Luka
Author : Aoi Hara ( Riechanie_ELF)
Cast :
- Cho Kyu Hyun
- Lee Dong Hae
Genre : brothership, family
Rated : K
Length : drabble
NOT WARNING~!
This is brothership ff so if you like it not problem your reading~ but, if you don't like… you have go out this my ff~! ^^ hahahahah~
Disclaimer : semuanya milik Tuhan YME, Hara pinjem aja~ :p :D hahahaha~
Dan kali ini Hara bawa ff yang kayaknya… uhm, di bilang lanjutan sih kayaknya engga… soalnya Hara hanya ganti judul utamanya yang awalnya "Box Boneka" menjadi "KyuHae brothership Story"…
Dan, pastilah ini berisi tentang momen yang Hara karang atau Hara dapetin entah dari mana~ uhm, Hara berusaha untuk membuat cita-rasa (?) brothership Hara semakin kuat, hehehehe~
Uhm, jadi… Hara coba repost ulang dan memperbarui judulnya deh~ dan, yah~ tertuju untuk KyuHae shipper dimanapun kalian berada dan semoga kalian terhibur ya! :D
HAPPY READING~!
DON'T BASH AND PLAGIAT~!
DON'T LIKE DON'T READ, OKAY~!
-Luka-
"Sekarang kau akan merasakan apa yang tengah aku rasakan dulu…"
-Luka-
"Bukankah sudah hyung bilang tidak boleh berlari-lari seperti tadi, hm?"
Anak kecil yang berambut ikal itu menganggukan kepalanya pelan, dia dengari sosok kakak yang masih berkutat dengan kapas dan cairan penghilang lukanya, merawatnya dengan baik. Matanya yang belo itu sedikit memerah dan kedua pipi gembilnya juga masih lembab, sebelumnya dia menangis menghampiri sang kakak dan menunjukan luka pada kakinya.
Dan sebagai kakak yang baik dia membersihkan luka adiknya dengan pelan dan tenang, membiarkan adiknya yang di rundung rasa bersalah semakin meringis karena rasa perih pada lukanya. Lukanya sendiri bahkan tak begitu besar, namun untuk seukuran anak kecil itu pasti sangat sakit. Jengah mulai dia rasakan akhirnya dia menghentikan pembersihan luka itu untuk memperhatikan sang adik yang masih saja menundukan kepalanya, tak berani menatap sang kakak yang dia pikir tengah marah.
"Maaf Hae hyung… uhm, Kyunnie janji enggak lari-lari kayak tadi lagi."
Helaan napas keluar dari Dong Hae lalu wajahnya yang khawatir itu sedikit melunak membuat senyumannya keluar. Dia tak mungkin bisa kesal dengan adik kesayangannya ini, dia tak bisa melakukannya. Tetapi, Dong Hae terlalu khawatir tadinya hingga membuat dia diam sambil membersihkan lukanya, siapa yang tak khawatir kalau kau mendapati seseorang yang kau sayangi terluka, begitulah yang dirasakan Dong Hae.
Kyu Hyun anak yang masih kecil itu terlihat masih menunduk, dia sungguh takut hanya melihat ke arah kakaknya. Walau sebenarnya kakaknya tak marah padanya, tetapi Kyu Hyun takut juga kalau di diamkan seperti beberapa menit saat mengobati lukanya. Dong Hae menarik sebelah tangannya lalu dia acak helaian ikal dari kepala sang adik dengan lembut, "Kau membuat hyung khawatir, Kyunnie…" ucapnya pelan.
Kyu Hyun sedikit mendongak memperhatikan sang kakak yang menatapnya dengan mata teduh, tak ada lagi Dong Hae yang mendiamkannya. Dia tak terlalu suka jika kakaknya menjadi diam seperti sebelumnya, tidak suka.
"Maafkan Kyunnie, hyung… Kyunnie janji tidak akan buat Hae hyung khawatir lagi."
Dong Hae menarik senyumannya semakin lebar lalu menarik salah satu plester dari kotak P3K yang ada di dekatnya. "Sudahlah, sini biar hyung tutup dulu lukamu!" dan Dong Hae pun melanjutkan pekerjaan yang tertunda tadi dengan menempelkan plester di kaki Kyu Hyun yang luka.
"Auw!?"
Dong Hae sedikit tersentak saat sengatan sakit dia rasakan pada dahinya yang luka lalu sekarang terasa tambah sakit karena ada sosok pria ikal tengah menekannya dengan kapas basah dengan cairan pembersih luka, tentu saja untuk membersihkan lukanya. Pria ikal itu sedikit melirikan matanya menatap Dong Hae yang masih meringis kecil.
"Aku tak mengerti mengapa hyung bisa seceroboh ini?!"
Dong Hae terdengar tertawa kecil, berbanding terbalik dengan Kyu Hyun yang hanya menghela napasnya dengan pelan lalu menekan lagi kapas itu di dahi Dong Hae, kali ini dia coba untuk pelan-pelan. Tetapi, entah mengapa bagi Dong Hae itu masih perih hingga dia terdengar meringis kecil, Kyu Hyun menarik tangannya lalu menatap Dong Hae yang ada di depannya dengan tajam.
"Ck, lain kali panggil saja aku kalau kau tidak bisa melakukannya!"
"Aku tak mau mengganggumu," jawab Dong Hae pelan, lalu Kyu Hyun terdengar berdecak lagi.
Dong Hae entah mengapa tertarik menatap wajah Kyu Hyun yang kesal, menurutnya menjadi hiburan sendiri melihat sang adik yang seperti ini. Dia jadi mengacak rambut Kyu Hyun seenaknya membuat sosok itu berdecak kesal lalu menurunkan tangan Dong Hae, "Ck, berhentilah!?"
"Dulu kau sangat menyukainya?"
"Hae hyung…"
Dong Hae tak menjawab lagi lalu dia biarkan Kyu Hyun yang terlihat membuka plester untuk menatapnya sebentar. Wajah dia yang datar dan kesal kini berubah menjadi khawatir lalu dia membuat pandangannya ke arah lain, "Hm, jadi seperti ini saat kau harus mengobati luka ku dulu, ya?" gumamnya membuat Dong Hae tersentak dan berpikir sejenak.
Kyu Hyun yang ada di depannya kini mulai menghela napas, terkadang entah mengapa ada sisi dirinya benar-benar merasa kalau kakaknya ini terlihat kekanakan melebihi dirinya sendiri. Dong Hae masih memasang wajah berpikirnya lalu melirik Kyu Hyun dengan cengiran kekanakan, "Tak perlu aku jelaskan lagi, kan?"
Kyu Hyun menganggukan kepalanya pelan lalu sedikit mendekati wajah kakaknya untuk menempelkan plester di dahinya yang terluka. Dong Hae tersenyum masih menatap dari tempatnya karena Kyu Hyun yang sudah menempelkan plester itu masih terlalu dekat dengannya dan bahkan Kyu Hyun memandangi plester itu dengan sendu.
"Uhm, baiklah… lain kali kau jangan asyik sendiri saat berkencan dengan psp mu itu?!"
"Ck, aku hanya kurang hiburan saja!"
Dong Hae tertawa kecil lalu menganggukan kepalanya dan tersenyum jahil, Kyu Hyun yang di beri senyuman itu pun kini mengaggukan kepalanya. Dia rasa kali ini dirinya sungguh merasa kalah lagi dari kakaknya. "Baiklah, lain kali aku akan sering memperhatikanmu. Ya, sama sepertimu yang memperhatikanku dulu, Hae hyung!"
Dan Dong Hae merubah senyumannya menjadi lebih manis lagi dan mengacak surai kecoklatan Kyu Hyun dengan lembut. Ah, lagi-lagi dia kembali mengingat masa kecil bersama adiknya…
.
.
.
.
THE END
Ini sebuah selingan atas kecerobohanku menelentarkan ff… hm, masih dengan cita rasa KyuHae… xD ahahahaha~ hei, ada yang tahu kalo pas Vline kemarin Kyu sempat ngubungi Hae tapi engga keangkat? Ck, di situ Hara udah berharap kalo ada momen KyuHae… ya… seengganya sebelum Hae wamil sedikit aja gitu ada KyuHae momen! X3
Hm, okelah… terlebih dari itu semua… Hara ingin mengucapkan /lagi-lagi/ banyak terimakasih buat yang sudah 'sering' review setiap ff Hara, follow dan fav juga! Terimakasih ya! Dan semoga kalian terhibur dengan ff bikinan Hara! :)
Dan, yah… karena ini masih begitu pagi… semangat beraktifitas, oke! ^^ hehehehehe~
