Takeru pov
Tak terasa udah hari senin lagi, sabtu dan minggu terlewati, 2 hari itu ku lewati dengan nonton bola main game dan bermain bersama hikari, well bukan hari yang buruk, hari ini aka nada kemah untuk exskul pencinta alam, sesuai janji kak Sora dan selembaran yang dibagikan di hari sabtu(bayangkan ia menyuruh kami kumpul di hari sabtu), "TAKERU, PATAMON AYO TURUN!" titah ibu, ia meminta ku dan pata untuk turun, "YO bentar mandi dulu!" kata ku, akhirnya aku mandi dan kuselesaikan secepat kilat dan aku akhirnya turun bersama patamon dalam keadaan segar, "nih sarapannya makan aja di sekolah atau di truk menuju kamping." Kata ibu, kulihat Matt masih tidur-tidur ayam dan gabumon tentu saja, setelah pamitan ku sms Hikari, ku ajak pergi bareng dan seperti biasa dia menjawab "oke, tungguin bentar ya takeru", awalnya aku ingin menunggunya di rumah tapi aku urungkan dan aku datang ke rumahnya, sebenarnya aku nekat banget kerumahnya, karena kemarin Chelsea baru saja mengalahkan arsenal 2-1 dan aku bisa bayangkan betapa keselnya taichi, apalagi aku pernah menghinanya. "HIKARI!" teriakku dari luar, ibunya membukan pintu untuk ku, "mau masuk dulu takeru?" tanyanya, "suruh dia masuk mah!" kata hikari dari atas, "nah ayo masuk dulu." Kata ibunya, aku sebenarnya gak terlalu siap untuk menyambut sang "musume" namun aku beranikan untuk melangkah masuk kerumah tuan yagami, sebelum menuju tangga kulihat Taichi dan agumon, taichi terlihat stress dan agumon seperti sedang memberi wejangan untuk sabar, aku cuman berkata dalam hati "sorry gunner, I don't get it. ", "hey takeru!, kau sudah siap?" Hikari memanggilku dan ternyata ia ada di depanku dan WOW!, UTSUKUSHII! Belum pernah kulihat dia secantik ini dan menurut pengamatan ku, hikari tidak pernah dandan terlalu lama, namun hasilnya tetap, bahkan luar biasa manis, makanya aku masukan hikari dalam kategori manis bukan cantik, "ayo T.K jangan bengong terus kita pergi, ayo tailmon, pata sudah menunggu!" ucap hikari sambil memanggil tailmon dan akhirnya kami jalan menuju sekolah.
Hikari pov
"hey Takeru! menurutmu penampilanku sekarang bagaimana?" tanyaku pada takeru, ia diam, pertama kalinya kulihat ia tidak langsung menjawab, ku ulangi sekali lagi pertanyaanku "hey Takeru! menurutmu penampilanku sekarang bagaimana?", "mmmmm doux, manis sekali" katanya, aku tau ia jujur, takeru tak pernah bohong soal ini, terkadang aku ingat waktu kami diberi tugas melindungi dunia digimon, ia selalu menanyakan keadaanku dan menjagaku, masih terlihat bekas luka serangan salah satu digimon jahat, dan aku tau itu terjadi saat ia melindungiku dari digimon itu, ya saat itu kami masih kecil, dan sampai SMA luka itu masih ada, banyak yang menanyakan kepadanya soal luka itu, luka itu ada di pipi kirinya, dan banyak juga yang menganjurkannya untuk menutupi atau menyembuhkannya, tapi takeru selalu menjawab, "luka ini membuatku bersemangat untuk hidup." Dan jelas aku gembira, "takeru, luka itu apa masih sakit?" aku coba mengingatkannya pada luka berbentuk slash itu, "kagak, udah lama sih, ini kan luka waktu masih kelas 2/3 SD.", aku coba menggodanya, "memangnya waktu itu ada apa sih sampai kamu dapet luka begitu?", "aku berusaha menjaga teman baikku." Dia menjawab simple, aku terkejut, ini bukan jawab yang kuinginkan, "dan sekarang dia adalah calon istriku." Katanya simple, "iiiiih takeru", aku katakan itu sambil memukulnya, dia hanya tertawa, "hey kalian ayo masuk kita persiapan dulu." Ternyata kak sora sudah menunggu.
Takeru pov
Di sekolah semua anggota AI-SHI-BA sudah berkumpul dan kami di bagi kelompok, terdiri dari 3 laki-laki 3 perempuan, "oke siap ya kelompok 7, Takeru, Daisuke, Hida, miyako, Mayu dan….Hikari. pembimbingnya….kaka Izumi Koushiro" kata kak sora, jujur aku senang banget, satu kelompok dengan Hikari, lalu bersama anak-anak terpilih lainnya(kecuali mayu) dan pembimbingnya adalah kaka Izumi Koushiro, aku yakin kali ini ia tak membawa laptop, ngapain juga kamping bawa laptop hehe, kulihat jam dan aku tau 1 jam lagi kami akan pergi, "oke kalian pikirkan nama kelompok kalian! Dan ingat harus 1 kata" ujar kak sora, "oke nama tim kita mau apa?" kata kak Izumi, aku biasa memanggilnya kaka Izzy, seperti gitaris GNR, "the Daisuki" kata Daisuke, "itu buruk! Daisuke, aku rasa itu cuman akal-akalanmu agar namanya sama denganmu! Bagaimana dengan Ichiban?", kata miyako, "mainstream! Gimana kalau…ah aku gak ada ide."kata hida menimpali, "how about Atsuko? Diambil dari nama bendungan Atsuko!" giliran hikari memberii ide, "AKU SUKA NAMA ITU!" daisuke secara spontan menyutujui, aku tau maksudnya tapi aku tetap tenang meski daisuke mencintai hikari, aku tetap percaya bahwa "she is my girl!", "bisa gak jangan nama yang biasa, kalau bisa yang mencerminkan kalian." Kata kak Izzi, protes dia, "tuh kan Ichiban aja, nama itu doa." Kata miyako kembali on fire, kulihat Hida siap melancarkan serangan, namun sebelum itu aku angkat suara, "how about HIKARU?( ひ かる=MENGAMBIL MAKAN SIANG), aku rasa waktu yang paling ditunggu adalah makan siang.", kulihat yang lain sedang mikir, daisuke menunggu jawaban hikari, miyako dan mayu saling menatap, hida agaknya masih ingin nama yang lain, "aku setuju! Eh kami setuju" kata Kak Izzy dan Hikari berbarengan, "aku juga" kata mayu, perempuan ini akhinya bicara, maklum ia anak pindahan dari saitama jadi minder, "ya bolehlah" kata Daisuke, "kami sih abstain" kata miyako dan hida(meski terlihat wajah tak ikhlas dari keduanya), dan jadilah tim kami sebagai tim Hikaru, sukur mereka tak tau konspirasi dari nama HIKARU, "nah sekarang HIKARU!" kak izzy bersuara "lets we go, ayo para digimon, kalian juga harus ikutan.", semua orang masuk kami masuk truk nomor 12, setiap kelompok dapet satu truk isinya barang pribadi, barang kelompok(disediakan oleh AI-SHI-BA), digimon dan tentu kami anggota team plus Pembina, jalan menuju Shiroi hana no kōen (taman bunga putih) sekitar 2 jam, maklum jaraknya sangat jauh, kota Kazesita sangat luas dan sekolah kami ada di pinggiran kota, sedangkan gunung Shiroihana ada di tengah kota, jadi aku merasa ini akan menjadi perjalanan yang sangat jauh, kulihat para digimon masih asik bermain, entah itu tebak-tebakan, main gapleh, atau poker, kulihat Mayu sudah mulai beradaptasi dengan lingkungan kami, khusunya kelompok ini, daisuke sudah tertidur, padahal kami baru berjalan sekitar 15 menit, hida Nampak sedang ngemil, miyako membaca novel dan Hikari sedang asik ngeliat foto-foto yang ada dilaptop kak izzy. Tunggu dulu laptop?, ternyata tebakanku salah, benda kotak itu masih sering dibawa oleh kak Izzy kemana-mana, aku sendiri lagi mendengarkan musik, lebih khususnya lagu My Heart Draw a Dream-L'arc-En-Ciel, aku suka band itu, lagu-lagunya terkadang terdengar seperti lagu-lagu ala the beatles, hanya versi jepangnya, "TAKERU! KEMARI DAN LIHATLAH!" kata hikari memanggilku, Aku berjalan menghampirinya dan "oh What The F#ck this is" ujarku setelah melihat foto-foto itu.
Hikari pov
Hari memang sedang sejuk, gak panas dan gak terlalu dingin, aku iseng meminjam laptop kak izzy, dengan inzinnya ia membiarkaku memainkan laptopnya(denger-denger harganya 500.000 yen), lalu ku buka sebuah file berjudul "jaman aku masih SD", kulihat foto-foto kami saat menghabiskan waktu di dunia digital, aku panggil Takeru untuk melihatnya, dia kaget dan sempat mengatakan kata-kata yang gak pantas, jadi sebelum ku perlihatkan ku pukul dulu dia sekali, "huss gak boleh ngomong gitu T.K." kata ku, "sorry, aku agak kaget aja, soalnya ada juga foto-foto dan video sial itu." Kata takeru, meski ia menyumpahi foto itu dengan sebutan sial, aku tau dia senang melihat itu, "eh itu kan waktu….aku melawan…AKU LUPA!" kata takeru, disana terlihat awal dari luka slash di pipi takeru, terlihat jelas bagaimana insting takeru saat ia spontan bergerak maju menghalangi pisau yang nyaris mengenaiku, tak terasa aku mengeluarkan air mata, jujur aku selalu terharu saat ada seseorang yang berusaha melindungiku, diantaranya ada ayah, kaka dan Takeru, rasanya inginku ucapkan terimakasih yang mendalam namun aku urungkan, "Eh kak Izzy , foto-foto ini dapet dari mana?" tanyaku, "dari server digimon, aku hack kemarin, sudah jangan ganggu tidurku." Katanya sambil terlihat malas, maka kami teruskan sambil melihat semua foto-foto dan ada sebuah foto yang menarik perhatianku, terlihat kami(saat masih kelas 4) tidur bersama, jangan pikir yang aneh-aneh, di situ terlihat dibawah pohon rindang, aku,Takeru dan semua anak terpilih gen1 tidur bersama, aku lihat takeru menyimpan kepalanya dipundakku, aku tau itu terjadi secara alamiah, ku lihat juga tailmon dan patamon yang tidur bersama,dimana patamon menjadi bantal untuk tailmon, aku lihat ternyata mereka melakukan hal yang sama, patamon menjadi bantal dan tailmon nyenyak di diatasnya, "Takeru lihat mereka(patamon dan tailmon ), tertdiur seperti difoto ini! Kawaii ya. hahaha"kata ku "yoi hahaha jadi pengen nostalgia nih." Kata takeru, "coba stel Migikata, yang dinyayiin atsuko maeda." Suruh takeru, "disini gak ada, di hape kamu aja, pake Loud Speaker" kataku, ia lepas earphone-nya, dan hapenya mulai menyanyikan lagu itu, hmmm Migikata, lagu yang keren, saat memasuki reff lagu ini tiba-tiba Takeru meletakan kepalanya tepat di bahuku, lebih tepatnya bahu kanan (Migikata)dia melakukannya sambil bernyanyi lagu yang sama ,"anata no migikata, watashi no atama wo katamukete, chokon to nosetara, sore dake de anshin shita, shiawase yo" ujarnya dengan nada yang benar, "sambil nostalgia, bolehkan AIRI?"kata takeru, sebentar ia memanggilku AIRI, apa maskudnya? Awalnya aku ingin bertanya, sial ia sudah tidur, jadi aku urungkan niatku, ku matikan hp takeru dan laptop kak izzy, "udah tidur aja ri-chan!" kata mayu, akhirnya ia berani ngomong, pedahal dulunya ia pendiem banget, "cieeeeee, ahahaha so sweet nih!" kata miyako, aku hanya tersenyum sambil meledek "jomblo diem aja ya." Kataku menghina miyako, mayu tertawa lepas dan miyako ahh lebih baik aku tidur sebelum dai berteriak yang aneh-aneh.
Izzy Pov
Aku bangun dari tidur, belum sempet ngumpulin nyawa, kulihat Hikari dan Takeru tidur begitu romantic, kadang aku nanya ke diri sendiri "matt udah,Takeru udah, taichi udah, gue kapan?", "kak izzy udah bangun?" pertanyaan dari salah seorang anggota kelompok, ah Mayu aku tau itu dia karena aku baru mengenalnya, disidik-sidik mmmm cantik juga, bukan cantik tapi lucu kaya boneka, "halo kak, masih sadar?"katanya, tak kerasa aku memandanginya terus, "sudah lagi, ngumpulin nyawa, yang lain mana? Oh tidur semua, kamu gak tidur?" tanyaku, "enggak lagi gak mood tidur." Jawabnya simple, kali ini ia menjawab sambil tersenyum, kali ini aku merasa lain, mmmm apa ini yang disebut cinta? Can't take my eyes of you, akhirnya sambil menunggu perjalanan aku habiskan dengan ngobrol 4 mata dengan Mayu, kulihat yang lain sedang tertidur, "hehehe kesempatan.", aku Tanya soal kepindahannya dan nama keluarganya, "ohhhh takenouchi mayu, eh bentar berarti kamu masih keluarganya si Sora?" tanyaku sedikit kaget, "memang ka, aku pindah kesinikan numpang di rumah kak sora." Katanya, berarti aku harus sering-sering kerumah Sora sekarang, sebuah kesempatan yang benar-benar bagus, ku teruskan obrolan kami sampai akhirnya kami sampai, jam 11, kulihat di jamku "AYO SEMUANYA BANGUN!DAH NYAMPE NIH!"teriak ku, daisuke sudah bangun pertama, lalu miyako, hida, para digimon dan ehh ni orang berdua masih enak-enakan tidur, Aku tempelkan mulutku di telinganya lalu aku berteriak "BANGUN WOY UDAH NYAMPE!", "eh iya, iya" kata mereka berdua , "pacarannya jangan lama-lama." Kataku, turun dari truk, kami bereskan barang-barang beserta semua perlengkapan, taman tempat kami kamping tinggal 200 meter lagi dari tempat parkir, jadi kami kesana dengan jalan kaki, "Ayo jalan teman-teman!" kataku dan tau tidak kami adalah tim pertama yang datang, kulihat mayu, ahh sudahlah dia pasti sudah punya kekasih, "eh Kari aku tuh masih single." Terdengar suara mayu, nampaknya Hikari menanyakan statusquo-nya, dan kali ini aku berkata "THX GOD", sambil berjalan ke tujuan kulihat takeru tersenyum disebelahku sambil berkata "aku tau kaka jatuh cita sama si Mayu, aku sarankan untuk ambil secepatnya nanti di patok orang lain", "kalau begitu bantu aku ya"ujar ku,"not problem" kata takeru membalas, tak terasa kami sampai juga dan akhirnya aku minta mereka mendirikan tenda dan istirahat ya sekarang waktunya HI KARU(mengambil makan siang).
-bersambung-
