:::

UCCHAN MEMPERSEMBAHKAN:

CHANCE TO BE WITH U

Chapter 3: The Truth


RATED: M! (MASIH PEMULAAAA!)


MAIN PAIR: KyuSung (Huhuhuhuu~!*plaked*)


OtherPair: KyuMin, YeWook


Genre: Silahkan tentukan sendiri, karena author sendiri bingung milihnya!^^/plak/


Disclaimer: God, Parents, SM, ELF. Except Yesungie! HE'S MINE! #PLAK


Warn!: Gaje, OOC, Humor garing, tidak mengikuti EYD dengan baik, Typo (maybe), alur ngebut, BDSM(kayaknya?), BL!, dsb.


DLDR!

:::

KEEP STRONG UNTIL THE END!


"Baiklaaah, semua ke posisi! Para figuran, silahkan mengambil tempat juga! Para kru bersiap! Sebentar lagi kita akan mengambil adegan!"

Yesung kembali membaca naskah di tangannya. Mengacuhkan sang sutradara yang sudah sibuk berkoar-koar.

'… Dan mereka melakukan hal 'itu'. Kiriyo memaksa Yuu melayaninya jika ingin menghibur Kiriyo. Yuu hanya bisa pasrah. Jika itu bisa membuat Kiriyo terhibur, Yuu rela. Akhirnya dia melayani Kiriyo. Tapi sesaat sebelum Kiriyo memasuki hole Yuu-' wajah Yesung merah padam melihat tulisan yang sangat frontal itu. Ia memutuskan untuk lanjut membaca. '-Kiriyo menghentikan gerakannya. Ia memecat Yuu. Yuu hanya diam menerima perbuatan tuan mudanya. Keesokan paginya, Yuu sudah tak berada di rumah itu lagi.'

Yesung tertawa kecil. 'Kok peranku menyedihkan sekali…?'

"Oppaa? Kenapa oppa tertawa sendiri?" Yesung menoleh dan mendapati beberapa yeoja yang tengah tersenyum manis ke arahnya. "Apa oppa sebenarnya senang bisa melakukan adegan itu dengan Kyu oppa~?" goda salah seorang yeoja sambil memainkan alisnya.

Kedua obsidian Yesung membulat. "M-mwo?! A-aniya!" bantahnya gugup. "K-kalian bicara apa!"

Yeojadeul itu menyeringai mistis. "Hmm~… apa kami harus menambahkan adegan BDSM~?"

Loading…

Obsidian Yesung sontak membulat saat berhasil mencerna makna kata BDSM itu. "Y-YAAAKK! Jangan lakukan ituu!" pekik Yesung panik.

Namun para yeoja itu tidak menggubris. Mereka berbalik dan melangkah ke salah seorang yeoja yang kelihatan paling tua. "Ketuaaa~! Ada sedikit perubahaaaan~!"

Yesung menggigit kertas naskah di tangannya. Penderitaannya memang tidak pernah berakhir!

"ACTION!"

Yuu meminum segelas jus jeruk. Obsidiannya terpaku pada tuannya, Kiriyo yang sedang berdansa dengan Sei. Hari ini ultah Rei, adik Sei. Jadi Sei mengundang mereka berdua. Yuu tersenyum tulus. Dia bahagia melihat tuannya bersama orang yang dicintainya.

… Meski dia harus terluka.

Dia tahu Kiriyo memang benar-benar mencintai Sei. Yuu tahu dari cara Kiriyo memandang Sei. Perlakuan lembut Kiriyo yang tak pernah Yuu dapatkan. Tapi Yuu bahagia. Sungguh. Dia tulus dengan perasaannya ini. Melihat tuannya tersenyum saja, sudah cukup membuat hatinya menghangat…

"Watase kun!"

Yuu menoleh, dan tersenyum mendapati Rei yang melangkah mendekatinya. "Selamat ulang tahun, Narukami san!" ucapnya sambil menyalami Rei.

Rei tersenyum manis. "Arigatou, Watase kun! Aku senang kau mau menghadiri ulang tahunku!"

Yuu terkekeh. "Bukan masalah, kita tetangga bukan? Ah, tapi aku tidak membawa hadiah untukmu, sumimasen."

Rei menggeleng. "Kau datang saja sudah membuatku sangat senang!" ujarnya dengan kedua chocolate yang berbinar-binar.

Yuu tersenyum sambil mengulurkan tangannya pada Rei. "Bolehkah?"

Rei menyambutnya dengan senyum lebar. "Tentu saja!" mereka berdua lalu melenggang ke lantai dansa. Rei meletakkan kedua tangannya di bahu Yuu, sementara Yuu meletakkan tangannya pada pinggang ramping Rei. Mereka mulai berdansa dengan lagu slow Everything I do (I do it for you).

"Kau tampak sangat menawan malam ini, Narukami san," puji Yuu tulus. Rei memang tampak sangat manis dengan setelan jas berwarna biru muda. Surai brunettenya pun ditata acak tapi tetap terlihat rapi.

Rei tertawa kecil. "Ah, kau terlalu memuji, Watase kun! Kau juga tampak sangat tampan malam ini…" pujinya dengan pipi merona. Wajahnya semakin memanas saat menyadari jarak wajah mereka berdua hanya terpaut beberapa senti saja. Rei memejamkan matanya saat wajah Yuu mendekat.

Tapi gerakan Yuu terhenti saat menangkap tuan mudanya dan Sei yang melangkah berdua menuju taman kecil di belakang rumah ini. Yuu tersenyum miris. Apa Kiriyo akan menyatakan perasaannya…? Yuu mengalihkan tatapannya pada Rei yang masih memejamkan matanya. Ia tersenyum lembut, lalu mencium pipi Rei. Rei membuka matanya, dengan wajah merah padam. "W-Watase kun…"

"Selamat ulang tahun, Narukami san,"

Sei menghela napas, memandangi langit penuh bintang. Di sampingnya, Kiriyo sesekali mencuri pandang ke arahnya. Kini mereka berdua tengah duduk di kursi taman kecil di belakang rumah Sei.

"… Kau tahu, Kiriyo kun…" Sei bersuara. "… Aku merasa sedikit cemburu pada Watase…"

Kiriyo mengernyit. "Cemburu kenapa?"

Sei meliriknya. "… Dia bisa dengan mudah membuat Rei tersenyum. Entah kenapa… aku merasa gagal… aku tak pernah bisa membuat Rei tersenyum secerah itu…"

Kiriyo diam. Menunggu Sei melanjutkan perkataannya.

"… Watase orang yang baik. Meski awalnya aku mengira dia yeoja karena pakaian maid itu." Ia tertawa kecil, tetap menatap barisan langit penuh bintang. "Kurasa aku bisa menyerahkan adik kecilku kepadanya."

Kiriyo tetap diam. Entah kenapa dia yakin ada sesuatu di balik ucapan Sei. Perlahan Kiriyo memindahkan tangannya. Digenggamnya tangan mungil Sei dengan erat. Sei terlonjak dan menoleh ke arahnya.

"Kiriyoshi kun?"

Kiriyo menoleh ke arahnya dengan senyum lembut. "Aishiteru, Sei kun…" kedua chocolate Sei membulat. "Watashiwa… Sei kun daisuki…" Kiriyo menatapnya dalam. Perlahan ia memajukan wajahnya mendekati wajah Sei.

"…"

Yuu yang sedari tadi memperhatikan keduanya dari jauh hanya tersenyum. Senyum miris. 'Tuan muda benar-benar telah menyatakan perasaannya…' ia berbalik, kembali memasuki ruangan.

… Mengacuhkan hati kecilnya yang menyuruhnya untuk kembali menoleh.

:

:

"Watase kun!"

Yuu yang baru saja keluar dari toilet menoleh ke asal suara. Ia tersenyum ramah. "Ne, Narukami san?"

Sei berlari mendekatinya, dan langsung menarik tangan Yuu. "Tuan mudamu itu mabuk berat! Aku sudah melarangnya untuk minum lagi! Tapi dia malah menghabiskan dua belas gelas wine!"

Yuu terbelalak. "N-nani?!"

"Ne!" langkah Sei terhenti di depan sebuah mini bar. "Itu dia! Hei, Kiriyoshi kun! Kenapa kau minum lagi?! Kau sudah cukup mabuk!" bentak Sei sambil merampas paksa gelas wine yang hendak diminum Kiriyo.

Yuu menatapnya nanar. Tuan mudanya itu tampak sangat berantakkan saat ini. "T-tuan muda…! Apa anda baik-baik saja…?" tanyanya khawatir.

"… Bukan urusanmu."

NYUT

Yuu menunduk mendengar ucapan dingin Kiriyo. "S-sumimasen, tuan muda…! Tapi anda harus pulang sekarang…"

Kiriyo diam. Sepertinya lelaki tampan itu telah tertidur. Yuu menghela napas. Ia menoleh ke arah Sei yang tampak frustasi. "Maaf, Narukami san. Sebenarnya apa yang terjadi?"

Sei memainkan jarinya gugup. "Eto'o, dia menyatakan cinta padaku. Tapi aku menolaknya. Jadinya…" Sei meringis. "Dia langsung minum banyak wine tanpa berkata apapun lagi!"

Yuu terbelalak. Sei menolaknya? "E-eh? Kenapa anda menolaknya?"

"… Karena aku memang tidak bisa membalas cintanya." Sei tersenyum, chocolatenya tertuju pada adik kecilnya yang kini sedang sibuk menyalami para undangan. "Aku sudah mencintai seseorang, dan hanya akan bisa mencintainya…"

Yuu terdiam mendengar penuturan Sei. "… Anda mencintai Rei san?"

Sei menatapnya kaget. "B-bagaimana kau-…" tapi ia segera tertawa kecil. "… Haha… mungkin kau benar, Watase kun. Aku mencintainya."

Yuu menatap Sei. Dia tampak sangat terluka. "…"

"Tapi Rei menyukaimu." Sei tersenyum tulus. "Aku tidak marah padamu. Kau pantas dicintai Rei. Dan aku… aku senang, setidaknya Rei bisa mencintai seseorang sebelum akhir hayatnya."

Kedua obsidian Yuu terbelalak. "Apa maksudmu?!"

Sei membuang pandangannya ke arah lain. "Ah… jadi Rei belum cerita?" ia tersenyum miris. "Rei terkena penyakit langka yang membuat fisiknya sangat lemah. Dokterpun telah memvonisnya. Dia hanya bisa hidup sampai umur 17 tahun. Karena itu aku sangat menjaganya. Bagaimanapun…"

"… Ia adalah harta paling berharga yang pernah kumiliki."

Yuu menunduk. "M-maaf… saya tidak tahu kalau…"

Sei tersenyum. "Tidak apa-apa, Watase kun." Ia tertawa kecil. "Rei adalah anak yang kuat. Dia pasti akan berjuang untuk hidup agar bisa melihatmu lebih lama!"

Yuu perlahan mulai tersenyum. "… Arigatou." Ia melangkah mendekati tuan mudanya yang sudah benar-benar tertidur. Mengalungkan lengan tuan mudanya pada bahunya, dan memapahnya untuk berdiri. "Terima kasih untuk hari ini, Narukami san. Dan tolong sampaikan maafku pada Rei san karena tak bisa menemaninya lebih lama lagi."

Sei tersenyum. "Pasti."

Yuu kembali melempar senyum tulus pada Sei, lalu mulai memapah Kiriyo keluar ruangan pesta.

"CUT!"

Yesung terlonjak kaget saat suara itu tiba-tiba menggelegar. "A-ahjussi! Tak bisakah kau bicara pelan-pelan? Kau mengagetkanku!" sungutnya kesal.

Ahjussi paruh baya itu nyengir kuda. "Mian, Yesung ah~! Sekarang siap-siap, kita akan melakukan syuting tertutup. Hanya beberapa orang yang bisa masuk ke dalam kamar untuk mengambil gambar. Dan tentu saja saya harus ikut!"

"Yak! Ahjussi! Kau curaang!" teriak para ELFujoshideul yang hadir saat itu. "Kami juga ingin lihat adegan ranjangnya!" pekik mereka dengan wajah super mesum.

"Aniya! Kalian tidak boleh lihat!"

"Aaah! Dasar ahjussi botak!"

"APA KALIAN BILAAANGGG?!"

Yesung sweatdrop menyaksikan pertengkaran gaje para yeoja versus sutradara. 'Mereka kenapa sih?' batinnya.

"…" Kyuhyun melepas pegangan Yesung, dan melangkah menjauhinya.

"Ah, mian Kyu," Yesung menatap punggung Kyuhyun yang semakin menjauh. "… Hhh…" ia menunduk. 'Aku tidak tahu lagi harus bagaimana…'

:

:

Di sinilah Yesung. Di sebuah kamar megah bercat merah marun. Ia dan Kyuhyun sedang mendengarkan instruksi dari sutradara Jung.

"Jadi, ada sedikit perubahan, dan itu semua salahmu, Yesungie. Kiriyo akan menyuruh Yuu menyiksa dirinya sendiri dengan sex toys. Para yeoja sudah mempersiapkan semua sex toysnya."

Yesung melotot.

"Dan ingat, kalian harus berhenti, tepat sebelum milikmu memasuki hole Yesung! Paham, Kyu?"

Yesung dan Kyuhyun mengangguk serentak. "Emm… baik ahjussi…" lirih Yesung gugup.

"Baiklah, shall we start?" tanya sutradara itu dengan senyum sumringah. "Hahha, aku jadi ingat saat dulu menyutradarai kalian juga untuk Super Junior's Mini Drama~! Kalian ingat waktu itu kita- bla bla bla~"

Yesung menatap ahjussi paruh baya itu dengan wajah bosan. "Sudahlah ahjussi. Nanti saja ngomongnya."

"Ah, kau benar!" Sutradara Jung tersadar. "Baiklah, kita mulai saja! Securityyy~! Tolong jaga para yeoja di luaaar! Jangan biarkan mereka masuk ke dalam rumaah!" pekik sutradara Jung membahana.

"PAK SUTRADARAAA! YEOJA-YEOJA INI BERINGAS SEKALI! KAMI TAK SANGGUUUP!"

"GYAAAH! AMPUUN! TOLONG JANGAN JAMBAK RAMBUT SAYAAA!"

"ACTION!"

Yesung yang mendengar teriakan sang sutradara langsung melangkah memasuki kamar dengan Kyuhyun di papahannya. Begitu sampai di pinggir ranjang king size, Yesung segera membaringkan Kyuhyun. "Ah, sumimasen, Tuan muda…" Yesung bersuara sambil menatap Kyuhyun yang telah membuka matanya. "Apa tuan haus? Biar saya ambilkan air," Yesung berbalik, namun tangan Kyuhyun menahannya.

Yesung berbalik dengan wajah terkejut. "T-tuan muda…?"

"… Kau sudah mendengarnya dari Sei, bukan…?"

Yesung mengangguk kecil. "N-ne, tuan muda… gomenasai jika saya sudah lancang…" ucapnya tanpa menatap caramel Kyuhyun.

Kyuhyun menatapnya tajam. "… Apa yang bisa kau lakukan…?"

Yesung mengangkat wajahnya. Hatinya sedikit berdenyut saat melihat tatapan tajam Kyuhyun. 'Tidak, aku harus ingat dialognya!' batinnya dalam hati. "A-apa maksud anda, tuan…?"

"Apa kau bisa menghiburku?" Kyuhyun memandang obsidian indah Yesung dengan sorot mata dingin.

Yesung menunduk. "A-apa yang bisa saya lakukan… tuan muda…?" lirihnya dengan suara bergetar. Sesungguhnya Yesung merasa sangat takut, Kyuhyun seperti benar-benar marah padanya.

Kyuhyun menarik Yesung, dan membuat namja manis itu jatuh di atasnya. "… Apa yang bisa kau lakukan?" tanyanya lagi. Namun kali ini dengan nada rendah.

Kedua mata Yesung mulai memanas. Kyuhyun tampak sangat menakutkan saat ini. "S-saya…" Yesung terdiam sejenak, namun ia kembali bersuara. "… Saya akan melakukan apapun… untuk… tuan muda…"

"Begitukah?" Kyuhyun menyeringai. "… Buktikan ucapanmu. Buka bajumu."

"N-nde?"

"Ck," Kyuhyun langsung menarik kasar kemeja Yesung sehingga kancingnya terlepas.

Yesung terbelalak. Ia berusaha berontak. "T-tuan muda…! T-tolong jangan-"

Kyuhyun menghentikan gerakannya. Ia menatap tajam Yesung. "… Lihat? Kau sama sekali tidak bisa membuktikan ucapanmu." Ia tersenyum meremehkan. "Sudahlah. Cepat keluar dari kamarku."

"T-tuan muda…!"

Kyuhyun mengabaikan Yesung, dan melangkah ke kamar mandi.

Blam

Yesung menunduk. "Tuan muda…"

'Aku harus membuka bajuku sekarang…!' sesungguhnya Yesung benar-benar tak nyaman mengingat ada banyak kamera dan juga beberapa orang yang menyaksikannya. Ia menghela napas, dan mulai menanggalkan jas dan kemejanya. Iapun membuka celana panjangnya dengan wajah tertunduk.

"… T-tuan muda…"

Krieet

Kyuhyun muncul dari dalam kamar mandi dengan berbagai sex toys di tangannya. Mulai dari vibrator, cock ring, dildo, dan sebotol wine merah.

Yesung melotot. 'Yeoja-yeoja ituuuu!'

"Ahh. Kulihat kau sudah melepas pakaianmu, heum?" Kyuhyun melangkah mendekati Yesung yang sudah telanjang bulat. Wajah Yesung memerah. 'Kenapa dia bisa bicara selancar itu?'

Kyuhyun melempar sex toys itu ke dekat kaki Yesung kecuali botol winenya. Ia lalu melangkah dengan ringan ke sofa di seberang tempat tidurnya. Ia duduk, dan menatap Yesung dengan tatapan dingin.

Yesung menelan salivanya berat. Haruskah ia melakukan ini? Di depan Kyuhyun? Di depan banyak orang? 'Haish… aku tak punya pilihan lain… aku tidak mungkin mengecewakan ELF…' ia meraih vibrator dengan tubuh gemetar. Ia menatap Kyuhyun sekali lagi, sebelum memiringkan tubuhnya ke samping membelakangi Kyuhyun. Ia tidak mau Kyuhyun melihat wajahnya.

"… Kh…!" ringis Yesung saat vibrator itu mulai memasuki hole sempitnya. Ia mendorong vibrator itu semakin dalam. "Nghh…!" Yesung menengadahkan kepalanya saat merasa ujung vibrator itu menyentuh rektumnya. "Hhh…" ia meraih alat kontrol vibrator, dan mulai menyalakan vibrator itu ke mode rendah. "Ahh…!" desah Yesung tertahan saat vibrator itu mulai bergetar di dalam holenya.

Yesung menarik vibrator itu keluar dengan perlahan, dan langsung menghentaknya kembali dengan keras. "AAAHHH!" pekiknya saat merasa perih di holenya. Sepertinya vibrator itu telah menembus rektumnya. "Hhh…" Yesung menggigit bibir bawahnya menahan perih.

"Lakukan lebih cepat, Watase."

Yesung tersentak kaget. Ia menoleh sedikit ke arah Kyuhyun. Namja itu tetap berwajah datar. Entah kenapa Yesung merasa sedih. Bukankah itu berarti Kyuhyun memang tak merasakan apa-apa padanya…? "B-baik… tuan muda…"

Yesung mulai meng-in out vibrator dalam holenya dengan cepat. Yesung kembali menengadahkan kepalanya saat merasakan rasa perih serta desiran aneh yang menjalari tubuhnya. "Arghh… khh…"

"Watase, pakai cock ringnya." Suara datar Kyuhyun kembali terdengar.

Yesung meraih cock ring di dekat kakinya dengan sedikit terengah. Ia lalu memasangkan cock ring itu ke ujung miliknya yang sudah precum. "Nghh…!"

"Lanjutkan."

Tangan Yesung kembali meraih vibrator yang masih terpasang di holenya, dan kembali memaju mundurkannya di dalam holenya yang belum pernah dijamah dan tentu saja masih sangat sempit. "Ahh… sshh…"

"Naikkan modenya, Watase san."

Yesung menurut. Diraihnya remot kontrol yang tadinya tergeletak di dekatnya, dan mengganti mode getaran rendah vibratornya menjadi sedang. "Nghhh!" Yesung memejamkan matanya saat getaran vibrator di holenya semakin menggila. Ia kembali menggerakan vibrator itu dengan gerakan cepat. "Ahh… ahhh…!"

"Sekarang dildonya, Watase. Dan lakukanlah sambil menungging."

Yesung sudah tak mampu berpikir apa-apa lagi selain menuruti perkataan Kyuhyun. Ia meraih dildo hitam yang sedari tadi menganggur. Dan memasukannya ke hole sempitnya yang masih ditancapi oleh vibrator. "Arghhh!" ringisnya ketika dildo itu telah masuk sepenuhnya ke holenya. "Hahhh… hhh…" Yesung perlahan mengganti posisinya menjadi menungging membelakangi Kyuhyun, memperlihatkan Kyuhyun holenya yang kini telah penuh dengan dua sex toys tersebut. Ia meraih dua sex toys yang kini bersarang di holenya, dan mulai menggerakannya bersamaan.

Yesung memejamkan matanya saat merasakan sakit di juniornya karena tidak bisa mengeluarkan cairannya. "Arghhh…! Emhhh… ahhh! Tuan mud… ahhh… arghhh…!"

Kyuhyun menggigit bibirnya. Ia berdiri dan melangkah mendekati Yesung yang masih mendesah dengan sebotol wine di tangannya.

"Mhh…! Ahhh… aahhh! Aa-!" Yesung sontak menoleh saat merasakan sebuah tangan yang menekan vibrator dan dildo di dalam holenya. 'K-Kyu?!'

"Kau terlalu lambat, Watase. Biar aku membantumu." Seusai berkata begitu, Kyuhyun dengan brutal meng-in outkan dua sex toys itu dalam hole Yesung.

"AAHHH! T-TUAN MUD- AAHHH!" pekik Yesung kesakitan. "Ahhh~… eungh~… uuhhn~…" desahan Yesung mulai terdengar menggantikan pekikan kesakitannya. "Ahhh, T-tuan… mudah~…"

Kyuhyun meraih remot kontrol vibrator dan menaikkannya ke mode maksimum.

"Anghh…! T-tuan mudahh~… ahh! Aahh! Ahh!" Yesung meremas seprei ranjang saat Kyuhyun menumbuk prostatnya berkali-kali. Belum lagi tangan Kyuhyun yang mulai mengocok junior mungilnya. "Argh!" Yesung meringis saat kembali merasakan sakit pada juniornya yang tak bisa mengeluarkan cairannya. "T-tuann mudaahh… bisakah sayaah melepas cock ringh inhi…?" pinta Yesung setengah mendesah.

Kyuhyun meliriknya. "Hmph." Ia mengeluarkan dua sex toys yang tadinya bersarang di hole Yesung. dibaliknya tubuh Yesung yang sudah penuh keringat. Ia mendekatkan wajahnya pada junior Yesung, dan melepas cock ring yang menutup akses keluar cairan Yesung.

"Aaaahhh~…" desah Yesung lega saat berhasil mengeluarkan cairannya. Ia melirik Kyuhyun, dan obsidiannya langsung membulat. "T-tuan muda…!"

Kyuhyun menyedot semua cairan Yesung tanpa sisa. Rupanya ia telah menelan semua cairan Yesung yang keluar tadi.

"Mngh…!" jantung Yesung berdebar kencang saat Kyuhyun mulai menjilati ujung juniornya yang hanya sebesar kepalan tangan Kyuhyun sambil melempar tatapan ambigu ke arahnya. "Tuanhh.. mudahh…" Yesung memejamkan mata saat mulut Kyuhyun memanjakan juniornya. "Ahh~… hngghh…!" ia meremas surai brunette Kyuhyun untuk melampiaskan rasa nikmat yang menderanya.

Kyuhyun menjilati batang junior Yesung, sementara tangannya memainkan twins ball Yesung.

Sepertinya dua manusia itu lupa kalau ada banyak kamera dan orang yang menyaksikan mereka. Sutradara Jung dan beberapa kru yang hadir saat itu melongo. "Hei… bukannya adegan ini harusnya tak ada…?"

"Ahhh! Hngg~ t-tuan mudahh…!"

Kyuhyun menjauhkan wajahnya, dan meraih botol wine yang dari tadi menganggur di dekatnya. Ia melepas penyumbat wine itu, dan menuangkannya di atas tubuh Yesung dengan perlahan. Caramel tajamnya tak berhenti memperhatikan wajah manis Yesung yang sudah merah padam.

Yesung memandang caramel Kyuhyun dengan terengah-engah. 'Dia mau apa…?' obsidiannya membulat saat Kyuhyun mulai mendekatkan wajahnya pada dadanya yang sudah penuh akan cairan merah wine tersebut.

Slurp~

"Ah! T-tuan…! Nghh…!" Yesung kembali memejamkan matanya saat lidah Kyuhyun bermain-main di nipple kecokelatannya. Kyuhyun menjilati dada Yesung, kemudian perlahan-lahan turun menuju perutnya dengan seduktif. "M-mhh…!"

Kyuhyun mengangkat sebelah kaki Yesung ke atas bahunya, dan menjilati paha mulus Yesung.

"Nghh…! T-tuan mudhah… tolongh… hentihkanhh…! Ah…!" desah Yesung tertahan apalagi tangan Kyuhyun yang kini meremas bongkahan kenyalnya.

Kyuhyun mengulurkan tiga jarinya pada Yesung. Yesung memandangnya tak mengerti. "Lumat jariku." Yesung membelalak, namun perlahan ia meraih jari Kyuhyun dan memasukkannya ke dalam mulutnya. "Mphh~…" Yesung mulai membasahi jari Kyuhyun dengan salivanya.

Kyuhyun tetap memperhatikannya dengan wajah datar. "Sudah cukup." Kyuhyun menarik jarinya dari dalam mulut Yesung. Dan tanpa memberi peringatan apa-apa, Kyuhyun langsung memasukkan satu jarinya di hole Yesung.

"Ngh!" Yesung merengut saat merasakan benda asing yang memasuki holenya. 'Kyu…?!' ia menatap tak percaya ke arah Kyuhyun.

Kyuhyun tak memperdulikan tatapan Yesung, dia malah mulai menggerakan jarinya dengan cepat. Merasa cukup, ia memasukkan satu jarinya lagi.

"Argh!" ringis Yesung. "T-tuan muda…!"

Kyuhyun kembali menggerakan jarinya, namun kini dengan gerakan zig zag. Ia tetap berwajah datar meski Yesung telah merintih kesakitan.

"Ahh~…"

Kyuhyun tersenyum samar saat mendengar desahan Yesung. sepertinya dia berhasil menemukan sweet spot Yesung. Ia mulai menggerakan jarinya dengan sangat cepat, dan menyentuh prostat Yesung berulang-ulang.

"Ahh! Ahh~! K-Ky- mphhh!" Yesung merengut saat Kyuhyun membungkam mulutnya. 'Ah, hampir saja aku keceplosan! Di cerita ini Kyu 'kan bernama Kiriyo!' Yesung tersadar. Hampir saja dia mengucapkan dialog yang salah, dan mengakibatkan mereka harus mengulang semuanya dari awal lagi.

"Mendesah saja, hyung. Jangan panggil namaku." Bisik Kyuhyun di telinga Yesung. Yesung memejamkan matanya saat Kyuhyun mulai menggigit kecil telinganya. "Enghh! Ahh…! Ahhh…!"

Kyuhyun kembali menambahkan satu jarinya, sehingga ada tiga jari yang bersarang di hole Yesung saat ini. Kyuhyun meningkatkan kecepatannya menumbuk prostat Yesung.

"Ahhh! Anghh…! T-tuan mudahn…!"

Kyuhyun berdecak sambil mengeluarkan ketiga jari panjangnya dari hole ketat Yesung. Ia menarik Yesung untuk duduk. Yesung memejamkan matanya dengan napas terengah-engah.

Ziittt

Yesung membuka matanya dengan napas tersengal saat mendengar ada suara asing. Ia terbelalak saat melihat Kyuhyun membuka resleting celananya. "T-tuanh muda…!" namun Kyuhyun mengeluarkan junior berukuran besarnya tanpa perduli wajah Yesung yang sudah merah padam.

Kyuhyun bersandar pada bedstand ranjang, dan menatap Yesung yang masih memandangi juniornya. "Jadi…?"

Yesung mengangkat wajahnya. "Eh?"

"Kau mau menghiburku atau tidak?" tanya Kyuhyun tetap dengan wajah datarnya.

Yesung menelan salivanya gugup. Ia meraih junior Kyuhyun dengan tangannya. Ia melirik Kyuhyun sekilas, kemudian mulai mengocok junior Kyuhyun. "Mhh…!" Yesung melenguh saat tangan Kyuhyun mendorong kepalanya, dan membuatnya melahap junior Kyuhyun. Tangan Kyuhyun mulai mendorong kepala Yesung untuk memanjakan juniornya.

"Khh… lanjutkan, Wataseh…" Kyuhyun menengadahkan kepalanya saat lidah lembut Yesung membelai juniornya.

Yesung meringis saat ujung junior Kyuhyun menyentuh kerongkongannya. "Mphh…" Yesung memejamkan matanya sambil mengin outkan junior Kyuhyun dalam mulutnya dengan cepat. Tangannya ia gunakan untuk memainkan twins ball Kyuhyun yang menganggur. "Mhh, mhh…!" lidah Yesung mulai menyusuri ujung junior Kyuhyun yang sudah precum.

Kyuhyun menggigit bibirnya saat merasakan nikmat yang begitu luar biasa. Yesung benar-benar terampil memanjakan juniornya. Ini pertama kali Yesung melakukannya, jadi mungkin Yesung hanya mengikuti instingnya. Berbeda dengan Kyuhyun yang sering diajak (read: dipaksa) EunHae couple untuk menonton film yaoi.

"Mhh…" Yesung menciumi batang junior Kyuhyun dengan lembut. Menggigit kecil ujung junior Kyuhyun, dan kembali mengocok junior Kyuhyun yang sudah benar-benar berdiri tegak dengan tangannya.

Kyuhyun membuka matanya saat merasa juniornya hampir mencapai klimaks. "Sudah cukup." Ia membalik tubuh Yesung, dan mengangkat pinggang ramping Yesung, membuatnya bisa melihat hole merah muda Yesung yang berkedut-kedut minta diisi.

"Tuan muda…?" Yesung menoleh ke belakang, menatap Kyuhyun yang kini berwajah ambigu. "Apa yang anda- ahh! A-ah…! T-tungguh…! Hnghh…!" Yesung meremas seprei saat Kyuhyun menggosok-gosokkan batang juniornya di hole Yesung. "Nghh~…" Yesung memejamkan matanya saat merasakan sensasi aneh yang menjalari tubuhnya.

Kyuhyun mulai memasukkan junior ukuran besarnya itu ke dalam hole sempit Yesung. "Nh…" Kyuhyun menggigit bibirnya saat merasakan hole ketat Yesung yang mencengkram juniornya dengan erat. Akhirnya ia berhasil memasukkan sepenuhnya juniornya ke dalam hole Yesung.

"Arghh! I-ittaiii…!" rintih Yesung. Air mata mulai menggenangi kedua sarang obsidiannya. "T-tolongh… keluarkan tuan mud… arghh…!"

Kyuhyun memejamkan matanya sambil mulai bergerak. "Khhh…" ia semakin mempercepat gerakannya. Sebelah tangannya kini beralih mengocok junior mungil Yesung.

"Hiks…! Argh! T-tolong…! Hentihkanh…!" isak Yesung menahan sakit yang mendera holenya yang seakan dikoyak paksa, namun di sisi lain ia merasakan nikmat karena tangan Kyuhyun yang memanjakan juniornya.

Sutaradar Jung menjadi panik. "Hei hei! Kita harus menghentikan mereka! Ky-"

"KALAU KALIAN BERANI MENGGANGGU MEREKA, AKAN KAMI PASTIKAN MENGGORENG 'SOSIS' SAPI UNTUK KALIAN MAKAN!"

Teriakan para yeoja terdengar membahana badai dari luar rumah.

GLEK

Dan sutradara Jung dan para kru pun akhirnya memutuskan untuk membiarkan KyuSung. 'Bagaimana caranya mereka tahu?!' ia memandang ke sekeliling.

"Sutradara Jung, ada sesuatu di topimu!"

Sutradara Jung sontak mengambil topinya, ia terbelalak. "Alat sadap?!"

"Ahh~…" ringisan kesakitan Yesung mulai beralih menjadi desahan nikmat. Sepertinya Kyuhyun berhasil menemukan sweet spotnya. "Ah~ ah~! Mnghh~! Ohh~! Tuanhh~ mudaah~!" desahan Yesung semakin menggila saat Kyuhyun berulang kali menumbuk prostatnya dengan keras.

"Ck," Kyuhyun merasa libidonya semakin naik mendengar desahan erotis Yesung. Ia mempercepat kocokannya di junior Yesung. "Nghh! Ah~ ah~ ahh~! T-tuan mudah~ s-saya mauhh~!"

Kyuhyun semakin mempercepat gerakan pinggulnya. "Bersama, Wataseh…" bisiknya dengan suara parau.

"A-AAHHHH~!"

CPROOTT

"Hhh… hhh… hhh…" Yesung memejamkan mata dengan napas tersengal. Dia baru saja klimaks, dan sepertinya Kyuhyun juga telah mengeluarkan cairannya di dalam hole Yesung. "T-tuanhh… mudah…"

Kyuhyun perlahan mengeluarkan juniornya dari dalam hole Yesung. "… Keluar dari kamarku, Watase. Kau kupecat."

DEG

Entah kenapa Yesung benar-benar bisa merasakan kesakitan Yuu. Seakan Kyuhyun benar-benar menolaknya. "T-tuan muda…" lirihnya.

"Aku tak mau melihatmu lagi. Segera pergi dari rumahku."

Yesung meremas seprai yang kini sudah penuh akan noda. Perkataan Kyuhyun terlalu dingin…

"… Saya mengerti, tuan…"

Kyuhyun turun dari tempat tidur, dan melangkah menuju kamar mandi.

Meninggalkan Yesung yang masih terengah-engah. "… Maafkan saya… tuan muda…"

"Ok… cut…?" gumam sutradara Jung dengan wajah merah padam menahan malu. "Yak, Kyuhyunsshi! Apa kau mendengar instruksiku tadi?! Yak! Cho Kyuhyun! Keluar dari kamar mandi sekarang juga!"

Kyuhyun tak peduli. Tetap mengunci diri dalam kamar mandi. Yesung buru-buru mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya. "Err… bagaimana, ahjussi? Kami tak perlu mengulangnya 'kan…?"

Sutradara Jung menghela napas. "Hh… baiklah, aku yakin kau sudah benar-benar lelah, Yesung ah. Mungkin kita bisa meminta para yeoja untuk mengeditnya."

Yesung mengangguk lega. "Kamsahamnida, ahjussi!"

"Ne, dan CHO KYUHYUUUN! SEKARANG WAKTUNYA KAU MELAKUKAN ADEGAN RANJANG DENGAN SUNGMIN!"

Yesung membelalak mendengar teriakan sang sutradara. KyuMin juga akan melakukannya…? Yesung menunduk dengan ekspresi sedih. "Ah… aku akan keluar sebentar, ahjussi," ia meraih pakaiannya dan buru-buru memakainya dalam selimut. Setelah itu ia berlari melewati sutradara Jung dan para kru. Dia tidak perduli kelihatan seperti seorang yeoja yang patah hati…

… Hatinya sakit saat ini.

"…"

:

:

Yesung menghela napas berat. Saat ini ia sedang duduk di bangku taman dekat lokasi syutingnya. Jantungnya berdenyut menyakitkan mengingat saat ini Kyuhyun sedang menyentuh tubuh Sungmin. Menyentuh… dengan penuh cinta…

Yesung menatap langit yang sedikit mendung. Kyuhyun dan Sungmin saling mencintai. Apa yang bisa ia harapkan dari itu semua…? Yesung menunduk. Dia cukup malu saat mendesah gila-gilaan tadi. Tapi dia memang tidak bisa mengontrol desahannya. Semuanya keluar begitu saja…

"… Apa yang bisa kau lakukan…?"

"Hmph… apa yang bisa kulakukan…?" Yesung tertawa kecil sambil menengadah ke langit. "Dasar Cho seenaknya…"

Tes tes

"Hiks…" Yesung tertunduk, menutupi wajahnya yang benar-benar kacau dengan kedua tangannya. "Menyebalkan… Cho pabbo…! Hiks… pabbo…!"

"Ahh, padahal aku sudah sengaja mencarimu, tapi kau malah menjelek-jelekkanku."

Yesung tercekat. Ia mengangkat wajahnya, dan terbelalak saat tahu sosok yang kini telah duduk di sampingnya adalah Kyuhyun. "K-Kyu…?!" ia menghapus air matanya dengan kasar. "Apa yang kau lakukan di sini?! Di mana Sungmin?"

Kyuhyun menatap lurus ke depan tetap dengan wajah datar andalannya. "… Aku menolak adegan ranjang dengan Sungmin hyung."

Yesung memiringkan kepalanya heran. "Eh? Kenapa…?"

Kyuhyun meliriknya. "Karena aku tidak mencintai Sungmin hyung." Ia menatap Yesung dalam. "Aku hanya akan melakukannya dengan orang yang kucintai."

Kedua obsidian Yesung membulat. "M-maksudmu…"

Kyuhyun tersenyum lembut, sangat kontras dengan wajah datarnya selama ini. "Saranghaeyo, Yesung hyung…" ia meraih tangan mungil Yesung, dan mencium punggung tangannya.

Yesung terbelalak. "T-tapi…! Bukannya kau mencintai Sungmin…?" tanyanya tergagap.

Kyuhyun merengut. "Harus kujelaskan berapa kali sih, baru kamu mengerti?" ia menarik Yesung untuk duduk di pangkuannya. Mendongakkan kepalanya, menatap Yesung hangat. "Aku sama sekali tidak mencintai Sungmin hyung. Cho Kyuhyun hanya mencintai Kim Jongwoon. Perlu alasan lain?"

Wajah Yesung mulai memanas. "T-tapi… kau sangat dingin padaku, Kyu…" lirihnya.

Kyuhyun memasang wajah kesal. "Itu karena aku cemburu melihat keakrabanmu dengan Ryeowook!" ia mencium pipi gempal Yesung sekilas. "Kau 'kan milikku!"

Peesh~

Yesung merona. Benar-benar merona! "T-tapiii! Wookie hanya kuanggap sebagai dongsaengku! Kau justru tampak sangat senang dengan Sungmin!"

"Aniya. Dia juga hanya kuanggap sebagai hyung! Kau tahu, aku sangat sedih saat kau mati-matian menolak film ini, hyung. Aku merasa kau tidak mau melakukannya denganku."

Yesung menunduk mendapat serangan balik dari Kyuhyun. "A-aku…"

"Ah, dan coba kau lihat ini," Kyuhyun merogoh saku jasnya –mengacuhkan Yesung, dan mengeluarkan pspnya. Ia menyalakan pspnya, dan menunjukkannya pada Yesung.

"E-eh? Bukannya itu… fotoku…?" tanya Yesung heran. pasalnya, wallpaper psp Kyuhyun ternyata foto Yesung yang sedang tersenyum manis.

Kyuhyun mengangguk. "Aku memotretnya diam-diam saat SS4 lalu. Kau sangat manis, hyung."

Yesung cemberut. "Yak, aku ini namja! Jadi aku tampan! Bukan manis, Kyu!" sungutnya kesal dengan bibir terpout.

"Hmm~… aku baru tahu kalau namja tampan bisa mendesah seseksi itu…" goda Kyuhyun dengan seringai manisnya.

Wajah Yesung semakin memerah. "Yak! Namja mesum!" ia segera menutupi wajahnya dengan kedua baby handnya.

Kyuhyun terkekeh sambil menarik tangan Yesung. "Aku mesum hanya untukmu, hyungie,"

Chu~

Kyuhyun mencium bibir Yesung dengan lembut. "Lalu, apa kau menerima perasaanku, hyung?" tembak Kyuhyun langsung.

Wajah Yesung memerah. "K-kau yakin, Kyu…?" lirihnya. "Sungmin jauh lebih manis dan lebih sempurna dibandingkan denganku… kau juga lebih akrab dengannya…"

Kyuhyun menggeleng. Dibelainya pipi chubby Yesung dengan lembut. "Mungkin banyak orang yang menganggap Sungmin hyung lebih sempurna darimu, hyung. Tapi bagiku, kau adalah yang terbaik untukku. Ah, lagipula Sungmin hyung itu berjiwa seme loh." Bisik Kyuhyun. Diciumnya lagi bibir cherry Yesung dengan lembut.

"Seme?" ulang Yesung heran setelah Kyuhyun menjauhkan wajahnya. "Apa maksudmu, Kyu?"

Kyuhyun tersenyum, dan memeluk Yesung semakin erat. "Sungmin hyung menyukai seseorang, hyung. Dan seseorang itu lebih uke darinya. Jadi otomatis dia adalah seme. Mengerti?"

Yesung mengangguk imut. "Mengerti."

Kyuhyun tersenyum. Diciumnya wajah Yesung –lagi-lagi– dengan lembut. "Dan mian, tadi aku benar-benar tak bisa menahan diri, hyung. Kau terlalu seksi. Itu salahmu! Aku jadi kehilangan kontrol! Mendengar desahanmu, dan melihat hole ketatmu, membuatku cemburu pada dua sex toys sialan itu karena telah mengambil keperawananmu!" kesalnya tanpa menghentikan aktivitas menciumnya.

Pessh~

Wajah Yesung sudah semerah lampu lalu lintas sekarang. "K-kau tidak bercanda, Kyu…?"

Kyuhyun meraih dagu Yesung, dan membawanya mendekat. "Apa aku terlihat seperti sedang bercanda, hyung…?"

Mata Yesung mulai memanas saat menyadari Kyuhyun bersungguh-sungguh dengan ucapannya. "Kyu… nado… nado saranghaeyo…!" ucapnya sambil tersenyum bahagia. Ini bukan mimpi! Kyuhyun mencintainya!

Kyuhyun tersenyum lembut. Perlahan ia mengikis jarak diantara keduanya, membuat Yesung menutup kedua sarang obsidiannya yang kini sudah basah oleh air mata.

Chu~

Dan kedua bibir itu menyatu dengan lembut. Kyuhyun mulai melumat bibir Yesung dengan perlahan, membuat Yesung terlena. Ia melingkarkan kedua tangannya pada leher Kyuhyun.

"Mhh~… mphh…"

Kyuhyun menjilat bibir bawah Yesung meminta akses masuk. Yesung perlahan membukanya, dan disambut Kyuhyun dengan menyelusupkan lidahnya ke dalam gua hangat Yesung.

"Mhh~… ahmphh…! Kyuuhh~…" desah Yesung tertahan, apalagi tangan Kyuhyun mulai bergerak membelai punggungnya. "Kyuhh… ini di tempathh~… umumhh…"

Namun Kyuhyun tidak perduli. "Biar saja, baby hyung. Biar mereka tahu, bahwa couple KyuSung real!" setelah berkata begitu, Kyuhyun kembali membungkam bibir Yesung dengan ciuman mesra.

-Tak jauh dari pasangan baru itu…

Manager hyung, sutradara Jung, para kru, MinWook, dan semua ELFujoshi mengintip dari balik pepohonan.

"Kyaa~!" tentu saja itu jeritan histeris para yeoja yang kini asyik merekam moment KyuSung.

"Ketua~ ketua~! Kami ingin mengubah ceritanya~!"

Yeoja yang paling tua berdecak kesal. "Kalian labil sekali sih!"

"Kami 'kan masih remaja, ketua~!"

Yeoja itu tersenyum lebar. "Oke, oke! Sudah, lanjut rekam mereka sana!" perintahnya galak. "Oh My God… mereka romantis sekalii~!" bisiknya girang.

"Baik ketuaaa~!" dan tentu saja dibalas jawaban penuh suka cita dari para yeoja.

Manager hyung menyeka air matanya dengan sapu tangan. "Akhirnya mereka mau jujur juga…"

Sutradara Jung melirik manager hyung yang sudah mewek. "Yak, apa tak masalah membiarkan mereka berciuman di tempat umum begitu?"

"Menyuruh mereka berhenti dan merusak momen mereka?" tanya manager hyung balik. "Ah, maaf Jungsshi. Tapi aku masih menyayangi 'anak'ku. Ini adalah jaminan masa depanku dengan istriku."

Sutradara Jung melirik para yeojadeul yang sedang bersuka cita. "Aa… kau benar…"

Ryeowook tertawa. "Akhirnya si Kyu mau jujur juga."

Sungmin mengangguk tetap dengan senyum manis. "Ne~!"

"Ah, tapi aku penasaran, hyung!" Ryeowook berbalik menatap Sungmin. "Siapa namja uke yang dimaksud Kyuhyun?" tanyanya sambil mengerjap-erjapkan matanya polos.

"EHH!" Sungmin gelagapan. "Ituuu~… Kyu hanya bercanda kok! Hehehhe!"

Ryeowook memandangnya.

DEG DEG

Sungmin menunduk gugup.

"Namja itu pasti sangat beruntung, dicintai oleh namja baik sepertimu, hyung!" Ryeowook tersenyum manis.

Sungmin terbelalak, namun ia segera tersenyum. "Ani… justru akulah namja yang beruntung…"

-KyuSung…

"Emph! Kyuh! Apa yang kau sentuh, eoh! Ah~! N-namja mesum! Nghh~…" Yesung meremas surai brunette Kyuhyun saat tangan Kyuhyun bermain-main di pantat padatnya.

"Hmm, sejujurnya aku belum puas dengan yang tadi, hyung." Kyuhyun tersenyum evil. "Kita lanjutkan nanti malam, oke~?"

PESH~

"NAMJA MESUUUUMMM!"

PLETAK

"ADUH!"

FIN~

(Dengan tidak elitnya!XD)

KYAAAAAAA! UCCHAN INNOCENT! MASIH TETEP INNOCENT WALAU UDAH NULIS ITU!*tunjuk atas*/plak/ SUER SUER! BUKAN KEINGINAN UCCHAN UNTUK BIKIN NC YANG SANGAT DIBAWAH STANDAR ITU!

… Tapi tiap malam… Ucchan ngimpiin nc-nya KyuSung mulu…/jduakh/ ada sekitar 15 variasi…/pletak/ akhirnya Ucchan pilih yang ini! Hehehe, mumpung Ucchan lagi pengen nyoba bikin BDSM! Tapi kayaknya gagal ne…T.T gak tega nyiksa Yemma…(Readerdeul: PEMBOHONG!*tunjuk ALBOL*)

Ehem, bagaimana ncnya?/slaped/ mianne kalau bener-bener ancur…T.T ini Ucchan udah mengeluarkan segenap tenaga loh! Bahkan saking innocent(?)nya Ucchan, pembuatan nc dific ini sampai dipause 3 kali loh…=_=" gak tahan ngetiknya…*seka iler*

Engg, habis ini Ucchan akan menambah beberapa chapt berisi film sebenarnya! Mungkin sekitar 2-3 chapt! Semoga ditunggu ne!X3 oh ya, soal caramel yang menatap YeWook nggak suka itu Kyuppa! Disini, Kyuppa maniknya caramel, Minnie oppa chocolate! Karena mungkin nggak akan pernah terreveal, jadi Ucchan kasih tahu sekalian disini~!/BUAKH/

UNAS… inilah biang keladi utama kenapa Ucchan nggak pernah bisa uplat… hasilnya belum keluar… duh, mana itu MTK 70% cap cip cup semua lagi…/plak/ jadi diharap maklum kalau Ucchan nggak bisa uplat!^w^b/pletak/

Yosh, Ucchan mau berbalas review aja ne~! gomawo udah repot-repot ngereview! Ucchan akan semakin berjuaang~!X3 hana, deul, set, YAKKK!XD


Lukyuky: "Salahkan para yeojadeul itu!*tunjuk ELFujoshideul*/dibakar/ hwaaaangg! Ini udah lebih panjang kan Uky chaan? Bilang iya aja!/pletak/ ughh, ini bukan uplat… TAPI SUER UCCHAN PUNYA ALASAAANNN!XC*gigit pipi Yemma*/dibakar/ itu UNAS hasilnya belum keluar… deg-degaaann…TMT gomawo reviewnya ne, Uky chaan~!^w^"

AuraKim: "Eh, eh, sudah terjawab kan diatas?XD/pletak/ yoshh, udah Ucchan lanjut~! Gomawo reviewnya ne, Aura chaan~!^0^"

lisunhae . cinjekor: "Tak ada yang sakit hati~! Happy ending untuk semuanya~!XD(MinWook: Masa?) nah, sekarang sudah bertepuk dua tangan(?) kan~?X3 gomawo reviewnya ne, Li chaan~!^w^v"

iwsumpter: "K** tuh apa, Kyunda chan?0.0*curious face*/ditendang Kyunda chan/ nyahahah, saya juga sudah selesai dengan selamat! Tapi hasilnya…TMT nyahaah, diatas panjang nggak, Kyunda chan?XD Ucchan masih innocent loh!(Kyunda chan: -_-) gomawo reviewnya ne, Kyunda chan~!\^U^/"

rikarika: "Pas baca review ini, Ucchan ketawa miris. Iya ya… bagaimana kalau Ucchan bikin perubahan? Updatenya tetep lama, tpi yg diupdate hanya 2-3?:D*cari-cari alasan padahal lagi nggak ada mood ngetik*/BUAKH/ jinjja? Kalau gitu Ucchan telah berhasil menjadi aegya yang baik dan benar…/ditendang Kyuppa/ Mwowowowowowowo~(?)*tunjuk rating*/PLAK/ gomawo reviewnya ne, Rika chaaan~!^w^v"

afifah . kulkasnyachangmin: "Nyahahaha, Afifah chan mesum deh!XD/plak/ ehh… sekarang udah sih… tapi mood hilang gara-gara hasil unas belum diketahui… Ucchan akan benar-benar bebas saat tahu lulus atau nggak…TwT gomawo reviewnya ne, Afifah chaaan~!X3"

Liekyusung: "Yosh~! Udah Ucchan lanjuut~! Nyuahahahaha!/dibekep/ gomawo reviewnya nee, Lie chaaan~!XD"

Nierin: "Aaa~! Gomawoo~!(Rin chan: siapa yang ngomongin situ?) yosh, udah Ucchan update~!XD gomawo reviewnya ne, Rin chaan~!X3"

Idda KyuSung: "*stay tune dilayar monitor*/ditendang Idda chan/ jinjjaaa? Ucchan dapet royalty kan?XD 80 persennya untuk Ucchan ne!/BUAKH/ udah Ucchan lanjut niih~! Gomawo reviewnya ne, Idda chaaan~!^0^"

7Guest: "Itu si Kyuhyuun~!XD ehh, live sihh^^'/plak/ ne! ntar cepat tua baru rasa!/digampar Sparkyu/ Udah Ucchan lanjuut~! Mian lamaaa!T,T Gomawo reviewnya ne, Estdeul chaann~!"

ErmaClouds13: "Yak, Erma chan, manager prince kan udah nikah!/plak/ Nyahhaha~!*ngintip kamera Erma chan*/ditendang kebulan/ udah Ucchan lanjuut~!XD gomawo reviewnya ne, Erma chaan~!"

Mylovelyyeye: "Annyeong, Love chaan~!^0^ Alhamdulillah…TwT/PLAK/ yosh, udah Ucchan lanjoot~!\^0^/ mianne ini lama…TwT UCCHAN ADA ALASAANN!*ngeyel* ahahaha… itu MTK cap cip cupnya banyak banget, Love chaan…T.T*menangis tersedu-sedu* gomawo reviewnya ne, Love chaaan~!X3"

i'm the cutest sparkyu: "Nyahahha, moga-moga NCnya nggak mengecewakan dehTwT/plak/ nyahahaha~! Jawabannya ada diatas~!XD/plak/ yosh, udah Ucchan lanjutt~! Gomawo reviewnya ne, Spar chaaan~!^W^/"

Reani Clouds: "Hahahah, Ucchan jadi takut ceritanya jadi ribet… moga-moga gak yah!XD/plak/ yosh, udah Ucchan lanjut, Reani chaan~! Ugh ugh ugh, biar nilainya nggak bagus-bagus amat juga gak papa deh… yang penting lulus…T.T gomawo reviewnya ne, Reani chaan~!X3"

sisil . li24: "Nyahahha, begitulah!XD/plak/ jinjja…? Ini Ucchan dapet ditengah ulangan Fisika loh…=w=" yosh, udah Ucchan lanjut, n super mianne ini luamaaaaaaaa bangeeett!T.T gomawo reviewnya ne, Sil chaan~!X3"

rina afrida: "Wuaduh! Semoga ini NCnya nggak mengecewakaaan!XC/plak/ nyahhaha, nggak kok~!XD tapi mungkin nanti malam Kyu akan 'pura-pura' salah biar ngulang terus~!XD/PLETAL/ suka kok! Cuma Kyuppa kesel aja karena Yemma deket dengan Wookie noona~!XD/plak/waah~! Rina chan benar-benar memiliki intuisi yang tajam!XD wuaks… mian ini sama sekali bukan uplat…T.T gomawo reviewnya ne, Rina chaan~!X3"

cassandraelf: "*Tertohok* uhuk… mian… ini bukan uplat…!TMT gomawo reviewnya ne, Andra chaan~!^0^/"

Kim YeHyun: "Ne…TMT*gigit jari Yemma*/PLAK/ jinjja?==' bukannya tambah ribet?XD yosh, udah Ucchan lanjuut~! Gomawo reviewnya ne, Niira chaaan~!X3"

indah . lestari . 18: "Yeaaay~!XD/plak/ eh? Indah chan narik apaan? Ucchan kan, nggak pake baju!*innocent face* (Indah chan: PAK POLISIIIIIII~!) yosh~! Udah Ucchan lanjuut~! N ini sama sekali bukan uplat! Miaaan!TMT gomawo reviewnya ne, Indah chaaaan~!^W^v"

ryani clouds: "Nyahahha Ryani chan tau aja deh!XD*tampol Ryani chan*/slaped/ gomawo reviewnya ne, Ryani chaaan~!0W0v"

Kriskyusungdewi: "Nggak eonnie! Karena Ucchan aegya yang baik n bener, maka Ucchan mempersatukan merekaa~!XD/plak/ ah, Kyuppa emang udah tua dari sononya!/BUAKH/ YIKES! Ini bukan uplat eonnieee!XC UNAS…T_T gomawo reviewnya ne, Dewi eonnie chaan~!X3"

jeremy kim84: "*Tertohok* uhukkhh… mian lamaaaa!TMT itu Kyuppa!^w^v nyahaha, moga-moga adegan NCnya sesuai keinginan nee~!/slaped/ HWAANGGG!*makan hp* ini bukan uplaat… miaanneeT.T gomawo reviewnya ne, Emy chaan~!^w^"

TrinCloudSparkyu: "Hey, tetua mesum!XD/slaped/ ehh, Tri chan kemana aje selama ini?0.0 jangan bilang Tri chan sedang bersemedi(?) dikamar KyuSung? Ucchan ikut dong!XD/PLAK/ hehehe, semoga NCnya nggak mengecewakanTwT yooshh~! Udah Ucchan lanjut Tri chaan~!XD gomawo reviewnya ne, Tri chaaan~!d^W^b"

yesungie lover: "0.0 gak tahan?*nunjuk semak, alternative toilet*/didepak/ uhhuhuhuhu… ini bukan uplat… mianneT..T gomawo reviewnya ne, Lover chaaan~!X3"

rheina . kyuhae: "RHEINAA CHAAANN! GOMAWO UDAH NGEREVIEW DARI AWAL NEE!TwT*seka ingus pake rambut Kyuppa*/digampar/ hiks hiks, Ucchan bisa melayang kelangit ketujuh kalau dipuji terus~!X3(Readerdeul: *mendelik*) ughh… Ucchan nggak bisa uplat… mianne… itu UNAS…TMT hyaaa… MTK banyak cap cip cup…/buakh/ gomawo reviewnya Rheina chaan~!XD btw, GBU tu apa yah?0.0/kepo"

Pute: "Wak wak wak, itu Pute chan udah lumutan kali! Ini update yang luama banget… mianneeeTMT udah Ucchan lanjut! Btw, emangnya Pute chan tau rumah Ucchan?XD/BUAKH/ yosh! Ucchan akan berjuang! Gomawo reviewnya ne, Pute chaaan~!X3"


Finiisssh~! Gomawo udah mau ngereview ne~! n mian kalau ada yang kelewat!^w^

Ucchan denger Hae oppa sakit ne?0.0 GWS Hae oppaaa!\^0^/*kirim Hae oppa sepiring ikan goreng asam manis*/didepak jauh-jauh/

N mianne, Ucchan baru update 2 fic… jangan salahkan Ucchan! Ucchan lagi deg-degan nunggu hasil UNAS yang beluuuummm juga keluar!*frustasi* jadi semoga readerdeul masuh mau menunggu deh!^w^v

Yah, akan Ucchan singkatin aja deh!XD

Review Pleaseee~?