Chapter 3

Are You Mad At Me?

WARNING!

GS, HURT, EXO PAIR, M

Main Cast:

Do Kyungsoo

Kim Jongin

Other Cast:

EXO Member, and other

Slight:

KaiStal

HunSoo

Genre:

HURT/COMFORT, ROMANCE, SAD, ANGST

Selang beberapa menit kemudian, Kyungsoo datang. Ia menuju ke pub menggunakan taksi. Ia tidak tahu, harus membawa Jongin kemana. Ia mencoba mengubungi Sehun, tapi tidak di angkat. Tapi jika ia mengantar Jongin pulang, ia akan disebut apa oleh orang tua Jongin nanti.

Jam menunjukkan pukul 10:46 pm KST. Akhirnya, dengan ragu dan berat hati Kyungsoo membawa Jongin yang mabuk berat tersebut ke apartmennya.

Kyungsoo melajukan reventon milik Jongin ke apartmennya. Ia benar-benar takut. Di lain sisi, ia tidak tega jika menelantarkan Jongin begitu saja. Cintanya kepada Jongin mengalahkan pikiran yang terdapat di otaknya.

Kyungso tiba di basement apartmennya. Ia menuntun Jongin hingga ke apartmennya.

Setelah membuka pintu, Kyungsoo meletakkan Jongin di sofa ruang tamunya. Tapi ia berubah pikiran. Kyungsoo tidak tega membiarkan Jongin tidur di sofa. Ia menuntun tubuh Jongin ke kamarnya. Dengan posisi terlentang. Kyungsoo melepaskan sepatu Jongin. Membuka 2 kancing kemeja teratasnya dan melonggarkan ikat pinggangnya agar pemuda tan itu dapat merasa nyaman.

Saat Kyungsoo melebarkan ikat pinggang Jongin, tiba-tiba tangan lelaki tan itu menggenggam pergelangan tangan Kyungsoo. Kyungsoo membulatkan matanya yang sudah bulat itu. Ia benar-benar terkejut. Ia berusaha melepaskan cengkraman tangan Jongin. Tapi apa daya, Kyungsoo sedang tidak bertenaga.

"Aku tidak sepenuhnya mabuk Soo..." Ucap Jongin.

"Baguslah, lepaskan tanganku" Ucap Kyungsoo lembut.

"Tapi aku tidak sepenuhnya sadar. Apa yang akan kau lakukan padaku tadi. Bahkan kau berusaha membuka ikat pinggangku." Jongin menyeringai amat sexy yang membuat Kyungsoo merona.

"T...ti...tidak, aku hanya berusaha melonggarkannya agar kau dapat merasa nyaman." Jelas Kyungsoo gugup.

"Kau sudah pernah melakukannya dengan Sehun bukan? Tidakkah kau ingin bercinta denganku?" Ucap Jongin dengan nada menjilat.

"Aku tidak melakukannya dengan Sehun Jongin-ah... Kau salah paham. Jebal, jangan seperti ini. Aku takut" Ucap Kyungsoo lemah. Ia benar-benar takut sekarang.

Tanpa berbicara lagi, Jongin menarik Kyungsoo dan melumat bibirnya. Ia sangat tergoda dengan yeoja yang ada di bawahnya ini. Jongin mengunci pergerakan Kyungsoo. Tangnannya mencengkeram lengan Kyungsoo. Ia tidak sepenuhnya sadar. Tapi sekarang yang bekerja hatinya. Ia tidak rela Kyungsoo melakukan hal 'itu' dengan Sehun kemarin.

Jongin benar-benar keras kepala. Bahkan ia tidak percaya dengan perkataan Kyungsoo bahwa Kyungsoo dan Sehun hanya berjalan-jalan kemarin. Astaga, apa ia cemburu?

Kyungsoo kehabisan nafas. Jongin yang mengerti itu pun melepaskan tautan bibirnya. Ia menyeringai sanagat sexy. Dan menetapkan Kyungsoo.

"Kau milikku malam ini Soo. Aku tidak akan melepaskanmu." Ucap Jongin mantap.

Kyungsoo hanya bisa pasrah. Ia sudah tidak dapat melawan kehendak Jongin lagi. Ia kembali melumat bibir Kyungsoo yang menjadi candu baginya. Ia membuka kancing kemeja Kyungsoo satu persatu.

'Tidak, ini salah!' ucap Kyungsoo dalam hati. Tapi tubuhnya tidak mau menuruti perintahnya. Ia terbuai dengan Jongin. Bahkan Kyungsoo tidak dapat menolaknya.

Jongin melepaskan kemeja Kyungsoo dan membuka kaitan branya. Ia sungguh tergda dengan gundukan indah yang berada di bawahnya. Jongin menghisap leher Kyungsoo hingga dadanya dan memciptakan karya seni dengan bibir sexynya.

Tangan kanannya memegang pinggang Kyungsoo dan tangan kirinya meremas dada Kyungsoo. Ia kembali melumat bibir kYungsoo hingga membuatnya sedikit bengkak.

Jongin melepaskan mini skirt Kyungsoo dan mulai merada daerah intim yeoja di bawahnya. Jongin tidak thau Kyungsoo sudah melakukannya dengan Sehun atau belum. Maka dari itu ia ingin membuktikannya. Tapi caranya sedikit salah.

Jongin membuka dasi dan kemejanya secepat kilat. Kyungsoo yang meilhat dada sexy Jongin ditambah kulit tannya mebuat Kyungsoo merona malu. Ia tidak paham opininya. Ia ingin melawan Jongin. Tapi keinginan hatinya lebih kuat. Dan ia tidak menolak. Bahkan ia berpikir bahwa Jongin benar-benar mabuk. Padahal namja itu tidak benar-benar mabuk. Hanya saja, Jongin sedikit kehilangan akal sehatnya karena efek 5 botol vodka yang ia konsumsi beberapa menit yang lalu.

Jongin memandang mata sayu Kyungsoo. Dan mengecup kelopak kedua mata bulat itu. Kemudian dahinya, dan pipinya. Ia sangat bergairah karena objek yang berada di bawahnya ini.

Jongin membuka ikat pinggangya dan celananya. Kyungsoo memabntunya. Dan sepertinya hati Jongin bersorak senang.

Kyungsoo, entah apa yang sedang dipikirkan yeoja itu. Jongin tersenyum bahagia. Tatapannya seakan ia akan memakan Kyungsoo hidup-hidup. Ia sangat bergairah hanya dengan melihat gadis yang ada di bawahnya ini. Bukankah ia memang namja mesum? Tapi ini juga pengalaman pertama untuk Jongin.

Jongin melumat bibir plum itu dengan penuh nafsu. Ia memasukkan kejantanannya ke dalam lubang intim Kyungsoo. Kyungsoo meringis. Ini sangat sakit. Karena merupakan yang pertama untuknya. Bahkan ia meneteskan air matanya.

"Gwaenchana Soo, sakitnya hanya sebentar." Ucap Jongin yakin,

Jongin merasakan penghalang di dalamnya dan menembusnya. Ya, itu adalah selaput darah Kyungsoo. Dan daerah keintiman Kyungsoo mengeluarkan darah disaat yang sama. Jongin terperangah, ternyata prediksinya bahwa Kyungsoo telah melakukannya bersama Sehun salah. Ia merasa bersalah.

Setelah melihat ekspresi Kyungsoo yang berubah menjadi baik-baik saja. Ia mempercepat tempo gerakannya. Ia melihat Kyungsoo juga menikmatinya. Kyungsoo menahan desahannya. Tentu saja ia malu. Ini yang pertama kali untuk yeoja sepolos Kyungso.

"Ahh... ah... Jonginh..." Kyungsoo mendesah

Desahan Kyungsoo membuat Jongin semakin gencar mengerjai tubuhnya.

"Jonginh, aku... keluar.." Ucap Kyungsoo

"Bersama chagiya..." Ucap Jongin sambil menyeringai

"Jonginh!/Kyungsoo!" Ucap mereka bersamaan.

Dan detik itulah mereka orgasme. Merasakan kenikmatan masing-masing. Mereka terlihat lemas. Jongin menaikkan selimut sebatas dada dan membawa Kyungsoo ke dekapannya. Ia merasa bersalah. Tapi ia memang namja bad boy. Maka dari itu ia tidak terlalu peduli.

"Mianhae Soo" Ucap Jongin lirih.

Ia tahu Kyungsoo tidak mendengarnya. Karena yeoja itu sudah terlelap. Kai mengelus surai Kyungsoo yang terlelap dan mencium keningnya. Dan setelahnya, mereka sama-sama terlelap.

Matahari belum memunculkan dirinya. Tapi Jongin sudsh membuka matanya. Tumben sekali ia bangun pagi sekali. Kyungsoo belum membuka matanya.

Jongin bangkit. Ia sedikit terkejut saat mendapati dirinya tidak menggubakan sehelai benangpun. Ia baru menyadari apa yang telah ia lakukan semalam bersama Kyungsoo. Ia segera mandi dan memakai bajunya. Dan tanpa membangunkan Kyungsoo, ia mengambil kunci mobilnya dan meninggalkan apartmen Kyungsoo begitu saja.

Jongin membuka rumahnya. Mengambil beberapa pakaian dan keluar lagi. Entah kemana ia pergi.

Kyungsoo membuka matanya. Rupanya matahari telah muncul. Ia kecewa karena tidak mendapati Jongin di sampingnya. Kyungsoo mengambil pakaiannya dan mandi, ia bersiap menuju untuk kuliah. Ia berharap dapat berbicara dan melepas rindu dengan Jongin di kampus nanti.

Seperti kemarin, Sehun datang menjemputnya.

Mereka tiba di EXODUS University dan segaera menuju kelas masing-masing. Kyungsoo sedikit resah karena belum bertemu Jongin. Ia sangat khawatir akan namja itu. Hey tidak sadarkah bahwa seharusnya Jongin yang mengkhawatirkan yeoja mungil itu?

Kelas Kyungsoo telah usai. Ia segera mendatangi kelas Jongin di gedung sebelah. Ia menanyakan kepada salah satu teman Jongin. Tapi mereka mengatakan bahwa Jongin tidak hadir hari ini.

Kyungsoo memutuskan untuk berkunjung ke kafe langganannya. Ia meminum hot chocolate pesanannya. Ia teringat saat ia baru berpacaran dengan Jongin dulu.

Flashback

"Kyung, temui aku di XOXO cafe. Aku menunggumu" Ucap Jongin di seberang telpon dan langsung memutus panggilan sepihak.

Kyungsoo tiba di kafe. Ia melihat Jongin sedang menunggunya di meja 13 itu. Ia ragu. Ia tahu bahwa Jongin itu namja bad boy. Tapi, nahkan ia menyukai Jongin sejak Junior high school. Tapi ia tidak mau mengungkapkannya. Ia bahkan baru mengenali Jongin saat senior high school. Mereka satu sekolah saat Junior high school hingga sekarang.

Kyungsoo menarik kursi di depan Jongin dan duduk di depannya. Ia melihat Jongin sedang tersenyum. Senyumnya sangat tampan. Kyungsoo makin terpesona olehnya.

"Annyeong Jongin-ssi" Ucap Kyungsoo.

"Nde, duduklah"

"Ada apa kau menyuruhku kemari?"

"Aku menyukaimu. Ani, lebih tepatnya mencintaimu." Jongin berucap sambil tersenyum.

"Nado" Ucap Kyungsoo malu-malu.

"Berarti, sekarang kau yeoja chinguku?"

"Eh? Nde..." Ucap Kyungsoo gugup sekaligus malu.

Ia sangat senang. Bertahun-tahun ia menyukai namja di depannya ini. Akhirnya sekarang menjadi miliknya. Ternata penantiannya tidak sia-sia. Ia terus mengulas senyum.

"Kemarilah Soo" Ucap Jongin.

Kyungsoo berpindah di sebelah Jongin. Jongin memasangkan kalung berinisial KS. Kyungsoo terperangah. Lalu Jongin mengecup dahinya penuh sayang.

"Terimakasih sudah menjadi yeoja chinguku." Ucap Jongin hangat.

"Nee..." Jawab Kyungsoo lembut.

Kyungsoo sangat-sangat tahu bahwa Jongin adalah namja badboy. Tapi, apa boleh buat. Ia sangat mencintai namja yang berada di sampingnya.

Flashback End

Kyungsoo dulu juga sering membuatkan Jongin hot chocolate saat Jongin berkunjung ke apartmennya. Karena Jongin sangat menyukai hot chocolate. Hingga sekarang, Kyungsoo masih mencintai namja itu. Padahal namja tan itu sudah melukainya. Tidak hanya sekali. Hanya saja, Kyungsoo berpura-pura tidak tahu. Ia selalu bersabar menghadapi tingkahlaku Jongin.

Dua minggu berlalu sejak Kyungsoo membawa Jongin ke apartmennya. Jongin menghilang. Itu yang Kyungsoo simpulkan sejak tragedi di apartmen Kyungsoo, Jongin tidak memunculkan batang hidungnya lagi. Ia hanya meninggalkan secarik kertas di kamar Sehun saat Jongin berkemas sebelum matahari terbit 2 minggu yang lalu.

'Sehun-ah, Izinkan aku pada pihak berwenang EXODUS University. Bahwa aku akan cuti selama 40 hari. Jangan mencariku. Aku akan kembali saat waktunya sudah tepat. Gomawo. Dan jangan lupa untuk menjauhi Kyungsoo. Jangan mendekatinya. Aku tidak suka kau seperti itu.'

Itulah isi surat yang Jongin tinggalkan di kamar Sehun. Tetapi Sehun sengaja untuk tidak memberitahu Kyungsoo. Karena ia tahu bahwa Kyungsoo pasti akan tidak baik-baik saja.

Bahkan Kyungsoo tidak tahu jika Sehun dan Jongin itu saudara. Kyungsoo hanya tahu bahwa mereka mengenal satu sama lain. Tidak lebih.

Kyungsoo sangat khawatir dengan Jongin. Setiap kali dihubungi, ponsel Jongin tidak aktif. Apa Jongin sudah makan? Ia tidur di mana? Apa ia baik-baik saja? Itulah pertanyaan yang Kyungsoo lontarkan pada batinnya. Ia sangat merindukan namja tan itu. Ia merindukan wajahnya, wanginya, senyumnya, suaranya dan segalanya tentang Kim Jong In.

Astaga, Apa Kyungsoo sudah gila? Harusnya ia marah pada Jongin. Karena meninggalkannya begitu saja. Harusnya ia kecewa pada Jongin karena tidak menghubunginya sama sekali. Dan sekali lagi, rasa cintanya berhasil mengalahkanegonya. Karena rasa cintanya kepada Jongin teramat besar. Hingga ia tidak peduli tentang rasa sakitnya yang disebabkan oleh Jongin.

TBC

Kepanjangan ya? Mianhae readers ... Ini udah fast update. Ada yang bilang alurnya kecepetan, maaf yah... Maaf ya kalo bikin readers dissapointed. Maaf juga karena Ncnya gagal total. Tapi semoga menghibur. Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca. Mian buat kesalahan yang ada. Terima kasih sudah reivie, fav, and follownya nee... Semoga suka nee... Bagaimanakah kelanjutannya? Jongin ke Mana ya? Saksikan di next chapter. Don't forget to review. Gomawo... Maaf ya ngga bisa balas review satu-satu. Taoi InSoo-nim baca semuanya kok.

Big Thanks to: Insooie baby, Kaisooship, Kaisoo32, Sendal jepit yang tersakiti, steffifebri, hbyeol, Rahel KaiSoo shipper, sehunpou