KHR NYASAR DIMENSI

WAAAAAAAAH ! ADA REVIEW LAIN ! *loncat-loncat gaje*

PLAK !

Aduh ! Siapa sih !?

Kazu : Mending Master cepet bales Reviewnya deh, atau... *Dark Mode Kazu : ON !*

HIEEE ! O–OKE !

Nah.. Pertama dari...

Dee Kyou :Wah ! Makasih atas pujiannya Dee-kun ! Ah, soalnya Author males nulis tanda kutip dan penjelasan seperti 'Kata si A', atau 'Kata B sambil bla bla bla'. Soal OC ? Karena Tsuna itu IMUT kalo jadi cewek ! Karena itulah Author memakai nama Tsuna agar readers membayangkan Tsuna yang sifatnya mirip dengan Tsunayuki, dkk.

Hikage Natsuhimiko : Ah, betul sekali ! Ilusinya di renovasi karena itu Ilusi nyata tapi kalau makanan... Rasanya yang hancur =v=" Ah, tenang saja Hikage-san ! Meskipun luarnya mirip sama Om Nanas PEDO, tapi dalamnya mirip Tsuna ! Mau tau apa yang mirip ? Sifatnya ! Kan Tsuna itu 'Demon inside, Angel outside' XD Huwaa ! Maafkan Author yang konslet ! Author menulis Fic ini dengan pertaruhan nilai Authooor ! Saat ini Auhtor sedang Ujian Tengah Semester ! TTwTT Weks ! Author hampir lupa ! Bagian Tsuki salah ! Seharusnya warna rambutnya itu... Eh, Caramel + Indigo = apa, ya ? Ah ! Auk ah ! Terima kasih sudah menyemangati Author, Hikage-san !

Colonello-shou : Wah, memang benar ! Kyo itu benar-benar duplikat Hibari ! Betul banget ! Altea itu sampe sifat Dino yang CEROBOHNYA MINTA AMPUN itu tetep diikutin !

Oke ! Sesi jawab review selesai ! Sekarang waktunya cerita dimulai !

Kazu : *Dark Mode Kazu : OFF !* Masteeeer ! *muncul-muncul baju berantakan alias kancing kelepas, bajunya juga robek, dll terus nemplok ke Author* Mukuro-san sama Daemon-san PEDO nya keterlaluaaan ! Masa saya sampai diseret ke dalam kamar ! Untung saya bisa kabur ! *mewek*

Tenang saja Kazu-chan... Biar kuberi pelajaran kepada mereka saat cerita ini dimulai... Lebih baik kau jadi Narrator saja sana...*senyum malaikat tapi auranya sudah menjelaskan bahwa ia ingin memblender Nanas dan Semangka itu*

Kazu : *merinding pas ngerasain ada aura aneh keluar dari badan Author*

Okeh ! Mari dimulai !

Chapter 1

Katekyo Hitman Reborn © Amano Akira-sensei

Genre : Humor ?

Family ?

WARNING : OC kebanyakan (super duper banyaaaaak), Typo(mungkin), OOC PARAH, dll *dihajar*

Silahkan readers tebak dimana ini terjadi yang penting ini bukan Jepang...

Enjoy it Minna~~~

.

.

.

"...Ugh... SUDAH CUKUUUP !" dan sebuah teriakan menggelegar pun keluar dari rumah sementara para Chara KHR itu.

"ZIO KYOUYA ! AYAH ! JIKA KALIAN TIDAK BERHENTI AKAN KUBEKUKAN KALIAN DENGAN ZERO POINT BREAKTROUGH !"

BRAK ! PRANG !

.

.

.

"Nah, jadi... Apakah kalian mau mengakui kesalahan yang barusan kalian perbuat ?" tanya Yuki dengan penekanan di setiap kata.

"Ku–Kufufu... Ini semua karena Kyouya-chan yang mengajakku bertarung !" bela Mukuro dan memanggil Hibari dengan embel-embelan '-chan' dan penekanan di bagian '-chan'.

Twich ! Urat kesabaran Hibari putus.

"Apa yang kau bilang nanas ?" balas Hibari dengan penekanan di bagian 'nanas'.

Twich !

Oow... Sekarang giliran urat kesabaran Mukuro yang putus.

"Siapa yang kau panggil nanas, hah !?"

"Tentu saja kau... Memang ada nanas yang lain ?"

BRAK !

"DIAM ! ZIO KYOUYA ! SUDAH KUBILANG JANGAN MENGAJAK AYAH BERTARUNG ! DAN AYAH ! KALAU ZIO KYOUYA MENGAJAK BERTARUNG AYAH BISA MENOLAKNYA, KAN !?" wow... Yuki OOC parah... Sampai-sampai menggebrak meja sekuat tenaga hingga mejanya hancur.

Semuanya membeku. Tidak, Yuki belum membekukan mereka. Lantas, apa yang membuat mereka membeku ? Ah, ternyata karena Yuki sangat marah mereka membeku sampai tidak ada yang bergerak sedikitpun. (Semua ada di Ruang Tamu di sana). Ah, bahkan Yuki sudah mengeluarkan Animal box weapon yang dipinjamnya dari Kyo yaitu Kumo.

"Kumo, Cambio Forma..." dan muncullah Alaude's Handcuff.

"I'll send you to hell..." kata Yuki sedikit mendesis dan matanya berkilat marah.

"H–Hey... Yuki-chan, kau tidak bermaksud untuk menghajar Ayahmu yang Ganteng dan Tampan ini, kan ?" kata Mukuro dengan sedikit penekanan di bagian 'Ganteng dan Tampan' itu.

"Ganteng apanya..." wah ! Vas di sana hancur terkena lampiasan kemarahan sang Indigonette.

"Tampan apanya..." kali ini sedikit demi sedikit membesarkan Flame nya.

"U–UWAAAH ! TSUNAYOSHI-KUN ! TOLONGLAH KEKASIHMU YANG TAMPAN INI !" teriak Mukuro yang di sisa kehidupannya masih bisa berkata narsis dengan PD-nya. Sedangkan Tsuna hanya menatapnya dengan tatapan 'Buat-apa-gua-bantu-lo-dasar-nanas-mesum-mati-aja-lo-sana-lagian-sejak-kapan-gua-jadi-kekasih-loe'.

"Tsu–Tsunayoshi-kun kejam sekali !" sang nanas *dilemparin Trident* ehem.. Maaf, ralat... Sang Illusionis pun pundung dipojokan sambil menanam nanas disana.

"A-Y-A-H~~" Mukuro jantungan saat melihat Yuki yang mendadak muncul disebelahnya sambil memegang Alaude's Handcuff.

"Urusan kita belum selesai..." Flame milik Yuki makin bertambah besar.

"GYAAA !" dan teriakan nanas nista pun terdengar dari radius 100 KM.

'Untung bukan gua yang kena...' batin semua.

"Zio Kyouya..." Gluk... Hibari menelan ludah.

"Sekarang giliranmu..." kata Yuki sambil tersenyum Creepy.

.

.

.

'MAMPUS GUA !' batin Hibari.

"Yu–Yuki-chan... Sepertinya cukup sampai disini saja, ya ?" aaawww... Dino mencoba menolong Hibari.

"Diam kau Haneuma... Jangan menggangguku atau kau akan bernasib sama dengan Ayah..." wait... KENAPA YUKI MAKIN OOC SIIIH !? Ah, yasudahlah... (=A=)

"G–Gluk... Ba–Baiklah..." dan Dino pun mengirimkan tatapan minta maaf karena tidak bisa menyelamatkannya dari Singa yang baru saja bangun, kepada Hibari.

'Haneuma bodooooooh !' jerit Hibari dalam hati.

"Nah, mari kita lanjutkan, Zio Kyouya~~" dan beberapa saat kemudian terjadi pembantaian yang harus disensor saking horrornya.

'(TTwTT) kenapa aku/Dame-Tsuna/Tsuna-kun/Tsunayoshi-kun/Tsuna-chan/Tsunayoshi-chan/Bossu/Tsuna-nii/Tsuna/sampah itu/bocah itu harus mempunyai keturunan yang sadis dan Physco seperti itu !?' jerit semuanya dalam hati. Eh, wait... Kenapa sebutan si Tuna banyak amat, ya ?

"Oke, saatnya membereskan mayat ini..." kata Yuki sambil menyeret 2 mayat pemuda cantik(?) itu.

"T–Tunggu Yuki-chan ! Biarkan aku yang membawa Kyouya/Mukuro !"

"Wah, Zio Dino dan Tou-san kompak juga, ya~~~" mata Yuki berkilat dan memegang kamera karena setelah Tsuna dan Dino mengatakan hal yang sama bersamaan muka mereka memerah.

"Yak ! Tahan posisi itu !" Tsuki sudah mengeluarkan kameranya.

"Tsuki-chan/Tsuki... Yuki-chan/Yuki..." Xenia dan Hime dibuat sweatdrop karena kelakuan Tsuki dan Yuki yang kelewat OOC itu.

Ah, sepertinya ada yang terlupakan, ya ? Ah, iya ! Chrome juga sibuk memotret XD

"Cukup... / STOOOOOOOP !" Dino berteriak sedangkan Tsuna hanya memohon mereka untuk berhenti memotret.

"Ups, aku kelepasan... Fufufu..." wait, apakah Yuki ketawanya aneh kayak gitu !?

"Yuki, tahan hasrat Fujoshi-mu dulu..." Hime mengingatkan.

"Ah, iya ! Nyaris bener-bener kelepasan !"

-To Be Continued-

A/N :

*tidur*

Kazu : Master...

*masih molor*

Kazu : MASTER !

Hah !? Ada apaan !?

Kazu : Penutupnya Master... (=_=)

Ah, iya... Plis Kazu-chan aja, ya, yang bacain penutup ! Author capek abis ngeblender Nanas sama Semangka !

Kazu : *mikir bentar* Oke deh... Buat balesan karena udah balesin dendam saya ke Nanas sama Semangka PEDO itu... READERS ! MOHON REVIEWNYA YAAA ! *langsung tidur*