Chapter 3
"Haah... sial, pertama harus menjalankan misi untuk membantu Daimyou untuk pergi ke Pertemuan para Daimyou, Kedua menghentikan Serangan dari clan Uchiha dan menghentikan Itachi membunuh Shisui. Entah kenapa aku jadi mengerti kalau semua hal itu merepotkan." Kata Naruto bersama Rin yang menjalankan misi menuju tempat Daimyou negara api.
"Kau kenapa sih? Lagipula kita melakukan ini karena kita sudah menjadi Jounin Naruto-kun dan kau kepala Jounin. Harusnya kau bersyukur." Kata Rin menambahkan suffix –kun sejak mereka jadian
"Tapi tetap saja misi buat ku ini adalah misi kelas A semua. Padahal aku mau istirahat." Balas Naruto
Tidak berapa lama mereka sampai disana, disana mereka juga bertemu dengan Asuma yang menjadi pengawal Daimyou.
"Oh jadi Naruto-san dan Rin yang diperintahkan Hokage untuk membantu." Kata Asuma
"Iya, jadi kapan kita berangkat." Kata Naruto yang tidak sabar dan langsung mendapat pukulan gratis dari Rin dan Asuma hanya heran dengan pasangan ini.
"Kita akan berangkat sekarang Naruto, karena untuk ketempat para Daimyou memerlukan dua hari penuh." Kata Asuma
Mereka semua akhirnya berangkat menuju tempat pertemuan para daimyou. Selama diperjalanan Naruto sudah mengirim bunshin untuk mengamankan jalan Daimyou. Rin, Asuma dan yang lainnya tidak tau akan hal itu.
Entah kenapa perjalanan kali ini sangat aman, padahal para dua belas ninja pelindung sudah siaga. Tapi entah kenapa tidak ada serangan. Rin yang curiga kepada Naruto yang bisa dibilang terlalu santai untuk misi ini. Menyeret Naruto ke balik pohon
"Naruto-kun apa yang kau sembunyikan." Kata Rin
"Tidak ada kok." Kata Naruto
"Jangan bohong, aku kan tunangan mu." Kata Rin memojokkan Naruto
"Baik...baik... saat sebelum berangkat. Aku sudah mengirim para bunshin ku untuk mengamankan jalan yang akan kita lewati." Kata Naruto
"Dasar, pantas saja. Yaudah kita kembali." Kata Rin dan disetujui oleh Naruto
Mereka pun kembali kesisi Daimyou. Sesampainya di tempat pertemuan, Asuma berterima kasih kepada Naruto dan Rin. Asuma mengizinkan mereka kembali ke Konoha. Naruto dan Rin langsung kembali keKonoha. Setelah memberikan kecupan dipipi Rin, Naruto kembali ke kantor Hokage untuk menerima misi berikutnya. Yaitu menghentikan kudeta clan Uchiha. Naruto disini meminta Shukaku dan Inochi untuk membantunya dan itu disetujui oleh Minato.
Tapi sebelum itu Naruto akan meminta beberapa orang dari clan Uchiha untuk datang. Naruto pun terang-terangan menerobos clan Uchiha.
"Apa yang kau lakukan disini? Walau kau pahlawan Konoha. Tetap saja masuk sembarangan ke tempat Uchiha." Kata salah satu anggota Uchiha
"Saya juga Uchiha" kata Naruto ambil mengaktifkan Sharingan miliknya dan langsung menggunakan Tsukuyomi kepada anggota tersebut.
Setelah selesai Naruto menemui Fugaku, Itachi, Shisui dan beberapa orang dari clan Uchiha. Awalnya sempat ditolak oleh sejumlah anggota clan. Sayangnya Fugaku mensetujuinya bukan Cuma Fugaku tapi juga Itachi dan Shisui. Mereka bertiga sadar bahwa yang ada didepannya adalah seorang yang bahkan bisa memporak-porandakan lima negara besar
Malam itu diadakan pertemuan antara pihak Hokage dan pihak Uchiha. Pihak Hokage adalah Minato, Sandaime, Inochi dan Shukaku. Pihak Uchiha adalah Fugaku, Itachi, Shisui dan beberapa clan Uchiha. Sedangkan Naruto ada dipihak menengah.
"Yang benar saja, jadi karena ucapan anak ini. Kalian percaya bahwa kami akan menyerang Konoha. Clan kami termasuk clan tertua di Konoha dan Konoha adalah rumah kami." Kata salah satu clan uchiha
"Memang benar tapi disini juga ada clan Shukaku dan clan Yamanaka. Jadi kalian tidak bisa berbohong." Balas Naruto
"Baiklah saya tanya sekali lagi apa benar kalian akan melakukan Kudeta." Kata Minato
"Tak kusangka, padahal harusnya sudah ku susun serapih mungkin." Kata Fugaku yang langsung menyerang dengan Sharingan sayangnya itu gagal karena entah kapan mereka telah terkena Tsukuyomi Naruto.
"Kalian lebih baik mengurungkan hal itu, karena kalian semua sudah terkena salah satu genjutsu terhebat. Milik clan kalian sendiri." Kata Naruto
"Tenang saja aku tidak akan membunuh kalian. Seperti yang dilakukan seseorang. Aku akan mendamai kan kalian semua dan para Anbu dan Root yang mengawasi kalian akan ku basmi jika mereka masih membatasi ruang gerak clan Uchiha." Kata Naruto
"Apa kau kira kami akan percaya." Kata Salah satu anggota clan Uchiha
"Aku bukan orang yang suka mengorbankan suatu clan untuk mencapai perdamaian, aku akan melindungi semua clan yang ada diKonoha." Kata Naruto
Pihak Hokage dan Pihak Uchiha yang melihat keseriusan dalam tatapan Naruto akhirnya setuju. Pihak Hokage setuju untuk menjadikan Hokage berikutnya dan clan Uchiha setuju untuk menghentikan Kudeta yang akan mereka lancarkan.
Setelah selesai itu Naruto meminta Itachi untuk menolak perintah para tetua Konoha dan menghentikan untuk membunuh Shisui, Itachi yang terkejut akan hal itu hanya bisa menganggukan kepalanya tanda setuju
Setelah selesai Naruto kembali ke apartemen miliknya dan langsung merebahkan dirinya dikasur. "Besok kalau tidak salah adalah dimulainya pembagian tim di akademi." Kata Naruto yang langsung tertidur.
Keesokan Harinya saat pembagian kelas, Naruto langsung masuk tanpa diundang oleh Iruka.
"Naruto-san. Apa yang kau lakukan disini?" Kata Iruka terkejut.
"Aku Cuma ingin memberitahukan kepada para siswa, saat pembagian tim. Aku akan mengambil Naruko Namikaze, dan Uchiha Sasuke Kalian akan masuk kelompokku. Tapi bukan untuk sekarang, melainkan saat akhir ujian Chunnin" Kata Naruto gamblang.
Mendengar hal itu Sakura dan Ino langsung pundung dan saat Iruka ingin menolak, Naruto langsung menghilang karena memang dia hanya Bunshin.
Pembagian tim pun dimulai. sama seperti yang aslinya begitu juga dengan Gurunya. Tapi berbeda kali ini Mereka diantar oleh Kushina Dan Mikoto sampai pintu gerbang dan Naruko dan Sasuke mencium kedua pipi sang kaa-sannya masing-masing dan pergi untuk misi ke jembatan yang ada di Kiri.
Naruto yang berada diatas gerbang Konoha merasa senang karena berbeda dengan timnya dulu yang langsung berangkat, karena dirinya dan Sasuke telah yatim piatu.
Naruto pun langsung menuju kantor Hokage menemui Minato dan kebetulan disana ada Rin. Rupanya Minato meminta Rin menjadi kepala rumah sakit. Walau awalnya ditolak oleh Rin, tapi karena Naruto juga setuju akhirnya Rin memutuskan untuk menjadi kepala rumah sakit.
"Jadi ada apa kau datang Naruto-san." Kata Minato
"Aku akan melatih anakmu dan Fugaku-san saat memasuki Final ujian Chunnin." Kata Naruto
"Bagaimana Fugaku?" Kata Minato
"Kalau kau memang bisa membuatnya hebat aku setuju." Kata Fugaku yang sekarang menjabat menjadi assisten Hokage.
"Tenang saja, selain itu aku ingin meminta Anbu untuk melacak Jiraiya, karena ada yang ingin ku bicarakan dengannya." Kata Naruto
"Kalau begitu pihak kepolisian Konoha juga membantu." Kata Fugaku yang ingin membalas kebaikan Naruto.
"Kalau begitu tolong ya." Kata Naruto sambil meninggalkan ruang Hokage.
Misi jembatan pun rupanya lebih cepat dari saat Naruto menjalankan misi tersebut. Itu karena diam-diam Naruto mengirimkan beberapa bunshin untuk menyerang Gatou.
Saat tes 10 soal dan dihutan kematian pun berjalan lancar, saat Orochimaru ingin menggigit leher Sasuke pun digagalkan oleh Bunshin Naruto. Orochimaru pun melawan Naruto, dan Naruto meminta anggota tim 7 untuk mencari gulungan yang lain.
"Tak aku sangka ada yang mengganggu rencana ku." Kata Orochimaru
"Lebih baik kau diam dasar ular, aku akan membuat mu sadar, bahwa sehebat apapun dirimu. Pasti akan ada yang lebih hebat darimu. Dan kalau kau mengincar Sharingan milik Sasuke, kenpa kau tidak mengincar milik Itachi atau Shisui. Bukan Cuma itu aku pun juga punya." Kata Naruto sambil mengaktifkan mata Sharingan miliknya.
"Jadi kau juga anggota clan Uchiha, kalau begitu kau salah memilih lawan." Kata Orochimaru sambil menyereng Naruto, saat Orochimaru menggigit Naruto, entah kenpa tubuh Naruto terasa keras dan dingin seperti mayat
"Kau tidak sadar Orochimaru, sejak aku menendang dirimu, kau telah terperangkap oleh genjutsu milikku." Kata Naruto
"Pantas saja waktu saat penyerangan Kyuubi Kushina tidak jadi tewas dan Kyuubi pun sepertinya tunduk terhadap seseorang yang mengalahkan pria bertopeng." Kata Orochimaru
"Kau sendiri masih dalam kelompok Akatsuki bukan." Kata Naruto
Saat Orochimaru ingin kembali menyerang Naruto, tiba-tiba tubuh Naruto menjadi gagak dan menghilang. Orochimaru pun kesal, karena dengan mudah dia dapat dipermainkan oleh seorang Jounin yang peringkatnya dibawah dirinya yang mendapat gelar Sannin paling jenius.
Saat babak ketiga, Naruto pergi kepemandian Air Panas dan benar disana dia ketemu Jiraiya. Naruto pun punya ide untuk menjahili Jiraiya, dia pun langsung melakukan henge ke wujud perempuan.
"Jiraiya-sama." Kata Naruto
Jiraiya yang meraa dirinya dipanggil dengan suara seorang gadis langsung berbalik dan melihat gadis tanpa busana. Sayangnya itu rencana Naruto.
"Kkyyaaaa... ada pria mesum." Teriak Naruto dan membuat para gadis dipemandian pada lari.
Jiraiya pun yang sedikit terkejut langsung memegang pundak Naruto dan Naruto langsung membanting Jiraiya dan kembali ke sosok laki-lakinya
"Dasar kau ini. Walau kau Sannin tapi kebiasaan burukmu itu akan membuat dirimu cepat mati." Kata Naruto
"Kau ini yang darimasa depan itu." Kata Jiraiya yang tau karena Minato
"Iya, walau diawal ketemu aku membenci mu, tapi selama bertahun-tahun dilatih oleh mu aku mengaggumi mu." Kata Naruto
"Jadi ada urusan apa kau kesini." Kata Jiraiya
"Ada dua hal yang ingin ku beritahu, yang pertama aku telah mengubah masa depan dan yang kedua aku ingin kau berhenti mencari informasi tentang Akatsuki dan lebih baik kau membawa pulang Tsunade, karena dirinya yang akan sangat berguna bagi Konoha untuk dimasa depan." Kata Naruto
"Haa... sebetulnya aku ingin melatih anak Minato, tapi sepertinya kau lebih bagus untuk melatih dan kau juga dari masa depan jadi kau pasti tau yang terbaik untuk Konoha dimasa depan dan aku terpaksa membawa Tsunade ke Konoha." Kata Jiraiya
"Kalau begitu tolong ya Ero-sennin." Kata Naruto dan Jiraiya pun langsung pergi mencari Tsunade
"Sekarang tinggal melatih Naruko dan Sasuke, lalu membawa Orochimaru kembali dan ke Amegakure untuk berbicara kepada Nagato supaya menghentikan aktivitas Akatsuki." Kata Naruto lagi dan pergi dari tempat tersebut.
Ujian ketiga pun berhasil dan Naruko juga Sasuke sekarang sedang menunggu Naruto, karena diperintahkan Kakashi. Mereka berdua pun saling menjaga jarak, karena selain mereka rival, mereka juga bukan kekasih jadi mereka jarak
"Maaf... maaf aku terlambat, karena tadi urusan sebentar." Kata Naruto
"Jadi apa yang ingin kau latih Sensei." Kata Sasuke
"Benar kalau Cuma berlatih biasa mending aku meminta Kakashi." Kata Naruko kali
"Untuk Sasuke aku ingin kau menguasai Sharingan dan untuk Naruko aku ingin kau mencoba menggemgam daun ini untuk mengetahui chakra apa yang ada di dalam dirimu." Kata Naruto
"Tapi bagaimana aku melatih Sharingan ku sensei." Kata Sasuke
"Aku juga tidak tau gimana mengetahui chakra ku." Kata Naruko
Naruto dengan antisipasi membuat dua bunshin, yang pertama untuk melatih Sasuke dan yang kedua untuk melatih Naruko.
Para bunshin membawa Sasuke dan Naruko ketempat yang berbeda, sedangkan Naruto yang asli pergi menuju tempat Gaara untuk menguasai Shukaku dan menyadarkannya bahwa dia tidak sendirian.
"Untuk melatih Sharingan milikmu, kau harus menguasainya lewat pertarungan dan bisa juga saat kau melindungi orang yang kamu sayang." Kata Naruto
"Baiklah kita mulai saja" kata sasuke yang langsung menggunakan Sharingan miliknya dan memunculkan dua tomoe.
Naruto pun juga mengaktifkan Sharingan miliknya dan memunculkan tiga tomoe.
Sementara itu di Naruko
"Jika daun ini basah elemen mu adalah Air, jika terbakar adalah Api, Jika hancur adalah Tanah, jika terpotong adalah angin dan jika mengkerut adalah petir. Sekarang kau coba alirkan chakra kedaun tersebut." Kata Naruto.
Naruko pun mencobanya dan rupanya daun itu terbelah seperti yang Naruto duga.
"Sensei elemen ku adalah angin." Kata Naruko bangga.
"Kalau begitu aku melatihmu untuk menggunakan jurus tou-san mu." Kata Naruto
"Benarkah." Balas Naruko
"Bahkan kau juga akan ku ajarkan jurus pemanggilan dan menguasai monster dalam dirimu." Kata Naruto
"Benarkah itu." Kata Naruko
"Iya." Balas Naruto
"Sensei apa suatu hari aku bisa menjadi seperti Sensei." Kata Naruko
"Itu pasti dan akan ku pastikan berhasil." Kata Naruto
Mereka pun akhirnya mulai melakukan latihan.
Kembali ke Sasuke
"hah..hah...hah... tak aku sangka, kau benar-benar kuat Sensei." Kata Ssasuke yang kelelahan akibat latihan Yang diberikan Naruto
"Kau sudah cukup dan kau boleh kembali dilatih Kakashi." Kata Naruto yang puas setelah tomoe dimata Sasuke telah ada tiga
"Lebih baik aku dilatih olehmu. Sensei" kata Sasuke
"Ya baiklah, kalau begitu aku akan melatih mu untuk menggunakan Chidori." Kata Naruto sambil membuat segel tangan dan memunculkan aliran listrik ditangannya
"Jadi itu yang harus aku kuasai berikutnya." Kata Sasuke
"Iya, waktu masih sebulan jadi santai saja." Kata Naruto
"Baik Sensei." Balas Sasuke
Balik ke Naruko
"Kau hebat Naruko, kau sudah bisa menguasai jurus pemanggilan." Kata Naruto yang puas melihat Naruko telah memanggil Gamabunta.
"Baiklah sekarang kita latihan menggunakan bola air, bola karet dan bola angin untuk menciptakan rasengan." Kata Naruto
"Hei bocah apa kau serius mengajarkan gadis ini salah satu jurus Minato." Kata Gamabunta
"Lebih baik kau Diam Gamabunta." Kata Naruto yang menjadi serius dengan mengeluarkan mangekyou Sharingan dan menghilangkan Gamabunta
Naruko yang lebih lihai dapat mendarat dengan aman dan segera berusaha menciptakan Rasengan
Tempat lainnya Naruto telah bertemu dengan Gaara, walau saat itu Gaara telah berubah menjadi Shukaku dan membunuh salah satu peserta dari desa musik. Naruto tidak dan membawa Gaara ketempat yang berbeda dikarenakan mereka diawasi oleh Kabuto dan Baki.
"Jadi apa mau mu?" tanya Gaara
"Mau ku adalah melatihmu untuk menguasai monster dalam dirimu dan menyadarkan sifat egois mu bahwa dirimu telah terlalu dalam masuk kedalam kegelapan." Kata Naruto
"Hahaha yang benar saja, kau itu manusia lemah dan bukan tandingan dari pasirku." Kata Gaara
Naruto pun membawa Gaara kebawah alam sadarnya seperti bunshin Naruto yang membawa Naruko untuk menemui Kyuubi. Didalam sana Naruto dan Gaara bertemu dengan Shukaku.
Mindscape Gaara
"Jadi ini monster dalam diriku, yang telah membunuh ibu ku." Kata Gaara
"Ibu mu tidak dibunuh olehnya atau olehmu Gaara, ibu mu tetap hidup didalam dirimu dan ibu sangat bahagia saat kau lahir, tanda didahimu yang berarti cinta adalah bukti kasih sayang ibu mu terhadapmu, supaya tidak melupakan apa itu cinta dan kasih sayang." Kata Naruto
"Hei Bocah, ada apa kalian datang kesini, lagipulakalian itu hanya manusia rendah, jadi cepat keluarkan aku dari sini." Kata Shukaku
"Gaara dengarkan aku, aku akan mengajarinya cara untuk menguasai monster rakun jelek ini." Kata Naruto
Gaara yang sedang mencerna kata-kata Naruto bahwa dirinya tidak membunuh sang ibu dan tanda di darinya adalah bukti untuk tidak meninggalkan kasih sayang dan cinta terhadap orang lain.
"Gaara, aku akan membantu mu sebagai teman mu. Bukan Cuma aku tapi juga Temari-san, Kankuro-san, Naruko bahkan ayahmu Sandaime keempat juga akan selalu menolongmu dan jika ada yang melawan mu. Aku akan selalu menolongmu Gaara." Kata Naruto
"Terima kasih, aku akan ikuti saran mu untuk menguasai makhluk ini." Kata Gaara
"Menguasai ku, jangan bercanda bocah. Bocah sepertimu bisa apa." Kata Shukaku
"Pertama kau harus mengikat dia dengan Pasir milikmu, setelah itu serang dia dan saat dia lemah ajak dia berteman dan buat dia sadar bahwa kalian juga bisa berteman." Kata Naruto dan lagi-lagi itu menyebabkan Bijuu dalam dalam diri Naruto tertawa.
Gaara pun mengikuti arahan Naruto, walau sempat diserang oleh Shukaku bahkan Gaara pun kesulitan untuk membuat Shukaku tumbang, akhirnya Gaara membuat bunshin dari pasir untuk membantunya dan itu efektif. Shukaku pun berhasil dibuat lemah dan ini saat yang susah yaitu menjadikan Shukaku temannya.
"Hei apakah kita bisa berteman." Kata Gaara
"Berteman hahaha yang benar saja. Aku tidak ingin berteman denganmu." Kata Shukaku
"Kalau begitu aku terus mencoba dan mencoba sampai kau menerima ku menjadi teman." Kata Gaara
Shukaku pun mengingat kembali kata-kata pemiliknya sebelum Gaara bahwa suatu hari monster dan manusia akan dapat berteman dan aka nada manusia yang melihat Shukaku bukan sebagai monster melainkan teman.
"Dasar, kalau begitu jangan membuat dirimu repot nanti." Kata Shukaku yang akhirnya setuju
Mindscape Gaara Off
"Terima kasih karena telah menolongku dan membuat diriku sadar." Kata gaara
"Namaku Naruto, Uzumaki Naruto." Kata Naruto
"Baiklah Naruto-san, saya ucapkan terima kasih sekali lagi." Kata Gaara yang pergi meninggalkan Naruto
"Besok akan menjadi hari yang menentukan dan pertemuan antara tou-can, Kazekage, dan Fugaku ojii-san. Gimana ya kalau mereka bertemu, ditambah Naruko, Sasuke dan Gaara. Sepertinya besok akan menjadi hari bersejarah." Kata Naruto yang akhirnya pergi
.
.
.
.
.
To Be Continue
DiChapter 4
"pertarungan ini akan menarik."
"Aku akan melawanmu difinal."
"Aku juga akan melawan mu difinal."
Behind the scene
Q: "Naruto apa yang akan kau lakukan setelah ujian chunnin selesai?"
Naruto: "Aku akan menyerang Akatsuki."
Q: "Bagaimana dengan Kabuto dan Orochimaru juga tim Sasuke nanti?"
Naruto: yah itu tergantung Author.
Q: terakhir, saat nanti apa kau akan membuat Tim bersama Rin dan Naruko
Naruto: ada kemungkinan iya.
Terima kasih Untuk Reviewnya, dan terus untuk review ya, karena Riview kalian adalah semangat untuk ku
Sampai ketemu dichapter 4
