Keesokan harinya, TeukHaeBumKyu berangkat sekolah, TeukHae berangkat bersama dengan naik bus karena satu sekolah, sedangkan BumKyu berangkat bersama naik sepeda, dan pastinya mereka satu sekolah, satu kelas, dan satu meja.

Kantin

"Kyu cepat habiskan makananmu, belnya sebentar lagi berbunyi" Kibum gelisah menunggu adiknya yang makan sangat lambat padahal Kyuhyun selalu memasukkan suapan besar sampai kedua pipinya mengembung dan bibirnya mengerucut karena saking penuhnya makanan didalam mulutnya, salahkan Kyuhyun yang tumben hari ini bangun kesiangan, mungkin karena kemarin tidak tidur siang, jadi dia tidak sempat sarapan dirumah.

"hhhh" Kibum menghela nafas lalu mengambil sendok dan ikut memakan sarapan Kyuhyun agar ia cepat selesai, tak butuh waktu lama, makanan dipiring Kyuhyun tinggal sedikit, Kibum menghentikan kegiatannya.

"kau makan yang itu" ucap Kibum sambil mengusap mulutnya takut ada 'tamu' yang lupa dimasukkan.

"gomawo hyung~" balas Kyuhyun sambil bercengir ria lalu memasukkan suapan terakhir makanannya, yang dibalas senyuman oleh Kibum.

Setelah itu keduanya segera bergegas menuju kelas mereka, bel tanda masukpun juga sudah berbunyi dan tak beberapa lama kemudian datanglah sonsaengnim yang akan mengajar di jam pertama hari ini, kali ini sonsaeng masuk ke kelas bersama seorang namja, sepertinya murid pindahan.

"selamat pagi anak-anak, hari ini kalian akan punya teman baru, silahkan perkenalkan dirimu" titah sonsaengnim pada murid pindahan itu yang diangguki olehnya.

"Siwon?" gumam Kibum yang duduk dimeja paling belakang.

"perkenalkan, namaku Siwon, mulai hari ini aku akan menjadi siswa disekolah ini, semoga kita bisa berteman dengan baik, mohon bantuannya, terimakasih" itulah kalimat perkenalan Siwon.

"baiklah Siwon, ada dua meja kosong dikelas ini, kau boleh memilih salah satu" titah sonsaengnim lagi.

"ne sonsaeng, aku pilih yang didekat Kibum saja" jawab Siwon menunjuk meja kosong disamping kanan Kibum.

"Oh? Kau sudah mengenal salah satu siswa disini? Baguslah kalau begitu" ucap sonsaengnim sedikit terkejut.

"aku juga mengenal Kyuhyun sonsaengnim" tambah Siwon lagi, Kyuhyun yang duduk disamping kiri Kibum hanya berdecih.

"wah, hebat sekali, Kibum,Kyuhyun, kalian bisa punya teman seorang selebriti, hahaha" gurau sonsaengnim

"ah, sonsaeng jangan berlebihan, oh iya bolehkah aku duduk?" tanya Siwon.

"ah, tentu saja, silahkan silahkan" jawab sonsaeng.

Kemudian Siwon segera menuju bangku didekat Kibum, ia sedikit melambai saat matanya bertemu dengan mata Kibum yang dibalas senyuman saja.

"mimpi apa kau Siwon-ah sampai mau pindah kesini?" tanya Kibum sedikit berbisik takut kedengaran sonsaengnim saat Siwon sudah menyamankan duduknya.

"aku hanya menghindari paparazi, haha kau tahu kan sekolahku yang dulu itu dekat dengan agensi media cetak?" jawab Siwon juga berbisik.

"bukankah itu malah bisa menambah angka direkeningmu?" canda Kibum.

"aish, kau ini" gerutu Siwon.

"hahaha, aku benar kan?" sambung Kibum

SiBum asik berbincang-bincang tentu saja dengan metode berbisik, Kyuhyun yang tepat berada disamping kiri Kibum menatap sengit keduanya, pensilnya ia genggam sekuat-kuatnya menyalurkan rasa kesal karena diacuhkan oleh hyungnya.

"hyung" panggil Kyuhyun pelan namun tidak ada jawaban.

"Kibum hyung~" panggil Kyuhyun lagi, sama tidak ada jawaban karena Kibum masih sibuk bercanda dengan Siwon, hingga...

KLEK..!

Suara patahan dari pensil yang digenggam Kyuhyun tadi sukses mengalihkan pperhatian semua isi kelas, termasuk SiBum yang segera menghentikan acara sendauguraunya.

"Kyuhyun, ada apa?" tanya sonsaengnim saat mendengar ada sesuatu yang patah dan itu berasal dari meja Kyuhyun.

"aniyo sonsaengnim, aku hanya sedikit tidak enak badan, bolehkah aku ke UKS saja?" jawab Kyuhyun, ia berbohong agar bisa keluar dari kelas dan tidak melihat SiBum begitu akrab.

"Kyu, kau sakit, eoh?" tanya Kibum lirih, Kyuhyun hanya menatap sekilas lalu beralih menatap sonsaengnim yang berbicara.

"baiklah, kulihat kau juga hanya diam saja dari tadi, kurasa kau memang sedang tidak baik, yasudah pergilah ke UKS dan mintalah obat pada petugas." Ucap sonsaengnim yang diangguki Kyuhyun, lalu Kyuhyun segera bangkit dari bangkunya dan menuju pintu keluar kelas setelah sebelumnya berterimakasih kepada sonsaengnim.

"Kyuhyun, kau sakit apa?" gumam Kibum, detik berikutnya ia mengangkat tangan,"sonsaengnim, maaf aku ijin sebentar" katanya.

"arasseo arasseo, susul kembaranmu" ucap sonsaengnim yang sudah hafal sifat kedua siswa kembar dikelas ini, jika yang satu keluar entah itu ke kamar mandi, yang satunya harus ikut. Haha udah se-paket.

"gamsahamnida sonsaengnim" setelahnya Kibum langsung melesat mencari Kyuhyun.

Kibum mendatangi UKS, namun tidak ada tanda-tanda Kyuhyun disana, Kibum mengernyit bingung.

"kemana anak itu, katanya sakit? Tapi aku merasa dia tidak sakit, ah ada yang tidak beres" kemudian Kibum bergegas menuju suatu tempat, bukit belakang sekolah.

"sudah kuduga, kau disini" ucap Kibum setelah berhasil mengatur nafasnya karena berlari menaikki bukit, memang tidak terlalu tinggi tapi melelahkan juga.

"ada apa?" tanya Kyuhyun datar.

"hey? Tentu saja aku mencari adikku lah, apa lagi?" tanya Kibum balik.

"untuk apa?" tanya Kyuhyun masih dengan nada datar.

"aish Kyu, kau ini kenapa? Kau tidak benar-benar sakit kan?" tanya Kibum hampir frustasi.

"memangnya kenapa?" suara Kyuhyun masih sedatar yang tadi.

"apa kau marah pada hyung?" tanya Kibum serius.

Kyuhyun tidak menjawab, dia malah berlari dan sedikit menyenggol bahu Kibum.

"Kyu! Kyuhyun!" panggil Kibum berteriak, ia mencoba mengejar Kyuhyun namun Kyuhyun terus berlari, "berhenti Kyu, jelaskan pada hyung kenapa kau marah?" usaha Kibum mencoba menghentikan Kyuhyun.

Sreeet..!

Akhirnya Kibum berhasil meraih tangan Kyuhyun dan mencengkeramnya dengan kuat.

"katakan pada hyung Kyu, salah hyung apa?" ucap Kibum mencoba selembut mungkin.

"hyung jangan dekat-dekat dengan Siwon, dan mengacuhkanku!" jawab Kyuhyun disertai poutan imut.

"hahaha..aigoo aigoo..hanya gara-gara itu kau marah?" tanya Kibum menertawakan adiknya yang ngambek hanya karena masalah itu.

"aku punya firasat kau akan meninggalkanku dan lebih memilih Siwon, hyung" pekik Kyuhyun mengungkapkan apa yang dirasakannya semalam sejak Siwon datang.

"dengar hyung Kyu, hyung tidak akan meninggalkanmu, hyung hanya berteman dengan Siwon, kau tidak usah khawatir hyung lebih peduli Siwon daripada kau, kau adik hyung, sampai kapanpun kau adalah adik hyung, hyung menyayangimu karena kau adik hyung, dan Siwon, dia hanya teman, kau juga bisa berteman dengannya karena dia teman hyung" jelas Kibum panjang lebar.

"arasseo, tapi aku tidak mau berteman dengannya!" kukuh Kyuhyun.

"hhhh, baiklah,kajja kita kekelas" ajak Kibum.

"shirreo! Aku tidak mau melihat keakrabanmu dengan Siwon, aku mau ke UKS saja!" pekik Kyuhyun yang berjalan duluan menuju UKS.

Kibum hanya menghela nafas lalu mengikuti langkah Kyuhyun, ia tidak jadi masuk ke kelas.

Waktu berjalan sangat lamaaa sekali menurut Kibum, tahu begini dia kembali ke kelas saja dan bisa ngobrol dengan Siwon, ah tidak-tidak, nanti Kyuhyun marah. Dia tidak tahu kenapa ia merasa canggung dengan Kyuhyun, sejak tadi mereka hanya diam, yah hanya obrolan ringan tidak penting yang dibicarakan, padahal biasanya jika mereka berdua mereka bisa bercanda,bermain,membuat gaduh atau yang lainnya, tapi kali ini? Mungkin karena mood Kyuhyun yang sudah buruk kali ya? Hehehe

Kriiinnggg...!

Bel tanda istirahat berbunyi, Kibum menghela nafas lega karena bisa bebas dari kecanggungannya dengan adik tersayangnya itu.

"Kyu, kajja kita makan dikantin" jeda sebentar karena Kibum melihat respon Kyuhyun yang ingin menolak, "jangan menolak, kau lapar kan?" sambungnya yang langsung menarik tangan Kyuhyun tanpa menunggu persetujuan dari siempunya.

Sesampainya dikantin, KiHyun mengambil nasi dan segala macam lauk memenuhi nampan keduanya, setelahnya mereka memilih meja yang kosong dan duduk disana.

"selamat makaaaannn...!" seru KiHyun, segera mereka menyantap makan siang mereka. Seperti biasa Kyuhyun akan sangat lambat memakan makanannya.

"anyeong, aku duduk disini ya?" ucap seseorang yang dengan santainya duduk dimeja yang sama dengan KiHyun, tepatnya menghadap KiHyun.

"ah, Siwon, duduk saja, ini milik bersama" balas Kibum ramah.

"tapi Kibum hyung hanya milikku" timpal Kyuhyun.

"kau tidak usah mengatakannya Kyu, semua orang disekolahan ini juga sudah tahu kau adikku, tepatnya kembaranku" tegur Kibum, yang mendapat poutan imut lagi dari Kyuhyun.

"haha, kalian sangat akrab ya, menyenangkan sekali melihat saudara kembar yang akur seperti kalian, aku jadi ingin punya kembaran, ah nanti minta sama eomma aah~" gurau Siwon yang sukses membuat Kibum tertawa, Kyuhyun juga tertawa meremehkan, lalu..

"dalam mimpimu" lanjut Kyuhyun dengan ekspresi membunuh.

"oi? Kenapa menatapku seperti itu?" tanya Siwon merasa terintimidasi oleh tatapan Kyuhyun.

"Kyu" peringat Kibum, tatapan Kyuhyun menjadi normal kembali dan melanjutkan kunyahan makanannya yang masih ada dimulut, hmmm Kyuhyun akan menahan makanannya didalam mulut (bahasa gampangnya :mengemut) dan itu yang menyebabkan ia makan sangat lambat dibanding namja yang lain, hhhh ia jadi seperti yeoja saja.

Kemudian ketiganya melanjutkan acara makan, mereka tidak risih dengan tatapan –mungkin iri- dari siswa lain karena KiHyun bisa makan satu meja dengan selebriti pendatang baru, awalnya belum banyak yang mengetahui bahwa Siwon itu seleb, mungkin karena ada beberapa yang sudah pernah menonton drama Siwon, jadi seisi sekolah mengetahuinya.

"aku sudah selesai" ucap Siwon meletakkan sendoknya diatas piring yang sudah kosong.

"aku juga sudah selesai" tambah Kibum yang meletakkan sendoknya diatas piring kosongnya.

"hyung~" panggil Kyuhyun memelas, itu adalah kode untuk Kibum agar ia membantu memakan makanannya.

"hhhh, tadi pagi kan sudah, sekarang kau habiskan, hyung tidak mau kau kekurangan nutrisi, hyung tunggui" tolak Kibum.

"ala hyung, ini kebanyakan" rengek Kyuhyun.

"Ck! Habiskan saja" paksa Kibum.

"kalian kenapa?" tanya Siwon yang bingung.

"hyung, ayolah~" rengek Kyuhyun yang tidak menggubris pertanyaan Siwon.

"baiklah baiklah, makannya kalau makan jangan hanya ditahan dimulut, itu membuat lama tau?" omel Kibum sambil mengambil sendok dan ikut memakan makanan Kyuhyun.

"hehe" Kyuhyun cuma nyengir. Sedangkan Siwon hanya mengulas senyum ketika sudah paham maksud sikembar KiHyun.

.

.

.

Sore hari, pukul 16.30, diruang tengah, Kibum duduk mendekati Leeteuk yang sedang asik nonton drama, biasanya Kyuhyun akan mengekorinya tapi kali ini karena Kyuhyun sedang mandi sore setelah bangun dari tidur siangnya jadi Kibum hanya sendiri...

"Leeteuk hyung" panggil Kibum, namun seperti biasa, Leeteuk tetap fokus pada drama yang tayang di TV.

Kibum segera memencet tombol power di TV dan beranjak duduk didekat Leeteuk.

"Yak! Apa-apaan kau Kibum-ah? dramanya sedang seru!" pekik Leeteuk tidak terima acara menontonnya diganggu.

"hyung, dengarkan aku, aku ingin minta pendapatmu?" ucap Kibum tegas.

"Aish! Pendapat-pendapat apa?" tanya Leeteuk masih kesal dengan Kibum, ia kmbali ingin menghidupkan TV kalau saja Kibum tidak menarik lengannya.

"hyung, aku ingin jadi aktor, bagaimana?" tegas Kibum to the point.

"MWO?!" pekik Leeteuk tidak percaya.

"Siwon yang menawariku, agensinya mencari satu orang lagi untuk dijadikan aktor drama" jelas Kibum.

"siapa yang akan menjadi aktor drama?" tanya Donghae tiba-tiba yang datang dari arah dapur.

"nah, kalau hyung setuju-setuju saja asal kau senang, selebihnya tanyakan pada Donghae, arrachi?" sela Leeteuk yang langsung menghidupkan kembali TV dan kembali hanyut dalam drama picisan itu -_-

"Yak! Kenapa membawa-bawaku, eoh?" pekik Donghae tidak terima.

"Hae hyung, bagaimana jika aku menjadi aktor?" tanya Kibum pada Donghae.

"ha? Aktor?" jeda sebentar " apa ini yang kau maksud dijadikan aktor drama tadi?" lanjut Donghae.

"iya hyung, bagaimana?" tanya Kibum minta persetujuan.

Donghae tidak menjawab, dia menundukkan kepalanya, terlihat seolah sedih.

"kalau hyung tidak setuju tidak apa-apa, aku tidak akan mengambil tawaran Siwon" ucap Kibum, ia merasa bersalah membuat Donghae sedih.

"jangan bodoh!" kata Donghae yang tiba-tiba menggeplak kepala Kibum dan merangkulnya "kau kira aku tidak senang, eoh saudaraku menjadi selebriti? Aku kan bisa numpang tenar nanti di kamera, haha" gurau Donghae.

"haha, kau kira aku akan mengijinkannya?" tambah Kibum ikut bergurau.

"Yak! Tega sekali kau, aku ini hyungmu" pekik Donghae.

"hahaha, gomawo hyung" ucap Kibum.

"sama-sama, tapi jika nanti kau terkenal jangan sombong,ne?" nasehat Donghae.

"pasti hyung" jawab Kibum pasti.

"jangan sering tinggalkan rumah,ingatlah kau punya dua hyung tampan dan adik yang jelek,menyebalkan,dan manja, dia mana bisa lama-lama jauh dari hyung tersayangnya, arra?" tambah Donghae.

"itu jelas hyung, rumahku kan disini, hehe" jawab Kibum.

'hmmm, dua lampu hijau sudah menyala, sekarang tinggal lampu hijau yang satunya, mungkin ini akan memerlukan sedikit usaha keras' batin Kibum.

.

.

.

Malamnya, setelah makan malam, KiHyun beranjak kekamar. Dan seperti biasa Kibum akan menidurkan Kyuhyun terlebih dahulu..

"Kyu" panggil Kibum.

"ye?" jawab Kyuhyun.

"hyung ingin jadi aktor, apa kau mengijinkan?"

"hah?"

"dengan... Siwon, bagaimana Kyu?"

"baiklah, aku setuju"

"apa kau serius Kyu?"

"eum, sudah hyung, aku ngantuk"

"gomawo Kyu, gomawo, jja tidurlah saeng, hehe" Kibum sangat senang karena berbeda dengan apa yang dibayangkannya tadi kalau membujuk Kyuhyun akan membutuhkan usaha ekstra besar, tapi kali ini Kyuhyun dengan mudahnya menyetujui permintaannya bahkan Kibum menyebutkan nama Siwon. Tapi apa Kibum tidak curiga dengan Kyuhyun yang sedikit berbeda malam ini? Hmmm, ternyata Kyuhyun sudah mendengar semuanya tadi sore, dan dia tidak ingin membuat Kibum kecewa jika dia menolak keinginan Kibum, jadi dia menyetujuinya saja.

.

.

.

Keesokan harinya, sepulang sekolah Siwon menghampiri KiHyun diparkiran khusus sepeda disekolah, Kibum sudah bicara pada Siwon mengenai persetujuannya menjadi aktor drama.

"Kibum-ah" panggil Siwon.

"ye?" jawab Kibum "Siwon-ah? ada apa?" tanyanya.

"aku ingin mengajakmu pulang bersamaku karena tadi aku sudah menghubungi presdir agensiku, dia ingin segera melihatmu dan akan mempertimbangkan kau akan direkrut atau tidak" jelas Siwon akan maksud kedatangannya menghampiri Kibum.

"ah? apakah harus sekarang?" tanya Kibum.

"presdir meminta seperti itu" jawab Siwon.

"tapi biarkan aku mengantar Kyuhyun pulang dulu" Kyuhyun yang merasa akan menang Kibum akan memilih mengantarnya hanya tersenyum menyeringai.

"bagaimana jika Kyuhyun pulang sendiri saja?" tanya Siwon mencari celah agar Kibum segera ikut dengannya.

"eh? Adikku tidak bisa naik sepeda" jawab Kibum.

"jinjja?" tanya Siwon tidak percaya jika Kyuhyun yang sudah sebesar dan mempunyai tinggi badan segitu tidak bisa naik sepeda?

"biarkan aku mengantarnya sebentar" sambung Kibum.

"bagaimana ya? Ah?! Kyuhyun pulang naik bus saja" usul Siwon, Kyuhyun mendelik kearahnya.

"bagaimana Kyu? Kau naik bus dulu ya hari ini?" tanya Kibum.

"Shirreo! Nanti kalau ada penjahat di bus bagaimana hyung?" alasan Kyuhyun yang begitu parno.

"kau jangan negative thinking dulu, kali ini saja ya? Besok-besok kau pulang dengan hyung lagi, arra?" bujuk Kibum.

"ck, arasseo!" jawab Kyuhyun dengan nada judesnya dan tanpa pamitan dia langsung melenggang begitu saja meninggalkan SiBum.

"maafkan dia, adikku memang selalu manja jika denganku" Kibum merasa tidak enak dengan Siwon.

"ah, tidak apa-apa, dia sangat menyayangi hyungnya" jawab Siwon.

"ah, kau bisa saja, tapi itu benar"

"hahaha" tawa keduanya, setelahnya mereka bergegas menuju mobil Siwon setelah sebelumnya menitipkan sepeda pada penjaga sekolah.

.

.

Kyuhyun berjalan melewati halte bus, dia berjalan dan hanya menunduk sambil menendangi kaleng bekas soda, ia kurang memperhatikan langkahnya sampai-sampai ia tidak sadar sekarang berada hampir ditengah jalan, hingga..

PIM...PIM..PIM..

Sreet..Bruukkk...!

TBC

Apa yang terjadi...?