Disclaimer: Boboiboy bukan punya saya. Kalo punya saya, kemungkinan besar saya akan kawinkan dia dengan Yaya :v

.

.

.

Boboiboy © Animonsta Studio

.

.

.

.

Warning: GAJE bin KAJOL! Siap2 aja ama kegajeannya nanti.

.

.

.

.

.

-ToD-

.

Saat itu, sedang ada pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan siang itu. Seharusnya mereka belajar pada sabtu itu. Kebetulan hari itu adalah hari sabtu, dan mereka yang masuk ekskul SSU tidak SSU karena ada hal yang tidak menyenangkan, yaitu genset sekolah kebakaran. (Umm.. Tulisan gensetnya betul kagak?)

Semua anak 8-1 yang tadinya harus SSU dan beberapa mereka yang tidak SSU kemudian pergi kerumah Yaya. Rumah Yaya langsung penuh sesak dengan masyarakat kabupaten 8-1 (:v) yang banyak itu. Gimana gak banyak? Ini nama2 anak 8-1 yang ada dirumah Yaya: Yaya sendiri, Ying, Fang, Gopal, Halilintar, Taufan, Gempa, Blaze, Ice, Rilza, Adelia, Maulia, Nurul, Felix, Silvia, Lestari, Indah, Stevany, Geralli, Rallita, Amy, dan Iwan. (Sumpek dah tuh rumah... XD). Saking ramenya, sampai ada yang duduk di tangga :v

"Main ToD yuk?" Saran Fang tiba-tiba.

"Tapi, aku gak bawa botol." Ucap Gopal.

"Aku bawa!" Ucap Halilintar sambil mengacak tasnya.

.

.

"Untuk perempuan bebas, mau pilih Jujur atau Berani. Tapii..." Ucap Gempa yang sengaja digantung.

"Apa?" Tanya siswa laki-laki.

"Laki-laki hanya boleh memilih Berani!"

"Oke!"

.

Jika biasanya siapa yang ditunjuk pake mulut(?) Botol itu yang harus memilih Jujur atau Berani, kalau peraturan mereka siapa yang ditunjuk oleh botol itu ada diposisi aman.

Sekarang, tinggal Fang dan Halilintar yang belum aman. "Aku yakin, keberuntungan memihak padaku." Ucap Fang kepedean.

"Hmp. Kita lihat saja nanti." Kata Halilintar sambil senyum miring.

Gempa kemudian memutar botol tersebut, dan botol itu menghadap kearah...

.

.

FANG!

"AAHK!" Teriak Fang yang kedengaran sampe kedai tok Aba.

"Hmp. Mana tuh yang katanya keberuntungan memihak ke situ? Hahaha!" Ledek Halilintar.

"Oke, Fang. Dare untukmu.. Eng... Apa ya?" Tanya Gempa.

"Bagaimana tipe cewek yang perfect menurutmu?" Tanya Blaze tiba-tiba.

"Hah?! Tipe cewek?!" Ulang Fang.

"Iyaa.." Jawab Blaze.

"Kenapa? Gak tau yaa~" Goda Ice.

"Hmm.. Okey.. " Fang mulai menjelaskan semua satu per satu.

.

Bertahun-tahun kemudi- eh?! Salah! Bermenit-menit kemudian...

.

"Puas?!" Tanya Fang.

"Puas..." Jawab semuanya.

"Baiklah, mari kita lanjutkan! Kali ini, siapa yang kena akan langsung disuruh pilih! Kalo kayak tadi kelamaan. Kita aja dua puluh orang." Ucap Gempa sambil memutar botol tersebut.

Dan sodara-sodara sebangsa dan setanah kusir, botol tersebut sedang berputar! Mari kita lihat apakah botol itu berhenti kemana. Akankah siswa laki-laki? Ataukah perempuan? Atau banci? Atau Alien? Atau.. (All chara: KEBANYAKAN ATAU!") Engg.. Hehehe... Apakah botol tersebut berhenti? Atau tidak?! Bersambung setelah iklan :v *dihajar readers*

Dan ternyata...

Yang ada di posisi tak aman adalah...

.

.

F..

.

Felix!

.

.

~skip~

.

.

Sekarang, botol mengarah ke arah Ying.

"Okey, Ying. Jujur atau Berani?" Tanya Yaya

"Berani!"

"Cubit pipinya Fang!" Ucap Silvia.

Semua langsung menoleh kearah Fang yang main gadget. "Apa liat-liat?! Aku ganteng, ya?"

Yang lain pada muntah darah. Ying kemudian berdiri, dan mendatangi Fang. Okey, kayaknya ada yang gak beres ama Ying, pikir Fang.

"Sstt.."Ying menaruh jari telunjuknya ke depan mulutnya lalu mencubit kedua pipi Fang. "Ihk! Gemes!" Ucapnya, walaupun tak melihat ekspresi Fang yang mulai baper. Secara sengaja, Taufan dan Halilintar melangkah ke belakang Ying, lalu mendorong Ying pelan. Jika saja Ying tidak memegang bahu Fang cepat-cepat, akan terjadi peristiwa terlarang.

"Taufan Hali!" Teriak Ying.

.

.

~skip~

.

.

"Oh.. Ini seharusnya Hali yang ditanya.." Ucap Taufan pasrah.

"Baiklah, Boboiboy Taufan.."

"Ya, Prebek Pang~" jawab Taufan.

"Please! Don't call me Pang?!"

"Hestek rip inglis" ucap Hali.

Tiba-tiba Ying sudah membawa mangkok kaca. "Kita kutip sumbangan buat teman kita, inggris yang meninggal dunia." "Ayo ayo.." Ucap mereka.

.

.

~skip~

.

.

-UKK-

.

Saat ini merupakan hari pertama mereka UKK. Saat iini, kelas 8 digabung ama kelas 7. Dari ruang 1 sampe 18.

Memang sesuatu banget ya kalo misalnya ujian pengawasnya gak galak. Huft.. gak kayak dirasakan anak ruang satu sekarang. Yang ngawas bermata elang campur byakugan :v jadi anak ruang satu gak bias gerak skarang. Kasihan…

Okey, sasaran pertama: Rilza

Menurut pak Rianto, Rilza mencurigakan. Bagaimana tidak? Sampah dilacinya banyak sekali.

"Apa ini?" Tanya pak Rianto.

"contekan bahasa melayu, pak."

"kapan ujian bahasa melayu?"

"tadi, pak." Jawab anak ruang satu.

Pak Rianto melewati Rilza.

.

.

.

.

.

TBC

.

.

.

.

A/N:

Maaf kalo pendek dan gantung. Abis selama ane bertapa(?) cuman dapat sedini. T-T

maafkan saya.. ampuni saya...

manusia berdosa seperti saya ingin punya kebebesan hidup T-T

#RnR? Jika gak muntah

#RaGenez2101 or Geraldine