dengan kata-katamu yang tak jelas itu hah…. Thehunnie…." Ejek balik Chanyeol

"Su…."

"Dasar tiang listrik…. Aku tidak cedal, tapi lisp-ku ini sexy. Arraseo?" Kata Sehun tak terima

"Ja…."

"Ah, sekali cedal tetap cedal." Sahut Chanyeol semakin menjadi

Luhan yang mengerti dengan keadaan ini mencoba menghentikan sahut menyahut antara Sehun dan Chanyeol namun selalu saja terpotong. Karena kemarahannya sudah diujung tanduk, ia pun tak dapat mengendalikan emosinya. Namun karena ia harus bersikap dewasa, jadilah Luhan HARUS menahan emosinya.

"Sudah,sudah….Kalian ini seperti anak kecil. Apa kalian tidak malu kalau bertengkar seperti itu? Kalian kan sudah besar, harusnya sudah harus saling mengerti. Jadi kalau kalian ulangi lagi,aku akan marah pada kalian. Míngbáile ma*mengerti*?" Sentak Luhan menahan amarah lalu menasehati Sehun dan Chanyeol

"Ne, arraseo*aku mengerti*. Mianhae*maaf*…." Ucap Sehun dan Chanyeol saling bersautan, Luhan hanya menggelengkan kepalanya melihat sifat mereka yang masih kekanakkan

"Lalu kenapa kalian tahu kalau itu aku?" tanya Luhan bingung

"Oh…. Soal itu…. Jadi begini, saat di mobil aku lupa menaruh kacamataku. Lalu kubuka laci dashboard mobil Sehun dan aku menemukan fotomu dan Sehun. Lalu aku bilang pada Sehun bahwa kau yang tadi pagi menemuiku." Jelas Chanyeol sambil menunjukkan foto Luhan dan Sehun yang sekarang ada di dashboard mobil Sehun

"Maka dari itu, aku langsung mencarimu disini." Sahut Sehun

"Kenapa kau tahu kalau aku ada disini?" Tanya Luhan penasaran

"Karena saat pulang dari taman bermain sore itu kau mengajakku kesini untuk membeli ice cream dan hari itu adalah saat kau mengatakan bahwa kau akan pergi ke Beijing pagi harinya."

-AUTHOR POV END-

-FLASHBACK-

-SEHUN POV-

"Hunnie, kita beli ice cream di taman pinggiran kota yuk…. I want it~" Rajuk Luhan namjachinguku yang paling cantik nan manis didunia

"Lulu chagi, kan tadi kau baru saja menghabiskan ice cream yang kita beli di taman bermain. Tapi kenapa sekarang kau ingin lagi, apa tidak mual? Aku saja sudah kenyang banget sama yang tadi." Tanyaku sayang walaupun bingung

"Hunnie~…. Jebal~*kumohon*…." Rajuk Luhan lagi sambil memperlihatkan puppy eyes-nya yang sudah pasti membuat semua pria lupa diri#plak *abaikan maksudku aku luluh dan tidak bisa menolaknya lagi

"alright, let's go…." Jawabku pasrah

- At A Suburban Park-

"Chamkanmanyo*tunggu sebentar*, aku akan membeli ice cream kesukaanmu di depan sana. Don't go anywhere, ne…." Ucapku kemudian berlari meninggalkan Luhan

"Shi, kuai dian~*cepetan*…." Kata Luhan yang agak berteriak karena aku yang sudah berlari agak jauh

Luhan kini menunggu di bangku panjang yang berada di bawah pohon dekat ayunan. Ia kusuruh untuk menungguku yang sedang membeli ice cream. Memang agak jauh, tapi setidaknya Luhan masih dapat melihatku kalau aku sedang membeli ice cream yang ia inginkan.

Tak selang berapa lama, ice cream yang kupesan telah tersedia. Kini aku berjalan cepat menuju tempat Luhan yang sedang terduduk sembari membawa ice cream yang Luhan inginkan. Aku memang hanya membeli satu, bukan karena aku sedang beririt atau pelit. Tapi karena aku sudah terlalu kenyang dengan ice cream yang tadi kami beli di taman bermain, jadilah aku hanya membeli satu untuk Luhan namjachinguku yang paling cantik nan manis didunia.

"Ini ice cream strawberry vanilla kesukaanmu." Kataku sembari mengulurkan se-cup ice cream pada Luhan

"Gomawo Hunnie~…." Jawab Luhan dan menerima ice cream yang kuulurkan padanya tadi

Luhan dengan lahapnya memakan ice cream yang kuberikan padanya. Sampai-sampai ice cream yang ia makan berantakan di sisi bibirnya.

SLURP~

"Hah..." Luhan terlihat tersentak karena aku menjilat sisi bibirnya yang terkena noda ice cream

"Dalkomhan*manis*Lu…. Jeongmal dalkomhago*benar-benar manis*." Sahutku sambil tersenyum

"Hunnie…." Lirih Luhan sambil menunduk menyembunyikan wajahnya yang memerah. Tunggu, memerah? Apa dia marah karena aku melakukan itu? Astaga….

"Lu, tadi aku hanya mencoba menghilangkan sisa ice cream yang ada di sisi bibirmu. Mianhae*maaf*,gwanchanayo*kamu tak apa*?" khawatirku karena membuatnya –mungkin- marah

"M-meiyou*t-tidak*, hanya saja aku malu Hunnie…. Kau membuatku malu Hunnie…." Kata Luhan dengan rona merah yang sekarang sudah sampai di lehernya

"So you're not mad at me*jadi kau ga marah padaku*. Hanya saja, kau malu saat aku melakukan itu padamu. Hahaha…. Aku kira kau marah padaku." Kataku santai

"Hehehe…." Tawa Luhan kaku dengan semburat merah diwajahnya

Luhan kemudian meneruskan menghabiskan ice cream dariku. Ia terlihat lahap sekali memakannya. Aku jadi senang melihatnya makan seperti ini, tapi aku agak khawatir kalau-kalau dia menjadi gendut. Ani, bukan karena aku tak suka. Hanya saja aku takut kalau dia tidak percaya diri dengan keadaannya. Sebenarnya aku akui, walaupun ia memakan sebanyak apapun ia tetap terlihat Ehem…. Sexy#plak, maksudku langsing untuk ukuran namja.

Setelah Luhan selesai dengan acara mari-makan-ice-cream-dari-Sehun-dengan-lahap. Ia menaruh cup ice cream yang sudah kosong itu kemudian menatap serius kearahku. Aku yang memang sedari tadi menatap Luhan-pun bingung. Kenapa Lulu-ku menatapku seperti itu? Apa ada yang ingin ia bicarakan penting padaku? Aku jadi gugup….

"Lu, musun irriya*ada apa*?" Tanyaku kaku

"Hunnie, ada yang ingin aku bicarakan denganmu." Kata Luhan serius

"What it is*apa itu*, Lu?" Tanyaku bingung

"Sebenarnya aku akan keluar negeri lebih tepatnya ke Beijing untuk meneruskan sekolahku. Aku ingin sekolah koreografi supaya cita-citaku sebagai koreografer handal dapat tercapai." Jelas Luhan

"But Lu, kenapa mendadak seperti ini?" tanyaku bingung

"Duibuqi Hun, tapi ini adalah waktu yang tepat untuk mengatakan semuanya. I have to go*aku harus pergi*." Kata Luhan kemudian pergi meninggalkanku yang masih begitu kaget dengan pernyataan Luhan

Aku masih memikirkan kenapa ia meninggalkanku cepat sekali. Aku takut terjadi apa-apa dengannya karena aku tak ada disampingnya. Tapi kalau aku melarangnya, itu sama saja dengan aku menghancurkan masa depannya. Saat aku masih berada dalam lamunanku tiba-tiba Luhan berteriak.

"Hunnie, kau tak ingin mengantarku pulang? Ini sudah hampir gelap, we should go home*kita harus segera pulang*." Kata Luhan sedikit berteriak karena ia berdiri agak jauh dari tempatku sekarang

"Eh…. Ne, jibe kkaja*ya, ayo pulang*." Kataku saat terbangun dari lamunannya kemudian menyusul Luhan yang sudah agak jauh dengan berlari

-SEHUN POV END

-FLASHBACK END-

-AUTHOR POV-

"Uhm…. Kau masih mengingatnya?" tanya Luhan takut-takut

"Of course, bagaimana bisa aku dengan mudahnya melupakan tempat ini?" Jawab -tanya retorik- Sehun

"Alright, karena namjachingumu Luhan sudah kembali dari study-nya, so kita akan merayakan kepulangan Luhan!" Teriak Chanyeol semangat

"Okay, kita berangkat." Sahut Sehun tak kalah semangat

TBC

ANNYEONGHASEO chingudeul... author baru dengan fanfiction EXO. Gimana menurut kalian? bagus ga? menurutku ini udah aku coba semaksimal mungkin tapi lox ada yang kurang leh qo kritik... jweoseong ne chingu... mudah mudahan kalian suka... SAYA MOHON BUAT YANG BACA atau TERLANJUR BACA HARAP REVIEW NE….

#Tebar bbuing-bbuing sama Sehun oppa

*Disini aku pake tiga bahasa asing antara lain : Korea, Mandarin, dan English

#tapi mungkin English ny ga sebanyak Korea ma Mandarin

ANSWER Of REVIEW : (chapter 1)

.5 : ne, gomawo…. Review terus ne…

Babaek Cinta Chan Chan : nie udah lanjut…. Emang aku buat kepribadiannya Baekkie kekanakkan. Nikmatin ne… gomawo udah review… review terus ne…

dennis kim : ya, aku juga sekalian belajar hehehe… jadi buat yang pengen ff pake bahasa mandarin bisa bilang pada saya… gomawo udah review… review terus ne…

Kai C'lalu Sayank D.O : hehe… gomawo…

BaoziBacon : jangan cium2 Baekkie ne, ntar Chanyeol marah #Chanyeol siap2 latihan tenaga api. Nama cinanya Baekkie itu Baek Xuan*kayaknya*. Gpp, sebagai bias harus menjunjung tinggi biasnya masing2#lhoh

Iya, aku pake google translate, ney juga udah ada translate di belakangnya. Mian klo bkin bingung.

Gomawo buat kritiknya…. Review lagi ne….

nisa : ney udah lanjut…. Review terus ne…

rinie hun : ne gomawo… review terus ne…

ANSWER OF REVIEW : (chapter 2)

Tiikaaa : hehe, Luhan kan ga tau, jadi ya gitu deh. Ya, kalo aku bisa aku bkal ajarin kamu. Selamat menikmati… gomawo udah review…. Review terus ne…

Rachma99 : ya kan Sehu sayang ma Luhan, makanya ditolongin… gomawo udah review… review terus ne…

Kai C'lalu Sayank D.O : nie udah lanjut…. Hehe…. Gomawo udah review… review terus ne….

Fishy Panda : gomawo…. Review terus ne…

Jung Jisun : gomawo…. Ney udah update, ntar ChanBaek-nya chapter depan…. Gomawo udah review…. Review terus ne….

Baek Lalla Chan EXOtics : gomawo…. Namanya juga salah sangka…. Kan ceritanya mereka itu Chiness family, jadi aku pake nama Chiness nya…. Hehe… bisa ajh… ney udah lanjut… review terus ne…

rinie hun : haha…. Gomawo atas reviewnya… ney udah lanjut…. Tetep review ne….

: ney udah lanjut…. Gomawo buat reviewnya…. Review terus ne…

AKHIR KATA MOHON DI REVIEW EA...

KAMSAHAMNIDA NE CHINGUDEUL...