Time Machine ga Nakutate

By LalaNur Aprilia & Dee Kyou

Pair: … apaan aja, ya? *plok*

Disclaimer: Kalo Kurobasu jadi punya kita bertiga, dijamin isinya kalo gak GORE, pasti YAOI. Intinya, fic ini hanya punya Fujimaki Tadatoshi yang keceh badhai *alaynyakumat*

Warning: AU, Yaoi, M-preg lewat dikit, ketidak setaraan gender (?), OC, penggunaan bahasa Indonesia yang seenak jidat, de el el de ka.

Don't like, don't read and please no flame.

Nge-flame? Barbell melayang! *lhaah*

Note: Kalo untuk masa depan, panggilnya 'Ryota' sama 'Tetsuya'. Kalo masa lalu ya… seperti biasa.

~~oo00oo~~

"Aree? Aku Ritsu/Mitsuo. Anak tou-san/kaa-chan."

"EEEEEEEEEEEEEEEEEH?!"

~~oo00oo~~

Sementara itu, di sebuah jalan raya yang cukup sepi, sebuah taksi melesat cepat meski tak sampai batas kecepatan tapi untuk jalan sepi, itu sudah sangat cepat. Di dalam taksi itu, Ryouta dan Tetsuya duduk tenang menuju tempat tujuan. Meski sesekali Tetsuya meringis kesakitan, Ryouta tetap berusaha tenang dan membisikan kata semangat di telinga Tetsuya.

"Uukh… Ryou…ta-kun…"

"Iya, Tetsuyacchi? Ada apa?"

"Uuukh… mana… Ritsu-kun… dan Micchan…?"

"Eng… Kyou-kun sedang menysul mereka-ssu."

"Uukh… aku… khawatir… ittai—"

"Tetsuyacchi… jangan khawatir ya… mereka akan baik-baik saja…" Ryouta mengelus rambut Tetsuya lembut lalu mengecup pelan kening Tetsuya.

"Tapi… mereka… akan datang… kan…?" tanya Tetsuya lirih.

"Hai-ssu. Itu pasti-ssu…" gumam Ryouta sambil menggenggam tangan Tetsuya.

'Semoga…'

~~oo00oo~~

Sekarang, Kise dan Ritsu—anak lelaki yang diragukan lelaki karena tampangnya yang cantik—yang mengaku anaknya sedang berada di salah satu meja di Maji Burger dan duduk saling berhadapan. Kise menatap anak itu lekat-lekat. Tingginya sepantaran dengannya. Secara sifat dan tampang dia seperti kopian sempurna dari Kise kecuali warna rambutnya yang berwarna biru lembut.

Tunggu—biru?

Sementara Ritsu, dia hanya memasang senyuman polos—kalau tidak mau dibilang bodoh. Ia benar-benar tidak tau dimana dan kapan ia sekarang.

"Jadi, apa maksudmu-ssu? Kenapa kau bilang kau anakku? Apa kau punya bukti?" selidik Kise.

"Aku tidak bisa menjawab semua pertanyaanmu sekaligus, tou-san. Tanya saja pelan-pelan." Ucap Ritsu sambil meminum es cappuccino-nya.

"Hhh… baiklah. Siapa namamu?"

"Kise Ritsuka."

"Berapa umurmu?"

"16 tahun."

"Tanggal lahir?"

"11 Oktober."

"Tempat tinggal?"

"Sektor Seirin nomor 117 blok 158." Kise mulai mengangkat alis.

"Nama ayahmu?"

"Ayahku ini. Kise Ryouta." Kise mulai memijat kepala

"Pekerjaan ayahmu?"

"Pilot."

"Punya saudara?"

"Punya~ satu adik prempuan dan satunya lagi sedang dilahirkan ibuku."

Kise mulai bingung harus bertanya apa. Ia lantas makin memijat kepalanya. Ia lihat lagi anak itu.

Rambut biru lembut yang mirip dengan kekasihnya.

Kise mulai mengacak rambutnya frustasi. Dari ciri-cirinya memang mirip dirinya kecuali rambut. Tanpa sadar, Kise menepuk kepala anak dihadapannya itu.

Lembut. Sama seperti sensasi yang dirasakannya saat mengelus rambut Kuroko.

"Tou-san aneh."

Kise mengerjap. Lalu protes "Kau lebih aneh-ssu! Kau bilang kau anakku, padahal aku masih SMA-ssu!"

Ritsu malah tertawa terbahak-bahak membuat Kise mengerjap kebingungan.

"Tou-san ini… aku tau tou-san kelihatan awet muda, tapi apa tidak terlalu pede tuh usia lewat kepala tiga bilang kalau masih SMA?"

Kise mulai mengerti perlahan. Namun ia benar tak percaya dengan hipotesa-nya.

Ah! Kise sadar. Dia harus tanya siapa ibu anak ini!

"Oi, kau bilang aku ayahmu kan? Kalau begitu, siapa dan dimana ibumu?"

Ritsu mengaduk minumannya dan menatap Kise aneh.

"Tou-san benar-benar aneh. Bukannya nama kaa-san itu—"

~~oo00oo~~

Setelah berhasil menenangkan anak kecil didepannya itu, Kuroko mengajaknya duduk di bangku taman terdekat. Dia menatap anak kecil itu. Wajahnya yang memerah setelah menangis benar-benar imut ditambah dengan rambut pirangnya yang acak-acakan.

"Kaa-chan, aku haus…" kata anak kecil itu sambil menarik-narik baju Kuroko. Kuroko menatap anak itu. Jaket putihnya yang agak kebesaran di tubuh mungilnya. Ia menggigit jari telunjuknya. Rona merah menghiasi wajah putihnya.

"Kaa-chan… aku mau minum…" kata anak itu lagi sambil memasang tatapan memohon.

(L: TISU! TISU! SAYA BUTUH TISUU!)

(D: Gomen Lala-chan… udah Dee pake sampe abis…)

(L: WOY! SERIUS! IDUNG GUE MULAI BOCHOR, NEH!)

(Ke: Makanya, pake N* Dr*p! *malah promosi*)

-Ekhem. kembali ke cerita.—

"B-baiklah. Kau mau minum apa?" tanya Kuroko agak luluh dengan tampang anak kecil itu.

"Vanilla Shake…" kata anak itu.

"Sebelum itu, aku mau tanya beberapa hal padamu. Boleh?" tanya Kuroko.

"Boleh~~"

"Oke, siapa namamu anak manis?"

"Kise Mitsuo."

"Hm… berapa umurmu?"

"10 tahun."

"Mmm…"

Kuroko diam. Tak tau harus bertanya apa. Anak itu masih menggigit telunjuknya seperti anak kecil yang seolah mengisyaratkan kalau ia lapar. Kuroko tersenyum lembut. Dia memang suka anak kecil.

"Nah, kalau boleh tau, siapa nama orangtuamu?" tanya Kuroko.

"Nama kaa-chan Kuro—ah, bukan…"

Kuroko menatap anak itu, anak itu melanjutkan.

"Nama kaa-chan, Kise Tetsuya…"

"Lalu nama tou-chan…"

Lagi-lagi di waktu yang sama namun tempat yang berbeda.

"Nama kaa-san/tou-chan Kise Tetsuya/Kise Ryouta."

Kise dan Kuroko mengerjap beberapa kali. Sebelum akhirnya.

"EEEEEEEEEEEEEEEH?!"

~~~TBC~~~

Apaan lagi chap ini…? Maksa banget… =A=

Udah maksa, pendek lagi!

Kenapa sih gue ini…? Belakangan ini selera kata gue agak berkurang…

Agaknya gue ada dosa sama guru bahasa Indonesia gue di sekolah… ampuni saya, pak… maafkan saya yang udah ngasih contekan ke temen-temen saya… saya berempati pada mereka… *heh*

Tapi kayaknya ana mesti minta maaf dulu ke readers. Maaf saya ngaret. Saya dihambat dengan UAS dan bagi rapot. Tadinya begitu selesai UAS mau ngetik… tapi eh tapi… plis. Saya panik dengan nilai saya, plis TT^TT

Tapi akhirnya nilai saya bagus… padahal pas UAS saya gak pernah belajar. Coba tanya Dee. Sms-an mulu saya sama dia ngegosipin nih fic. Wekawekaweka. Dan gegara dia juga saya mengikuti jejaknya untuk menggunakan SKS (Sistem Kebut Semalam)

Nah, kayaknya saya belom bales review nih. Disini aja, ya~~

Ruki-chan SukiSuki'ssu

Makasih dah bilang keren. Saya memang keren. Bruakakkakak. *dibuang*

Ini lanjutannya. Maaf lama :o

Guest

Saya emang blo'on kalo kasih judul. Jadi saya seadanya. Eh? Kamu gak suka KiKuro? Maaf… TT-TT jangan mutilasi saya… tapi saya suka KiKasa kok :v si Ritsu emang yandere. Tapi aslinya Mitsuo juga agak yandere kok…

Calico Neko

Iya. Ada AkaFuri. Ehehe :3

Shaun-the-Rabbit

Ini udah lanjut, maak~~

Yodah, makasih review kalian semua. Saya akan semangat! XDD

Bedewe, selamat hari Ibu~

Sekarang, kalian mau review lagi? Review ya? *tampang melas* Kalo review gak lebih dari 5, gak mau lanjutin! *maksa. Didepak kameramen*

Tunggu, yang tadi itu kok… berasa de javu, yak? Ah, entahlah. Perasaan saja… *kabur*